Married By Challenge

Married By Challenge
Part 34


__ADS_3

William balik melaporkan Airin atas tuduhan pencemaran nama baik dan menyebarkan kebohongan dimana itu sangat mempengaruhi keluarga nya. Dn Airin pun tak membela diri, ia mengakui bahwa William memang tak pernah memperkosa nya. Namun saat di introgasi apa motif Airin melakukan semua itu dan apakah ada orang di belakang Airin. Airin hanya mengatakan ia melakukan nya sendiri dan tak ada siapa pun di belakang nya. Dan motif dari laporan palsu itu adalah dendam karena perusahaan William tak menerima nya saat ia melamar pekerjaan sedangkan saat itu Airin sangat membutuhkan pekerjaan. Tentu alasan itu tak masuk akal bagi William karena urusan menerima atau menolak pelamar itu urusan HRD dan William tak tahu menahu soal itu. William memaksa Airin mengakui motif yg sebenarnya namun Airin bersikeras hanya itu motif nya. Bahkan ketika di introgasi pihak polisi pun tetap saja Airin tak mengatakan alasan yg lain selain alasan palsu nya itu. Karena tak mungkin ia mengatakan Devanolah di balik semua ini.


Akhirnya William menyerah walaupun ia masih tak percaya, setidaknya sekarang nama nya di bersihkan dan berita itu juga sudah tersebar.


Sementara Devano mulai membantu perusahaan William lagi dan kali ini setulus hati. Ia juga memperkenalkan William dengan beberapa investor namun tak banyak yg mau percaya pada William karena kasus Jason yg masih di cap sebagai koruptor di perusahaan nya sendiri.


Devano pun memutuskan ia lah yg akan menjadi investor di perusahaan William dan sekarang ia juga harus mengembalikan nama baik Jason dan juga mengembalikan harta kekayaan Jason.


.


.


.


Di sekolah nya, Sarah masih menghadapi hari yg sama, meskipun Airin sudah mengakui kesalahan nya namun itu tak berdampak lebih baik. Sarah masih di kucilkan dan masih menjadi bahan gosip, tapi Sarah tak peduli akan hal itu.


Saat ini Sarah dan Naina sedang duduk di pojok kelas sambil membicarakan Devano yg berubah total.


"Mungkin dia bersimpati kali atas apa yg terjadi, maka nya dia baik" ujar Naina.


"Tapi kata nya dia cinta sama aku, udah tiga kali lho dia bilang gitu. Tapi masalahnya dia bilang engga mau cerai sama aku, tantangan kita juga udah engga berlaku lagi" tutur Sarah dengan wajah yang cemberut "Menurut mu dia serius atau bohong?"


"Hemm..." Naina tampak berfikir "Entahlah coba nanti tanya Jacob. Ya... Sesama pria siapa tahu dia bisa menebak perasaan pria lain nya" Sarah tertawa geli karena apa apa kedua nya masih sering bergantung pada Jacob. Namun Sarah setuju saja, bagi nya Jacob itu sudah seperti kakaknya sendiri.


Tak lama kemudian bel berbunyi tanda jam istirahat sudah selesai dan jam pelajaran akan di mulai lagi.


Setelah pelajaran nya usai, Sarah bersiap siap pulang. Ia memasukan buku buku nya ke dalam tas dan ia mendapati ponsel nya yg bergetar. Setelah di periksa ternyata Devano mengirim pesan yg mengatakan bahwa Devano sudah menunggu Sarah di depan. Sarah terkejut membaca pesan itu dan ekspresi nya itu tak luput dari perhatian Naina.


"Is he?" tanya Naina dan Sarah mengangguk.


"Kata nya sudah di depan, dia yg jemput"

__ADS_1


"Wow, mungkin ini jebakan Sarah. Mungkin dia berlaku baik supaya kamu mencintai nya dan kemudian dia akan memenangkan taruhan itu"


Sarah tampak serius menanggapi ucapan Naina itu dan sekarang ia harus lebih hati hati lagi menghadapi Devano. ia juga harus menjaga hati nya baik baik supaya tidak jatuh pada genggaman Devano.


"Ya udah, ayo. Sekalian kita anterin kamu" ujar Sarah kemudian.


.


.


.


Naina sangat terkejut karena seorang Devano mau mengantar nya pulang sesuai dengan permintaan Sarah. Naina juga memperhatikan gelagat Devano dan ia memang merasakan ada yg berbeda dari Devano, terutama cara pandangnya terhadap Sarah tak lagi dingin atau mengintimidasi seperti dulu.


"Terima kasih, Tuan Lake" ucap Naina kemudian turun dari mobil Devano karena tanpa terasa kini Mereka sudah sampai di depan rumah Naina.


"Sama sama, Naina" jawab Devano sambil mengulum senyum tipis.


"Hem, tapi ke apartemen kak Will dulu. Aku mau ambil barang ku"


"Sudah ku ambil tadi" ujar Devano dengan Santai nya yg membuat Sarah hanya bisa menganga namun ia tak menjawab lagi karena itu percuma saja.


"Sarah..." seru Devano karena sejak tadi Sarah hanya diam "Lagi mikirin apa?"


"Dev, apa kamu bisa bantu Papa mengembalikan perusahaan nya dan membuktikan bahwa selama ini Papa mengelola perusahaan dengan baik dan jujur?" tanya Sarah namun pertanyaan nya itu nampak seperti sebuah permintaan dan permohonan yg teramat sangat. Tanpa berfikir sedikitpun Devano langsung mengangguk.


"Aku janji akan mengembalikan segala nya secepat nya" jawab Devano namun Sarah tentu takkan mengira jika yg Devano maksud adalah sebagai pertanggungjawaban atas kesalahan Devano.


"Engga usah janji juga kali, Dev. Aku cuma mau minta tolong, ya karena sekarang masih sekolah dan aku engga tahu harus berbuat apa untuk membantu papa" tutur Sarah sambil mengulum senyum namun ia senang jika Devano benar benar mau membantu nya.


Sarah di kejutkan dengan Devano yg tiba tiba mengelus kepalanya dengan lembut.

__ADS_1


"Papa mu akan mendapatkan nama baik nya kembali. Aku janji" tegas Devano. Sesaat Sarah bisa merasakan ada yg berbeda dengan nada bicara Devano namun ia coba abaikan hal itu.


"Terima kasih" ucap Sarah tulus.


Dan tanpa terasa kini mereka sampai dan Bi Eni menyambut Sarah dengan begitu hangat bahkan terkesan seperti orang yg berbeda.


Tentu saja Bi Eni memperlakukan Sarah berbeda setelah Devano memberi tahu Bi Eni bahwa William bukanlah pelaku kejahatan pada adiknya. Devano juga sudah memberi tahu Margaret akan hal itu.


Kini Bi Eni berharap akan masa depan yg cerah untuk pernikahan Tuan dan Nyonya muda nya. Terutama karena Bi Eni melihat perubahan yg signifikan dalam diri Devano semenjak ada nya Sarah dalam hidup Devano.


"Nanti malam aku mau ngajak kamu makan malam di luar" ujar Devano setelah kedua nya sampai di kamar.


"Semacam kencan?" tanya Sarah yg membuat Devano terkekeh namun ia juga mengangguk. Sarah memandang Devano penuh antisipasi.


"Kamu mau jebak aku, ya?" tanya Sarah kemudian "Pura pura baik supaya aku jatuh cinta terus kamu bisa membuktikan bahwa kamu lah yg bisa memenangkan tantangan itu?"


Mendengar pertanyaan dan pernyataan Sarah yg masih tak percaya bahwa Devano mencintai membuat Devano sedikit geram.


"Katakan pada ku apa yg harus aku lakukan supaya kamu percaya kalau benar benar mencintai mu, Sarah? Dan aku mau hubungan kita serius"


Sarah kembali tercengang mendengar penuturan Devano yg tampak nya sangat tulus dari hati. Namun Sarah tetap pada keyakinan nya bahwa Devano hanya sedang berpura pura agar Sarah jatuh cinta pada nya.


"Entahlah, lakukan saja apa yg kamu mau tapi aku engga akan jatuh cinta sama kamu" tegas Sarah kemudian ia mengambil handuk, pakaian ganti dan segera bergegas ke kamar mandi.


Sementara Devano kembali terkekeh, seperti nya akan sulit bagi Devano membuktikan bahwa ia mencintai Sarah namun Devano takkan menyerah begitu saja.


Sekarang hanya ada dua hal yg harus segera Devano lakukan secepatnya. Pertama, mengembalikan nama baik Jason. Kedua, membuat Sarah percaya cinta Devano dan juga mencintai Devano.


"Aku tahu aku akan berhasil, Little girl. Just wait and watch!"


▫️▫️▫️

__ADS_1


Tbc...


__ADS_2