
Sore hari
Bina segera pergi menuju kamar kakaknya.
"Kak Daniel" panggil Bina.
"Iya, kenapa?" tanya kak Daniel.
"Anter Bina beli kado yuk" ucap Bina.
"Kado buat siapa?" tanya kak Daniel.
"Buat Arka" ucap Bina.
"Oh iya! kira-kira kado buat cowok apa ya, kak?" tanya Bina.
"Paling jam tangan atau enggak sepatu" ucap kak Daniel.
"Jam tangan aja kali ya" ucap Bina.
"Ya terserah luh" ucap kak Daniel.
"Ya udah anter Bina ke mall sekarang" ucap Bina.
"Bentar, gue mau ambil kunci mobil dulu" ucap kak Daniel.
Lalu kak Daniel segera mengambil kunci mobilnya.
"Ya udah ayo" ucap kak Daniel.
Lalu mereka berdua segera pergi ke mall.
...****...
Setelah sampai di parkiran mall, Bina langsung turun dari mobil.
"Kak ayo" ucap Bina.
"Luh aja yang kesana, gue tunggu disini" ucap kak Daniel.
"Awas loh kalau ninggalin" ucap Bina.
"Gak akan ninggalin kok" ucap kak Daniel.
"Ya udah Bina pergi dulu" ucap Bina.
Lalu Bina segera masuk kedalam mall tersebut. Kemudian ia segera mencari toko yang menjual jam tangan.
...****...
Tintong...tingtong
Bel rumah Arka pun berbunyi.
Kemudian kak Putra segera menemui orang yang membunyikan bel rumahnya.
"Hallo, kak" ucap Bella.
"Iya, hallo juga" ucap kak Putra.
"Arka nya ada gak, kak?" tanya Bella.
"Arka ada kok, dia lagi di kamarnya" ucap kak Putra.
"Ya udah ayo masuk" ucap kak Putra.
Lalu mereka berdua segera masuk kedalam.
"Kamu duduk dulu ya, nanti biar kak Putra yang panggilin Arka" ucap kak Putra.
"Iya, kak" ucap Bella.
Lalu kak Putra segera pergi menuju kamar Arka.
Setelah sampai, kak Putra segera membuka pintu kamar Arka.
"Woy, bangun! udah sore juga" ucap kak Putra.
"Berisik, kak!" kesal Arka.
"Tuh ada temen luh" ucap kak Putra.
__ADS_1
"Suruh kesini aja, soalnya gue lagi gak enak badan" ucap Arka.
"Ya udah" ucap kak Putra.
Lalu kak Putra segera kembali ke ruang tamu untuk menemui Bella.
"Kata Arka katanya kamu disuruh ke kamarnya, soalnya dia lagi gak enak badan" ucap kak Putra.
"Oh ya udah" ucap Bella.
"Eh, tunggu" ucap kak Putra.
"Iya kenapa, kak?" tanya Bella.
"Kamu tuh beneran temennya Arka?" tanya kak Putra.
"Iya, emang kenapa kak?" tanya Bella.
"Enggak kenapa-napa sih" ucap kak Putra.
"Ya udah kalau gitu aku ke kamar Arka dulu ya, kak" ucap Bella.
"Iya" ucap kak Putra.
Lalu Bella segera menuju kamar Arka.
Setelah sampai di kamar, Bella segera duduk di pinggir kasur Arka.
"Arka" panggil Bella.
Sontak Arka langsung membuka matanya karena kaget mendengar suara cewek dan Arka pun langsung duduk.
"Luh ngapain ke kamar gue?" tanya Arka.
"Tadi kan kata kamu katanya aku disuruh ke kamar" ucap Bella.
"Ya gue kira yang datang tuh anak-anak Stray Squad" ucap Arka.
"Oh iya, Ka! kamu kan bentar lagi ulang tahun, nanti bakal ada party gak?" tanya Bella.
"Gak" ucap Arka.
"Enggak kenapa-napa, gue cuma males aja ngadain yang kayak gituan" ucap Arka.
"Oh gitu ya" ucap Bella.
"Oh iya, kamu mau kado apa dari aku?" tanya Bella.
"Gue gak perlu kado" ucap Arka.
"Kalau gue mau kasih kado boleh gak?" tanya Bella.
"Terserah luh" ucap Arka.
"Kamu mau kado apa? nanti aku beliin buat kamu" ucap Bella.
"Terserah" ucap Arka.
"Sepatu mau gak?" tanya Bella.
"Terserah" ucap Arka.
"Ya udah nanti aku beliin sepatu buat kamu" ucap Bella.
"Oh iya, Ka! aku boleh nanya sesuatu gak sama kamu" ucap Bella.
"Mau nanya apa?" tanya Arka.
"Julian sama Bina tuh ada hubungan apa sih? kok mereka kayak deket banget" ucap Bella.
"Mereka cuma temen" jelas Arka.
"Beneran temenan?" tanya Bella.
"Iya, mereka temenan dari kecil" ucap Arka.
"Pasti salah satu diantara mereka ada yang suka deh" ucap Bella.
"Bel, luh udah kan nanya nya? kalau udah, lebih baik luh pulang deh soalnya gue pingin tidur lagi" ucap Arka sedikit kesal.
"Ya udah kalau gitu aku pulang dulu ya" ucap Bella.
__ADS_1
"Oh iya, semoga cepet sembuh" ucap Bella.
Lalu Bella segera pergi.
...****...
Setelah membeli jam tangan, Bina segera pergi ke parkiran.
Setelah sampai di parkiran, Bina langsung masuk kedalam mobil kak Daniel.
"Ayo pulang" ucap Bina.
Lalu kak Daniel pun segera melajukan mobilnya.
"Luh yakin mau kasih jam tangan doang?" tanya kak Daniel.
"Iya, emang kenapa?" tanya Bina.
"Lebih baik jangan cuma kado jam tangan doang deh" ucap kak Daniel.
"Terus sama apa lagi dong?" tanya Bina.
"Apa aja deh terserah luh, lagian masa Arka ngasih kado banyak sedangkan luh cuma kasih satu kado" ucap kak Daniel.
"Iya juga ya" ucap Bina.
"Terus Bina harus ngasih kado apa lagi, kak?" tanya Bina.
"Ya terserah luh aja, tapi sih gue saranin kasih kado yang berkesan buat Arka" ucap kak Daniel.
"Emang kado yang berkesan apaan?" tanya Bina.
"Foto" ucap kak Daniel.
"Foto Arka?" tanya Bina.
"Iya foto Arka yang bareng luh" ucap kak Daniel.
"Enggak mau ah! masa Bina ngasih foto bareng Arka yang ada nanti Arka ngira kalau Bina masih cinta lagi sama dia" ucap Bina.
"Kan emang luh masih cinta sama dia" ucap kak Daniel.
"Udah jangan dibahas, kak" ucap Bina.
"Terus ini mau beli apa lagi?" tanya kak Daniel.
"Udah aja, nanti besok Bina cari lagi kadonya" ucap Bina.
"Emang ulang tahunnya besok ya?" tanya kak Daniel.
"Bukan besok tapi lusa" ucap Bina.
"Tapi kok luh nyari kadonya sekarang, kenapa gak pas hari ulang tahunnya?" heran kak Daniel.
"Ya kalau pas hari ulang tahunnya gak bakal keburu beli kado lah, soalnya Bina kan disuruh jalan-jalan bareng Arka" ucap Bina.
"Kan beli kadonya bisa pagi" ucap kak Daniel.
"Kalau pagi sih gak bisa, soalnya kan Bina harus beres-beres rumah" ucap Bina.
"Oh iya, Arka yang ngajak luh jalan-jalan?" tanya kak Daniel.
"Bukan, kak" ucap Bina.
"Jadi temen-temen Arka tuh nyuruh Bina buat ngajak Arka jalan-jalan supaya nanti temen-temennya bisa nyiapin acara ulang tahun buat Arka" jelas Bina.
"Oh gitu, gue kira luh langsung berangkat aja gitu ke rumah Arka" ucap kak Daniel.
"Terus luh mau ajak Arka kemana?" tanya kak Daniel
"Ke cafe" ucap Bina.
"Ngapain ngajak dia ke cafe" ucap kak Daniel.
"Terus harus ngajak kemana dong?" tanya Bina.
"Ke tempat lain aja" ucap kak Daniel.
"Ke tempat lain tuh kemana?" tanya Bina.
"Ke taman" ucap kak Daniel.
__ADS_1