Prince Of School

Prince Of School
Episode 199


__ADS_3

Tok...tok...tok


Arka berniat untuk membuka pintu, namun dicegah oleh Bina.


"Biar aku aja yang buka pintunya" ucap Bina.


Lalu Bina segera membuka pintu rumah Arka.


Pada saat dibuka, ternyata orang yang mengetuk pintu itu adalah Bella.


"Luh ngapain disini? bukannya luh sama Arka putus ya?" tanya Bella.


"Kita udah balikan lagi" ucap Bina.


"Siapa, Na?" ucap Arka.


Lalu Arka segera pergi menghampiri Bina.


"Bella" gumam Arka.


"Ngapain kesini?" tanya Arka.


"Gue mau cari barang gue, soalnya waktu itu kayaknya ketinggalan di rumah luh pas acara ulang tahun luh" ucap Bella.


"Cincin bukan?" tanya Arka.


"Iya" ucap Bella.


"Luh ceroboh banget sih, pake nyimpen di kamar mandi segala" ucap Arka.


"Iya maaf. Soalnya gue kalau cuci tangan, cincinnya suka dilepas" ucap Bella.


"Ya udah luh tunggu dulu ya, gue mau ambil cincinnya" ucap Arka.


"Arka" panggil Bella.


Lalu Arka langsung menoleh kearah Bella.


"Luh kenapa, Ka?" tanya Bella saat melihat tangan dan kaki Arka.


"Gue malem tadi kecelakaan" ucap Arka.


"Semoga cepet sembuh ya" ucap Bella.


"Iya, makasih" ucap Arka.


"Ya udah gue ambil cincin luh dulu ya" ucap Arka.


"Iya" ucap Bella.


"Ka, aku ikut" ucap Bina.


"Ya udah ayo" ucap Arka.


Bina dengan sengaja menggenggam tangan Arka agar Bella cemburu.


Setelah mengambil cincin, Arka dan Bina segera kembali menghampiri Bella.


"Nih, Bel" ucap Arka sambil memberikan cincin milik Bella.


"Makasih, Ka" ucap Bella.


"Ya udah kalau gitu gue pulang dulu ya" ucap Bella.


"Iya" ucap Arka.


Lalu Bella segera pergi.


Setelah Bella pergi, Bina langsung melepaskan genggamannya.


"Loh kenapa dilepas?" tanya Arka.


"Aku tadi sengaja pegang tangan kamu, biar Bella cemburu" ucap Bina.


Lalu Arka segera menutup pintu rumahnya.


Kemudian mereka berdua segera duduk di sofa sambil menonton televisi.


"Ih lucu banget" ucap Bina saat menonton acara televisi.


"Makasih" ucap Arka.


"Bukan kamu, tapi kelinci itu" tunjuk Bina pada layar televisi.


"Kamu mau kelinci?" tanya Arka.


"Mau" ucap Bina.


"Ya udah nanti aku beliin" ucap Arka.


"Eh jangan deh! soalnya aku males ngerawatnya" ucap Bina.


"Oh iya! katanya kamu mau cat rambut ya, Ka?" tanya Bina.


"Enggak ah! gak jadi" ucap Arka.

__ADS_1


"Yah padahal tadinya aku pingin cat rambut bareng kamu" ucap Bina.


"Kamu mau cat rambut?" tanya Arka.


"Iya pingin" ucap Bina.


"Jangan! udah bagus warna hitam" ucap Arka.


"Tapi aku pingin cat rambut" ucap Bina.


"Emang pingin cat rambut warna apa sih?" tanya Arka.


"Warna pink" ucap Bina.


Lalu Arka langsung tertawa karena mendengar ucapan Bina.


"Kenapa ketawa? lucu tahu warna pink" ucap Bina.


"Perasaan kamu serba pink mulu deh" ucap Arka.


"Kan itu warna favorit aku" ucap Bina.


"Udah jangan diwarnain, nanti takutnya kamu dipanggil guru BK" ucap Arka.


"Kan sekarang libur panjang, jadi gak bakal dimarahin sama guru" ucap Bina.


"Tapi kan hari Senin nya kamu ambil raport, jadi pasti kamu bakal ditegur sama guru" ucap Arka.


"Eh iya juga ya" ucap Bina.


"Menurut kamu, aku lebih cocok rambut panjang atau rambut pendek?" tanya Bina.


Lalu Arka segera melihat kearah Bina. Kemudian Arka segera memegang rambut Bina sambil menarik rambutnya sedikit keatas agar kelihatan pendek.


"Cocok dua-duanya kok" ucap Arka.


"Yang lebih cocok yang mana?" tanya Bina.


"Aku gak bisa milih, soalnya aku takut salah ngasih saran" ucap Arka.


"Ya udah gak jadi potong rambut deh" ucap Bina.


"Oh iya, Na! kamu diajarin naik motor sama siapa?" tanya Arka.


"Diajarin kak Daniel sama Julian" ucap Bina.


"Oh sama Julian juga" ucap Arka.


"Iya" ucap Bina.


"Ayo" ucap Bina.


"Tapi nontonnya di handphone kamu aja" ucap Arka.


"Oh ya udah mau nonton apa?" tanya Bina.


"Nonton film hantu aja" ucap Arka.


Lalu Bina segera membuka aplikasi Yout*be.


"Nih, cari aja filmnya sama kamu" ucap Bina sambil memberikan ponselnya kepada Arka.


Lalu Arka segera mencari film hantu di aplikasi tersebut.


"Yang ini aja ya" ucap Arka.


"Terserah kamu" ucap Bina.


Lalu Arka segera memutarkan film tersebut.


"Kamu deketan sini, biar kelihatan" ucap Arka.


Lalu Bina segera mendekat kearah Arka.


Setelah itu, mereka berdua menonton film tersebut.


"Aaaa" teriak Bina sambil menutup matanya.


Arka hanya tertawa kecil saat melihat Bina.


"Hantu nya pasti ngikutin dia dari belakang deh" ucap Arka.


"Kata siapa?" tanya Bina.


"Lihat aja" ucap Arka.


Bina langsung menutup matanya dengan tangannya karena takut hantunya muncul.


"Masa lagi nonton tapi mata nya ditutup sih" ucap Arka.


"Soalnya takut muncul hantunya" ucap Bina.


Lalu Arka langsung melihat kearah belakang.


Sontak Bina langsung melihat Arka yang sedang melihat kearah belakang.

__ADS_1


"Kenapa, Ka?" tanya Bina sedikit takut.


"Kamu denger suara gak?" tanya Arka.


"Suara apa?" tanya Bina.


"Suara kayak ketukan pintu gitu, tapi dari arah belakang" ucap Arka menakut-nakuti Bina.


"Enggak ada suara kayak gitu kok" ucap Bina.


"Serius tadi ada yang ngetuk" bohong Arka dengan memasang muka yang serius.


Lalu Bina langsung merangkul tangan Arka.


"Jangan nakutin" ucap Bina ketakutan.


"Aku gak nakutin kamu" ucap Arka sambil berusaha menahan tawanya.


"Shuttt" ucap Arka.


"Kenapa lagi?" tanya Bina yang masih merangkul tangan Arka.


"Kamu denger suara langkah kaki gak?" tanya Arka.


"Udah jangan nakut-nakutin, nanti aku pulang nih" ucap Bina.


"Eh jangan dong!" ucap Arka.


"Makanya jangan nakutin" ucap Bina.


"Iya gak bakal nakut-nakutin kok" ucap Arka.


Tiba-tiba rintik hujan mulai berjatuhan.


"Kok hujan sih" ucap Bina.


"Emang kalau hujan kenapa?" tanya Arka.


"Kan tadinya aku mau pulang" ucap Bina.


"Udah kamu disini aja. Pulangnya kan bisa nanti sore" ucap Arka.


"Kalau sorenya masih hujan gimana?" tanya Bina.


"Berarti pulangnya malem" ucap Arka.


"Kalau malemnya masih hujan gimana?" tanya Bina.


"Ya udah nginep aja" ucap Arka.


"Tapi kan besok aku harus ke sekolah, kan mau ngambil raport" ucap Bina.


"Bukannya jam 9 ya ambil raport nya?" tanya Arka.


"Iya, emang jam 9" ucap Bina.


"Ya udah kalau gitu nanti kamu pulang nya jam 6 pagi aja" ucap Arka.


"Enggak mau ah!" ucap Bina.


"Nanti aja sore pulangnya" ucap Bina.


"Yakin nanti sore hujannya udah reda?" tanya Arka.


"Ya gak tahu lah" ucap Bina.


"Oh iya, nonton film hantu nya mau dilanjut gak?" tanya Arka.


"Enggak ah, bosen!" ucap Bina.


"Bosen atau takut?" tanya Arka.


"Takut sih sebenernya" ucap Bina terus terang.


"Ya udah nih handphone nya" ucap Arka sambil memberikan ponsel kepada Bina.


Lalu Bina segera mengambil ponselnya.


"Terus kita mau ngapain dong?" tanya Bina.


"Main game yuk" ucap Arka.


"Game apa?" tanya Bina.


"PUBG" ucap Arka.


"Aku gak bisa mainnya" ucap Bina.


"Nanti kan aku ajarin" ucap Arka.


"Ya udah aku download dulu deh game nya" ucap Bina sambil mendownload permainan tersebut.


"Kalau gitu aku ke kamar dulu ya mau ambil handphone aku" ucap Arka.


"Iya" ucap Bina.

__ADS_1


Lalu Arka segera pergi menuju kamarnya untuk mengambil ponsel.


__ADS_2