Perjuangan Cinta Nona Muda

Perjuangan Cinta Nona Muda
155


__ADS_3

Tubuh Cacha membeku saat melihat Mike sudah berdiri tepat di depannya. Dia belum sepenuhnya percaya kalau lelaki itu nyata karena yang dia tahu saat ini, Mike berada di Bali bukan di Jakarta apalagi Bogor.


"Ayo, Nona. Kita pulang sekarang. Jangan sampai Anda sakit." Mike beralih berdiri di samping Cacha, dengan payung yang tetap memayungi gadis tersebut.


"Bukankah kamu di Bali, Mike?" tanya Cacha dengan terheran. Bahkan dia masih menatap tidak percaya.


"Saya pulang kemarin, Nona. Karena Mario mengundang saya menghadiri pesta pernikahan Tuan Rendra. Saya pikir, Tuan Rendra menikah dengan Anda." Mike bicara dengan tenang padahal lelaki itu hanya sedang berpura-pura tidak tahu.


"Tidak, Mike. Mas Rendra bukan jodohku." Cacha bicara dengan lemah.


"Saya yakin kalau Anda akan mendapat jodoh yang terbaik, Nona. Lebih baik sekarang kita pulang, Anda harus berganti pakaian. Jangan sampai Anda sakit." Mike berbicara dengan sangat lembut.


"Mike, apa kamu akan kembali ke Bali?" tanya Cacha ragu.


"Ya, saya akan kembali ke Bali besok pagi, Nona. Ada hal yang harus saya persiapkan," sahut Mike dengan tenang.


"Apa tentang pernikahanmu?" tanya Cacha lirih.


Mike terdiam dan hanya menghela napas panjangnya. "Lebih baik sekarang kita pulang, Nona. Wajah Anda sudah sangat pucat. Saya masih sayang leher saya, jangan sampai Tuan Johan memenggalnya."

__ADS_1


Cacha pun hanya menurut, dia berjalan beriringan bersama Mike menuju ke mobil yang terparkir tidak jauh dari taman itu.


"Mike, jangan seperti ini, tapi harusnya seperti ini." Cacha membenarkan payung yang dipegang Mike, hingga sekarang memayungi mereka berdua. Bibir Mike tersenyum lebar saat melihat apa yang dilakukan Cacha.


"Tapi percuma kita payungan, Mike. Baju kita aja udah basah gini." Cacha terkekeh. Mike pun melempar payung itu ke sembarang tempat, membuat Cacha semakin tergelak keras. Membiarkan derasnya hujan menyentuh kulit wajah dan seluruh tubuhnya.


"Ayo, Nona. Biar saya gendong Anda di punggung." Mike memasang kuda-kuda, tetapi Cacha menggeleng dengan cepat.


"Kenapa? Dulu saat Anda kecil, hampir setiap hari meminta saya untuk menggendong di punggung," tanya Mike, masih dengan memasang kuda-kuda.


"Aku malu, Mike!" Cacha merapatkan jaket Mike yang berada di pundaknya. Mike pun berdiri tegak dan berjalan merangkul bahu Cacha.


"Ya sudah. Kita jalan saja. Lagi pula, kita sudah dekat dengan mobil," kata Mike.


Mike pun hanya menatap Cacha dengan senyum simpul. Setelah memastikan Cacha duduk dengan baik, Mike segera duduk di balik setir kemudi dan melajukan mobilnya untuk kembali ke Jakarta, tetapi Mike akan mencari toko pakaian terlebih dahulu, untuk mencari pakaian ganti untuk dirinya dan nona mudanya.


"Kamu tahu dari mana kalau aku di taman, Mike?" tanya Cacha memecah keheningan di dalam mobil.


"Tuan Johan yang menyuruh saya untuk mengikuti Anda, setelah Anda tidak kembali lagi ke dalam ruangan." Mike menjawab dengan fokus pada kemudinya.

__ADS_1


"Berarti kamu sudah datang dari tadi?" Cacha menatap Mike yang terlihat begitu serius.


"Sudah, Nona. Tapi besok pagi buta saya harus kembali ke Bali."


"Kenapa cepat sekali?" tanya Cacha. Dia merasa tidak rela kalau lelaki itu harus kembali ke Bali.


"Ya, urusan saya belum selesai. Bahkan, bisa saja saya menetap di Bali. Saya ngebut dulu, Nona. Anda sudah terlalu lama kebasahan."


Cacha pun akhirnya terdiam dan membiarkan Mike kembali fokus pada laju kecepatannya. Mobil yang Mike kendarai berhenti di depan sebuah butik ternama, lelaki itu segera turun bersama Cacha untuk mencari pakaian ganti yang sekiranya pas dipakai.


Hampir setengah jam berada di dalam butik, kini mereka berdua keluar memakai pakaian baru yang masih kering. Setelah itu, Mike melajukan mobilnya menuju ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan bahu Cacha.


πŸ’¦πŸ’¦πŸ’¦


Segini dulu ya, Insya Allah besok Othor crazy up


Jangan lupa dukungannya gaes, selalu Othor tunggu.


Jangan bosen dulu ya, πŸ™…

__ADS_1


Selamat hari Kamis Malam Jum'at.


Waktunya celup keris, Othor mau tidur lebih awal πŸ˜‚πŸ˜‚


__ADS_2