
Keesokan harinya.
Ana pun seperti biasa diantar kakaknya pergi menuju sekolah.
Setelah sampai, Bina pun langsung turun dari motor dan ia langsung menuju kelasnya.
Setelah sampai, Bina pun langsung masuk kedalam kelasnya dan ia pun segera duduk disebelah Ririn.
"Nih buat luh" ucap Ririn sambil memberikan sebuah kotak.
"Makasih" ucap Bina sambil mengambil kotak tersebut.
"Buka dong kotaknya" ucap Ririn.
Lalu Bina pun segera membuka kotak tersebut.
"Sini biar gue yang pakein" ucap Ririn sambil memakaikan gelang tersebut kepada Bina.
"Suka gak?" tanya Ririn.
"Suka banget" ucap Bina sambil tersenyum.
Lalu Arka pun masuk kedalam kelas XI MIPA 2.
Kemudian ia pun segera menghampiri kearah Ririn dan Bina.
Saat Arka menghampiri kearahnya, Bina pun langsung memainkan ponselnya karena ia tidak ingin melihat kearah Arka.
"Rin, si Ardan mana?" tanya Arka sambil melihat sekilas kearah gelang yang dipakai Bina.
"Ardan tadi ke toilet" ucap Ririn.
"Nanti kalau Ardan udah ke kelas, bilangin ke Ardan kalau sekarang latihan" ucap Arka.
"Oh oke" ucap Ririn.
"Ya udah kalau gitu gue pergi dulu ya" ucap Arka.
"Iya" ucap Ririn.
"Na, aku pergi ya" ucap Arka sambil menatap Bina.
Bina pun hanya mengangguk tanpa melihat kearah Arka.
Lalu Arka pun segera pergi.
"Si Arka ngapain kesini?" tanya Fanny yang baru datang.
"Dia nanyain Ardan" ucap Ririn.
"Gue kira nanyain Bina" ucap Fanny.
"Ih lucu banget gelangnya" ucap Fanny saat melihat gelang yang dipakai Bina.
"Pasti dikasih Arka ya?" tanya Fanny.
"Bukan! gelang itu dapet dari gue" bohong Ririn.
"Kok gue gak dikasih" ucap Fanny.
"Kan luh gak suka pakai aksesoris" ucap Ririn.
"Iya juga sih" ucap Fanny.
"Fan, nanti luh mau ikut nonton lomba basket gak?" tanya Ririn.
"Emang boleh nonton?" tanya Fanny.
"Boleh" ucap Ririn.
"Kalian berdua ikut gak?" tanya Fanny.
"Gue ikut, tapi Bina enggak" ucap Ririn.
"Loh kenapa gak ikut, Na? kan pacar luh tanding, masa luh gak ikut" ucap Fanny.
"Gue gak punya pacar" jelas Bina.
"Kasian banget si Arka gak diakui sebagai pacar" ucap Fanny sambil tertawa kecil.
"Gue sama Arka udah putus" ucap Bina.
"Luh pasti bohong kan?" tanya Fanny.
"Gue serius" ucap Bina.
__ADS_1
"Bina serius, Rin?" tanya Fanny kepada Ririn.
Ririn pun hanya mengangguk.
"Kenapa putus?" tanya Fanny.
"Gue gak mau pacaran dulu soalnya gue mau fokus belajar" ucap Bina.
"Beneran itu alasannya?" tanya Fanny.
Bina pun hanya mengangguk.
"Ardan" panggil Ririn kepada Ardan yang baru saja datang.
"Kenapa sayang?" tanya Ardan.
"Ih jijik banget" ucap Fanny karena mendengar ucapan Ardan.
"Sirik aja luh" ucap Ardan.
"Siapa juga yang sirik" ucap Fanny.
"Oh iya, ada apa?" tanya Ardan.
"Kamu disuruh ke lapangan sama Arka, katanya sekarang latihan" ucap Ririn.
"Oh oke" ucap Ardan.
"Nanti jangan lupa ijinin aku ya" ucap Ardan.
"Iya" ucap Ririn.
"Ya udah, aku pergi dulu ya" ucap Ardan.
"Iya" ucap Ririn.
Lalu Ardan pun segera pergi ke lapangan.
...****...
"Ka, si Ardan mana sih? dari tadi gue chat dia, tapi gak dibales" tanya Kevin.
"Lagi di toilet" ucap Arka.
"Ka, kenapa foto luh dihapus sama Bina?" tanya Raihan sambil melihat instagram Bina.
"Kenapa diarsipkan?" tanya Kevin.
"Soalnya dia takut nanti banyak yang suka sama gue" ucap Arka.
"Gak percaya gue kalau Bina ngomong kayak gitu" ucap Raihan.
"Ya udah sih kalau gak percaya" ucap Arka.
"Oh iya, luh kenapa kepoin instagramnya Bina?" tanya Arka.
"Kan gue fansnya Bina" ucap Raihan.
"Mana ada fans yang marahin idolanya" sindir Arka.
"Udah jangan bahas itu lagi, yang lalu biarlah berlalu" ucap Raihan.
"Oh iya nanti selain Bina, siapa lagi yang jadi supporter nya?" tanya Ardi.
"Ya pasti Ririn sama Fanny lah, kan dia bestie nya" ucap Kevin.
"Bina gak ikut nonton" ucap Arka.
"Kenapa gak ikut?" tanya Raihan.
"Dia lagi gak enak badan" bohong Arka.
"Ya kan lombanya besok, lagian gue yakin pasti besok dia sembuh kok" ucap Raihan.
"Tapi tadi gue lihat Bina gak apa-apa kok, dia sehat-sehat aja" ucap Kevin.
"Guys" teriak Ardan sambil berlari kearah Arka, Kevin, Raihan dan Ardi.
Sontak Arka, Kevin, Raihan dan Ardi pun melihat kearah Ardan.
"Lama banget luh" ucap Raihan.
"Maaf, soalnya tadi gue sakit perut" ucap Ardan.
"Luh udah cebok belum?" tanya Kevin.
__ADS_1
"Ya udah lah anjir!" ucap Ardan.
"Pake sabun?" tanya Kevin.
"Pake tanah" canda Ardan.
"Pantes aja masih bau" canda Kevin.
"Udah jangan bahas gituan, lebih baik sekarang kita latihan" tegas Arka.
Lalu mereka pun segera melakukan pemanasan.
Setelah melakukan pemanasan, mereka pun langsung latihan basket.
...****...
Skip
Krining... krining
Bel istirahat pun berbunyi
"Ayo ke kantin" ucap Ririn kepada Bina.
"Luh sama Fanny aja ke kantin, gue mau disini. Soalnya gue ngantuk banget" ucap Bina.
"Luh yakin gak bakal jajan?" tanya Fanny.
"Iya yakin" ucap Bina.
"Luh mau nitip sesuatu gak?" tanya Ririn.
"Enggak" ucap Bina.
"Luh gak mau beli minum gitu?" tanya Fanny.
"Gue bawa air minum dari rumah" ucap Bina.
"Ya udah deh, kalau gitu kita berdua ke kantin dulu ya" ucap Fanny.
"Iya" ucap Bina.
Lalu Ririn dan Fanny pun segera pergi.
Setelah Fanny dan Ririn pergi, Bina pun segera tidur sambil menenggelamkan kepalanya diatas tangan yang diletakkan diatas meja.
...****...
Setelah selesai latihan basket, mereka pun segera menuju kelasnya masing-masing.
* Kelas XI MIPA 3
Arka pun segera mengambil baju seragamnya yang berada dikelas, kemudian ia pun segera menuju toilet untuk berganti baju.
Setelah selesai berganti baju, ia pun segera kembali ke kelasnya untuk menyimpan baju dan celana yang ia gunakan saat latihan basket.
Lalu Arka pun segera mencari parfum di tasnya. Namun saat dicari ternyata parfumnya tidak terbawa oleh Arka.
"Han, luh bawa parfum gak?" tanya Arka kepada Raihan.
"Gak bawa" ucap Raihan.
"Luh bawa gak?" tanya Arka kepada Kevin.
"Enggak" ucap Kevin.
"Coba tanya ke Ardan deh, siapa tahu dia bawa" ucap Raihan.
"Kalau Ardan bawa parfum jangan lupa kasih tahu gue. Soalnya gue mau minta" ucap Kevin.
Lalu Arka pun segera pergi menuju kelas XI MIPA 2.
Setelah sampai, Arka pun segera masuk kedalam kelas XI MIPA 2.
Saat Arka masuk kedalam kelas XI MIPA 2, sontak pandangannya langsung melihat kearah Bina yang sedang tertidur.
"Ada apa, Ka?" tanya Ardan.
"Luh bawa parfum gak?" tanya Arka.
"Bawa" ucap Ardan.
"Gue minta dong" ucap Arka.
"Nih" ucap Ardan sambil memberikan parfum kepada Arka.
__ADS_1
Lalu Arka pun segera memakai parfum tersebut.