Married By Challenge

Married By Challenge
Part 55


__ADS_3

Koran, tv, dan media sosial lain nya sedang hangat dengan pemberitaan Sarah Fergueson yg keluar dari hotel bersama om om kaya.


Di berita itu bahkan di katakan mungkinkah keluarga Sarah mendapatkan perusahaan nya kembali karena bantuan Om Om itu dengan imbalan Sarah menjadi simpanan nya.


Bahkan berita itu juga viral di sekolah Sarah dan semua guru pun di kagetkan dengan berita itu, apa lagi memang di hari itu Sarah tak masuk sekolah.


Berita itu juga sampai ke Venita saat ia membaca koran di pagi hari seperti biasa.


Lagi dan lagi, Sarah harus menjadi bahan cemoohan di sekolah nya karena gosip yg tak bermutu. Namun Sarah tak sedih apa lagi takut dengan berita viral itu, ia menanggapi nya dengan santai sembari memikirkan solusi untuk masalah ini. Namun itu berubah saat kepala sekolah nya memanggil orang tua Sarah dan Sarah terancam di skors bahkan di keluarkan dari sekolah.


Saat ini, Sarah dan kedua orang tuanya berada di kantor kepala sekolah untuk membela diri. Namun mereka bingung harus menjelaskan nya bagaimana.


"Ini sangat memalukan, nama sekolah bisa tercoreng karena ulah Sarah" tegas kepala sekolah.


"Pak, berita itu hoax" bantah Sarah.


"Hoax atau fakta, orang engga peduli. Yg mereka bicarakan apa yg mereka melihat"


"Begini, saya bisa membuktikan putri saya tidak seperti di berita itu" tutur Jason "Dan pria yg bersama Sarah Itu adalah Devano Lake, teman nya William. Dan dia belum menjadi om om" lanjut Jason yg membuat Sarah menahan senyum geli saat papa nya mengatakan belum jadi om om. Venita yg melihat tingkah Sarah pun memelototi nya dan menyuruh nya menundukkan kepala.


"Tapi yg publik lihat adalah Sarah keluar bersama pria dewasa dari hotel" ucap kepala sekolah lagi "Maafkan saya, Pak. Tapi Sarah harus di skors sampai ada klarifikasi dari berita ini atau bahkan jika berita ini terus berlanjut, dia bisa di keluarkan. Saya memberi kalian waktu untuk membuktikan bahwa Sarah tidak seperti itu" ucap kepala sekolah itu dan ia pun memandangi Sarah yg saat ini hanya menunduk "Aku tahu Sarah tidak mungkin melakukan hal serendah itu, selama ini dia bahkan tidak pernah bergaul dengan laki laki dan teman nya tanya Naina. Sarah juga tidak pernah berbuat ulah" ucap kepala sekolah lagi yg membuat Sarah langsung mendongak dan menatap kepala sekolah nya tak percaya. Begitu juga dengan Jason dan Venita, mereka tak percaya ternyata kepala sekolah Sarah sangat mempercayai Sarah.


Sedangkan Jason dan Venita mengira bahwa Sarah telah sangat nakal karena berpacaran dan bahkan tidur dengan Devano.


Tak ada pilihan lain, demi nama baik sekolah Sarah memang harus di skors.


Jason dan Venita pun membawa pulang Sarah ke rumah mereka.


Sepanjang perjalanan Sarah hanya diam, sekarang ia tahu berita ini bisa berdampak pada keluarga nya dan nama baik orang tua nya di pertaruhkan. Sarah merasa sedih dan takut.


Sarah pun mengirim pesan pada Devano dan mengatakan apa yg terjadi.


Me


"Sekarang semua orang akan berfikir buruk tentang ku dan kedua orang tua ku, mereka bahkan mengatakan aku simpanan mu, Wahai Om Om"


Sarah mengirim pesan itu antara marah, kesal dan merasa lucu karena ia memanggil suaminya Om.


Tak lama kemudian ia mendapatkan pesan balasan dari Devano.


^^^Dev^^^


^^^"Dominic sedang mengurus itu, Sayang. Jangan khawatir, masalah ini akan segera selesi, My sugar daddy"^^^

__ADS_1


Sarah tersenyum geli membaca pesan Devano dan ia pun membalas pesan nya lagi.


Me


"Tapi aku d *i**skors sampai masalah ini kelar dan aku bisa membuktikan kalau aku engga seperti yg mereka fikirkan. Dan kalau masalah ini terus berlarut larut, aku bisa di keluarkan*"


^^^Dev^^^


^^^"Itu engga akan terjadi, aku janji"^^^


Me


"Aku tahu, aku pulang ke rumah Papa. Bisa kau menjemput ku nanti?"


^^^Dev^^^


^^^"Iya, Sayang. Aku ke sana sekarang"^^^


..........


Sesampainya dirumah, Sarah langsung di introgasi oleh papa nya dan bertanya apa yg sebenarnya terjadi.


"Malam itu kami menginap di hotel karena Dev ngasih kejutan, Pa. Itu aja" jawab Sarah sedih.


"Kenapa harus di hotel sih, Sarah? Papa benar benar engga nyangka kamu..." Jason tak tahu lagi harus berkata apa "Dulu kami di kejutkan dengan pengakuan Devano tentang hubungan kalian yg sudah sangat jauh, sekarang ini. Papa selalu ngajari kamu untuk menjadi gadis yg baik, yg bisa menjaga harga diri mu" ujar Jason dan seketika air mata Sarah menetes tanpa bisa di bendung.


Sementara Venita yg melihat putri nya menangis menjadi tak tega, ia memeluk Sarah dan berusaha menengkan nya.


"Sudahlah, pa. Engga usah ungkit yg udah berlalu, toh Devano juga bertanggung jawab kan"


"Tapi ini sudah yg kedua kali nya Sarah membuat kita malu sebagai orang tua" ungkap Jason yg membuat hati Sarah terasa teriris.


"Maafin Sarah, Pa" gumam Sarah di sela isak tangis nya.


Devano yg baru sampai merasa terkejut melihat Sarah menangis dan Devano pun langsung menghampiri Sarah. Devano menghapus air mata Sarah dan manarik Sarah kedalam pelukan nya.


"Ini bukan salah Sarah, Om. Sejak awal ini bukan salah Sarah, ini salah ku" ungkap Devano dengan tegas. Sementara Sarah hanya tetap bisa menangis karena selama ini ayah nya tidak pernah mengatakan hal yg menyakitkan seperti tadi. Venita pun hanya bisa terdiam, ia juga kecewa pada Sarah tapi Venita juga merasa kasihan pada anak nya ini.


"Ini salah kalian berdua" tegas Jason yg sudah sangat kecewa "Sebelum nya masalah ku, kemudian masalah William, dan sekarang Sarah. Orang orang akan berfikir keluarga macam apa keluarga kita ini. Aku gagal menjadi ayah yg baik" ungkap Jason sedih dan itu membuat Sarah semakin sedih. Sementara Devano pun merasa bersalah karena semua masalah itu berawal dari nya.


"Om, Sarah dan William adalah anak anak yg baik dan engga pernah melakukan hal buruk" ucap Devano "Apa yg terjadi pada kalian adalah fitnah. Dan kalian terbukti engga salah kan? Sementara Sarah..." Devano menangkup pipi Sarah dengan kedua tangan nya. Sekali lagi Devano menghapus air mata yg mengalir di pipi Sarah dengan lembut "Aku dan Sarah engga pernah pacaran sebelum nya, Om. Dan apa yg terjadi sangat berbeda dengan apa yg aku beri tahu pada kalian"


"Apa maksud mu, Dev?" tanya Venita heran.

__ADS_1


"Sarah memang nakal, Tante..." ucap Devano sambil melirik Sarah "Tapi engga serendah itu, aku berbohong pada kalian tentang kami yg pacaran, tidur, dan sebagainya"


Kemudian Devano pun menceritakan yg sebenarnya tentang hubungan mereka, dimana hal itu membuat Jason dan Venita sangat terkejut dan tak percaya. Namun Devano meyakinkan mertua nya bahwa apa yg dia katakan itu benar dan Sarah pun membenarkan nya. Pernikahan ini berawal dari permainan Sarah dan Naina yg sangat melukai ego Devano.


"Tapi sekarang kami saling mencintai dengan tulus" ungkap Devano dan ia semakin mendekap erat Sarah, ia juga mengecup pelipis Sarah dengan sayang.


"Apa kalian gila? Pernikahan kalian buat mainan?" pekik Venita.


"Dan kamu, Dev. Sarah itu masih remaja dan fikiran nya masih labil tapi kamu sudah dewasa, bagaimana bisa kamu melayani permainan anak anak?" tanya Jason tak percaya.


"Entahlah, Om. Saat itu aku benar benar merasa kesal dengan Sarah. Tapi sekarang kami sudah tidak mempermasalahkan itu lagi, kami saling mencintai sekarang" tegas Devano.


"Jadi, kamu dan Sarah engga melakukan....."


"Engga, Tante. Sebelum nya engga pernah" tegas Devano cepat saat Venita tampak nya masih tak percaya bahwa ia tak pernah benar benar meniduri Sarah.


"Bahkan sampai menikah pun kami belum melakukan nya, kami baru melakukan nya kemarin malam dan itu pun terpaksa karena..."


"Dev..." sela Sarah yg merasa malu karena Devano harus mengungkit masalah itu di depan orang tua nya.


"Engga apa apa, Sayang. Biar mereka tahu" jawab Devano lembut "Salah satu teman ku memberikan minuman yg di campur obat dan minuman itu malah di minum Sarah, dan saat itu lah aku benar benar harus menyentuhnya"


Jason dan Venita hanya bisa menganga sambil geleng geleng kepala dengan kegilaan anak dan menantu nya ini.


"Dan kami melakukan nya setelah kami sama sama jatuh cinta" lanjut Devano. Sarah yg tadi menangis kini menunduk malu.


"Kalian ini...." Jason bahkan kehabisan kata kata.


"Kan Sarah sudah bilang Sarah engga melakukan apapun dulu. Tapi Papa sama Mama engga percaya sama anak sendiri dan malah lebih percaya Devano" gerutu Sarah cemberut.


"Kami percaya karena ada buktinya kalau kalian memang pacaran" seru Venita.


"Tapi kan bukti bisa di palsukan" bantah Sarah tak mau kalah.


"Tapi sekarang kan kita sudah saling mencintai, Sayang. Jadi engga usah di permasalahkan lagi" sambung Devano dan Sarah pun mengangguk dengan polos nya.


"Dan soal berita itu, aku akan segera menyelesaikan nya, Om. Jangan khawatir"


Jason mengangguk anggukan kepala nya. Dan kini ia memandang Sarah.


Tak pernah Jason sangka anak nya ini sangat nakal, bagaimana bisa melakukan permainan pada pria dan melakukan sesuatu yg sangat menggelikan dan memalukan.


Namun ia juga bersyukur karena Devano sangat mencintai Sarah dan bertanggung jawab dengan baik pada Sarah. Jason hanya berharap cobaan keluarga nya segera berakhir dan mereka bisa hidup tenang.

__ADS_1


▫️▫️▫️


Tbc...


__ADS_2