
Sebelum pergi kerumah orang tua nya, Sarah meminta Lolly mengajarkan semua pekerjaan kepada Nandini.
Tak lama kemudian Naina datang "Udah siap?" tanya Naina sambil berjalan masuk.
"Sudah" jawab Sarah "Eh, tas ku masih di kamar" ujar nya kemudian.
"Lolly, bisa ambilkan tas ku di kamar?" teriak Sarah.
"Iya, Nyonya..." seru Lolly sambil berlari ke kamar Sarah.
"Itu siapa?" tanya Naina yg melihat Nandini.
"Nandini, pekerja baru di sini" jawab Sarah dan Naina hanya ber oh ria.
Setelah Lolly membawakan tas Sarah, kini keduanya sudah siap pergi. Namun saat memasuki mobil, Sarah terkejut karena yg menjadi sopir nya Dominic bukan Aldo.
"Om Aldo kemana, Om?" tanya Sarah heran.
"Ada, nanti dia mengikuti kita dari belakang" ujar Dominic sambil menyalakan mobil nya.
"Memang nya kenapa begitu? Om Dom mau mengawal Sarah gitu cerita nya?" tanya Sarah lagi.
"Iya, ini perintah tuan Devano. Kan sebentar lagi Nyonya Sarah akan melahirkan, jadi takut terjadi sesuatu karena itulah saya harus selalu bersama Nyonya Sarah. Nyonya Sarah di larang membantah" tutur Dominic tegas yg membuat Sarah mendengus.
"Oh ya, nanti mampir dulu di toko kue ya, Om. Mau beli kue buat Kak Fe sama Mama" ujar Sarah lagi.
"Iya" jawab Dominic.
Sementara Naina malah sibuk terus menoleh ke belakang, kadang juga celingukan ke kanan ke kiri.
"Kamu kenapa sih?" tanya Sarah heran.
__ADS_1
"Engga apa apa" jawab Naina sambil cengengesan.
Naina sudah tahu dari Jacob jika Airin maupun Karin bisa saja mencelakai Sarah dan jujur saja Naina juga sangat mengkhawatirkan sahabat nya ini apa lagi dalam kondisi hamil besar seperti ini.
Sesampainya di toko kue yg di maksud, Sarah segera turun bersama Naina dan Dominic pun mengikuti nya dari belakang. Membuat Sarah menggeram kesal.
"Tunggu di mobil saja, Om..." seru Sarah.
"Ingat, Nyonya! Di larang membantah" tegas Dominic.
"Engga apa apa kali, Sarah. Demi keamanan mu juga" ujar Naina.
Mereka pun memasuki toko itu dan memilih beberapa jenis kue, hingga tiba tiba Sarah merasa kebelet.
"Aku mau ke toilet dulu" Ujar Sarah sambil menyerahkan tas nya pada Naina.
Dan Naina maupun Dominic malah mengikuti Sarah sampai ke toilet.
"Mau ikut juga kedalam sekalian?" tanya Sarah.
"Jika di izinkan" jawab Dominic.
"Udah ah, cepetan masuk sana. Sudah siang ini..." seru Naina.
..........
"Kamu engga mengintai Sarah ke rumah nya lagi?" tanya Airin yg melihat Karin nonton tv dengan santai. Padahal biasanya setiap hari gadis itu selalu mengintai Sarah.
"Ada penambahan cctv di sekitar rumah nya, aku harus hati hati. Selain itu Sarah juga di jaga sama dua pria. Sekarang dia lagi pergi kerumah orang tua nya" tutur Karin masih dengan tatapan yg fokus ke acara tv di depannya. Yg menampilkan berita tentang penculikan dan pembunuhan.
"Devano benar benar menjaga Sarah rupanya, tapi kenapa? Dia menjaga Sarah seolah Sarah dalam bahaya" ujar Airin sambil menghela nafas panjang "Andai aku yg ada di posisi Sarah, benar benar beruntung"
__ADS_1
"Kalau begitu singkirkan saja dia dan kamu bisa menggantikan posisi nya" seru Karin santai.
"Mana mungkin Devano mau menceraikan dia, Karin. Apa lagi Sarah sedang hamil dan Devano sangat mencintai nya"
"Kalau begitu bunuh saja..."
"Ish, Karin...." seru Airin kesal "Gampang banget kamu bilang bunuh orang, kalau ketahuan nyawa kita juga bisa dalam bahaya tau engga?"
"Tapi kita berhasil engga ketahuan saat mencelakai ibunya Talitha" ujar Karin masih dengan sangat santai.
Airin terdiam sesaat "Itu karena kita suruh orang, lagian kita juga cuma mencelaki sedikit engga sampai berbahaya ke nyawa nya" ujar Airin kemudian.
"Udah deh, engga usah terlalu ribet mikirin itu" ujar Karin sambil beranjak, ia mengambil jaket dan kunci mobil nya "Ayo..." seru nya.
"Kemana?" tanya Airin.
"Ke tempat Margaret, udah dua hari kita engage nge cek dia"
.........
Jacob dan Devano memeriksa berkas milik Nandini yg di kirimkan oleh Dominic.
"Dia bersih" ujar Jacob "Tapi kita tetap engga bisa percaya orang baru begitu saja"
"Aku engga bisa tenang..." seru Devano, ia menghela nafas berat "Aku rasa sebaiknya untuk sementara waktu aku dan Sarah akan tinggal di rumah William."
"Aldo dan Dominic selalu menjaga Sarah, Devano. Tapi kalau menurut kamu memang perlu kalian ke tempat yg lebih aman, ya engga apa apa. Demi keselamatan Sarah dan bayi nya"
▫️▫️▫️
Tbc...
__ADS_1