
Ketukan jari Johan di atas meja terdengar memecah keheningan di ruangan itu. Karena sejak lima menit lalu, Mike sama sekali belum membuka suara untuk menceritakan semuanya.
"Kamu tidak perlu menutupi semuanya, Mike. Tadi siang Tuan Bastian mengajakku bertemu dan mengatakan semuanya." Johan melihat tubuh Mike yang terlonjak.
"Saya mohon jangan marahi Nona Cacha, Tuan. Dia tidak bersalah," bela Mike. Johan yang mendengarnya hanya tersenyum tipis.
"Kamu tenang saja, Mike. Aku hanya ingin tahu semua kebenarannya. Apa mereka hanya berpura-pura pacaran?" tanya Johan lagi. Kali ini suaranya terdengar penuh penekanan.
Mike mengangguk cepat. "Nona Cacha hanya membantu Tuan Rendra menggagalkan perjodohan yang sudah diatur oleh Tuan Bastian."
"Kenapa kamu tidak mengatakan dari kemarin-kemarin, Mike! Bahkan kamu berbohong dan mengatakan semua baik-baik saja!" seru Johan. Suara lelaki itu terdengar penuh kecewa.
"Maafkan saya, Tuan." Mike kembali menunduk penuh sesal.
"Kamu tahu 'kan Mike? Cacha adalah putriku satu-satunya dan aku tidak ingin dia terluka. Jatuh cinta dengan lelaki yang salah seperti kemarin. Aku hanya ingin Cacha mendapat lelaki yang tepat." Johan duduk bersandar, matanya menatap Mike. Anak buah kesayangan yang sudah menemani dirinya bertahun-tahun.
"Saya tahu, Tuan. Saya bisa melihat dengan jelas, bagaimana Anda sangat menyayangi putri Anda." Mike menyahuti dengan sopan.
"Apa Cacha yang menyuruhmu untuk tidak mengatakan semuanya padaku?" tanya Johan dengan nada bicara yang normal. Mike kembali membisu, membuat Johan menjadi sangat curiga.
__ADS_1
"Maafkan saya, Tuan." Mike sedikit membungkuk hormat.
"Sudahlah, Mike. Tidak perlu kamu jawab pun, aku sudah tahu jawabannya. Sebenernya aku sudah punya lelaki yang sangat tepat untuk menjaga Cacha. Aku juga berniat menjodohkan Cacha dengannya," ucap Johan yang membuat seluruh syaraf di tubuh Mike terasa menegang.
"Siapa Tuan?" tanya Mike penuh selidik. Dalam hati, dia merasa begitu was-was. Jika Johan yang sudah memilihkan jodoh untuk Cacha, itu artinya lelaki itu benar-benar bertanggung jawab. Karena feeling Johan selalu tepat sasaran dan semua keputusan yang diambil adalah keputusan yang terbaik yang tidak lagi diragukan.
Mungkin memang aku benar-benar hanya bisa menjaga nona muda tanpa bisa memilikinya. Batin Mike.
"Kenapa kamu ingin tahu siapa dia?" tanya Johan dengan seringai tipis di sudut bibirnya.
"Saya hanya penasaran, Tuan. Saya tahu kalau lelaki yang Anda pilih untuk Nona Cacha adalah lelaki yang tepat dan mampu menjaga Nona Cacha dengan sangat baik," timpal Mike. Dalam hati, perasaannya mulai terasa bergejolak.
"Aku tahu, Mike, tapi aku belum yakin apakah Cacha mau menikah dengannya. Mengingat bagaimana umur mereka berdua yang terpaut cukup jauh," kata Johan. Mike mendongak dan menatap Johan dengan penuh tanya.
"Dia bukan duda. Dia masih perjaka, tapi aku tidak pernah melihat dia dekat dengan wanita mana pun. Aku juga bisa melihat kalau dia sangat mencintai Cacha. Aku yakin kalau dia bisa menjaga Cacha dengan sangat baik," tutur Johan. Kedua tangan Mike terlihat saling meremas.
"Saya yakin kalau lelaki itu adalah lelaki terbaik untuk nona muda. Saya harap semoga nona muda bersedia menerimanya. Karena saya tidak yakin nona muda akan bahagia hidup dengan Tuan Rendra." Mike sedikit menunduk.
"Kenapa kamu begitu yakin kalau Cacha tidak akan bahagia dengan Rendra?" tanya Johan tegas.
__ADS_1
"Karena Tuan Rendra masih menyimpan perasaan untuk Nona Muda Alexander," sahut Mike diiringi helaan napas berat.
"Itu yang membuatku tidak setuju kalau Cacha menjalin hubungan dengan Rendra. Kalau aku menikahkan Cacha dengan lelaki pilihanku, apa kamu kecewa, Mike?" tanya Johan penuh selidik.
Mike membisu sesaat, tapi kemudian dia membuka suara karena tidak ingin Johan menjadi curiga padanya. "Tidak, Tuan. Saya yakin kalau lelaki itu mampu menjaga Nona Cacha dengan sangat baik." Mike berusaha terlihat biasa saja, meski batinnya mulai merasa tak karuan.
"Kamu tidak penasaran dengan lelaki itu? Karena kamu juga mengenalnya," kata Johan. Bibir lelaki itu tersenyum lebar saat melihat Mike menatap ke arahnya.
"Si-siapa, Tuan?" tanya Mike gugup. Dalam hati, dia menerka-nerka siapa lelaki yang dia kenal dan sangat dekat dengan keluarga Saputra.
"Lelaki itu adalah ...." Johan menghirup napas dalam sebelum meneruskan kalimatnya, sedangkan Mike terlihat begitu tidak sabar. "Kamu, Mike!"
Thor, pengantin baru mana?
Biar mereka bulan madu dulu ya, dan Othor kasih cerita si Anak Kambing dulu.
Nanti bakal Othor kasih part uwu nya Kaleng Rombeng, kok.
Team Cacha-Rendra dan Team Cacha-Mike. Mana suaranya, Nih? Jangan jadi team Othor, karena Othor cuman jadi wasit π
__ADS_1
Selamat pagi dan selamat beraktivitas gaess
Jangan lupa selalu jaga kesehatan dan jangan lupa pula..... Kangenin Othor ππ