PERJALANAN CINTA QONITA

PERJALANAN CINTA QONITA
Bab 98 Hamil


__ADS_3

..."Cinta datang dari mata turun ke hati. Setelah itu dari hati menjadi air mata."...


Binjai, Sumatera Utara


Iman mendatangi rumah Mayang ketika Yuna sedang ada di TK. Dia sengaja datang lebih cepat agar bisa berbicara berdua dengan Mayang.


Mayang yang tidak menyangka Iman mendatanginya, merasa terkejut. Setelah kejadian kemaren itu, Mayang tidak pernah berkomunikasi lagi dengan Iman. Dia tidak tahu apakah suaminya itu masih marah atau tidak.


"Im..." Mayang berucap lirih.


"Assalamu'alaikum, istriku." Iman menyodorkan tangannya, Mayang menc!um tangan suaminya.


"Wa'alaikum salam, Im." Mayang yang masih sungkan tidak tahu harus melakukan apa, hanya menatap dalam wajah suaminya dengan raut wajah yang sendu.


Iman memeluknya. Mendekapnya erat lalu menc!um puncak kepala istri sirinya itu. Mayang meneteskan air matanya. Dia rindu pelukan hangat suaminya.


"Maafkan Aku, Im." Walau awalnya Mayang sudah berencana ridak akan mengakui perbuatannya, namun perlakuan hangat suaminya membuatnya secara spontan memohon maaf pada suaminya. Iman mengajaknya duduk.


"Aku juga minta maaf, Yang. Membuat Kamu terus berkorban dari awal pernikahan kita. Maafkan Aku, ya." Iman menangkup wajah istrinya. Menghapus sisa air mata yang menetes di wajah istrinya.


Mayang mengingat, suasana seperti ini yang selama ini membuatnya bertahan. Saling mengerti dan menerima satu sama lain. Ya, dia harus kembalikan keharmonisan yang dulu selalu ada saat kebersamaan mereka.

__ADS_1


Melawan keadaan hanya akan menambah rasa sakit pada hatinya. Seberapa besar dia berjuang hasilnya tetap akan sama. Suaminya dari awal bukan hanya miliknya.


"Apa Kamu sudah lelah bersamaku, Yang?" tanya Iman lembut.


Mayang menggeleng. " Nggak. Aku akan terus bersamamu, Im. Maafkan, Aku. Jangan tinggalkan, Aku."


"Aku gak akan pernah meninggalkanmu, Yang. Aku janji. Selama bukan Kamu yang memintanya, Kamu akan selamanya menjadi istriku." Mayang yang terharu mendengar kata-kata suaminya langsung menangis dalam pelukan suaminya.


"Aku gak akan pernah memintamu menceraikan Aku, Im. Aku mencintaimu."


"Kalau begitu, Aku mohon bertahanlah. Demi Yuna, demi cinta kita." Iman mengusap lembut rambut istrinya.


❤️❤️❤️


Menerima dengan ikhlas keadaan membuat kehidupan mereka jauh dari pertengkaran. Cinta itu keikhlasan, tidak ada paksaan atau rasa pelampiasan.


Pernah satu kali Iman membawa Fuad keluar kota sesuai janjinya. Saat itu dia akan melakukan keberangkatan menuju Jakarta. Walau pada awalnya Qonita melarang, karena khawatir akan menghambat pekerjaan suaminya. Ditambah lagi Qonita meyakini, jika keluar kota sudah pasti suaminya akan menemui istri sirinya.


Namun suaminya bersikeras membawa putra pertamanya itu. Hingga akhirnya Qonita menyetujui. Dan sudah dapat dipastikan bahwa saat itu Iman benar-benar pergi untuk urusan pekerjaan tanpa ada embel-embel yang lain.


❤️❤️❤️

__ADS_1


Medan, Sumatera Utara


Sebenarnya sudah beberapa hari ini Qonita merasa mual. Jadwal halangannya sudah telat 3 hari. Namun karena dia masih ragu dan suaminya akan berangkat keluar kota, dia memilih menyimpannya sendiri.


Sebelum berangkat keluar kota, Iman menyampaikan pada Qonita bahwa 3 hari lagi adalah ulang tahun opa Pras. Iman berjanji akan pulang saat itu. Karena mereka akan makan bersama di salah satu resto yang cukup terkenal di Medan.


Sepulang sekolah Qonita menyinggahi apotek untuk membeli test pack. Sesampai di rumah dia mencoba alat tersebut. Walau akurasi lebih terjamin digunakan pada saat pagi hari, tetapi Qonita sudah tidak sabar ingin mencobanya.


"Alhamdulillah." Qonita bersyukur sekaligus senang melihat dua garis merah pada alat tersebut. Walau yang 1 garis masih samar-samar, tidak tampak jelas seperti garis yang satunya lagi, tetapi dari pengalamannya Qonita yakin bahwa hasilnya adalah positif hamil.


Qonita memegang perutnya. "Alhamdulillah. Sehat selalu, Sayang."


❤️❤️❤️


Keesokan harinya sepulang mengajar, Qonita mendatangi dokter praktek. Dia hendak memastikan keadaan kandungannya.


Dari hasil USG, dokter mengatakan jika dia positif hamil. Dokter memberikan resep vitamin padanya.


Qonita masih merahasiakan perihal kehamilannya dari semua orang, termasuk suaminya.


Suaminya akan pulang bertepatan dengan perayaan ulang tahun papa mertuanya. Qonita akan memberitahukan kehamilannya pada saat mereka berkumpul nanti. Menjadikan kehamilannya sebagai hadiah untuk papa mertua sekaligus surprise untuk suaminya tercinta.

__ADS_1


❤️❤️❤️


Klu : detik-detik mendekati terbongkarnya rahasia Iman.


__ADS_2