
Sore hari
Tingtong...tingtong
Daniel segera pergi menemui orang yang menekan bel rumahnya.
Kemudian ia segera membuka pagarnya rumahnya.
"Permisi, ada Bina nya gak?" tanya Adzril.
"Ada" ucap kak Daniel.
"Ya udah ayo masuk" ucap kak Daniel.
Lalu Adzril dan kak Daniel segera masuk kedalam rumah.
"Silahkan duduk dulu" ucap kak Daniel.
Lalu Adzril segera duduk di sofa.
Kemudian kak Daniel segera pergi menuju kamar Bina.
"Dek" panggil kak Daniel.
"Apa, kak?" tanya Bina.
"Ada temen luh" ucap kak Daniel.
"Oh iya, kak" ucap Bina.
Lalu Bina segera mengambil tas dan handphone nya.
"Kak, Bina ijin keluar ya sama Adzril" ucap Bina.
"Mau kemana?" tanya kak Daniel.
"Mau beli kado lagi buat Arka" jawab Bina.
"Oh ya udah" ucap kak Daniel.
Lalu Bina segera pergi menghampiri Adzril.
"Adzril ayo" ucap Bina.
Lalu Bina dan Adzril segera pergi membeli kado untuk Arka.
(Di perjalanan)
"Na" panggil Adzril.
"Apaan?" tanya Bina.
"Kadonya sepatu, topi, sama foto kalian berdua aja. Soalnya kalau mau pesen baju yang ada foto Arka nya, tempat sablon bajunya terlalu jauh" ucap Adzril.
"Oh ya udah gak usah aja" ucap Bina.
"Jadi kita mau beli apa dulu nih?" tanya Adzril.
"Beli sepatu dulu aja" ucap Bina.
"Oke" ucap Adzril.
Lalu Adzril segera melajukan mobilnya menuju toko sepatu.
Setelah sampai, mereka berdua segera masuk kedalam toko sepatu.
"Luh tahu gak ukuran sepatu Arka?" tanya Adzril.
"Tahu" ucap Bina.
"Ya udah gue lihat-lihat kesana dulu ya, soalnya gue juga mau beli sepatu" ucap Adzril.
"Oh iya" ucap Bina.
Lalu Adzril segera pergi mencari sepatu yang ingin dia beli.
"Yang mana ya" batin Bina.
Bina berniat mengambil sepatu yang berwarna hitam namun tiba-tiba sepatu tersebut diambil seseorang.
Sontak Bina langsung melihat kearah orang itu.
"Bella" batin Bina.
"Eh ada luh" ucap Bella.
"Kesini bareng selingkuhan ya?" ucap Bella.
Bina segera pergi tanpa memperdulikan perkataan Bella.
Lalu Bina segera menghampiri Adzril.
"Udah dapet belum sepatunya?" tanya Adzril.
__ADS_1
"Belum" ucap Bina.
"Kasih sepatu ini aja" ucap Adzril sambil tertawa.
"Mana mungkin cowok mau pake warna pink" ucap Bina.
"Ini bagus gak?" tanya Bina.
"Bagus" ucap Adzril.
"Mbak" panggil Bina.
Lalu pegawai toko tersebut langsung menghampiri Bina.
"Iya ada apa?"
"Ada ukuran 42 gak?" tanya Bina.
"Ada, bentar ya saya cariin dulu"
"Oh iya" ucap Bina.
Lalu pegawai toko tersebut langsung pergi mencari sepatu dengan ukuran yang diinginkan Bina.
"Na" panggil Adzril.
"Apa?" tanya Bina.
"Bagusan yang ini atau yang ini?" tanya Adzril.
"Bagusan yang sebelah kanan" ucap Bina.
"Oke deh, gue beli yang ini aja" ucap Adzril sambil memilih sepatu yang berada ditangan kirinya.
"Terus ngapain nanya kalau ujung-ujungnya milih yang itu" ucap Bina.
Lalu Adzril langsung tertawa kecil.
"Soalnya gue lebih suka warna hijau dibandingkan warna merah" ucap Adzril.
"Kak, ini sepatu nya" ucap pegawai toko tersebut.
"Oh iya, saya beli yang ini aja ya mbak" ucap Bina.
"Oh iya, mbak! saya beli yang ini ya" ucap Adzril.
"Oh iya, nanti tinggal bayar dikasir aja ya" ucap pegawai toko tersebut sambil memberikan nota pembelian sepatu kepada Bina dan Adzril.
Lalu pegawai toko tersebut langsung membawa sepatu Bina dan Adzril.
Setelah selesai membayar, mereka berdua segera pergi menuju parkiran.
"Udah ini, mau beli apa lagi?" tanya Bina.
"Beli topi" ucap Adzril.
"Ya udah ayo cepet masuk" ucap Adzril.
Lalu Bina segera masuk kedalam mobil Adzril.
Kemudian Adzril segera melajukan mobilnya menuju toko yang menjual topi dan aksesoris lainnya.
Setelah sampai, mereka segera turun dari mobil. Kemudian mereka berdua segera masuk kedalam toko tersebut.
"Ih lucu banget" ucap Bina.
"Coba pake deh" ucap Adzril sambil memakaikan bando bunga ke kepala Bina.
"Cantik banget" ucap Adzril.
"Makasih" ucap Bina.
"Bando nya bukan luh nya" ucap Adzril.
Lalu Bina langsung menatap tajam kearah Adzril.
"Bercanda kok" ucap Adzril.
"Gue jadi pingin beli topi nih" ucap Adzril.
"Ya udah beli aja" ucap Bina.
"Tapi masalahnya gue jarang pake topi" ucap Adzril.
"Ya udah gak usah beli" ucap Bina.
"Tapi gue pingin beli" ucap Adzril.
"Ya udah deh terserah luh aja" ucap Bina sedikit kesal.
"Luh mau beli topi yang mana buat Arka?" tanya Adzril.
"Yang ini aja" ucap Bina.
__ADS_1
"Perasaan luh beli yang warna hitam mulu deh" ucap Adzril.
"Soalnya kan Arka suka warna hitam" ucap Bina.
"Oh pantes aja" ucap Adzril.
"Oh iya, luh jadi gak beli topi nya?" tanya Bina.
"Enggak jadi deh, soalnya jarang dipakai" ucap Adzril.
"Ya udah kalau gitu gue ke kasir dulu ya mau bayar topi nya" ucap Bina.
"Oh iya, kalau gitu gue tunggu di parkiran ya" ucap Adzril.
"Iya" ucap Bina.
Lalu Adzril segera pergi menuju parkiran. Sedangkan Bina, ia segera pergi ke kasir untuk membayar topi yang ia beli.
Setelah selesai membayar, Bina segera pergi menuju parkiran.
Setelah sampai di parkiran, Bina segera masuk kedalam mobil Adzril.
"Berarti kita tinggal cetak foto" ucap Adzril.
"Udah aja deh, jangan cetak foto" ucap Bina.
"Loh kenapa jangan?" tanya Adzril.
"Gue malu kalau kasih foto gue sama Arka" ucap Bina.
"Kenapa mesti malu? lagian Arka pasti seneng kok kalau luh kasih foto" ucap Adzril.
"Tapi kan dia juga pasti punya foto gue yang bareng dia di handphone nya" ucap Bina.
"Kan itu di handphone" ucap Adzril.
"Lagian luh kan mau kasih kadonya foto yang pakai pigura, jadi kan fotonya bisa dipajang sama dia di kamarnya" ucap Adzril.
"Ya udah deh terserah luh aja" ucap Bina.
Lalu Adzril segera melajukan mobilnya menuju tempat cetak foto.
Setelah sampai di tempat cetak foto, mereka berdua segera turun dari mobil dan langsung masuk ke tempat tersebut.
"Kak, mau cetak foto" ucap Bina.
"Ya udah kirim dulu fotonya"
Lalu Bina segera mengirimkan foto melalui bluetooth.
"Mau ukuran berapa?"
"10r" ucap Bina.
Kemudian orang tersebut segera mencetak foto tersebut.
Setelah selesai mencetak foto, orang itu langsung memberikan foto tersebut kepada Bina.
"Sama beli piguranya juga" ucap Bina.
Lalu orang itu langsung memberikan pigura dengan ukuran yang sama dengan foto tersebut.
"Mau langsung dimasukin?"
"Iya" ucap Bina.
Lalu orang itu langsung memasukan foto nya kedalam pigura.
Setelah itu Bina segera membayar foto dan pigura tersebut.
Setelah selesai membayar, Bina dan Adzril segera pergi menuju parkiran. Lalu mereka berdua segera masuk kedalam mobil.
"Udah beli kertas kadonya belum?" tanya Adzril.
"Udah" ucap Bina.
"Ya udah berarti kita pulang nih?" tanya Adzril memastikan.
"Iya lah" ucap Bina.
"Mau makan dulu gak?" tanya Adzril.
"Enggak" ucap Bina.
"Oh iya, makasih ya udah mau anterin gue beli kado" ucap Bina.
"Iya sama-sama" ucap Adzril.
Lalu Adzril segera melajukan mobilnya menuju rumah Bina.
"Oh iya, cowok yang tadi di rumah luh itu kakak luh ya?" tanya Adzril.
"Iya" ucap Bina.
__ADS_1
"Terus orang tua luh kemana? kok rumahnya tadi sepi banget" ucap Adzril.
"Orang tua gue udah meninggal" ucap Bina.