
Keesokan harinya.
* Sekolah.
Semuanya siswa dan siswi SMA Mutiara pun berkumpul di lapangan.
"Selamat pagi semuanya!" seru kak Fauzi.
"Pagi!!!" teriak semuanya.
"Hari ini merupakan pengumuman bagi kelas-kelas yang mendapatkan juara atas perlombaan futsal dan basket" ucap kak Fauzi
"Untuk itu silahkan kepada perwakilan kelas XI MIPA 3 dan XII MIPA 4 untuk segera naik keatas panggung" ucap kak Fauzi.
Raihan dan Nafizha pun segera naik keatas panggung.
"Dan untuk pemenang lomba futsal yaitu kelas XII MIPA 5 dan XI MIPA 1 silahkan kepada perwakilannya untuk naik keatas panggung" ucap kak Fauzi.
Kak Chandra dan Putri pun segera naik keatas panggung.
Lalu kak Fauzi pun memberikan piala dan hadiah kepada semua pemenang.
Kemudian kak Fauzi dan semua perwakilan pemenang pun berfoto bersama.
Setelah itu, semua perwakilan pemenang pun turun dari panggung karena telah mendapatkan piala dan hadiahnya.
"Oke selanjutnya, kita akan mengadakan acara dadakan yaitu bernyanyi. Bagi yang minat, silahkan naik keatas panggung" ucap kak Fauzi.
"Na, ayo!" ajak Arka.
"Na, luh mau nyanyi sama Arka?" sahut Ririn.
Bina pun hanya mengangguk.
"Ka, aku deg-degan nih" ucap Bina.
"Santai aja, Na! kamu tarik nafas dulu lalu buang" ucap Arka.
"Aku deg-degan bukannya mau ngelahirin" ucap Bina.
"Yaudah, pegang tangan aku biar gak deg-degan" ucap Arka.
"Ngapain pegang tangan kamu, kan kita gak bakal nyebrang jalan" ucap Arka.
"Serba salah gue" batin Arka.
"Yaudah ayo!" ucap Arka.
"Bentar, aku mau minum dulu" ucap Bina.
Bina pun segera meminum air mineral miliknya.
"Apakah ada yang mau nyanyi?" tanya kak Fauzi lagi.
Arka pun mengangkat tangannya.
"Oh ada ternyata" ucap kak Fauzi
"Yaudah silahkan naik keatas panggung" ucap kak Fauzi.
"Ayo, Na!" ucap Arka sambil memegang tangan Bina.
Semua siswi pun iri karena Arka akan nyanyi bersama Bina.
"Wow! ternyata bernyanyi bersama sang pacar" ucap Fauzi, padahal ia sebelumnya mengetahui bahwa Bina dan Arka bakal nyanyi.
Arka dan Bina pun naik keatas panggung.
__ADS_1
Kak Fauzi pun langsung memberikan mic kepada Arka dan Bina.
"Kalian mau nyanyi apa?" tanya kak Fauzi yang berpura-pura tidak tahu.
"Terlukis indah dari Rizky Febian dan Ziva Magnolya" ucap Arka dan Bina bersamaan.
"Oke" ucap kak Fauzi.
Fauzi pun turun dari panggung.
Instrumen lagu pun disetelkan.
"Semenjak pertama ku jumpa dengannya
Ada rasa yang berbeda" Arka pun menatap Bina dengan tulus sambil memberikan senyuman kepadanya.
"Kutatap wajahmu tanpa ragu-ragu, ku mulai tersipu" Bina pun bernyanyi sambil menatap Arka sambil tersenyum.
"Oh, inilah. Cinta pertama bagi diri ini" Arka & Bina.
"Takkan ada yang bisa mengganti, semua rasa ini padamu"
"Ku mulai merasakan rasa cinta, cinta yang tumbuh di setiap saat"
"Kulukis sebuah kisah yang nyata, agar semua tak berakhir"
"Kini kita bersama dan mulai semuanya, dan yakinkan hati kita berdua"
"Oh, inilah. Cinta pertama bagi diri ini"
"Takkan ada yang bisa mengganti, semua rasa ini padamu"
"Ku mulai merasakan rasa cinta, cinta yang tumbuh di setiap saat"
"Kulukis sebuah kisah yang nyata, agar semua tak berakhir"
"Ku mulai merasakan rasa cinta, cinta yang tumbuh di setiap saat"
"Ku yakin kau tahu, bahwa kau segalanya"
"Ku pun merasa, berjanjilah, berjanjilah pada diriku, tuk selamanya, selamanya"
"Ku mulai merasakan rasa cinta, cinta yang tumbuh di setiap saat"
"Kulukis sebuah kisah yang nyata, agar semua tak berakhir"
"Semua kisah terlukis indah, kau dan aku akan selalu menyatu"
"Dan yakinkan hati kita berdua, semua kisah terlukis indah"
"Kau dan aku akan selalu menyatu, dan yakinkan hati kita berdua"
Mereka berdua pun selesai menyanyikan lagu tersebut. Lalu kak Fauzi pun segera naik keatas panggung lagi.
"Mana tepuk tangannya!!!" seru kak Fauzi.
Semua siswa dan siswi SMA Mutiara pun langsung bertepuk tangan untuk Bina dan Arka.
"Sebelum turun dari panggung, gue mau nanya dong sama kalian berdua" ucap kak Fauzi.
"Mau nanya apa?" tanya Bina dan Arka.
"Kalian udah berapa bulan pacaran?" tanya kak Fauzi.
"3 Bulan" ucap Bina dan Arka.
"Tapi putus nyambung" ucap Arka lagi.
__ADS_1
"Kenapa tuh bisa putus nyambung?" tanya kak Fauzi sambil menahan tawa.
"Karena pacar gue suka cemburu kalau gue deket cewek lain" ucap Arka berbohong.
Bina pun langsung menatap Arka dengan tatapan tak terima.
"Bukannya luh ya yang cemburuan" sahut kak Fauzi.
"Iya, bener Arka yang cemburuan" sahut Bina.
"Kita itu pernah putus karena kesalahan pahaman doang" ucap Bina.
"Ngomong-ngomong diantara kalian, siapa yang suka duluan?" tanya kak Fauzi, padahal ia mengetahui bahwa Arka yang menyukai Bina duluan.
"Arka" ucap Bina.
"Bina" ucap Arka.
"Wah! beda-beda ya jawabannya" ucap kak Fauzi sambil tersenyum.
"Gue ada pertanyaan buat Arka" ucap kak Fauzi.
"Gimana tanggapan luh, saat orang menjuluki luh sebagai pangeran SMA Mutiara?" tanya kak Fauzi.
"Gue juga gak tahu harus nanggapinnya kayak gimana, soalnya gue juga bingung kenapa orang-orang manggil gue Prince SMA Mutiara" ucap Arka.
"Menurut Bina, kenapa Arka dijuluki sebagai Prince SMA Mutiara?" tanya kak Fauzi kepada Bina.
"Hmm...mungkin karena Arka ketua basket" ucap Bina asal.
"Tapi kenapa Robi gak disebut Prince? padahal kan dia juga ketua futsal" ucap kak Fauzi.
"Anjir! ngapain jadi bawa-bawa gue" ucap Robi yang sedang duduk dipinggir lapangan.
"Mungkin karena Robi gak terlalu tinggi" ucap Bina dengan polos.
Semua siswa dan siswi SMA Mutiara pun tertawa akibat ucapan Bina.
"Ngapain luh pada ketawa" ucap Robi kepada Raihan, Ardan, Chandra dan Kevin.
"si Bina lucu, anjir!" ucap Ardan.
"Lucu pala luh" sahut Robi.
"Bina jadi ketularan Arka deh, jadi sama-sama savage omongannya" ucap Kevin sambil tertawa.
Setelah berbincang-bincang diatas panggung, Arka dan Bina pun langsung turun dari panggung.
Lalu kita berdua pun segera menghampiri anak-anak Stray Squad yang lain.
"Luh malu-maluin gue tahu gak" ucap Robi.
"Kan cuma ngejawab pertanyaan dari kak Fauzi" ucap Bina.
"Lagian kan emang bener luh sama Arka lebih tinggian Arka" ucap Ardan.
"Oh iya, Dan! Gimana, gue berhasil gak?" tanya Bina.
"Berhasil" ucap Ardan.
"Berhasil apanya?" tanya anak-anak Stray Squad yang lain.
"Kepo luh semua" ucap Ardan.
"Berhasil apa, Na?" tanya Arka kepada Bina.
"Aku gak bisa ngasih tahu ke kamu" ucap Bina sambil tersenyum.
__ADS_1
"Apaan sih, main rahasia-rahasia segala" kesal Arka.
Bina pun tersenyum karena melihat raut wajah Arka yang sedang kesal karena penasaran dengan ucapannya dan Ardan tadi.