Perjuangan Cinta Nona Muda

Perjuangan Cinta Nona Muda
160


__ADS_3

Rayhan terpaku, berusaha mencerna ucapan istrinya. Bibir Queen sedari tadi, memperlihatkan senyum yang begitu cantik.


"Maksud kamu? Kamu sedang hamil?" tanya Rayhan, masih belum percaya. Queen mengangguk yakin. Rayhan menepuk pipinya untuk memastikan ini bukanlah mimpi.


"Hubby, ini bukan mimpi. Aku sedang hamil empat minggu. Aku ini 'kan dokter kandungan." Queen menangkup pipi Rayhan, menyadarkan lelaki itu kalau semua adalah nyata.


"Alhamdulillah. Terima kasih, Tuhan." Binar bahagia tampak jelas di wajah lelaki tampan itu.


Rayhan menghujami seluruh wajah Queen dengan banyak ciuman, lalu beralih mencium perut Queen yang masih datar.


"Terima kasih sudah kembali hadir, Sayang. Papa akan menjagamu dengan sangat baik." Rayhan mencium perut Queen dengan sangat lama. Sementara Queen, mengusap rambut suaminya. Matanya terlihat berkaca-kaca karena terharu.


"Sayang, kita harus memberitahu kabar bahagia ini untuk semua orang." Rayhan bangkit berdiri, lalu membopong Queen ala bridal style.


"Hati-hati, Hubby." Queen mengalungkan tangannya di leher suaminya, agar tidak terjatuh.


"Tentu saja." Rayhan mengecup kening Queen, lalu berjalan keluar kamar, dan memanggil seluruh penghuni mansion Alexander.


"Ayah! Bunda!" Teriakan Rayhan begitu menggema di Mansion itu.


Dengan tergopoh-gopoh, Johan dan Mila berlari keluar kamar untuk mendekati Rayhan yang sedang berdiri di anak tangga terakhir dengan Queen berada di gendongan.


"Ada apa, Ray? Apa ada sesuatu yang terjadi dengan Queen?" tanya Mila khawatir. Rayhan mengangguk dengan cepat.


Johan dan Mila pun terlihat begitu khawatir. Mereka semakin berjalan mendekat untuk melihat Queen yang sedari tadi membenamkan wajah di dada bidang suaminya.

__ADS_1


"Queen kenapa?" tanya Mila tak sabar.


"Dia sakit apa?" tambah Johan yang juga sangat khawatir.


"Bersiaplah, sebentar lagi kalian akan dipanggil oma dan opa!" sahut Rayhan antusias.


"Maksud kamu?" tanya Mila. Alisnya terlihat saling bertautan.


"Maksudnya ... istriku sekarang sedang mengandung!" Rayhan menjawab dengan berteriak.


"Queen hamil?" Mila masih belum percaya. Rayhan mengangguk yakin. Binar bahagia tampak begitu jelas.


"Mas, kita akan memiliki cucu." Mila memeluk Johan dengan erat. Bahkan dia menangis haru.


Sungguh, mereka sangat bahagia. Johan pun ikut mengusap air mata. Dia juga merasa sangat bahagia, bahkan kebahagiaan ini tidak bisa diucap lagi dengan kata-kata.


"Pasti, Bun. Rayhan akan menjaga Queen dan calon buah hati kita dengan sangat baik."


...πŸ’¦πŸ’¦πŸ’¦...


Eitss, 1 bab lagi ketinggalan.


Enggak mau bilang makasih nih? Othor udah baik hati.


Udah enggak papa, Othor iklas lahir batin.

__ADS_1


Jempol kalian gimana? Jangan lupa tekan!


Seneng enggak? Kalau seneng jangan lupa dukungannya.


Biar Othor Crazy up lagi


Eh, Othor libur dua minggu kalian bakal kangen enggak πŸ˜…


Bakal nungguin enggak?


Othornya ngarep banget ditungguin πŸ˜…πŸ˜…


Eitssss, ini hari Jum'at yaaa


Seperti biasa, setiap hari Jum'at bakal ada satu nama yang beruntung.


Buat yang udah dapat, gantian sama yang lain ya


Buat yang belum, terus kencangkan dukungan kalian nih


Othor mau nawarin nih, buat yang mau gabung di GC WA Othor boleh banget


Bisa Japri Othor ya, atau hubungi Othor via Inbok FB : Rita Anggraeni (Tatha) atau via DM IG : @tathabeo.


Silakan hubungi Othor untuk pemilik akun di bawah ini

__ADS_1



__ADS_2