Prince Of School

Prince Of School
Episode 71


__ADS_3

"Gimana, Ka? Bella mau gak?" tanya Bina.


"Dia gak mau, katanya dia pingin sendiri dulu" ucap Arka.


"Oh gitu ya" ucap Bina.


"Yaudah kamu tidur sana, udah malem juga" ucap Arka.


"Iya, aku tidur ucap Bina.


Bina pun segera mematikan panggilan teleponnya.


Setelah itu, Bina pun segera tidur.


...****...


Bina pun terbangun dikarenakan sinar matahari yang menyorot kearahnya.


Bina pun melihat kesamping dan ternyata Ririn tidak ada di sampingnya.


Akhirnya Bina pun segera mandi, setelah mandi ia pun segera memakai t-shirt dan celana panjang berwarna hitam.


Setelah itu ia pun segera pergi ke ruang makan.


Sesampainya di ruang makan, Bina pun langsung duduk dikursi.


"Ririn kemana, mah?" tanya Bina.


"Dia udah pulang ke rumahnya" ucap mamah.


"Oh gitu" ucap Bina.


Bina pun segera memakan makanan yang dibuat oleh mamah.


"Kata papah, malam kamu jalan-jalan ya sama Arka?" tanya mamah.


"Iya mah" ucap Bina.


"Kamu gimana sih, kan kamu baru sembuh dari sakit" ucap mamah.


"Bukannya kata luh mau makan bareng-bareng ya?" tanya kak Daniel.


"Iya, tapi setelah makan-makan, aku sama Arka langsung pergi jalan-jalan" ucap Bina.


"Lagian Arka ngapain sih ngajakin luh jalan-jalan kan dia tahu luh baru sembuh sakit" ucap kak Daniel.


"Bukan Arka yang ngajak, tapi aku yang ngajak dia jalan-jalan" ucap Bina.


"Oh jadi luh yang ngajak" ucap kak Daniel.


"Oh iya, kak! kakak udah baikan belum sama kak Sarah?" tanya Bina.


"Udah" ucap kak Daniel.


"Kamu berantem sama Sarah?" tanya papah.


"Iya, tapi udah baikan kok" ucap kak Daniel.


"Berantem kenapa?" tanya mamah.


"Kak Daniel nya cemburu kalau kak Sarah Deket sama cowok lain" sahut Bina.


"Ngapain cemburu, Niel? masa kamu cemburuan sih jadi cowok" ucap mamah.


"Ya wajar lah mah, kan aku cinta sama Sarah" ucap Daniel.


"Cemburu sih boleh, tapi jangan sampe berantem juga" ucap mamah.


Daniel pun langsung terdiam karena mendengar nasihat dari mamahnya.


"Mah, pah! aku mau mau ke rumah Julian dulu ya" ucap Bina.


"Mau ngapain?" tanya mamah.


"Mau ngebahas tentang kerja kelompok" ucap Bina.


Bina pun segera mencuci piring bekas makannya, lalu setelah itu Bina pun langsung pergi ke rumah Julian.


Setelah sampai di rumah Julian, Bina pun segera menekan bel rumahnya.

__ADS_1


Setelah itu asisten rumah tangga Julian pun menghampiri Bina.


"Mau ketemu Julian ya?" tanya asisten rumah tangga tersebut.


"Iya, Julian nya ada?" tanya Bina.


"Ada, yaudah silahkan masuk"


Bina pun segera masuk kedalam rumahnya Julian.


"Duduk dulu! nanti bibi panggilkan Julian nya"


Bina pun langsung menuruti perkataan asisten rumah tangga tersebut.


Pembantu itu pun segera pergi menuju kamarnya Julian.


Setelah itu Julian pun segera menghampiri Bina yang berada di ruang tamu.


"Luh udah sembuh?" tanya Julian sambil duduk disebelah Bina.


"Udah" kata Bina.


"Luh mau apa kesini?" tanya Julian.


"Gue mau ngebahas tentang kerja kelompok prakarya" ucap Bina.


"Oh tugas prakarya" ucap Julian.


"Nih minum dulu non, den" ucap pembantu tersebut sambil memberikan jus jeruk.


"Makasih, bi" ucap Bina dan Julian bersamaan.


Lalu pembantu itu pun segera pergi setelah memberikan minuman kepada Bina dan Julian.


"Jadi kita mau bikin apa?" tanya Bina.


"Kalau aku sih terserah kamu aja" ucap Julian.


"Hmm... gimana kalau kita bikin vas bunga dari botol bekas" usul Bina.


"Boleh" ucap Julian.


"Ada kok, kamu butuhnya yang botol kaca atau plastik?" tanya Julian.


"Botol plastik" ucap Bina.


"Yaudah aku ambil dulu ya" ucap Julian.


Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Julian.


Julian pun segera pergi untuk mengambil botol plastik bekas. Sedangkan Bina pergi keluar untuk mencari batu-batu kecil.


Setelah mengambil botol plastik bekas, Julian pun segera kembali ke ruang tamu untuk menemui Bina.


"Loh kok dia gak ada" gumam Julian.


"Bi, Bina kemana ya?" tanya Julian.


"Tadi dia keluar"


Julian pun segera keluar rumah untuk mencari Bina.


Akhirnya Julian pun menemukan Bina yang sedang berjongkok memungut batu-batu kecil.


"Luh lagi apa?" tanya Julian sambil tersenyum.


"Lagi mungutin batu-batu kecil" ucap Bina.


"Buat apa?" tanya Julian.


"Buat hiasan, nanti kan batu-batu ini kita warnai dengan bermacam-macam warna" ucap Bina.


"Mau aku bantuin gak?" tanya Julian.


"Gak usah, udah cukup kok segini" ucap Bina.


Setelah itu mereka berdua pun segera kembali kedalam rumah.


"Kamu punya krayon gak?" tanya Bina.

__ADS_1


"Punya" kata Julian.


"Yaudah aku ambilin ya" ucap Julian.


"Jul, bentar!" panggil Bina.


"Kenapa?" tanya Julian.


"Kalau sedotan punya gak?" tanya Bina.


"Ada, didapur" ucap Julian.


"Oh yaudah kamu ambil aja krayon nya, nanti biar aku aja yang ambil sedotan nya" ucap Bina.


"Kamu tahu tempat nya dimana?" tanya Julian.


"Enggak, nanti aku tanya bibi aja" ucap Bina.


"Oh yaudah" ucap Julian.


Julian pun segera pergi ke kamarnya untuk mengambil krayon, sedangkan Bina pergi ke dapur untuk mengambil sedotan.


Setelah itu mereka berdua pun kembali ke ruang tamu.


"Itu sedotannya buat apa?" tanya Julian.


"Buat dijadiin bunga" ucap Bina.


"Emang bisa dijadiin bunga?" tanya Julian ragu.


"Bisa lah" ucap Bina.


"Jul, kamu warnain batu-batu nya" perintah Bina.


"Oke" ucap Julian.


Julian pun segera mewarnai batu-batu tersebut dengan menggunakan krayon. Sedangkan Bina sedang membuat bunga dari sedotan.


"Tuh kan jadi bagus kalau diwarnain" ucap Bina sambil melihat batu-batu yang diwarnai Julian.


"Bunga yang kamu bikin juga cantik banget" ucap Julian sambil melihat bunga yang dibuat oleh Bina.


"Makasih" ucap Bina.


"Sama kayak orang yang buatnya" ucap Julian.


Bina pun langsung terdiam karena mendengar ucapan Julian.


"Kenapa diem, Na? aku salah ngomong ya?" tanya Julian.


"Enggak kok" ucap Bina.


Setelah 30 menit kemudian, kita berdua pun selesai dengan tugasnya masing-masing.


"Kalau vas bunga nya mau diwarnai gak?" tanya Julian.


"Iya, tapi nanti aja. Soalnya kan cat nya belum beli" ucap Bina.


"Yaudah nanti biar aku aja yang beli cat nya" ucap Julian.


"Bareng-bareng aja belinya, aku gak enak kalau kamu yang beli" ucap Bina.


"Gak apa-apa, biar aku aja. Lagian tinggal beli cat doang masa berdua" ucap Julian.


"Yaudah deh" ucap Bina.


"Mau cat warna apa?" tanya Julian.


"Terserah kamu aja" ucap Bina.


"Kok terserah aku sih" ucap Julian.


"Ya kan kamu yang beli" ucap Bina.


"Yaudah deh" ucap Julian.


"Yaudah kalau gitu aku pulang dulu ya, nanti besok kita kerja kelompok lagi" ucap Bina


"Oke" ucap Julian

__ADS_1


__ADS_2