PERJALANAN CINTA QONITA

PERJALANAN CINTA QONITA
Bab 162 Asi Eksklusif


__ADS_3

Medan, Sumatera Utara


Iman sedang mengelus perut buncit istrinya sambil berbicara pada kedua anaknya yang sedang dikandung Qonita. Hal ini dilakukan untuk memberi stimulus pada bayi. Pada saat perut dielus, bayi akan merespons dengan cara melakukan gerakan menggunakan tangan atau kakinya.


Qonita memang sangat senang jika suaminya mengelus perutnya. Selain bermanfaat untuk meningkatkan bonding (ikatan) dengan kedua calon anaknya, ternyata saat sang papi melakukan aktivitas tersebut, dapat membantu menstimulasi otak dan perkembangan saraf bayi sebelum dilahirkan.


Selain itu, istri akan merasa lebih diperhatikan dan diberikan kasih sayang semasa kehamilannya oleh suaminya.


"Sayang, milik Kamu tambah besar." Iman menatap ke arah dada istrinya.


"Habis melahirkan bakal nambah besar lagi, Bang," sahut Qonita.


"Sayang, kalau nanti anak kita udah lahir, asinya gimana? Apa yang 1 dikasih asi, terus yang 1 nya lagi pakai susu formula?" tanya Iman.


"Ya nggak, Bang. Qonita mau kasih asi eksklusif ke mereka berdua," ujar Qonita.


"Apa bakal cukup, Sayang? Aku khawatir kalau mereka kekurangan."


"InsyaAllah nggak, Bang. Prinsip supply and demand berlaku pada ASI. Jumlah produksi ASI menyesuaikan kebutuhan si bayi. Nanti Qonita juga bakal mompa asi. Jadi ada cadangan asi di kulkas," ungkap Qonita.


"Terserah Kamu aja, Sayang. Kamu atur gimana baiknya."

__ADS_1


"InsyaAllah, Bang. Abang tahu, Air susu ibu itu adalah makanan terbaik yang dapat diberikan ibu kepada bayinya. Nutrisi yang terdapat pada ASI adalah yang paling lengkap dan mengandung segala nutrisi yang diperlukan anak demi tumbuh kembang yang optimal. Jika dibandingkan dengan susu formula yang paling mahal pun, asi tetap yang terbaik," terang Qonita.


"Jadi berapa lama Kamu akan memberi asi pada mereka nanti?" tanya Iman pada istrinya.


"2 tahun, Bang. Nanti mereka akan mendapatkan asi eksklusif selama 6 bulan. Jadi hanya asi saja yang diberikan sampai usia mereka 6 bulan. Setelah itu mereka akan diberi makanan pendamping asi hingga umur 2 tahun. Setelah 2 tahun baru Qonita akan menyapih mereka," ungkap Qonita.


"Lama ya, Sayang," sahut Iman.


"Kan sesuai sama yang ada dalam Al Qur'an dan Hadist, bang. Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan persusuan, bunyi surat Al Baqarah Ayat 233," seru Qonita.


"Kalau begitu karena mereka belum lahir, sekarang giliran Aku yang dapat jatah asi eksklusif ya, Sayang." Iman sudah tersenyum nakal.


Wajah Qonita sudah merona merah. Walau sudah sering mendengar kata-kata m3 sum suaminya, tetapi tetap saja dia merasa malu.


❤️❤️❤️


Setelah berbicara dengan mamanya, Agil tidak kembali ke kantornya. Malam hari Agil baru mengantar Mayang pulang ke rumahnya, 30 menit setelah mereka makan malam bersama di rumah Agil.


Tante Sarah dan Poppy pulang ke rumahnya jam 5 sore. Poppy merengut pada Agil karena meninggalkannya sendiri di kantor, dan hingga sore tidak kunjung kembali lagi ke kantornya.


Agil terpaksa memakai nama Yuna untuk memberi alasan. Setelah menjemput Yuna di sekolahnya, Yuna mengatakan bahwa dia ingin bertemu dengan Rangga. Oleh karena itulah, Agil membawa Mayang dan Yuna ke rumahnya.

__ADS_1


Setelah mengantarkan Mayang, agil masuk ke dalam kamarnya. Seperti biasa, Agil pasti mengunci pintu kamarnya itu.


❤️❤️❤️


Poppy POV


Aku mencoba melakukan apa yang mama katakan kepadaku tadi siang. Dengan berpakaian dres di atas lutut, serta berdandan minimalis, Aku mendatangi kamar Mas Agil.


"Mas Agil," panggilku. Karena tidak ada jawaban, Aku kembali memanggilnya. Lalu kulakukan berulang kali namun tetap tidak mendapat jawaban.


Aku memberanikan diri membuka handle pintu. Ternyata tidak bisa, pintunya dikunci dari dalam. S1 al. Kalau begini, semua rencana kami berarti gagal.


Ah kenapa sulit sekali untuk mendapatkannya. Bagaimana mungkin Aku kalah bersaing dengan seorang J4n d@ beranak satu. Apa mungkin yang dikatakan orang-orang itu benar, zaman sekarang anak gadis kalah dengan hot mommy?


Aku kembali ke kamarku dengan bersungut-sungut. Kesal, itulah yang kurasakan.


Saat menyiapkan diri tadi, Aku sudah menghayalkan bagaimana Mas Agil mulai tertarik padaku. Dia mendekati Aku, lalu menarik daguku. Matanya menatap intens ke arah bibirku. Dan dia mulai mendekati bibirnya ke bibirku.


Ah, Aku bahkan sudah menghayalkan bagaimana berc1 um4n dengan Mas Agil. Aku yakin dia seorang lelaki yang ahli dalam berc1 um4an.


Di depan orang saja Mas Agil mampu bermesraan bersama Mba Mayang. Kira-kira apa saja yang sudah dilakukan oleh mereka? Apa mereka sudah pernah tidur bersama? Atau jangan-jangan Mba Mayang sedang hamil makanya Mas Agil menolakku dan ingin menikah dengan Mba Mayang?

__ADS_1


❤️❤️❤️


__ADS_2