
Akhirnya bis pun sampai di sekolah, Lalu semua orang yang berada didalam bis pun langsung turun.
"Bina" panggil Ririn dan Fanny sambil menghampiri Bina dan Arka.
"Ka, aku pulang duluan ya" ucap Bina mengalihkan pembicaraan.
"Na, maafin kita" ucap Fanny.
Bina pun langsung pergi tanpa menjawab ucapan mereka berdua.
"Ka, bantuin dong biar Bina gak marah lagi sama kita" ucap Ririn.
"Ya udah nanti gue mau bujuk Bina, supaya dia maafin kalian" ucap Arka.
"Makasih, Ka" ucap Ririn dan Fanny bersamaan.
Lalu Arka pun segera menyusul Bina dan untungnya Bina masih ada didepan gerbang sekolah.
"Na" panggil Arka sambil menghampiri Bina.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Pulang naik apa?" tanya Arka.
"Naik grab" ucap Bina.
"Udah pesan?" tanya Arka.
"Udah, ini lagi diperjalanan mau kesini kok" ucap Bina.
"Oh iya nanti sore, aku ke rumah kamu" ucap Arka.
"Mau ngapain?" tanya Bina.
"Mau main" ucap Arka.
"Tapi aku gak mau main keluar, soalnya aku capek. Emangnya kamu gak capek gitu?" tanya Bina.
"Enggak capek kok, lagian aku tuh mau mainnya di rumah kamu, bukan main diluar" ucap Arka.
"Oh di rumah aku" ucap Bina.
"Iya, soalnya aku udah lama gak ketemu orang tua kamu" ucap Arka.
"Jadi kamu ke rumah buat ketemu orang tua aku?" tanya Bina.
"Ya ketemu kamu lah" ucap Arka.
"Oh iya, Ka! kak Putra gimana kabarnya?" tanya Bina.
"Kenapa nanyain kak Putra?" heran Arka.
"Ya aku pingin tahu aja kabarnya, soalnya aku kan udah lama gak main ke rumah" ucap Bina.
"Dia baik-baik aja kok, tapi kadang-kadang jadi gila" ucap Arka sambil tertawa.
"Ih dasar adik gak ada akhlak" ucap Bina sambil tertawa.
"Permisi, neng yang pesen grab bukan?" tanya bapak itu.
"Iya" ucap Bina.
"Ka, aku pulang duluan ya" kata Bina.
"Iya" ucap Arka.
"Pak, hati-hati ya bawa motornya. Soalnya dia tuan putri, jadi bapak harus antar dia dengan selamat menuju istananya" ucap Arka.
"Apaan sih, Ka" ucap Bina sedikit malu.
"Iya, siap! saya bakal antar sampai tujuan" ucap bapak itu.
Lalu Bina pun segera menaiki motor.
Kemudian bapak tersebut melajukan motornya menuju rumah Bina.
****
__ADS_1
Setelah sampai di rumah, Bina pun segera turun dari motor dan langsung membayar ongkos grab tersebut.
Setelah itu, Bina pun segera masuk kedalam rumahnya. Dan ia pun segera duduk disamping kakaknya.
"Kemana aja luh?" tanya kak Daniel yang sedang menonton Spongebob.
"Habis camping lah" kata Bina.
"Gue kira luh gak bakal balik ke rumah. Padahal nyaman banget kalau gak ada luh di rumah" ucap kak Daniel.
"Udah deh, Kak! jangan membuat Bina emosi" ucap Bina sedikit kesal.
"Luh pasti gak mandi kan disana?" tanya kak Daniel.
"Mandi lah" ucap Bina.
"Emang ada kamar mandi disana?" tanya kak Daniel.
"Ada lah" ucap Bina.
"Kak, mamah mana?" tanya Bina.
"Lagi di toko kue lah" ucap kak Daniel.
"Didapur ada makanan gak?" tanya Bina.
"Ada" ucap kak Daniel.
Lalu Bina pun segera pergi menuju dapur, kemudian ia pun segera mengambil nasi goreng dan air minum, lalu setelah itu ia pun segera menghampiri kak Daniel lagi.
Lalu Bina pun segera duduk dan ia langsung memakan nasi goreng tersebut.
"Luh belum makan?" tanya kak Daniel.
"Belum" ucap Bina.
"Oh iya, kakak gak kuliah?" tanya Bina.
"Enggak" ucap kak Daniel.
"Kenapa gak kuliah?" tanya Bina.
"Tapi kelihatannya kok sehat" ucap Bina.
"Sehat apanya? luh gak lihat apa gue pake jaket kayak gini" ucap kak Daniel.
"Kirain kakak pake jaket tuh biar gaya-gayaan" ucap Bina.
"Gaya-gayaan mata mu" ucap kak Daniel.
Setelah selesai makan, Bina pun segera pergi menuju kamarnya.
Setelah sampai di kamar, Bina pun langsung menaruh tas nya dilantai.
Kemudian Bina pun membuka resleting tas nya, dan ia pun langsung mengambil bunga yang diberikan oleh seseorang pada saat di acara camping.
"Ini dari siapa sih?" ucap Bina sambil memegang bunga tersebut.
"Kirain gue, bunga ini dari Arka" gumam Bina.
Lalu Bina pun segera menaruh bunga itu diatas lemari samping tempat tidurnya. Setelah itu Bina pun segera tidur karena ia merasa kecapean.
...****...
Sore hari
Tok...tok...tok
Arka pun segera mengetuk pintu rumah Bina.
Cklek
Lalu pintu pun dibuka oleh kak Daniel.
"Kak, Bina nya ada?" tanya Arka.
"Ada di kamarnya" ucap Daniel.
__ADS_1
"Oh iya, kak! nih buat Bina, kak Daniel, tante sama om" ucap Arka sambil memberikan kantong plastik yang berisi martabak telur dan martabat manis.
"Wah banyak" ucap Daniel sambil mengambil kantong plastik tersebut.
"Makasih ya" ucap Daniel.
"Iya sama-sama, kak" ucap Arka.
"Ya udah, ayo masuk" ucap Daniel.
Akhirnya mereka berdua pun segera masuk.
"Tante sama om kemana, kak?" tanya Arka.
"Lagi kerja" ucap Daniel.
"Oh iya, Ka! Bina nya ada di kamar, luh kesana aja" ucap Daniel.
"Gak apa-apa nih Arka langsung ke kamar Bina?" tanya Arka memastikan.
"Gak apa-apa, asal luh jangan macem-macem aja sama adik gue" ucap Daniel.
"Siap, Arka gak bakal macem-macem kok" ucap Arka.
Lalu Arka pun segera menaiki tangga untuk menuju ke kamar Bina.
Setelah sampai, Arka pun langsung mengetuk pintu kamar Bina.
"Na" panggil Arka karena Bina tidak membuka pintu kamarnya.
Cklek
Akhirnya Arka pun memutuskan untuk membuka pintu kamar Bina, karena Bina tidak membuka pintu kamarnya.
"Oh ternyata lagi tidur" gumam Arka.
Lalu Arka pun melihat bunga yang berada diatas lemari, dan ia pun langsung mengambil bunga tersebut.
"Arka" ucap Bina yang baru bangun dari tidurnya.
Bina pun langsung buru-buru duduk.
"Kamu kok gak telepon aku dulu sih" ucap Bina sambil mengucek matanya.
"Ngapain harus telepon? kan tadi waktu di sekolah, aku udah bilang sama kamu" ucap Arka.
"Tapi kan harusnya telepon dulu, jadi biar aku siap-siap buat mandi dulu gitu" ucap Bina.
"Jadi kamu malu kalau kamu belum mandi?" tanya Arka sambil tersenyum.
"Ya iyalah" ucap Bina.
"Ya udah deh, aku mau mandi dulu ya" ucap Bina sambil memilih baju yang ada dilemari.
"Na" panggil Arka.
"Apa" ucap Bina sambil memilih baju yang akan digunakannya.
"Ini bunga dari siapa sih?" tanya Arka.
"Aku juga gak tahu" ucap Bina.
Setelah memilih baju dan celana, Bina pun segera masuk ke dalam kamar mandi.
20 menit kemudian
Setelah selesai mandi, Bina pun segera menghampiri Arka yang sedang menyender pada headboard.
"Kenapa?" tanya Bina karena melihat wajah Arka yang sepertinya sedang bete.
"Gak kenapa-napa" ucap Arka.
"Aku terlalu lama ya mandinya?" tanya Bina.
"Enggak kok" ucap Arka.
"Oh aku tahu, kamu bete gara-gara aku dikasih bunga sama cowok lain kan?" tanya Bina.
__ADS_1
Arka pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Bina.