
Di kediaman Vika
Untukmu Vika tersayang
Vika,
kamu adalah perempuan yang baik. perempuan yang pernah hadir dalam masa remajaku, dalam masa dewasaku. Kamu adalah bidadari yang di titipkan langit untukku.
Vika
aku harap setelah baca surat ini
kamu akan mengerti mengapa aku membuat keputusan ini.
Mungkin bagimu ini menyakitkan
Tapi lebih menyakitkan kalau kita juga meneruskan hubungan ini
Vika
Aku minta maaf kalau selama ini menyakitimu.
aku sudah berusaha melupakannya
tapi ternyata tidak bisa.
Kamu pasti akan mendapatkan
lelaki yang benar-benar mencintaimu
bye
Jonathan
Aku menutup surat dari Nathan. Lelaki yang selama ini menghiasi hidupku. Lelaki yang selalu memberikan dorongan motivasi dari nyinyiran tetangga. Kenapa tetangga pada nyinyir? karena statusku yang seorang janda.
Cuma Nathan yang membuat aku kuat menghadapi semua ini.
Tapi sekarang....
Dia pergi dengan menghancurkan perasaanku dan keluargaku. Dia pergi mengejar cinta gadis desa itu. Dia pergi dengan segudang pertanyaan. Apa salahku?apa kurangku? Mengapa dia pergi setelah mengajakku menikah? Aku seperti dihujam paku berkali-kali.
Rasanya sakit sekali.
Apa ini karma ku? Bisa jadi. karena aku pun pernah melakukan ini padanya. Tapi itu juga bukan salahku. Karena setelah 10 tahun kami pacaran dia tidak pernah mengajakku menikah.
Kami pacaran sejak SMA lalu berlanjut sampai kuliah. Saat sama sama sudah tamat kuliah tak ada pembicaraan kearah pernikahan. Aku lelah hingga aku mengenal Erik dan memilih hidup bersamanya.
__ADS_1
Kuakui saat itu, aku merasa jadi jahat padanya. Ku dengar saat itu dia menutup hatinya pada wanita manapun. Sampai kami bertemu saat pamanku hendak menjodohkan Barry pada adiknya Jonathan yaitu Sheila.
Tidak terpikirkan olehku kalau itu awal kedekatan kami kembali. Karena saat itu Nathan bilang kalau dia sudah punya pacar. Ah, belakangan baru ku ketahui, kalau wanita yang dia bilang pacar itu tidaklah ada. Saat itu Nathan mencoba mendekatiku, karena gadis yang dia suka menolaknya.
Aku seperti mendapat angin segar, tak munafik kalau aku masih mencintainya.
Hari demi hari kami semakin dekat. Tapi setiap ada acara atau mungkin dia bertandang suatu tempat pasti ada wanita itu. Kenapa aku merasa dia mendekatiku karena untuk pelarian semata.
"Ka, mau kah kau menikah denganku?"
Sebuah pertanyaan yang aku tunggu selama ini. Sebuah permintaan yang aku nanti sejak dulu darinya, sekarang dia ungkapkan.
"Iya, aku mau!" jawabku dengan perasaan senang.
Iya, aku senang karena inilah yang kunantikan. Aku memeluknya dengan perasaan bahagia. Kulihat ibuku sangat senang. begitu juga dengan keluarga Nathan. Lelaki itu sekarang melamarku, memasangkan cincin ke jari manis ku.
"Terimakasih, Nathan." ucapku sambil memeluk tubuhnya yang atletis.
"Sama-sama." Nathan mencium kedua jariku.
Sungguh bahagianya saat itu. Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Akhirnya aku akan menjadi wanitamu, Nathan.
Tapi hari ini, sebuah surat yang datang ke rumahku. Yang di titipkan melalui Eko teman Nathan. Ku baca karena ku pikir surat untuk menggambarkan kerinduannya. Sebab Natha. sedang mengadu nasib ke Bandung. Membuka studio foto bersama teman-temannya.
Tapi ternyata surat itu bertanda dia mau memutuskan hubungan denganku. Mau meninggalkan aku, yang aku rasa demi wanita desa itu. Ah, Nathan kamu jahat! Kamu egois! Apa yang akan aku katakan pada keluargaku nantinya! Apa yang akan ku jelaskan pada ibuku, yang tentunya saat berharap padamu!
"Vika?" Suara ibu mengagetkan aku.
"Kamu kenapa?" tanya nya sambil memegang wajahku.
", Nggak papa, Bu. Ibu kok bangun? istirahat saja, bu. Ingat kata dokter, ibu harus banyak istirahat."
"Berantem sama Nathan ya?" tebaknya.
"Enggak kok, Bu. Aku ingat sama almarhum Erik." jawab ku asal.
Erik mantan suamiku meninggal saat kecelakaan kerja. Saat itu usia pernikahan kami sudah masuk tahun kelima. Tapi kami belum di karuniai seorang anak. Erik tak pernah mengungkit soal anak.
Tak lama hp ku bergetar
✉️ Sheila
Kak Vika
Bisa ke rumah, mama mau ketemu
Hari ini kak Nathan mau ke Jambi.
__ADS_1
Dengan cepat aku pamit pada ibuku untuk kerumah Nathan. Ibu mengizinkan lalu menyiapkannya beberapa oleh oleh untuk keluarga Nathan.
Bu, seandainya kamu tahu kalau Nathan sudah mencampakkan aku. Mungkin dirimu tidak akan serepot ini.
Di perjalanan pikiranku melayang. Aku akan bicara langsung pada Nathan. Aku harus memperjuangkan semua ini. Kalau kamu pikir aku akan menyerah, kamu salah Nathan! Demi kehormatan keluargaku, aku akan mendapatkatmu kembali! ingat itu Nathan!
klik
Di kediaman keluarga Jonathan.
"Kamu pikir Lagi, nak. Vika itu perempuan yang setara dengan keluarga kita. Mama tidak akan pernah setuju dengan gadis desa itu." protes mamanya Jonathan.
Jo tidak peduli dengan protes sang Mama. Dia tetap teguh pada keinginannya untuk melamar Siti. Karena dari awal hatinya untuk Siti, bukan untuk Vika.
Jo awalnya berpikir suatu saat nanti mamanya pasti akan menerima Siti. Makanya sekarang dia berjuang untuk mendapatkan hati gadis itu.
Jo menenteng tas ranselnya melangkah keluar dari rumahnya.
"Nathan! Kalau kamu tetap mau mengejar gadis itu, kamu akan di coret dari keluarga ini!" amuk Mama saat Jo melangkahkan kakinya ke luar rumah.
Sebuah mobil berhenti di depan rumah orang tua Jonathan.
Vika turun dari mobil langsung berlari memeluk Jonathan. Rasa rindunya pada lelaki itu membuatnya tidak peduli dengan tatapan orang orang.
"Vika!" Nathan karena Vika memeluknya. Menahannya untuk berangkat.
"Than! Aku kangen sama kamu!" suara Vika mendadak manja.
Jo melepas tangan Vika dari perutnya. Lalu menatap wanita yang sudah didepannya.
"Kamu nangis?" ucap Jo mengusap wajah Vika dengan tatapan lembutnya.
"Enggak kok. Aku cuma kangen sama kamu, than. Kamu mau kemana lagi! pulang ke Bandung lagi! Kita kan mau ..."
"Ka, apa kamu sudah baca suratku?" tanya Jo saat mereka duduk di teras rumah Jonathan.
"Aku tidak peduli dengan surat itu, than. Aku mau nya kamu! Jika ada kekuranganku, akan aku coba perbaiki demi dirimu."
"Ka.... Please! Hargai keputusanku!" mohon Jo lalu berdiri keluar dari rumah.
"Than!" pekik Vika.
Jonathan tetap pergi naik motor besarnya. Dia akan memulai berjuang untuk mendapatkan hati Siti. Dia akan membawa Siti ke hadapan kedua orangtuanya.
Maafkan aku Vika
Lebih baik sakit sekarang
__ADS_1
Daripada kamu sakit di kemudian hari
####