
* Pagi hari
"Kak Daniel" panggil Bina.
"Apa" ucap kak Daniel.
"Bina mau tanya"
"Tanya tentang apa?"
"Waktu malam kak Daniel kan yang gendong Bina ke kamar"
"Enggak, gue lihat luh pulang aja enggak"
"Terus siapa dong?"
"Arka yang gendong kamu" ucap mamah.
"Si tukang selingkuh itu" sahut kak Daniel.
"Daniel gak boleh gitu!" ucap mamah.
"Iya...iya maaf" ucap Daniel.
"Kok luh bisa diantar sama dia. Luh pacaran lagi?" heran daniel.
"Enggak
"Terus?"
"Maksudnya"
"Luh kenapa diantar dia"
"Soalnya gak ada yang nganter Bina pulang, jadi sama Arka deh pulangnya"
"Oh gitu"
"Ayo buruan kak! gue mau berangkat sekolah nih. Nanya-nanya mulu deh"
"Oh iya gue lupa! yaudah yuk berangkat"
Bina dan kak Daniel pun berangkat menuju sekolah gue.
"Kak, ini mobil siapa? Mobil papah yang baru?"
"Mobil kakak dong" ucap kak Daniel dengan sombong.
"Sombong banget, palingan belinya pakai duit papah"
"Tahu aja luh" ucap daniel cengengesan.
"Kapan ya Bina dibeliin mobil sama papah?" kata Bina sambil berharap.
"Luh mah gak bakalan dibeliin, papah kan sayang nya cuma sama gue"
"Iya aja deh" ucap Bina karena tidak ingin berdebat dengan kak Daniel.
...****...
Bina pun memasuki kelas.
"Rin, kok luh duduknya dikursinya Fanny sih"
"Emang gue gak boleh ya duduk disini"
"Boleh kok"
"Soalnya gue bosen duduk sama luh"
Bina pun diam mendengar ucapan Ririn.
"Rin, luh ngapain duduk dikursi gue?" tanya Fanny yang baru datang.
"Gue bosen duduk sama Bina mulu, tukeran ya"
"Yaudah deh" ucap Fanny.
Fanny pun duduk di samping Bina.
"Na, luh berantem sama Ririn?" bisik Fanny.
"Enggak. Tapi gue heran Fan, dari kemarin Ririn selalu menjauh dari gue"
"Pagi anak-anak!!!" teriak Bu Jeni yang baru datang.
"Pagi bu"
"Silahkan kumpulkan PR kalian!"
"PR yang mana bu?" tanya semuanya.
"PR yang waktu minggu kemarin"
__ADS_1
"Astagfirullah! lupa bu" ucap Billy sang ketua kelas.
"Bagus ya enggak ngerjain PR!" sindir bu Jeni.
"SEKARANG KALIAN SEMUA LARI KELILING LAPANGAN 10 KALI!!!" teriak bu Jeni.
Semua kelas XI MIPA 2 pun berlari mengelilingi lapangan. Dan semua murid kelas XI MIPA 3 pun menonton kelas XI MIPA 2 yang sedang berlari.
"Aduh malu gue dilihatin anak kelas XI MIPA 3 yang lagi olahraga. Mana ada gebetan gue lagi" ucap Jason.
"Ini semua gara-gara si Ardan sih" ucap Billy.
"Loh kok nyalahin gue sih" ucap Ardan tak terima.
" ya lah, kalau aja kemarin ulang tahun luh diadainnya pas siang pasti gue keburu tuh ngerjain PR nya" ucap Billy.
"Siapa suruh luh datang" ucap Ardan.
"Kan gue diundang sama luh bego" ucap Billy.
"Berarti luh juga bego dong, ngapain datang dasar bego" ucap Ardan ngegas.
"Bina semangat ya larinya!!!" teriak seseorang, siapa lagi kalau bukan Raihan.
"Anjay! disemangati sama temannya sang mantan" ucap Fanny kepada Bina.
"Apaan sih, Fan" ucap Bina.
"Bina mah dihukum juga disemangati, lah gue yang menang lomba aja gak ada yang ngucapin" ucap Rizky.
"Menang lomba apa luh?" tanya Fanny.
"Lomba makan kerupuk waktu tujuh belas Agustus" ucap Rizky.
"Yeh gue tampol juga nih" ucap Fanny.
Setelah mengelilingi lapangan, semua kelas XI MIPA 2 pun duduk di pinggir lapangan karena kelelahan.
"Nih minum dulu" ucap seseorang dan ternyata dia Arka.
"Makasih" ucap Bina.
"Sama-sama" ucap Arka sambil tersenyum.
"Wow! so sweet dikasih minum" ucap Fanny.
"Nyebelin banget sih" batin Bella.
"Fanny, Ardan kesana yuk! nanti kita jadi nyamuk kalau duduk disini" ucap Rizky.
Mereka pun pergi meninggalkan Bina dan Arka.
"Ih nyebelin banget sih mereka, kenapa lagi ninggalin gue sama Arka berduaan" batin Bina.
"Ka, gue kesana dulu ya"
"Tunggu aja disini, kamu kan udah janji gak bakal ngehindar lagi dari aku"
"Yaudah deh" ucap Bina dengan pasrah.
"Kelas kamu kenapa dihukum?" tanya Arka.
"Karena gak ngerjain PR" ucap Bina.
"Oh gitu" ucap Arka.
"Na, aku kan udah putus sama Bella" ucap Arka tiba-tiba.
"Terus hubungannya apa sama gue?"
"Aku mau kita pacaran lagi"
"Tapi gue gak mau"
"Aku tahu kok, kamu masih cinta kan sama aku" ucap Arka.
"Sok tahu banget luh" sinis Bina.
"Na, kok ucapan kamu jadi kasar gini sih" ucap Arka.
"Na, sebenernya aku itu gak suka kalau kamu deket-deket anak baru itu" ucap Arka.
"Anak baru? Siapa?"
"Julian"
"Aku ngerasa dia suka sama kamu" kata Arka lagi.
"Terus emangnya kenapa kalau dia suka sama gue"
"Yah aku cemburu lah"
"Ngapain cemburu? luh kan bukan pacar gue" ucap Bina sambil pergi meninggalkan Arka.
__ADS_1
Bina pun ingin tertawa karena Arka yang cemburu terhadap Julian. Tetapi Bina juga merasa bersalah sama Arka karena mungkin ucapannya tadi terlalu kasar.
...****...
Bina, Fanny, Rizky dan Julian sedang menikmati makanan yang ada di kantin.
"Tuh si Ririn kenapa duduk sendirian disitu" ucap Fanny.
"Gak tahu" ucap Bina.
"Luh berantem sama Ririn?" tanya Rizky.
"Enggak" ucap Bina.
"Tapi kayaknya gue punya salah deh ke Ririn" ucap Bina lagi
"Salah apa?" tanya Rizky.
"Kayaknya semenjak gue deket sama kalian deh, mungkin dia merasa terasingkan kali" ucap Bina.
"Guys! gue mau ke Ririn dulu ya" ucap Bina lagi.
"Yaudah sana biar akur lagi" ucap Julian.
...****...
"Rin" panggil Bina.
"Kenapa?" ucap Ririn datar.
"Luh marah ya sama gue"
"Kalau gue ada salah, maafin ya" ucap Bina lagi.
"BINA!!!" teriak kak Chandra.
Bina pun melihat ke meja kantin yang ada dibelakang.
"Iya" ucap Bina.
"Sini dulu" ucap kak Chandra.
"Rin, gue ke kak Chandra dulu ya"
Bina pun pergi kearah kak Chandra dan kawan-kawannya.
"Silahkan duduk tuan putri" ucap Raihan.
"Dasar kardus luh!" ucap Robi.
"Dari pada luh" ucap Raihan.
"Apaan?" kata Robi.
"TRIPLEK" ucap Raihan.
"Bisa aja luh sandy" ucap Robi kepada Raihan.
"Sandy siapa anjir?" tanya Raihan.
"Tupai yang ada di masha and the beast" ucap Kevin.
"Masha and the bear ogeb" ucap Ardan.
"Bukannya itu beruang ya?" heran Chandra.
"Sandy kan yang ada di spongebob" ucap Bina.
"Emang di film spongebob ada yang namanya sandy?" tanya Kevin.
"Hallo spongebob! apakah anda kenal dengan yang namanya Sandy? Apa!!! Oh tidak mungkin" ucap Raihan sambil pura-pura menelpon.
"Why?" tanya Kevin.
"Spongebob gak kenal Sandy!!!" teriak Raihan.
Arka pun menatap Raihan tanpa ekspresi.
"Kenapa temen-temen gue jadi pada gila gini" batin Arka.
"Eh, kalian berdua pacaran lagi ya?" tanya kak Fauzi kepada Bina dan Arka.
"Enggak kak" ucap Bina.
"Loh kenapa gak balikan lagi? Bukannya udah baikan ya" ucap kak Chandra.
"Karena Bina udah nerima cinta gue" ucap Raihan sambil tertawa.
"Berisik luh!" ucap Robi.
"Gue gak suka sama cowok yang udah bohongin gue" sindir Bina.
"Jleb banget dong sindirannya" ucap Ardan.
__ADS_1
"Maaf gue udah bohongin luh" ucap Arka sambil pergi meninggalkan kita semua.