Kupu Kupu Tak Bersayap

Kupu Kupu Tak Bersayap
BAB 138 KEJUJURAN HATI KAK ARSEL


__ADS_3

Bryant tetap masih salah tingkah saat aku bertanya tentang siapa laki-laki yang jauh lebih baik untukku. Hingga pada akhirnya dia berusaha menutupi segala salah tingkahnya tersebut.


" Siapapun orangnya, dia adalah orang yang paling beruntung karena bisa mencintai lo dan dicintai oleh lo Riss. "


" Oh begitu, tapi kamu juga gak usah salah tingkah juga dong Bryant. Aku kan cuma tanya sama kamu. "


" Gak kok, gue biasa aja kok. "


" Ya sudahlah, ayo kita pulang yuk. "


" Ok, kita perlu pamitan dulu ke Erika dan Arsel gak Riss ?? "


" Ayo sebentar saja. "


" Ok. "


Kami segera menemui Erika dan Kak Arsel untuk berpamitan pulang. Saat kami tiba, Erika sedang asyik bersandar di dada Kak Arsel sambil melingkarkan tangannya di pinggang Kak Arsel. Aku agak canggung saat melihat pemandangan tersebut. Dan saat mereka berdua sadar akan kehadiran kami, Erika melepas tangannya dari pinggang Kak Arsel.


" Kalian mau kemana ??? " Kak Arsel bertanya pada kami.


" Kami mau pamit pulang dulu ya Kak Arsel dan Erika. Sekali lagi kami ucapkan selamat ya buat kamu Erika dan Kak Arsel. Aku juga ikut bahagia melihat kalian bisa bahagia seperti ini. Semoga diberi kelancaran hingga ke pelaminan, " Tidak sadar ada butir air mata yang menetes di pipi ini.


Sekali lagi aku memandang ke arah Erika dan Kak Arsel. Aku mencoba tersenyum pada mereka hingga akhirnya aku kuatkan hati ini untuk melangkah pergi.


" Ayo, " Aku mengajak Bryant untuk pergi dari tempat itu.


Kini bagaikan dalam cerita di sinetron, aku ditinggal tunangan oleh seseorang yang baru saja mulai aku cintai. Namun begitu aku merasakan perih di dalam hati. Dan sepenggal lagu Kenangan Terindah (Samsons) mewakili perasaanku saat ini.


Aku yang lemah tanpamu


Aku yang rentan karena


Cinta yang telah hilang


Darimu yang mampu menyanjungku


Selama mata terbuka


Sampai jantung tak berdetak


Selama itu pun aku mampu


Untuk mengenang mu


Darimu kutemukan hidupku


Bagiku kaulah cinta sejati


Bila yang tertulis untukku


Adalah yang terbaik untukmu

__ADS_1


Kan ku jadikan kau


Kenangan yang terindah dalam hidupku


Namun takkan mudah bagiku


Meninggalkan jejak hidupku


Yang telah terukir abadi


Sebagai kenangan yang terindah


Darimu kutemukan hidupku


Bagiku kaulah cinta sejati


Aku menatap ke arah Bryant sambil menghapus sisa butiran air mata dan tersenyum.


" Aku gak boleh nangis lagi, aku harus benar-benar mengikhlaskan Kak Arsel untuk Erika. Aku yakin Tuhan akan mengirimkan laki-laki yang lebih baik dari Kak Arsel. Biarlah Kak Arsel menjadi kenangan terindah dalam hidupku. "


" Iya Riss, lo gak boleh sedih lagi. Jalan lo masih panjang Ris. "


Bryant memelukku dengan erat, dia juga mengelus-elus rambutku. Sejenak aku bisa melupakan kesedihanku.


Hingga pada akhirnya kami pun segera pulang..


Keesokan harinya aku baru saja selesai kuliah dan tiba-tiba ada seseorang yang menarik ku. Siapa yang menyangka kalau itu adalah..... Kak Arsel !!!!!


" Ada yang mau aku omongin sama kamu Riss. "


" Tapi Kak, bagaimana kalau Erika tahu. Aku gak mau dia jadi salah paham sama aku. "


" Udah kamu ikuti aku saja, ada yang ingin aku omongin sama kamu. "


Kak Arsel memaksa ku masuk ke dalam mobilnya. Jujur sebenarnya aku takut sekali Erika melihat ku bersama Kak Arsel sekarang.


" Kita mau kemana Kak ???? "


" Ke suatu tempat, kamu harus tahu satu hal. "


" Tentang apa ??? "


" Aku akan menceritakan nanti sama kamu. "


" Ya sudah kalau begitu. "


" Ngomong-ngomong kamu ada hubungan apa dengan Bryant ??? "


" Aku gak ada hubungan apa-apa dengan Bryant, kita cuma sekedar teman saja. "


" Tapi sepertinya dia sangat peduli banget sama kamu ya, dan aku tahu pasti Bryant yang membuatmu bisa cantik seperti kemarin. Bahkan aku juga terpukau lo. "

__ADS_1


" Aku juga gak tahu kenapa Bryant baik banget sama aku. Dia bilang sekali-kali seekor bebek buruk rupa sepertiku menjadi secantik angsa. Lucu kan ??? "


" Romantis juga ya si Bryant itu, terus kamu suka sama dia. "


" Aku tidak memiliki perasaan apapun sama dia, aku hanya menganggap dia temanku saja Kak Arsel. "


" Ya syukurlah kalau begitu. "


" Maksudnya Kak ???? "


" Gak apa-apa kok Riss, " Jawab Kak Arsel sambil tersenyum.


Akhirnya mobil Kak Arsel berhenti Cafe langganan kami, Cafe Kenangan. Kak Arsel menyuruhku untuk duduk sedangkan dia memesan minuman dan makanan untukku.


" Aku mengajak kamu kesini, karena ada sesuatu yang sangat penting dan harus diomongin saat ini juga. "


" Ada apa Kak Arsel ?? "


" Kamu harus tahu kebenarannya Riss. "


" Kebenaran tentang apa Kak ??? "


" Aku gak bisa mencintai Erika lagi. "


" Apa ????. Tapi kenapa Kak ?? "


" Karena hatiku bukan buat dia lagi, semakin aku paksa untuk mencintai dia yang ada aku malah tersiksa. "


" Tapi bukankah Kak Arsel sudah berjanji padaku untuk kembali pada Erika dan membahagiakan Erika kak ??? Aku tahu Erika sangat mencintai Kak Arsel, dan kebahagiannya ada pada Kakak. "


" Lalu bagaimana dengan kebahagiaanku sendiri Riss ????. Apa aku tidak berhak untuk menentukan kebahagiaanku sendiri ??? "


Aku terpana dengan kata-kata Kak Arsel, apakah aku yang terlalu egois memaksa Kak Arsel untuk mencintai Erika dan membahagiakannya ???


" Maafkan aku Kak. "


" Untuk apa Riss, kamu gak pernah salah Riss. "


" Karena aku sudah memaksa Kak Arsel untuk mencintai Erika, meskipun kenyataannya sekarang menjadi seperti ini. Tapi bagaimanapun juga Erika pasti akan sangat sedih kalau Kak Arsel memutuskan hubungan dengannya. Apalagi kalian baru saja bertunangan. Apa sih Kak kurangnya Erika, bukankah dia adalah wanita yang sempurna ???? "


" Aku tahu Erika sangat sempurna, dia tidak kekurangan sesuatu apapun. Tapi hatiku tidak bisa berbohong Riss, jujur hati ini bukan milik Erika. Tapi hati ini sudah menjadi milik kamu Riss. Aku sangat mencintaimu Riss, sungguh aku sangat mencintaimu, " Ucap Kak Arsel sambil menatap dalam mataku.


" Aku sangat menghargai Kejujuran Hati Kak Arsel. Tapi aku tidak bisa menerimanya Kak. "


" Aku akan selalu menunggumu hingga kamu luluh dan bisa menerimaku Riss. "


" Jangan terlalu banyak berharap padaku Kak Arsel, aku tidak layak untuk Kak Arsel. Begitu banyak perbedaan diantara kita. Kita Bagaikan langit dan bumi Kak. Erika jauh lebih baik dari aku Kak. Beri dia kesempatan sekali lagi, bahagiakan dia demi aku Kak Arsel. "


" Dia mengingkari janjinya Riss, padahal aku dulu kembali padanya atas permintaan kamu. Dan aku juga berharap setelah aku bersama Erika, dia bakal menganggap mu sebagai sahabatnya lagi. Tapi dia hanya memaafkan mu saja. Aku benar-benar kecewa padanya Riss. "


" Gak apa-apa Kak Arsel. "

__ADS_1


" Lalu bagaimana dengan kebahagiaan kita Riss ??? Apakah kita tidak pantas untuk memperjuangkan cinta kita ???? "


__ADS_2