
Sarah merasa heran dengan Naina yg terlihat murung, sementara biasa nya gadis itu selalu mengoceh dan banyak tingkah. Vino yg melihat itu juga merasa aneh, karena bagi Vino, tak ada gadis yg se bar bar Naina. Saat ini ketiga nya sedang berada di perpustakaan sekolah.
"Kamu putus sama Jackie?" tanya Sarah yg membuat Naina langsung menabok mulut nya dengan buku yg saat ini ia pegang. Otomatis itu membuat Sarah berteriak.
"Sarah..." tegur penjaga perpustakaan.
"Maaf, Bu..." ucap Sarah.
"Kita bicara di luar aja, si Nina bobok kayak nya butuh curhat" ucap Vino.
"Sok tahu..." seru Naina membuat penjaga perpustakaan harus juga menegur Naina.
"Kalau mau ngobrol, keluar dari sini..." tegas nya. Alhasil ketiga remaja itu pun keluar dari perpustakaan dan tujuan mereka kali ini adalah kantin. Mumpung masih ada beberapa menit lagi sebelum pelajaran berikut nya.
"Kamu kenapa sih? Dari tadi pagi murung terus" ujar Sarah.
"Jacob..." rengek Naina.
"Jacob selingkuh?" tanya Vino yg langsung mendapatkan hadiah tendangan di tulang kering nya oleh Naina. Membuat Vino meringis kesakitan.
"Kalian ini fikiran nya negatif terus ya.." seru Naina. Ia mengambil sebotol air dan langsung meneguk nya. Sementara Sarah dan Vino hanya mendengus "Jacob dapat tawaran pekerjaan dari Jerman"
"WOW..." seru Vino dan Sarah bersamaan.
"Ya memang wow banget sih, cuma..." Naina langsung menunjukan ekspresi drama sedih nya "Engga mau LDR" rengek nya.
"Ya memang seharusnya jangan sih, takutnya Jacob disana selingkuh. Apa lagi cewek di Jerman itu pasti hot banget" ujar Vino yg langsung mendapatkan tabokan dari Sarah dan Naina secara bersamaan.
"Jacob bukan tipe orang yang seperti itu..." seru Naina "Dia juga engga jadi pergi karena aku engga setuju. Tapi aku merasa egois banget gitu" tutur Naina.
"Ya iya sih, itu nama nya egois" ujar Sarah.
__ADS_1
"Emang nya kontrak nya berama lama?" tanya Vino.
"Dua tahun, kalau Jacob bisa bekerja sesuai dengan yg mereka harapkan. Kontrak nya bisa di perpanjang"
"Itu peluang yg bagus, Naina. Siapa tahu kan nanti kalian nikah, terus bisa tinggal bersama di Jerman" ucap Sarah.
"Ya sih, tapi kan nikah nya masih engga tahu kapan. Kalau sekarang LDR, engga sanggup deh aku"
"Lebay amat..." ujar Vino.
"Belum ngerasain cinta sih" ucap Sarah. Vino tersenyum samar. Dia sudah merasakan apa itu cinta, bagi nya Cinta adalah Sarah.
"Terus aku harus gimana dong?" tanya Naina lagi.
"Ya engga apa apa lah LDR sementara, beberapa bulan lagi juga kita lulus. Kamu bisa ikut Jackie dan kuliah di sana kan"
"Tapi mahal..." ucap Naina.
"Itu mah gampang..." ujar Vino "Nanti aku bicara sama Papa, supaya usahain kami dapat beasiswa"
Hem, Vino yg baik hati.
.........
Dominic sudah menemui Haris dan Roy untuk menanyakan tentang Margaret. Dan mereka tak tahu menahu tentang wanita itu.
Sementara Devano menemui Agus untuk menanyakan hal yg sama. Devano datang langsung ke kantor Agus membuat Agus tampak sangat terkejut.
"Apa dia ada bersama mu?" tanya Devano tanpa basa basi sembari menunukan foto Margaret. Sesaat Agus tampak terkejut dan tegang, namun kemudian ia kembali tenang.
"Siapa wanita ini?" tanya Agus santai. Devano tersenyum miring, ia sudah menangkap gelagat Agus yg mencurigakan.
__ADS_1
"Katakan dimana kamu menyembunyikan nya!" tegas Devano.
"Aku engga tahu siapa wanita ini lalu bagaimana aku tahu dimana dia" ujar Agus.
"Kamu tahu, Agus. Dan kamu juga yg meneror Om Jason dan keluarga nya kan?" tanya Devano menggeram marah.
"Engga kebalik, Tuan Devano? Bukan nya kamu yg selama ini meneror mereka, mencoba menghancurkan mereka. Dan sekarang kamu menikahi anak gadis mereka" ujar Agus dan dari sini Devano sudah tahu bahwa Margaret ada bersama Agus. Karena hanya Margaret yg tahu bahwa Devano menikahi Sarah.
"Kembalikan Margaret pada ku, Agus..."
"Atau kamu bisa menghancurkan perusahaan ku dengan hanya menjetikan jari seperti yg kamu lakukan pada Jason?" tantang Agus yg membuat emosi Devano semakin meluap.
"Aku bisa berbuat lebih buruk" tegas Devano.
"Bagaiamana kalau kita melakukan penukaran" ujar Agus "Aku lelah selalu di perintah oleh mu, harus mengikuti apapun yg kamu inginkan" ujar Agus dingin.
"Aku membayar mu untuk itu, aku rasa itu sangat setimpal" balas Devano tak kalah dingin.
"Baiklah, aku akan mengembalikan Margaret tapi dengan satu syarat..." ucap Agus "Aku ingin sebagian dari perusahaan mu menjadi milikku, dan kamu harus berhenti memerintah ku. Aku ingin kekayaan kita seimbang"
BRAKKK
Agus terperanjat saat Devano menggebrak meja dengan sangat keras.
"Kamu bermain dengan orang yg salah" desis Devano menatap tajam pada Agus. Membuat nyali Agus sedikit menciut namun ia tetap berusaha tenang. Devano melangkah keluar dari ruangan Agus, namun sebelum mencapai pintu. Ia menoleh dan tersenyum secara sinis pada Agus sembari berkata "Aku bukan tipe orang yg tergila gila pada harta, aku bisa memberikan seluruh harta ku pada siapapun secara cuma cuma. Hanya saja, aku engga rela jika bahkan harus memberikan keset bekas di kantor ku untuk tikus rakus seperti mu" ujar Devano yg tentu saja membuat Agus merasa sangat tersinggung. Devano selama ini selalu merendahkan nya, memerintah nya, walaupun memang benar dia di bayar.
Namun Agus tak ingin lagi di bayar, ia ingin memiliki segalanya termasuk harta yg berlimpah. Supaya ia tak harus di perintah siapapun untuk mendapatkan uang yg lebih banyak.
Dan keinginan itu akan tercapai dengan bantuan seorang wanita yg entah datang dari mana. Tapi ternyata wanita itu bukan hanya bisa memberikan jalan pintas untuk mendapatkan kekayaan. Tapi bisa menjadi kunci kehancuran Devano. Tentu wanita itu Margaret.
Ia mencari tahu siapa saja yg pernah menjadi antek antek Devano untuk menghancurkan William dan keluarga nya. Dan sekarang, antek antek nya itu akan menyerang Tuan nya.
__ADS_1
▫️▫️▫️
Tbc...