PERJALANAN CINTA QONITA

PERJALANAN CINTA QONITA
Bab 87 Mendoakannya Bahagia


__ADS_3

..."Tidak perduli di mana pun kamu berada, keluarga tetap selalu mendoakan untuk kebaikan agar kamu dijauhkan dari mara bahaya."...


Binjai, Sumatera Utara


Iman dan Mayang menjemput Yuna di TK. Yuna langsung berlari memeluk papinya.


"Assalamu'alaikum, Papi," ucap Yuna pada papinya.


"Wa'alaikum salam, Sayang. Kita pulang, ya." Iman menggandeng tangan putrinya itu.


"Papi malam ini nginap di rumah, Sayang." Mayang membuka obrolan di dalam mobil.


"Bener, Pi?" tanya Yuna pada papinya untuk memastikan.


"Iya, Sayang. Tapi besok pagi, Papi udah harus balik kerja lagi." Iman yang sedang menyetir, melirik putrinya yang duduk di belakang melalui kaca spion.


"Yah, cuma semalam doank?" ucap Yuna manyun.


"Kalau gitu, Papi pulang aja, deh. Habis anak Papi gak senang gitu."


"Eh, gapapa deh, Pi. Yuna senang kog walau cuman nginap semalam aja. Jangan pulang ya, Pi." Iman tersenyum mendengar kepolosan putrinya.


Mayang pun ikut tersenyum dibuatnya.

__ADS_1


Sesampainya di rumah, Iman menghabiskan waktu bersama Yuna. Iman menemani putrinya bermain, membiarkan Yuna bercerita tentang teman-temannya. Yuna memang cenderung ceriwis. Suka berceloteh seperti anak lainnya.


Malam hari Iman juga menemani Yuna tidur di kamarnya. Setelah Yuna tertidur, baru Iman memasuki kamar Mayang.


Iman hendak permisi keluar sebentar. Sedari tadi dia ingin menghubungi anak dan istrinya yang ada di Medan. Namun Yuna mendominasi dirinya, sangking sudah lamanya dia tidak pernah menginap lagi disana. Iman tidak tega mengecewakan putrinya itu.


Setelah masuk ke kamar, Mayang sudah menyambutnya dengan lingerie merah yang sangat sexy. Iman menelan ludahnya.


"Yang, tunggu sebentar boleh? Aku keluar, sebentar aja. Setelah itu, malam ini kita habiskan berdua." Iman meminta pengertian Mayang.


"Nggak bisa, Im. Aku udah cukup lama menunggu. Kali ini biarin dia yang nunggu." Mayang langsung menyambar bibir suaminya.


Mayang sama sekali tak memberi kesempatan pada Iman untuk berbicara. Dia langsung menjalankan aksinya sedemikian rupa. Iman tak kuasa menolak. Mempercepat menuntaskan hasr4t istrinya adalah pilihan terbaik baginya.


Qonita pasti kecewa. Iman sudah berjanji padanya untuk tetap berkomunikasi padanya dan anak-anak.


"Aku keluar sebentar." Iman mengecup dahi istrinya.


Mayang menahan tangan suaminya. "Apa gak bisa Kamu tetap disini bersamaku, Im."


"Aku pasti kembali kesini segera, Yang." Iman mengelus pipi istrinya itu dengan ibu jarinya.


"Apa bisa kali ini Kamu hanya memikirkanku, Im. Kita habiskan malam ini berdua aja. Gak ada yang menganggu, hanya kita. Aku dan Kamu, Im. Aku rindu pelukmu, belaianmu, bibirmu, tubuhmu, Aku rindu semua yang ada pada dirimu." Mayang kembali menjelajahi tubuh suaminya. Mencoba kembali membangkitkan ga!rah suaminya.

__ADS_1


"Setelah Aku kembali, semuanya untukmu, Yang. Kamu mau kita menghabiskan malam tanpa tidur? Akan kubuat Kamu terjaga sampai pagi seperti pintamu, Yang. Tapi biarkan Aku pergi sebentar, ya." Iman mengecup singkat bibir Mayang.


Tanpa menghiraukan omelan istrinya, Iman segera beranjak pergi.


Setelah menemukan tempat yang tepat, Iman melihat layar HP nya. Sudah ada pesan masuk dari Qonita, 2 jam yang lalu. Iman menghela nafas panjang, lalu membaca pesan dari istrinya yang berhijab itu.


Assalamu'alaikum, Pemilik Hati dan Rindu Qonita. Meski ruang menahan kita untuk bersama, tapi satu hal yang Qonita yakini, tidak ada ruang di hati ini yang menahan Qonita untuk tidak merindukan Abang.


Tidak perduli seberapa jauh Abang pergi, Qonita yakin hati dan cinta Abang akan selalu tertarik kembali pada Qonita, karena kita saling merangkul dan memegang satu sama lain.


Menunggu adalah tanda cinta sejati dan kesabaran. Qonita akan menunggu Abang kembali untuk membuktikan cinta ini nyata adanya.


Untuk yang namanya selalu Qonita sebut dalam do'a, semoga Allah senantiasa melindungi dan memudahkan segala urusan Abang. Sehat dan bahagia selalu, Imam Qonita.


Peluk dan cium,


Istri Abang


Qonita Yasmin Siregar


❤️❤️❤️


..."Keluarga adalah mereka yang tahu kekuranganmu tapi tetap mencintaimu."...

__ADS_1


__ADS_2