Married By Challenge

Married By Challenge
Part 66


__ADS_3

"Haha Haha... Aduh, perut ku... perut ku..." Naina tak bisa menghentikan tawa nya saat mendengar cerita Sarah yg hampir saja ke pergok Juan pas lagi enak enak. Bahkan mata Naina sampai berair dan ia memegang perut nya yg terasa sakit karena tawa nya. Karena Naina terus tertawa, Sarah pun melempari nya dengan bantal sofa.


Saat ini kedua nya ada di apartment Jacob walaupun Jacob sedang bekerja. Bagi Naina dan Sarah, apartment Jacob adalah tempat tongkrongan paling nyaman bagi mereka. Apa lagi Jacob selalu menyediakan cemilan, minuman, bahkan laptop khusus untuk mereka main game atau menonton film secara gratis.


"Lagiann kamu kenapa kamu jadi berubah gini sih? dulu ciuman aja engga bisa, sekarang malah jadi kucing garong" ujar Naina sambil mengucek matanya nya.


"Ya mau gimana lagi, Devano selalu mancing. Aku kan cewek normal, ya aku ladeni lah" jawab Sarah yg membuat Naina kembali tertawa. Tak lama kemudian terdengar pintu yg terbuka, di susul dengan Jacob yg datang dengan beberapa bungkus ayam goreng di tangan nya.


"Udah pada makan belum?" tanya Jacob.


"Belum, Beb" jawab Naina dan ia pun segera menyambut Jacob dengan ciuman mesra di pipi nya. Kemudian ia mengambil barang barang yg Jacob bawa. Perisis seperti istri yg menyambut pulang suaminya.


"Ya udah, kalian siapin makanan nya di piring. Aku mandi sebentar" ujar Jacob.


"Siap, Boss" seru Sarah.


Mereka pun menyiapkan makanan di meja sambil sesekali masih bergosip, hingga kedatangan Jacob langsung menutup mulut mereka rapat rapat.


"Kalian gosipin apa sih? Sampek wajahnya memerah begitu" tanya Jacob yg sudah mulai curiga.


"Biasa, girls secret" jawab Naina sambil cengengesan, membuat Jacob semakin menatap curiga kedua gadis itu.


"Jangan bilang kalian membicarakan...." kini Jacob beralih menatap Sarah "Hubungan ranjang Sarah" dan seketika wajah Sarah memerah sementara Naina senyum senyum seperti orang gila "Kalian ini...." geram Jacob "Aku tahu kalian sahabat dan apapun selalu berbagi, tapi bukan berbagi cerita ranjang juga kali, Sarah"

__ADS_1


"Ya kan bagi pengalaman aja, Jackie" jawab Sarah ngeles.


"Engga usah, pengalaman kayak gitu engga usah di bagi. Apa lagi sama Naina yg belum menikah" tegas nya yg membuat Sarah langsung menunduk dan memasang mimik menyesal walaupun itu hanya di buat buat.


"Ya udah, Beb. Kita kawin" seru Naina sambil menggigit ayam goreng nya.


"Harus berapa kali aku bilang? Nanti, setelah kamu lulus" jawab Jacob yg membuat Naina berdecak.


"Iya nikah nya nanti aja, sekarang kawin aja dul.... Aduh, Beb..." Naina langsung meringis saat Jacob malah memukul pipi nya dengan sendok.


"Omongan mu itu lho, Sayang. Jangan kayak gitu ah, aku nggak suka" ujar Jacob serius.


"Iya maaf, kan aku bercanda aja" ujar Naina tapi ekspresi Jacob masih sama. Sarah yg melihat itu pun mulai merasakan bahwa Jacob marah.


"Jackie, kamu tahu kami kan?" sambung Sarah.


"Maaf..." ujar Jacob "Aku cuma takut kamu seperti ibu ku, hamil di luar nikah dan di usia yg sangat muda. Itu sangat berat, Sayang. Aku terlahir dari hubungan pra nikah dan itu membuat ku hidup sendirian karena ibu ku yg memilih bunuh diri dari pada perawat bayi nya. Aku takut, Naina.... "lirih Jacob. Itulah kenapa selama ini Jacob tak mau menyentuh Naina sekalipun Naina sudah sangat siap memberikan diri nya. Karena Jacob tak mau menghamili anak orang yg akan membuat seorang manusia lahir dengan tittle anak haram seperti diri nya. Belum lagi penderitaan yg harus di alami sang wanita seperti yg di alami ibu nya yg bahkan bunuh diri saat Jacob berusia 4 tahun.


Seketika meja makan berubah menjadi acara sedih sedihan dan atmosfer nya pun terasa sedikit tegang.


Naina langsung berdiri dari kursi nya, ia langsung duduk di pangkuan Jacob dan Naian langsung memeluk manja Jacob.


"Itu engga akan terjadi sama kita, Jack" lirih Naina.

__ADS_1


"Benar, Jackie. Anak mu akan punya kedua orang tau nya" sambung Sarah.


"Akan ku pastikan itu" jawab Jacob "Dan aku janji akan segera menikahi mu, Sayang. Tapi nanti, saat kamu cukup umur. Okey?" Naina mengangguk dan mengecup pipi Jacob.


"Sudah, sekarang kembali ke kursi dan habiskan makan nya" titah Jacob yg langsung di taati Naina. "Setelah ini kalian pulang, ini sudah sore" lanjutnya.


"Tapi aku masih mau disini, tadi aku sudah bilang sama Mama kalau akan pulang sedikit terlambat" seru Naina yg tentu saja membuat Jacob.


Setelah selesai makan, mereka bertiga berbagi tugas untuk mencuci dan membersihkan meja makan. Setelah semua nya beres, Sarah pun pamit pulang karena hari sudah petang. Sementara Jacob dan Naina kini menonton sebuah film hacker kesukaan Jacob. Walaupun Naina tak faham, tapi ia dengan setia menemani Jacob. Gingham tiba tiba Jacob menutup laptop nya membuat Naina merasa heran.


"Kan belum selesai, Beb..." ujar Naina.


"Kamu kenapa cinta banget sih sama aku, hm?" tanya Jacob sembari memainkan anak ujung rambut Naina "Di luar sana ada banyak pria yg jauh lebih sempurna buat kamu..."


"Jackie Sayang..." Naina kini membelai pipi Jacob "Cinta itu engga bisa di cerna dengan logika, engga bisa juga di cari alasan nya. Aku mencintaimu karena memang cinta" Jacob tentu merasa sangat bahagia mendengar nya, ia langsung mengecup bibir Naina. Namun Naina malah menarik tengkuk Jacob dan ******* bibir Jacob dengan panas. Jacob pun membalas nya.


Ciuman itu berlangsung cukup lama hingga Naina menepuk dada Jacob, memberi tahu ia butuh udara dan Jacob pun menyudahi ciuman nya.


"Di saat semua pria meminta wanita menyerahkan diri nya dengan alasan itu ungkapan cinta, kamu adalah pria satu satu nya yg engga mau menyentuh wanita nya dengan alasan cinta. Bagaimana mungkin aku engga mencintai mu, Jack?" ucap Naina di depan bibir Jacob dan sekali lagi ia memberikan kecupan ringan di bibir Jacob. Hati Jacob tersentuh dab menghangat.


"Aku janji kita akan segera menikah dan aku akan menyentuh mu sebanyak yg kamu suka, Sayang. Aku akan membuat mu menginginkan ku lagi dan lagi" ujar Jacob penuh percaya diri.


"Aku akan tunggu sampai kapanpun kenikmatan yang kau janjikan itu, Beb"

__ADS_1


▫️▫️▫️


Tbc...


__ADS_2