
Sesampainya di rumah, Bina langsung turun dari mobil Fanny.
"Hati-hati ya bawa mobilnya" ucap Bina.
"Iya" ucap Fanny.
Lalu Fanny segera melajukan mobilnya.
Setelah Fanny pergi, Bina segera masuk kedalam rumahnya.
"Malem amat pulangnya" ucap kak Daniel yang sedang menonton bola.
"Soalnya tadi Bina ke rumah sakit dulu" ucap Bina.
"Siapa yang sakit?" tanya kak Daniel.
"Arka" jawab Bina.
"Arka sakit apa?" tanya kak Daniel.
"Tadi dia kecelakaan motor, kak" ucap Bina.
"Dia gak kenapa-napa kan?" tanya kak Daniel.
"Dia luka di tangan sama kaki" ucap Bina.
"Parah gak?" tanya kak Daniel.
"Gak terlalu" ucap Bina.
"Ya udah, kak! Bina ke kamar dulu ya soalnya ngantuk" ucap Bina.
"Iya" ucap kak Daniel.
Lalu Bina segera menuju kamarnya.
Setelah sampai di kamar, ia langsung berganti pakaian. Kemudian ia segera tidur karena ia sangat mengantuk.
...****...
Pagi hari
* Dapur
"Dek, luh lagi bikin apa?" tanya kak Daniel.
"Lagi bikin kue brownies buat Arka" ucap Bina.
"Luh udah sarapan belum?" tanya kak Daniel.
"Udah" ucap Bina.
"Oh iya, kak! besok tolong ambilin raport Bina ya di sekolah" ucap Bina.
"Jam berapa ke sekolah nya?" ucap kak Daniel.
"Jam 9" ucap Bina.
"Bareng luh nya juga kan?" tanya kak Daniel.
"Iya" ucap Bina.
"Oke, besok gue kesana" ucap kak Daniel.
"Ya udah, gue ke ruang makan dulu ya soalnya belum sarapan" ucap kak Daniel.
"Iya" ucap Bina.
Lalu kak Daniel segera pergi menuju ruang makan.
Skip
Setelah selesai membuat kue, Bina langsung pergi menuju rumah Arka.
Sesampainya di rumah Arka, Bina langsung turun dari motornya. Lalu ia segera menekan bel rumah Arka.
Tidak lama setelah menekan bel, kak Putra langsung datang menghampiri Bina dan ia langsung membukakan pagar rumahnya.
"Eh Bina, tumben pagi-pagi kesini" ucap kak Putra.
"Iya, kak! soalnya Bina mau jenguk Arka sekalian mau ngasih kue ke Arka" ucap Bina.
"Ya udah ayo masuk" ucap kak Putra.
"Oh iya, motornya masukin aja ke garasi" ucap kak Putra.
"Oh iya, kak!" ucap Bina.
Lalu Bina segera menaiki motornya, kemudian ia segera memasukan motornya kedalam garasi.
__ADS_1
Setelah itu, Bina dan kak Putra segera masuk kedalam.
"Arka nya udah bangun belum, kak?" tanya Bina.
"Enggak tahu, tapi kayaknya belum sih soalnya dia belum turun-turun ke bawah" ucap kak Putra.
"Ya udah kamu bangunin sana" suruh kak Putra.
"Bina gak apa-apa langsung ke kamar Arka?" tanya Bina memastikan.
"Gak apa-apa lah, kan kamu pacarnya" ucap kak Putra.
Lalu Bina segera menaiki tangga untuk menuju kamar Arka.
Setelah sampai, Bina segera mengetuk pintu kamar Arka.
Karena tidak dibuka-buka, akhirnya Bina segera masuk kedalam kamar Arka.
"Masih tidur ternyata" gumam Bina.
Lalu Bina segera menghampiri Arka dan ia langsung duduk di pinggir kasur.
"Arka" panggil Bina.
"Bangun" ucap Bina sambil menepuk pelan pipi Arka.
Kemudian tangan Bina langsung dipegang lalu digenggam oleh tangan Arka.
"Kamu udah bangun ya?" tanya Bina memastikan.
Namun Arka tidak menjawab perkataan Bina.
Kemudian Arka langsung mencium tangan Bina.
Bina hanya terdiam, karena ia tidak tahu harus melakukan apa.
"Ka, kamu pura-pura tidur ya?" tanya Bina.
Lalu Arka langsung tersenyum, kemudian ia segera membuka matanya.
Kemudian Bina berniat melepaskan tangannya namun tidak bisa karena Arka menggenggamnya dengan erat.
"Kamu ngapain kesini?" tanya Arka sambil menggenggam tangan Bina.
"Mau ngasih ini" ucap Bina sambil menunjukkan tas jinjing yang berisi kue brownies.
"Kue brownies" ucap Bina.
"Kamu yang bikin?" tanya Arka.
"Iya" ucap Bina.
"Ya udah nih" ucap Bina sambil memberikan kue brownies tersebut kepada Arka.
"Makasih ya" ucap Arka sambil mengambil kue brownies tersebut.
"Iya sama-sama" ucap Arka.
Lalu Arka segera membuka selimutnya dan langsung duduk.
Saat Arka membuka selimutnya, Bina langsung mengalihkan pandangannya karena Arka tidak memakai baju.
"Kalau gitu aku mandi dulu, kamu tunggu disini ya" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
Lalu Arka segera mengambil pakaiannya dilemari, setelah itu ia segera pergi menuju kamar mandi.
Skip
Setelah selesai mandi, Arka langsung menghampiri Bina.
"Ke ruang tamu yuk! soalnya gak enak kalau di kamar berduaan, nanti disangka yang enggak-enggak sama kak Putra" ucap Arka.
"Ya udah ayo" ucap Bina.
Lalu mereka berdua segera pergi menuju ruang tamu.
Setelah sampai, mereka berdua langsung duduk di sofa.
"Kak Putra" teriak Arka.
Lalu kak Putra segera menghampiri Arka.
"Apaan?" tanya kak Putra.
"Tolong ambilin antiseptik sama perban dong. Soalnya tadi Arka mandi, jadi perbannya basah" ucap Arka.
"Ya udah gue ambilin" ucap kak Putra.
__ADS_1
Lalu kak Putra segera pergi mengambil perban dan antiseptik.
Setelah mengambil perban dan antiseptik, kak Putra segera kembali menghampiri Arka untuk memberikan perban dan antiseptik.
"Nih" ucap kak Putra sambil memberikan perban dan antiseptik kepada Arka.
Lalu Arka segera mengambil perban dan antiseptik tersebut.
"Emang luh semalem mau kemana sih? kok sampe kecelakaan gitu" ucap kak Putra.
"Gue mau ke pantai" jelas Arka.
"Ngapain ke pantai malem-malem?" tanya kak Putra.
"Soalnya mau ketemu Bina" ucap Arka sambil mengganti perban.
"Na, boleh tolongin perbanin tangan aku gak?" ucap Arka.
"Ya udah sini" ucap Bina.
Lalu Bina segera memakaikan perban ke tangan Arka.
"Ka, gue pergi dulu ya" ucap kak Putra.
"Mau kemana?" tanya Arka.
"Mau ke rumah pacar gue" ucap kak Putra.
Lalu kak Putra segera pergi.
"Ka" panggil Bina.
"Kenapa?" tanya Arka.
"Nanti brownies nya makan ya" ucap Bina.
"Iya, lagian aku mau makan sekarang kok" ucap Arka.
"Ya udah aku ambil kue brownies nya dulu ya" ucap Arka.
"Biar aku aja yang ambil, kamu tunggu aja disini" ucap Bina.
Lalu Bina segera pergi ke kamar untuk mengambil kue brownies yang telah ia buat.
Setelah mengambil kue tersebut, Bina segera kembali menghampiri Arka.
"Nih" ucap Bina sambil memberikan kue brownies kepada Arka.
"Makasih" ucap Arka.
Lalu Arka segera memakan kue brownies tersebut.
"Enak gak, Ka?" tanya Bina.
"Enak banget" ucap Arka sambil memakan kue brownies buatan Bina.
"Kamu mau?" tanya Arka.
"Enggak, lagian aku juga ada kok kue brownies di rumah soalnya aku bikin dua loyang.
"Oh iya, kamu kenapa semalem nerima aku lagi?" tanya Arka.
"Soalnya aku kasihan sama kamu" ucap Bina sambil tertawa kecil.
"Kasihan?" tanya Arka.
"Iya, soalnya kamu semalem udah bela-belain mau ketemu aku" ucap Bina.
"Jadi kamu nerima aku karena kasihan?" tanya Arka.
"Iya" jawab Bina sambil tersenyum.
"Kalau tahu gitu harusnya aku kecelakaan dari lama aja deh" ucap Arka.
"Kok kamu ngomong gitu sih" ucap Bina.
"Habisnya waktu itu kamu gak nerima aku terus, makanya seharusnya aku kecelakaannya waktu itu biar diterima sama kamu" ucap Arka.
"Ka, udah jangan bahas kecelakaan mulu. Soalnya aku jadi inget sama orang tua aku" ucap Bina.
"Maaf, Na" ucap Arka merasa bersalah.
"Oh iya, bentar ya aku mau ambil minum buat aku sama kamu" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
Lalu Arka segera pergi menuju dapur dan ia langsung mengambil jus jeruk kemasan yang berada di kulkas.
Setelah itu, Arka segera kembali menghampiri Bina.
__ADS_1