
"Kita engga akan bisa menghapus foto ini kecuali kita tahu server nyaa dan menghapus nya dari sana langsung. Dan sekalipun kita berhasil menemukan server dan menghapus nya, tapi sudah banyak orang yg past screen shot foto mu dan di sebarkan lagi" ujar Jacob yg saat ini sedang berusaha melacak siapa yg meng upload foto Sarah dan Devano pertama kali.
Jacob sudah melakukan ini sejak semalam bahkan tanpa Sarah minta. Dan Sarah sangat berterima kasih karena Jacob selalu membantu nya. Saat ini ketiga nya sedang berada di apartemen Jacob karena Sarah memang ingin meminta bantuan Jacob, namun ternyata Jacob memang lah sahabat sejati yg mau membantu tanpa di minat sekalipun.
"Terus aku harus gimana dong, Jack?" gumam Sarah kesal.
"Mungkin Dominic bisa menemukan orang nya" sambung Naina.
"Semoga aja" ucap Sarah yg sudah sangat kesal.
"Tapi kalau menurut aku, solusi terbaik dari masalah ini adalah klarifikasi deh" saran Naina.
"Naina benar, Sarah. Sekalipun foto nya di take down, bukan berarti orang akan berhenti bergosip kan?" sambung Jacob dan Sarah pun membenarkan itu.
"Nanti deh aku coba bicarakan sama Devano baik nya gimana. Tapi engga mungkin juga kan aku ngaku kalau aku sama Devano itu suami istri. Bisa makin geger nanti berita nya"
Ketiga nya pun sekali lagi hanya bisa menghela nafas berat "Engga tahu kenapa hidup ku penuh banget dengan masalah, engga ada orang lain apa yg bisa kebagian nih masalah" lanjut Sarah yg membuat Naina dan Jacob langsung tertawa.
"Oh Baby Sarah, semua orang pasti punya bagian nya lah. Lagian anggap aja ini lika liku nikah muda" ujar Naina sambil terkikik.
"Kamu sih...."
"Apa? Mau nyalahin aku lagi? Hm?" sela Naina yg tak membiarkan Sarah berbicara membuat Sarah langsung mengerucutkan bibir nya kesal "Kata nya kemarin nikmat banget, ya anggap aja ini masalah adalah sambel dalam pernikahan mu. Biar pernikahan mu itu makin menggairahkan" lanjut nya.
"Berhenti deh bicara soal gairah" tegas Jacob yg masih sibuk mengotak atik komputer nya dan tiba tiba... "Astaga, Sarah..." teriak nya yg membuat Sarah dan Naina terpekik kaget.
"Apa sih?" tanya Naina kesal sembari mengelus dada nya. Kemudian Naina dan Sarah menguntungkan ke layar monitor dan keduanya menganga tak percaya.
Dimana di sana ada sebuah atikel yg memuat berita perjodohan Devano Lake dan Sarah Fergueson.
"Perjodohan?" tanya Sarah dan Naina bersamaan.
'Devano Lake dan Sarah Fergueson di jodohkan sebagai permintaan terkahir nenek Devano' itulah judul beritanya yg membuat mereka semua terkejut.
__ADS_1
"Devano masih punya nenek?" tanya Naina pada Sarah.
"Udah mati semua keluarga nya" jawab Sarah yg langsung mendapatkan tabokan kecil dari Jacob.
"Sopan banget ngomong nya, Neng" ujar Jacob sambil menggelengkan kepalanya.
"Hehe, sudah meninggal" jawab Sarah sambil cengengesan.
Kemudian mereka melanjutkan membaca artikel itu, yg isi nya tentang cerita perjodohan dari nenek Devano dan nenek nya Sarah. Katanya mereka bersahabat dan ingin cucu mereka menikah, dan pertunangan itu di percepat karena nenek Devano yg sudah sakit sakitan dan mungkin usia nya takkan lama lagi.
Dan di hotel itu mereka tak berdua, namun bertiga dengan William juga. Dan semua orang sudah tahu bahwa William dan Devano berteman dan bahkan bekerja sama. Namun sayangnya William punya pekerjaan mendesak yg mengharuskan Devano mengantar Sarah pulang.
"Dan ini di nyatakan oleh Devano dan William sendiri" ujar Jacob tak percaya "Dan di sini William juga meminta agar media tidak mengganggu kamu karena kamu masih sekolah. Perjodohan ini sudah membuat mu sedikit tertekan dan sekarang berita ini membuat mu semakin tertekan" lanjut Jacob yg memberi tahu isi artikel itu.
Sarah dan Naina hanya menganga sambil saling melempar tatapan heran nya.
"Siapa yg mengarang cerita konyol ini?" tanya Sarah dan Naina hanya mengedikan bahu nya.
"Betul, kamu juga bisa sekolah lagi" ujar Naina yg merasa senang.
Sarah sendiri merasa senang tapi ia masih bingung dengan berita baru ini.
"Ya udah deh, aku mau pulang dulu. Pengen tanya langsung ke Devano kenapa bisa ada berita absurd seperti ini" tutur Sarah.
"Okey" jawab Naina dan ia mengantar Sarah sampai pintu depan.
..........
Sementara Devano, Dominic, William dan Freya kini berada di sebuah apartment milik seorang wanita yg mengambil gambar Devano saat itu, dia adalah seorang wartawan.
Alasan nya mengambil gambar Sarah dan Devano adalah karena ia yakin itu akan jadi viral mengingat kasus keluarga Sarah sebelumnya. Apa lagi kasus William yg juga viral. Berkat bantuan Dominic, wanita itu bisa di lacak bahkan di datengi langsung ke apartemen nya.
Awalnya, wanita itu mengira bahwa Devano akan menyuruh nya untuk menarik berita itu, namun Freya mengatakan itu tidaklah cukup. Orang orang masih akan terus berbicara.
__ADS_1
Akhirnya Freya membuat cerita sedemikian rupa untuk klasifikasi berita sebelumnya nya dan menyuruh wartawan itu menuliskan nya di artikel. Karena di ancam dengan berbagai pasal oleh Freya, belum lagi di ancam oleh Dominic yg punya tubuh besar dan pasti bisa membanting wanita itu dengan mudah, ia pun mengikuti apa saja yg mereka mau.
Ini juga akan menjadi hal yg bagus ke depan nya bagi Devano dan Sarah karena suatu hari nanti mereka harus meresmikan pernikahan mereka.
"Dan sekali lagi kamu mencoba membuat cerita tentang Sarah dan keluarga nya, aku pastikan cerita hidup mu lah yg akan berakhir" ancam Devano yg membuat wanita itu hanya bisa meneguk ludah dengan susah payah.
"Dan asal kamu tahu, keluarga ku engga seburuk yg kalian beritakan. Dan semua nya sudah terbukti kan?" tanya William tajam dan wanita itu hanya mengangguk "Ya itu tahu..." tegas William kesal "Ngapain kamu beritain anak SMA, mending cari artis sana. Awas aja kalau ini terjadi lagi" ancam nya marah.
Kemudian ke empat orang itu pun pergi, meninggalkan wanita itu yg hanya bisa mengelus dada nya. Tak pernah ia sangka ini bisa jadi ancaman bagi nya.
"Makasih ya, Will, Fe. Udah bantuin aku" ujar Devano yg kini mereka sudah ada di parkiran "Sarah benar benar sedih karena berita ini, dia sedih karena takut nama orang tua nya tercoreng"
"Aku tahu" jawab William "Lagi pula dia juga adikku, engga akan aku biarkan siapapun menyakiti dia"
"Tolong jaga Sarah ya, Dev. Dia masih remaja, mungkin mental nya masih lemah dan mudah terganggu" ujar Freya yg membuat Devano mengulum senyum samar karena ia sudah mengenal Sarah. Devano yakin Sarah bukanlah tipe orang yg mental nya mudah terganggu.
"Iya" jawab Devano dan kemudian ia pun masuk ke mobil nya.
Begitu juga dengan William dan Freya.
"Apa kita akan langsung pulang?" tanya Freya dan William mengangguk "Kita kerumah ku, Papa sama Mama mau ketemu kamu. Mereka engga sabar pengen kita nikah"
"Aku juga engga sabar pengen jadi istri kamu dan memiliki sebuah keluarga, keluarga yg aku impikan sejak kecil" ucap Freya sedih. Mengingat ia yg seorang yatim piatu dan sangat bersyukur dengan kehadiran William dalam hidup nya.
"Kamu sudah memiliki nya sekarang" ucap William dan ia menggenggam tangan Freya dengan tangan kiri nya sementara tangan kanan nya masih di setir. William mengecup mesra punggung tangan Freya "Terima kasih karena selalu ada untuk ku"
"Berhenti mengucapkan terima kasih dan sering seringlah mengucapkan I love you" ujar Freya yg membuat William terkekeh.
"Setiap kali aku memandang mu, setiap kali itu juga aku mengungkapkan cinta ku meskipun bukan dari bibir" ungkap William yg membuat Freya senyum senyum sendiri.
▫️▫️▫️
Tbc...
__ADS_1