
" Waktu sama Bella suka gombal ya? "-tanya Bina
" Enggak, soalnya waktu dulu itu aku cuek banget orangnya "-ucap Arka
" Cuek? Tapi kok bisa nembak Bella. Kan biasanya orang cuek itu jarang banget mengungkapkan perasaannya "-ucap Bina
" Bella yang nembak aku "-ucap Arka
" Bella yang nembak kamu? "-tanya Bina memastikan
" Iya "-ucap Arka
" Kamu pasti bohong kan? "-tanya Bina
" Serius Na "-ucap Arka
" Dia yang nyatain cinta duluan sama aku, terus aku terima aja "-ucap Arka
" Tapi pasti kamu juga suka kan sama Bella "-ucap Bina
" Iya tapi itu dulu "-ucap Arka
Bina pun terdiam.
" Kamu cemburu? "-tanya Arka
" Enggak "-ucap Bina
" Terus kenapa diam? "-tanya Arka
" Gak apa-apa "-ucap Bina
" Jangan cemburu, aku tetap sukanya sama kamu kok "-ucap Arka
" Aku gak cemburu "-ucap Bina
" Oh iya Ka, Bella itu kayak gimana sih orangnya? "-tanya Bina kepada Arka
" Sebenarnya sih Bella itu baik tapi orangnya emosian banget "-ucap Arka
" Kalau aku orangnya gimana? "-tanya Bina
" Kalau kamu itu orangnya lucu, bawel, gampang nangis "-ucap Arka
" Sifat aku yang enggak kamu suka apa? "-tanya Bina
" Enggak ada "-ucap Arka
" Ih bohong banget, pasti ada lah yang kamu gak suka "-ucap Bina
" Beneran gak ada "-ucap Arka
" Ih harus ada "-ucap Bina
Arka pun berpikir sejenak.
" Kamu itu gengsian "-ucap Arka
" Maksudnya? "-tanya Bina
" Iya gengsian, kamu itu sering cemburu tapi gak mengakui kalau kamu cemburu. Kalau cemburu mah bilang aja jangan dipendam "-ucap Arka
" Sekarang gantian aku yang nanya "-ucap Arka
" Nanya apa? "-ucap Bina
" Apa yang kamu suka dari aku? "-tanya Arka
" Yang aku suka dari kamu itu perhatiannya "-ucap Bina
" Terus apa lagi? "-tanya Arka
" Udah sih itu doang "-ucap Bina
" Cuma satu? "-ucap Arka sedikit kecewa
Bina pun hanya mengangguk
" Gak ada yang lain gitu? "-tanya Arka
" Gak ada "-ucap Bina
" Terus apa yang kamu gak suka dari aku? "-tanya Arka
" Banyak "-ucap Bina sambil tertawa
" Ih jahat banget "-ucap Arka
__ADS_1
" Bercanda "-ucap Bina
" Apa aja yang kamu gak suka? "-ucap Arka
" Yang pertama, kamu itu cemburuan banget "-ucap Bina
" Kamu juga sama "-ucap Arka
" Tapi aku gak terlalu cemburu kayak kamu "-ucap Bina
" Terus apa lagi? "-ucap Arka
" Aku itu gak suka kalau kamu lagi marah "-ucap Bina
" Kenapa emangnya? "-tanya Arka
" Aku takut kalau ngelihat kamu marah, serem banget "-ucap Bina dengan jujur
" Lah semua orang juga kalau marah emang serem. Mana ada marah yang gak serem "-ucap Arka
" Terus apa lagi? "-ucap Arka
" Udah sih segitu aja "-ucap Bina
" Katanya banyak "-ucap Arka
" Hehe "-Bina pun hanya tertawa kecil
" Oh iya besok aku tanding futsal sama kelas kamu "-ucap Arka
" Loh emang lomba basket nya udah selesai? "-tanya Bina
" Udah "-ucap Arka
" Kok cepet banget sih "-ucap Bina
" Jangan lupa besok semangatin aku ya "-ucap Arka
" Iya nanti aku semangatin kamu "-ucap Bina
" Besok aku bikinin kamu kue, biar kamu semangat mainnya "-ucap Bina lagi
" Enggak ngerepotin kamu kan? "-tanya Arka
" Enggak kok "-ucap Bina
Cklek
(Pintu pun terbuka)
Daniel pun masuk kedalam rumah dengan membawa teman-temannya.
" Dek, ini teman-teman gue yang gue ceritain waktu itu "-ucap kak Daniel
Bina pun teringat saat kak Daniel menunjukkan foto teman-temannya kepada dirinya agar Bina gak jomblo lagi.
" Oh iya kak "-ucap Bina
" Ya udah gue sama teman-teman gue ke kamar dulu ya "-ucap kak Daniel kepada Bina dan Arka
Kak Daniel dan teman-temannya pun segera ke kamar kak Daniel.
" Kakak aku pernah main kesini gak? "-tanya Arka
" Pernah, waktu acara ulang tahun aku "-ucap Bina
" Maksudnya selain itu pernah gak? "-tanya Arka
" Gak pernah, cuma sekali doang. Teman-teman kak Daniel yang tadi juga baru kali ini kesini "-ucap Bina
" Oh iya Na, aku pamit pulang dulu ya "-ucap Arka
" Iya "-ucap Bina
Bina pun mengantar Arka keluar rumah.
" Aku pulang dulu ya, Na "-ucap Arka
" Iya "
Arka pun segera melajukan motornya.
Setelah Arka pulang, Bina pun segera kembali kedalam rumah.
Lalu Bina pun segera mencuci mangkuk dan gelas yang telah ia dan Arka gunakan.
" Dek "-teriak kak Daniel dari arah kamarnya
__ADS_1
Bina pun segera menghampiri kak Daniel.
" Apa kak "-ucap Bina
" Bikinin mie sama teh manis dingin buat empat orang ya "-pinta kak Daniel
" Emangnya Bina pembantu apa "-ucap Bina dengan sedikit kesal
" Cepetan, nanti gue kasih uang jajan "-ucap kak Daniel
" Ya udah iya "-ucap Bina
Bina pun segera ke dapur untuk membuatkan mie dan teh manis dingin untuk kak Daniel dan teman-temannya.
" Oh itu adik luh, cantik juga "-ucap Yuda
" Yang tadi pacarnya? "-tanya Rizal
" Iya "-ucap Daniel
" Pacarnya juga ganteng, cocok banget sama adik luh "-ucap Wildan
" Dia adiknya Putra "-ucap Daniel
" Serius luh? "-tanya Wildan
" Iya, gue serius "
" Pantes aja wajahnya gak asing "-ucap Yuda
" Si Putra kenapa gak kesini? "-tanya Daniel
" Lagi sibuk katanya "-ucap Rizal
" Sibuk ngapain? "-tanya Daniel
" Sibuk pacaran kali "-ucap Rizal
Setelah selesai membuat mie, Bina pun segera ke kamar kak Daniel.
" Ini kak "-ucap Bina sambil memberikan mie
Kak Daniel pun mengambil mie dan membagikannya kepada teman-temannya.
" Teh manis dingin nya mana? "-tanya kak Daniel
" Masih di dapur lah Kak, masa harus Bina bawa semua. Kan tangan Bina ada dua "-ucap Bina dengan kesal
" Ya udah cepat ambilin "-ucap kak Daniel
" Iya ini juga mau diambil "-ucap Bina
Bina pun kembali ke dapur untuk mengambil teh manis dingin.
Setelah itu Bina kembali lagi ke kamar kak Daniel.
" Ini "-ucap Bina sambil memberikan teh manis dingin kepada kak Daniel dan teman-temannya.
" Makasih adikku "-ucap kak Daniel
" Iya "-ucap Bina
" Oh iya, adik gue mau kenalan katanya "-ucap Daniel berbohong
" Ih kapan Bina ngomong mau kenalan "-ucap Bina
" Bukannya waktu itu luh pingin kenalan "-ucap kak Daniel
" Enggak, waktu itu kan kakak yang tiba-tiba ngenalin teman kakak ke Bina. Bukan Bina yang pingin kenalan "-ucap Bina
" Ya udah kenalan aja kali biar nambah teman "-ucap kak Daniel
" Lagian Bina udah tahu kok nama-namanya "-ucap Bina
" Kak, Bina mau ke kamar dulu ya mau istirahat "-ucap Bina
" Ya udah sana "-ucap kak Daniel
Bina pun segera pergi ke kamar gue untuk mandi dan beristirahat.
" Kenapa ngenalin kita ke adik luh? "-tanya Rizal
" Tadinya gue mau ngejodohin salah satu diantara kalian sama adik gue "-ucap Daniel
" Tapi ternyata dia balikan lagi sama adiknya Putra "-ucap Daniel
" Emang mereka pernah putus? "-tanya Wildan
__ADS_1
" Iya pernah "-ucap Daniel