
"Ya udah kalau gitu Arka pulang dulu ya" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina dan kak Daniel bersamaan.
"Ka" panggil Bina.
"Iya, kenapa?" tanya Arka.
"Makasih ya udah nolongin aku" ucap Bina.
"Iya sama-sama, lain kali kalau cuma ada kamu doang di rumah sebaiknya pintunya dikunci aja ya" ucap Arka.
Lalu Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Arka.
"Ya udah aku pulang ya" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
Lalu Arka pun segera pergi.
"Ya udah luh tidur sana, kan besok sekolah" ucap kak Daniel.
"Iya, kak" ucap Bina.
Lalu Bina pun segera pergi menuju kamarnya.
Setelah sampai kamar, ia pun langsung berganti pakaian. Lalu setelah itu ia pun segera tidur.
...****...
Pagi hari
Setelah sarapan, Bina pun segera pergi keluar.
Setelah itu, ia pun segera menaiki motornya dan ia pun langsung melajukan motornya menuju sekolah.
Setelah sampai di parkiran sekolah, Bina pun langsung turun dari motornya. Kemudian ia pun segera pergi menuju kelasnya.
"Na" panggil Arka.
Lalu Bina pun langsung melihat kearah Arka.
Kemudian Arka pun segera menghampiri Bina.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Pulang sekolah belajar bareng lagi yuk" ucap Arka.
"Maaf, gak bisa" ucap Bina.
"Oh gitu ya, ya udah deh gak apa-apa" ucap Arka.
Lalu Bina pun segera melanjutkan perjalanan menuju kelasnya.
Setelah sampai, Bina pun segera masuk kedalam kelasnya. Kemudian ia pun segera duduk dikursinya.
"Na, kata Arka katanya semalem ada orang yang masuk ke rumah luh ya?" tanya Ririn.
"Iya" ucap Bina.
"Luh gak diapa-apain kan sama orang itu?" tanya Ririn.
"Enggak kok" ucap Bina.
"Syukur deh kalau gitu" ucap Ririn.
"Oh iya! kata Fanny katanya luh kemarin sama Arka ya di cafe?" tanya Ririn.
"Iya" ucap Bina.
"Luh kenapa lesu banget sih hari ini?" tanya Ririn.
"Gue juga gak tahu, Rin" ucap Bina.
"Luh sakit?" tanya Ririn.
"Enggak" ucap Bina.
"Lagi ada masalah?" tebak Ririn.
"Enggak" ucap Bina.
"Terus kenapa?" tanya Ririn.
"Gak tahu" ucap Bina.
"Na, luh kok ninggalin sih" ucap Julian yang baru datang.
"Ninggalin apa?" bingung Bina.
"Tadi pas berangkat ke sekolahnya" ucap Julian.
"Gue kira luh udah berangkat duluan" ucap Bina.
"Belum, orang gue baru sampe" ucap Julian.
"Oh iya, besok berangkatnya bareng ya" ucap Julian.
"Iya" ucap Bina.
Lalu Julian pun segera duduk dikursinya.
"Oh iya! UAS nya sampe besok kan?" tanya Ririn.
"Iya" ucap Bina.
"Rin" panggil Ardan.
Lalu Ardan pun segera menghampiri Ririn.
"Apa?" tanya Ririn.
"Nanti pulang sekolah anter beli kado yuk!" ucap Ardan.
"Kado buat siapa?" tanya Ririn.
"Buat Arka, kan dia dua hari lagi ulang tahun" ucap Ardan.
"Oh Arka ulang tahun" ucap Ririn sambil melihat kearah Bina sekilas.
"Iya" ucap Ardan.
"Ya udah nanti pulang sekolah kita beli kado buat Arka" ucap Ririn.
"Na, luh mau beli kado gak buat Arka?" tanya Ardan.
"Ya udah nanti pulang sekolah sekalian aja beli kadonya sama kita" ucap Ardan.
"Gue beli kadonya nanti aja" ucap Bina.
"Oh ya udah" ucap Ardan.
Lalu Ardan pun segera pergi.
"Luh mau ngasih kado apa?" tanya Ririn.
"Gue gak tahu" ucap Bina.
"Luh mau tahu gak, kado apa yang disukai Arka" ucap Ririn.
"Apa?" tanya Bina.
"Kado yang disukai Arka itu luh" bisik Ririn.
"Apaan sih luh" ucap Bina.
"Gue serius" ucap Ririn.
"Luh mau kasih kado apa, Rin?" tanya Bina.
"Gue mau kasih hoodie" ucap Ririn.
"Hallo guys" ucap Fanny yang baru datang.
"Fan" panggil Ririn.
"Apaan?" tanya Fanny.
"Luh nanti mau kasih kado apa ke Arka?" tanya Ririn.
"Emang dia ulang tahun?" tanya Fanny.
"Iya, nanti hari Jumat" ucap Ririn.
"Gue diundang gak?" tanya Fanny.
"Gue juga gak tahu sih, kayaknya Arka gak ngadain party deh. Tapi kayaknya anak-anak Stray Squad yang mau ngasih kejutan ke dia" ucap Ririn.
"Oh gitu" ucap Fanny.
"Luh mau kasih kado apa?" tanya Ririn.
"Gue mau kasih Bina aja" ucap Fanny.
"Kok gue? emangnya gue benda" ucap Bina.
"Habisnya gue gak tahu apa yang dia suka" ucap Fanny.
*Ting
Ting
Ting*
Sontak Bina, Ririn dan Fanny pun langsung melihat ke layar ponselnya masing-masing.
"Ini si Ardan ngapain masukin gue ke grup" ucap Fanny.
"Sama, gue juga dimasukin" ucap Ririn.
Lalu Bina pun segera membuka pesan grup tersebut.
...**Grup tanpa Arka...
Ardan** :
Pagi semuanya
Ardan :
Nanti kita bikin surprise ya buat Arka
Raihan :
__ADS_1
Ngapain bikin surprise?
Ardan :
Si Arka kan ulang tahun
Kevin :
Berapa tahun si Arka?
Fanny :
75 tahun
Robi :
Loh kenapa ada ciwi-ciwi nya juga
Ardan :
Gue sengaja masukin ciwi-ciwi nya juga
Raihan :
Bina dimasukin juga?
Ardan :
Iya
Chandra :
Guys kayaknya gue gak bisa datang deh ke acaranya, soalnya kan gue lagi di Yogyakarta
Kevin :
Cie yang mau jadi anak kuliahan
Robi :
Kita gak bakal ketemu lagi dong, bang
Chandra :
Kita bakal ketemu kok, tapi kalau nanti gue kesana
...****...
"Pagi anak-anak" ucap pak Zaenal.
"Pagi, pak" ucap semuanya.
"Silahkan buku-bukunya dimasukkan kedalam tas" ucap pak Zaenal.
Lalu semua siswa dan siswi kelas XI MIPA 2 pun segera memasukan buku-bukunya kedalam tas.
"Tas nya dikedepankan gak, pak?" tanya Billy.
"Gak usah" ucap pak Zaenal.
Lalu pak Zaenal pun segera memberikan lembar soal dan lembar jawaban kepada murid-muridnya.
"Jangan berisik ya ngerjainnya" ucap pak Zaenal.
"Baik, pak" ucap semuanya.
Lalu semua siswa dan siswi kelas XI MIPA 2 pun segera mengerjakan ulangan.
...****...
Skip
"Guys, ayo ke kantin" ucap Fanny.
"Ayo" ucap Bina dan Ririn bersamaan.
"Ayo, Ky" ucap Fanny.
Lalu Bina, Ririn, Fanny dan Rizky pun segera pergi menuju kantin.
Setelah sampai di kantin, Bina, Ririn dan Fanny segera duduk ditempat yang telah disediakan.
"Guys mau pesen apa?" tanya Rizky.
"Gue pesen nasi goreng sama air mineral yang dingin" ucap Fanny.
"Gue juga sama" ucap Bina.
"Gue juga" ucap Ririn.
"Oh oke" ucap Rizky.
Lalu Bina, Ririn dan Fanny segera memberikan uang kepada Rizky.
"Gak apa-apa, biar gue aja yang bayar" ucap Rizky.
"Wah makasih" ucap Ririn.
"Makasih, Ky" ucap Bina dan Fanny bersamaan.
"Iya sama-sama" ucap Rizky.
Lalu Rizky segera pergi membeli nasi goreng dan air mineral.
"Biar gak ribet, soalnya kasihan Rizky kalau pesennya beda-beda" ucap Bina.
"Iya juga sih" ucap Fanny.
Lalu anak-anak Stray Squad datang ke kantin.
"Ekhem" ucap Robi.
"Apa luh ekhem ekhem" ucap Fanny.
"Ih galak amat" ucap Robi.
"Kita gabung aja ya disini" ucap Ardan.
"Gak boleh" ucap Fanny.
"Heh! emang tempat ini punya bapak luh apa" kesal Ardan.
"Kalau iya kenapa?" ucap Fanny.
"Serius punya bapak luh?" tanya Kevin.
"Ya kaga lah" ucap Fanny.
Lalu anak-anak Stray Squad segera duduk.
"Arka mana?" tanya Ririn.
"Ngapain nanyain Arka?" tanya Ardan sedikit cemburu.
"Ya cuma pingin tahu aja dia kemana, soalnya kan biasanya dia bareng kalian" ucap Ririn.
"Arka ada di kelas" ucap Raihan.
"Kenapa gak ke kantin?" tanya Ririn.
"Dia lagi gak enak badan katanya, jadi dia lebih milih tidur di kelas" ucap Robi.
"Oh iya! nanti kita rayain ulang tahun Arka dimana?" tanya Raihan.
"Di rumahnya aja" ucap Ardan.
"Katanya mau ngasih surprise, masa di rumahnya sih. Nanti yang ada bakal ketahuan" ucap Robi.
"Ya kita pancing aja supaya dia nya keluar rumah" ucap Ardan.
"Pancing nya gimana?" tanya Kevin.
"Kita suruh aja Bina buat ngajak Arka jalan-jalan" ucap Ardan.
"Kok jadi gue" ucap Bina.
"Kan kalau sama luh, dia pasti mau" ucap Ardan.
"Enggak ah! gue gak mau" ucap Bina.
"Na, please! sekali aja, kan ini demi acara ulang tahun Arka" ucap Ardan.
"Iya, Na! biar nanti kita bisa beres-beres buat acara ulang tahunnya" ucap Robi.
"Bener, Na! lagian kan cuma ajak Arka jalan-jalan aja" ucap Kevin.
"Ya udah deh" ucap Bina karena ia mengingat saat Arka memberikan kejutan kepadanya.
"Makasih ya, Na" ucap anak-anak Stray Squad.
Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan mereka.
"Na, luh mau kasih kado ke Arka gak?" tanya Robi.
"Mau" ucap Ana.
"Gimana kalau kita bareng aja beli kadonya" ucap Robi.
"Enggak, gue mau beli kadonya sendiri" ucap Bina.
"Oh ya udah" ucap Robi.
Kemudian Rizky pun datang dengan membawa pesanan.
"Nih, guys" ucap Rizky sambil menaruh nasi goreng dan juga air mineral dingin.
"Makasih" ucap Bina, Ririn dan Fanny.
"Iya sama-sama" ucap Rizky sambil duduk.
Lalu mereka berempat pun segera memakan makanan yang telah dibeli oleh Rizky.
"Oh iya, kita belum pesen makanan" ucap Ardan.
"Ya udah beliin sana" ucap Raihan kepada Robi.
"Kenapa jadi nyuruh gue" ucap Robi.
"Kan luh ganteng, makanya gue nyuruh luh beli makanan" ucap Raihan.
"Luh mah muji cuma ada mau nya" ucap Robi.
"Emang" ucap Raihan sambil tertawa.
__ADS_1
"Kurang ajar luh" ucap Robi.
"Tahu ah! dari pada ribut, mending gue beli sendiri" ucap Kevin sambil pergi.
"Vin, tungguin!" ucap Robi sambil menyusul Kevin.
...****...
Setelah selesai makan, mereka berempat segera pergi menuju kelasnya.
"Kak Bina" panggil Gina.
Sontak Bina langsung melihat kearah yang memanggilnya.
"Guys, kalian duluan aja ke kelasnya" ucap Bina.
"Oh ya udah" ucap Ririn, Fanny dan Rizky.
Lalu Ririn, Fanny dan Rizky segera pergi menuju kelas.
Kemudian Bina segera menghampiri Gina yang berada didepan UKS.
"Kenapa, Gin?" tanya Bina.
"Itu kak Arka lagi sakit, kak" ucap Gina.
"Sakit apa?" tanya Bina.
"Gak tahu, cuma tadi kak Arka kayak pucet gitu" ucap Gina.
"Arka nya sekarang dimana?" tanya Bina.
"Didalem, kak" ucap Gina.
Lalu Bina pun segera masuk kedalam UKS.
"Ka, kamu sakit apa?" tanya Bina.
"Pusing sama gak enak badan" ucap Arka.
"Ya udah, lebih baik kamu pulang aja" ucap Bina.
"Enggak, nanti aja. Soalnya kan masih ada satu pelajaran lagi" ucap Arka.
"Udah minum obat belum?" tanya Bina.
"Belum" ucap Arka.
"Ya udah kamu minum obat dulu" ucap Bina.
"Gin" panggil Bina.
"Kenapa, kak?" tanya Gina.
"Ada obat sakit kepala gak?" tanya Bina.
"Bentar, aku cari dulu" ucap Gina sambil memeriksa lemari yang berada di UKS.
"Kamu udah makan belum?" tanya Bina.
Arka hanya menggelengkan kepalanya seraya menjawab belum.
"Kenapa gak makan? nanti kalau gak makan malah tambah sakit" ucap Bina.
"Aku gak nafsu makan" ucap Arka.
"Ka, obatnya gak ada" ucap Gina.
"Ya udah biar aku beliin dulu ya obatnya" ucap Bina.
"Gak usah, kak! biar Gina aja yang beliin" ucap Gina.
"Gin, boleh minta tolong lagi gak?" tanya Bina.
"Iya, minta tolong apa kak?" tanya Gina.
"Tolong beliin roti sama air mineral ya" ucap Bina sambil memberikan uang kepada Gina.
"Iya, kak" ucap Gina sambil mengambil uang tersebut.
Lalu Gina segera pergi.
"Kamu kenapa perhatian banget sama aku?" tanya Arka tiba-tiba.
"Aku gak perhatian kok, aku cuma kasihan aja sama kamu" ucap Bina.
"Ya udah lebih baik kamu ke kelas sana, bentar lagi bel masuk" ucap Arka.
"Terus kamu gimana?" tanya Bina.
"Kan aku bisa ngerjainnya nanti di ruang guru" ucap Arka.
"Ya udah aku pergi ke kelas dulu" ucap Bina.
Kemudian Bina segera pergi.
Lalu Arka tersenyum karena ia tahu bahwa Bina masih perhatian kepadanya.
...****...
Setelah sampai kelas, Bina pun segera duduk dikursinya.
"Luh ngobrolin apa sama adik kelas itu?" tanya Ririn.
"Luh kepo banget" ucap Bina.
"Habisnya luh lama banget tadi, jadinya gue penasaran sama apa yang luh berdua omongin" ucap Ririn.
"Selamat siang semuanya" ucap Bu Siti.
"Selamat siang, Bu" ucap semuanya.
"Bukunya silahkan masukan kedalam tas" ucap Bu Siti.
"Baik, Bu" ucap semuanya.
Lalu semua murid pun segera memasukan buku-bukunya kedalam tas.
Kemudian Bu Siti pun langsung membagikan lembar soal dan jawaban kepada murid-muridnya.
Setelah dibagikan, semua murid pun langsung mengerjakan ulangan tersebut.
...****...
Krining...Krining
Bel pulang pun berbunyi.
Bina pun segera mengumpulkan kertas ulangannya. Kemudian ia pun segera pergi menuju UKS.
Setelah sampai, Bina pun langsung masuk kedalam UKS.
"Ka" panggil Bina.
Kemudian Arka pun langsung membuka matanya.
"Udah bel pulang" ucap Bina.
Kemudian Arka pun segera beranjak berdiri.
"Kamu masih pusing gak?" tanya Bina.
"Gak terlalu" ucap Arka.
"Ya udah aku pergi dulu ya" ucap Arka sambil pergi menuju kelasnya.
Kemudian Bina pun segera pergi menuju parkiran.
Setelah sampai di parkiran, Bina pun langsung menaiki motornya.
"Na, bareng" ucap Julian yang tiba-tiba muncul.
"Ya udah ayo" ucap Bina.
Lalu mereka berdua pun segera melajukan motornya menuju rumah masing-masing.
Setelah sampai rumah, Bina pun buru-buru mengunci pagar dan pintu rumahnya. Setelah itu, ia pun segera pergi menuju kamarnya.
Setelah sampai di kamar, Bina pun langsung menaruh tas dan helmnya. Kemudian, ia pun segera berganti pakaian.
...****...
Setelah selesai mengerjakan ulangan, Arka pun langsung mengumpulkan ulangan tersebut.
Setelah itu, ia pun segera pergi menuju parkiran.
Setelah sampai di parkiran, ia pun segera menaiki motornya. Kemudian ia pun segera melajukan motornya menuju rumah Bina.
Setelah sampai, Arka pun langsung turun dari motornya dan ia pun segera membunyikan bel rumah Bina.
Beberapa menit kemudian, Bina pun datang menghampiri Arka dan ia pun langsung membukakan pagar rumahnya.
"Ada apa, Ka?" tanya Bina.
"Nih" ucap Arka sambil memberikan uang kepada Bina.
Bina pun hanya menatap uang itu dengan bingung.
"Kenapa ngasih uang ke aku?" bingung Bina.
"Ini aku ganti uang yang tadi dipake buat beli obat, roti sama air mineral" ucap Arka.
"Gak usah diganti, Ka" ucap Bina.
"Gak apa-apa, nih" ucap Arka.
"Enggak usah, anggap aja tadi aku traktir kamu" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu makasih ya" ucap Arka.
"Iya sama-sama" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu aku pulang dulu" ucap Arka.
"Ka" panggil Bina.
"Kenapa?" tanya Arka.
"Hati-hati bawa motornya" ucap Bina.
"Iya" ucap Arka sambil tersenyum.
Lalu Arka pun segera pergi.
__ADS_1
Setelah Arka pergi, Bina pun langsung mengunci pagar dan pintu rumahnya. Setelah itu, ia pun segera kembali menuju kamarnya.