
Setelah melalui drama panjang. Akhirnya Ilham dan Siti berangkat ke aula acara untuk pelantikan dokter. Ilham yang sudah gagah dengan pakaian jas nya, begitu juga dengan Siti yang memakai dress senada dengan jas suaminya.
Kaki mereka melenggang ke sebuah kursi yang disediakan untuk para undangan. Ilham dan Siti memilih duduk dikursi belakang. Padahal Adolf memintanya duduk di depan bersama para pejabat negara. Ada menteri kesehatan, ada ketua IDI beberapa petinggi negara pun datang.
"Ham, kamu duduk didepan sana, sekalian aku mengenalkan anak dan menantuku pada mereka." Ajak Adolf.
"Tadinya mau begitu, pa. Tapi sepertinya Siti risih duduk didekat mereka."
Adolf memandang sang putri "Kenapa?"
"Salah satu dari mereka menatap genit ke arahku, pa."
"Yang mana, ti? Biar papa labrak."
"Nggak usah, pa. Biarin aja, yang penting mereka nggak kurang ajar sama aku." Siti menenangkan Adolf yang terlanjur panas.
Adolf pun kembali duduk diantara para koleganya. Sesekali menatap sang putri dan menantunya yang sedang asyik mengobrol.
Kerjasama pihak kementrian kesehatan dan Penerbangan Ford yang membuka lowongan beasiswa untuk dokter yang berprestasi. Acara pelantikan diadakan Di Auditorium gedung kesenian Jakarta. Bukan hanya itu, acara juga membuka stand makanan indonesia dari sabang sampai marauke, Stand kesehatan gratis pun diadakan.
Ilham membuka catatan yang akan dia gunakan untuk berpidato nanti.
"Itu apa, mas?"
"Catatan untuk dibaca didepan mimbar."
"Panjang amat, mas. Jangan lama-lama nanti kasihan anak-anak."
"Loh, kan mereka sama mama."
"Aku udah kangen sama mereka, mas. nggak tahan jauh dari mereka."
"Berarti sekarang kamu lebih sayang sama mereka daripada sama aku."
Siti terkekeh mendengar rajukan suaminya "Cemburu, ya."
__ADS_1
Ilham hanya mencibir sambil menahan tawa.
Suasana kembali hening saat MC mulai membuka acara.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Puji syukur pada Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat kesehatan, keselamatan, dan karunia kepada kita. Sehingga kita dapat hadir diacara ini dengan selamat tanpa kurang apapun.
Kami ucapkan terimakasih pada segenap penyelenggara acara dan para direksi rumah sakit kasih Bunda yang sudah menyempatkan diri datang ke acara ini.Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Hari ini Direksi rumah sakit Kasih bunda mempersembahkan acara untuk pelantikan para dokter-dokter berprestasi. Supaya bisa mengapresiasikan ilmu yang mereka miliki agar berguna bagi masyarakat dan negara.
Selain itu perkenankan saya Junior Robert selaku master of ceremony membacakan susunan acara pada hari ini.
1.Pembukaan
2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. Acara pelantikan dokter muda berbakat, dokter berdedikasi, dan pelantikan direktur baru Rumah sakit Kasih Bunda.
5. pembacaan doa
6. Pembagian doorprice dan penutup.
Setelah pembacaan serangkaian acara. Satu persatu acara mulai diadakan.
"Baik kita akan langsung ke acara Inti. Saya persilahkan bapak Budi Gunadi Sadikin untuk naik keatas panggung memberikan lencana jabatan untuk dokter yang akan melaksanakan tugasnya."
Setelah Bapak menteri memberi kata sambutan. Maka pengumuman inti pun dilanjutkan.
"Dengan ini saya resmikan saudara Ilham Ramadhan sebagai Direktur baru Rumah Sakit Kasih Bunda. Kepada saudara Ilham silahkan maju keatas panggung."
Riuhan tepuk tangan memenuhi aula acara. Ilham pun tidak menyangka malah terpilih sebagai Direktur Rumah. Dia merasa belum pantas untuk menerima jabatan itu. Tapi sebisa mungkin dia akan menjaga amanah tersebut.
"Selamat, ya sayang." Ucap Siti pada suaminya.
__ADS_1
Ilham maju ke podium lalu berjabat tangan dengan Bapak Menteri. Lalu Menteri mempersilahkan Ilham memberikan sambutan kata.
"Assalamualaikum Wr. wb.
Alhamdulillahi robbil ‘Alamin Assholatu Wassalamu Ala Asyrofil Ambiya Wal Mursalin, Wa ’Ala Wasohbihi Ajmain Amma Ba’du.
Salam damai sejahtera bagi kita semua
Kepada Bapak Menteri Budi Gunadi Sadikin
Kepada Bapak Adolf Ford selaku owner Rumah Sakit Kasih Bunda. Juga para Direksi Rumah sakit yang sudah menyempatkan hadir di acara ini.
Kepada Panitia Acara membantu menjadikan acara ini sukses.
Dan para tamu undangan yang senang berpartisipasi di acara Pelantikan ini.
Puji kami senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah. lantaran kelimpahan kasih anugerah, kita bisa berkumpul bersama pada acara ini dalam kondisi sehat tanpa ada kekurangan.
Sholawat serta salam kami terus dicurahkan ke baginda kami, Nabi besar Muhammad SAW, Yang menuntun kita ke jalan yang benar,aman serta barokah.
Selaku ketua panitia pelaksana acara Pelantikan ini, saya ingin berterima kasih atas adanya banyak peserta yang datang untuk berperan serta pada acara ini. Tidak lupa saya berterima kasih banyak ke seluruh panitia pelaksana acara yang membantu dari awalnya sampai akhir hingga acara berjalan baik.
Saya juga berterimakasih pada seseorang yang selalu memotivasi, yang selalu sabar mendampingi saya dalam suka maupun duka. Dia adalah Kedua orangtua saya dan istri saya, Siti Tiara Marlina.
Saya juga memberikan dedikasi pada keluarga mendiang sahabat saya, Almarhum dokter Alfredo Sihombing yang belum lama ini berpulang ke Rahmatullah, setelah beliau melawan penyakit ganas.
Dokter Alfredo merupakan salah satu dokter berprestasi di Rumah Sakit Kasih Bunda. Almarhum juga salah satu penggerak komunitas Jantung anak yang di naungi rumah sakit ini.
Semoga Amal ibadah Almarhum diterima. Dan yang ditinggalkan diberi ketabahan."
Suasana aula mendadak hening saat Ilham meminta mengheningkan cipta untuk Dodo. Tiada yang tahu kapan kematian akan datang kepada insan manusia.
Do, Selamat jalan sahabatku. Maaf saat terakhir aku datang terlambat. Kamu tertidur indah diatas pangkuan wanita yang kamu cintai.
.
__ADS_1