Married By Challenge

Married By Challenge
Part 96


__ADS_3

Di ruang tunggu, Jason merengkuh tubuh Sarah yg sudah terasa tak bertenaga, ia juga sudah lelah menangis dan air matanya seolah tak mau keluar lagi. Sementara William terduduk lemas di lantai dengan pandangan yg kosong.


Awalnya ia masih tak mengerti kenapa Devano melakukan hal seburuk itu pada keluarga nya, dan William tak mengerti kenapa ia di tuduh menjadi pemerkosa dan pembunuh adik Devano. Dan dengan sangat terpaksa, Jason menceritakan fakta yg sebenarnya tentang siapa Caitlin dan apa hubungannya dengan William.


Seperti di sambar petir William mendengar cerita ayahnya yg sama sekali tak William ingat sedikitpun. Dan jika memang benar begitu kejadian nya, lalu kenapa harus keluarga nya? Kenapa harus adiknya? Kenapa harus orang yg tak bersalah yg Devano hukum?


Dan Sarah, Sarah tak tahu apapun. Gadis itu masih sangat kecil dan tak mengerti apapun, kenapa Devano begitu tega mempermainkan gadis kecil seperti Sarah? Kenapa Devano begitu tega menyakiti Mama nya William yg selama ini menganggap Devano putra nya sendiri? Kenapa Devano begitu tega memfitnah papa nya William yg selama sudah sangat menyayangi Devano?


Berbagai pertanyaan itu terus berputar William, bahkan sampai detik ini ia masih tak ingat siapa Caitlin, seperti apa wajahnya, dimana mereka bertemu dan apa yg terjadi dalam pertemuan mereka. William tak bisa mengingat nya sedikitpun.


Sarah memejamkan mata nya, terbayang kembali pertama kali ia bertemu dengan Devano. Saat itu Devano adalah sosok yg sangat dingin, tak pernah tersenyum dan tatapan nya selalu tajam. Tapi William begitu dekat dengan Devano, begitu juga kedua orang tua Sarah dan mereka sangat menyayangi Devano.


Terbayang kembali bagaimana pernikahan Sarah di mulai, hubungan keduanya yg semakin dekat, Devano yg selalu ada di samping Sarah sebagai pelindung, perisai, hingga Sarah jatuh sejatuh jatuh nya pada pelukan Devano.


Sarah sangat mencintai Devano, tapi ternyata... Pernikahan mereka lebih mengerikan dari pada dampak dari tantangan konyol itu. Pernikahan mereka ada sebuah konspirasi untuk menghancurkan keluarga Sarah. Dan semua itu, hanya karena kesalah fahaman.


Sebesar Sarah mencintai Devano, sebesar itulah Sarah membenci Devano sekarang.


"Keluarga Nyonya Venita..."


"Ya, Dok..." Jason berdiri di ikuti di William dan Sarah "Bagaiamana keadaan istri saya?"


"Pasien masih belum sadarkan diri, beliau mengalami shock berat. Namun syukurlah ia sudah keluar dari bahaya, hanya saja saat sadar nanti jangan buat beliau tertekan sedikitpun" ucap Dokter itu dan Jason hanya bisa mengangguk dengan wajah lesu.


Devano, harus berapa kali lagi Devano membuat istri nya terkena serangan jantung?

__ADS_1


"Maaf..." gumam Sarah sambil kembali memeluk ayahnya.


"Ini bukan salah mu, Nak" ucap Jason membelai rambut Sarah yg sudah acak acakan.


"Tapi salah ku..." lirih William, William menghapus air mata di sudut mata nya.


"Bukan, Nak. Kalian engga salah" ujar Jason dan juga menarik William kedalam pelukan nya.


"Aku engga ingat siapa itu Caitlin, Pa. Dan jika memang aku menolong nya, kenapa kita malah di hukum? Dan jika memang aku bersalah, lalu kenapa kalian yg di hukum? Kenapa engga aku aja?" lirih William dengan suara yg sangat lemah.


Jason tak tahu harus menjawab apa, namun satu yg pasti ia tahu. William tak bersalah, dan Devano melakukan kesalahan yg sangat besar dengan merencanakan konspirasi mengerikan ini.


"Will..." Freya datang sambil berlari, nafas nya tersengal. William langsung berhambur ke pelukan Freya "Mama akan baik baik saja, Will" ucap Freya mencoba menghibur suami nya.


"Fe, aku...aku..."


"Kita harus kuat, demi Mama. Terutama kamu, Dek" Freya mengusap kepala Sarah dengan sayang "Kami ada di sini untuk mu" ucap nya. Sarah hanya bisa mengangguk lemah.


.........


Devano diam mematung di kamar nya yg gelap gulita, hari kian gelap, segelap hidup Devano tanpa Sarah.


Terus terbayang dalam benak nya bagaimana semua orang menatap penuh kecewa dan benci pada Devano, terutama tatapan kebencian Sarah yg seolah ingin merobek jantung Devano.


Demi apapun di dunia ini, Devano tak peduli tentang pandangan orang lain pada dirinya, yg dia peduli hanya Sarah dan Sarah.

__ADS_1


Sekarang Sarah sangat membenci nya, bahkan melarang Devano muncul di hadapan nya.


"Tuan, saya siapkan makan malam..." untuk yg kesekian kalinya, Bi Eni mengetuk pintu kamar Devano yg sejak tadi sudah terkunci.


Dominic juga sudah membujuk Devano, ia meminta maaf karena bagaimanapun semua ini salah Dominic. Namun Devano tak menanggapi mereka, ia tenggelam begitu dalam seolah tak bisa lagi naik ke permukaan.


"Tuan, saya mohon jangan seperti ini. Kau bisa mencoba menjelaskan pada Nyonya Sarah dan keluarga nya, semua ini hanya salah faham" teriak Bi Eni lagi.


Dan kemudian pintu terbuka, Bi Eni meringis melihat penampilan Devano yg acak acakan dan mata nya yg sembab. Hanya dua hal di dunia ini yg membuat Devano menangis, Caitlin dan Sarah.


"Mereka semua membenci ku, Bi. Engga ada yg mau mendengarkan aku" lirih Devano dengan suara yg gemetar. Bi Eni masuk melewati Devano yg masih berdiri.


Ia menyalakan lampu hingga kamar itu terang benderang "Itu sudah pasti, mereka pasti kecewa. Karena itulah Tuan harus bisa menjelaskan pada mereka bahwa Tuan tak seperti yg meraka kira, Tuan tulus mencintai Nyonya Sarah. Tuan sudah menebus kesalahan Tuan di masa lalu" tutur Bi Eni.


"Tapi Sarah melarang ku menemui nya dan keluarga nya" lirih Devano lagi.


"Jangan bodoh, Devano..." tegas Bi Eni kemudian "Hanya karena istri mu mengatakan seperti itu, bukan berarti itu yg dia mau. Dia mengatakan seperti itu karena sedang terluka dan kecewa, kamu harus bisa memperjuangkan nya kembali"


"Tapi bagaimana cara nya? Aku engga sanggup melihat mata Sarah yg menatap ku penuh kebencian" Devano terduduk lemas di tepi ranjang.


"Sebesar apapun kebencian Nyonya Sarah pada mu, pasti akan terkalahkan dengan cinta mu yg tak terhingga itu. Perjuangkan semua nya, buktikan kau sudah berubah. Bukti kan bahwa cinta dan rasa sayang mu sangat tulus untuk mereka, dan apa yg mereka miliki sekarang juga berkat kau, Devano. Kamu berusaha keras mengembalikan semua nya, bahkan jauh lebih baik dari apa yg mereka miliki sebelum nya"


Seutas senyum tercetak di bibir Devano, ia langsung memeluk Bi Eni dengan erat. Ia mendapatkan semangat nya kembali.


Benar, ia tak boleh menyerah begitu saja. Devano harus bangkit dan mengejar Sarah kembali. Devano harus bisa membuktikan bahwa konspirasi itu sudah lenyap, Devano harus membuktikan bahwa pernikahan nya dengan Sarah bukanlah bagian dari konspirasi itu. Devano harus bisa membuktikan bahwa ia sudah menembus kesalahan nya dengan mengembalikan keadaan seperti semula. Dan Devano harus bisa mendapatkan kesempatan kedua dari istrinya, mertua nya dan kakak ipar nya.

__ADS_1


▫️▫️▫️


...Tbc.... ...


__ADS_2