
Saat Bella masuk kedalam tenda, Bella pun melihat Bina yang sedang memegang buku diary miliknya.
"Luh apa-apaan sih main ambil buku diary gue" ucap Bella sambil merebut buku diary miliknya.
"Gue gak ambil kok" ucap Bina.
Bella pun segera mengambil barang-barang miliknya, lalu ia pun segera pergi.
"Apa-apaan sih Bella, main tuduh segala" kesal Fanny.
"Na, maaf ya gara-gara gue jadinya luh yang dimarahin" ucap Syara.
"Gak apa-apa kok" ucap Bina.
Lalu seseorang pun masuk kedalam tenda.
"Put, ngapain kesini?" tanya Ririn.
"Gue disuruh pindah sama Bella, katanya dia gak nyaman sama luh semua. Emang luh semua ngapain Bella sih?" tanya Putri sambil menyimpan barang-barangnya.
"Gue tadi gak sengaja jatuhin buku diary Bella, terus si Syara mau baca itu buku tapi dicegah Bina dan Bina langsung ngambil itu buku dari tangan Syara biar Syara gak baca diary punya Bella. Terus tadi Bella datang lalu marah-marah deh sama Bina, dia kira Bina yang ngambil itu buku" jelas Kholiana.
"Oh gitu, kirain luh semua ngebully Bella" ucap Putri.
"Mana ada orang kayak kita ngebully" sahut Fanny.
"GUYS KUMPUL!!!" teriak seseorang dari luar.
Lalu semua orang yang berada di tenda pun segera pergi menuju lapangan.
"Pengumuman untuk semuanya, diharapkan untuk baris sesuai sekolahnya masing-masing" ucap guru sekolah lain.
Semua orang pun langsung berbaris sesuai sekolahnya masing-masing.
Setelah itu guru tersebut pun menyampaikan informasi mengenai kegiatan camping hari ini. Disisi lain ada murid yang memperhatikan dan ada juga yang mengobrol.
"Fanny" ucap Rizky yang berada dibelakang Fanny.
"Kenapa?" tanya Fanny.
"Luh ngapain ikut kesini? kan biasanya luh suka males ikut kegiatan kayak gini" tanya Rizky.
"Gue pingin refreshing" ucap Fanny.
"Refreshing atau nyari cowok?" tanya Rizky.
"Dua-duanya" ucap Fanny.
"Astaghfirullah tobat, Fan" ucap Fanny.
"Ky, Ardan mana?" tanya Ririn.
"Tuh dibelakang sama Arka" ucap Rizky.
"Oh sama Arka" ucap Ririn.
"Luh kangen ya sama Ardan?" tanya Rizky.
"Enggak! siapa yang kangen coba" ucap Ririn berbohong.
"Ky, ini kasihin ke Bina" ucap Jason yang berada dibelakang Rizky.
"Ini dari siapa?" tanya Rizky.
"Dari Nino" ucap Jason tersebut.
Fanny pun langsung melihat kearah belakang.
"Bukan dari gue, gue juga dari orang yang belakang" ucap Nino.
"Kenapa sih?" tanya Fanny penasaran.
"Ini ada yang ngasih permen katanya buat Bina" jelas Rizky.
"Sebiji doang?" tanya Fanny sambil menahan tawanya.
__ADS_1
"Iya" ucap Rizky.
"Kocak banget tuh orang" ucap Fanny.
"Sini gue kasihin ke Bina" ucap Fanny lagi.
"Rin, panggil Bina" ucap Fanny.
Ririn pun segera menepuk pundak Bina.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Na, nih" ucap Fanny sambil memberikan satu permen.
"Buat gue?" tanya Bina memastikan.
"Iya" ucap Fanny.
"Gue gak dikasih, Fan?" tanya Ririn.
"Enggak, soalnya itu permen dapet ngasih dari orang yang baris dibelakang" ucap Fanny.
"Dari siapa?" tanya Bina.
"Gak tahu, kayaknya freak banget orangnya. Masa cuma ngasih sebiji" ucap Fanny sambil tertawa kecil.
"Eh, tunggu deh!" ucap Ririn sambil mengambil permen dari tangan Bina.
Ririn pun segera membalikan permen itu. Dan di permen itu ada tulisan "i miss you".
"I miss you" ucap Ririn sambil membaca tulisannya.
Sontak Bina dan Fanny pun melihat kearah permen itu.
"Dari Arka nih pasti" ucap Ririn sambil memberikan permen tersebut kepada Bina.
"Buat loh aja" ucap Bina.
"Luh gimana sih, ini kan buat loh" ucap Ririn.
"Syara" panggil Bina.
"Nih buat loh" ucap Bina sambil memberikan permen tersebut.
"Thank you" ucap Syara sambil mengambil permen itu.
"Kok luh kasih ke Syara sih" bisik Ririn kepada Bina yang berada didepannya.
"Siapa tahu itu bukan dari Arka" ucap Ririn.
"Itu pasti dari Arka, Rin" ucap Bina.
"Emang luh masih marah ya sama Arka?" tanya Ririn.
Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Ririn.
"Raihan udah minta maaf belum sama luh?" tanya Ririn.
Bina pun menggelengkan kepalanya seraya menjawab belum.
"Entah kenapa gue lebih kesel sama Raihan tahu gak. Enak aja dia marahin sahabat gue" ucap Ririn.
Setelah pengumuman itu selesai, semua siswa dan siswi pun disuruh bersih-bersih.
Semua siswa dan siswi pun segera memungut sampah dan daun-daun yang berserakan.
"Guys kabur yuk! gue males bersih-bersih" ucap Fanny.
"Enggak ah! nanti dimarahin" ucap Bina sambil memungut daun-daun.
"Rin, ngumpet di toilet yuk" ajak Fanny.
"Yuk, gue males bersih-bersih soalnya" ucap Ririn.
"Na, ikut gak?" ajak Fanny lagi.
__ADS_1
"Enggak, Fan" ucap Bina.
"Ya udah, gue sama Ririn ke toilet dulu ya" ucap Fanny.
"Iya" ucap Bina.
Akhirnya Fanny dan Ririn pun segera pergi menuju toilet.
"Hai" ucap seseorang kepada Bina.
Bina pun melihat kearah cowok tersebut.
"Eh, Aldi" ucap Bina.
"Kok luh sendiri sih? temen-temen luh kemana?" tanya Aldi.
"Temen gue lagi ke toilet" ucap Bina.
"Oh gitu" ucap Aldi.
Aldi pun langsung mendekat kearah Bina, lalu ia pun segera mengambil daun kecil yang berada di rambut Bina.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Ini ada daun dikepala luh" ucap Aldi sambil menunjukkan daun itu kepada Bina.
"Al, kalau Ana ikut camping gak?" tanya Bina.
"Ikut kok" ucap Aldi.
"Paling sekarang dia lagi sama temen-temennya" ucap Aldi lagi.
"Oh gitu" ucap Bina.
"Luh mau ketemu Ana gak? kalau mau nanti gue antar kesana, sekalian kenalan sama temen-temennya Ana" ucap Aldi.
"Enggak usah, lagian gue kenal sama temennya Ana" ucap Bina.
"Luh udah kenal?" tanya Aldi memastikan.
"Iya kenal, tadi malahan temennya Ana bantu gue untuk cari temen-temen gue" jelas Bina.
"Temennya yang mana emang?" tanya Aldi.
"Yang namanya Clara. Gue cuma tahu dia doang sih yang lainnya gak tahu" ucap Bina.
"Oh, Clara" ucap Aldi.
Disisi lain.
"Ka, lihat tuh cewek luh lagi dideketin cowok" ucap Robi.
"Mana sih?" tanya Kevin penasaran.
"Itu ogeb" tunjuk Robi.
"Panas ya, Ka" sindir Ardan.
"Samperin aja, Ka!" sahut Kevin.
Arka pun segera pergi menghampiri Bina dan cowok itu.
"Perang dimulai" ucap Kevin.
"Kita taruhan mau gak?" ucap Ardan.
"Taruhan apa?" tanya Robi.
"Menurut gue Arka bakal berantem sama tuh cowok" ucap Ardan.
"Menurut gue sih enggak. Soalnya Arka pasti mikir kalau dia berantem, pasti Bina malah makin marah sama Arka" ucap Robi.
"Luh berdua ngapain sih taruhan segala! Dosa tahu!" ujar Kevin.
"Berarti luh juga dosa dong, kan tadi luh yang nyuruh Arka buat nyamperin mereka" ucap Robi.
__ADS_1
"Kan gue cuma nyuruh Arka buat nyamperin mereka doang" ucap Kevin.
"Sama aja, soalnya itu bakal memicu perkelahian. Jadi kita bertiga sama-sama dosa" ucap Ardan.