
Skip
Satu tahun kemudian...
* Pagi hari
"Bangun...bangun!" teriak Ririn sambil mengguncangkan tubuh Bina.
"Rin, gue masih ngantuk" ucap Bina.
"Selesai kuliah bukannya cari kerja, ini malah santai-santai di rumah" ucap Ririn.
"Iya nanti gue cari kerja" ucap Bina.
"Daniel" panggil Ririn.
"Ada apa, Rin?" tanya Daniel.
"Lihat tuh adik kamu! tidur mulu kerjaannya. Bukannya bantuin aku beres-beres" ucap Ririn.
"Na, cepet bangun! habis itu bantuin Ririn" ucap kak Daniel.
"Iya...iya bawel" ucap Bina.
"Rin, aku kerja dulu ya" ucap Daniel.
"Iya" ucap Ririn.
"Hati-hati ya bawa mobilnya" ucap Ririn.
"Iya" ucap Daniel.
Daniel mencium kening Ririn sekilas. Kemudian ia segera pergi.
"Kenapa luh?" tanya Ririn kepada Bina karena Bina menatapnya dengan datar.
"Bisa gak sih romantis-romantisan nya jangan didepan gue. Gue kan jadi iri" ucap Bina.
"Makanya cepet nikah" ucap Ririn.
"Rin, luh udah diunboxing belum sih sama kak Daniel?" tanya Bina sambil tertawa.
"Na, luh mau gue lempar pake bantal ya" ucap Ririn.
Bina langsung buru-buru masuk kedalam kamar mandi.
"Cepetan mandinya! habis itu bantuin gue beres-beres rumah" teriak Ririn.
"Iya bawel" teriak Bina.
...****...
Setelah selesai mandi, Bina segera menghampiri Ririn yang sedang menjemur pakaian.
"Tugas yang belum apa?" tanya Bina.
"Cuci piring" ucap Ririn.
Bina segera pergi menuju dapur. Lalu ia segera mencuci piring dan gelas yang kotor.
"Katanya mau ngelamar tahun ini, tapi kok gak muncul-muncul batang hidungnya" ucap Bina sambil melamun.
PRANGG
"Yah" ucap Bina.
"Kenapa, Na?" tanya Ririn sambil menghampiri Bina.
"Luh gimana sih, bukannya hati-hati cuci piring nya" ucap Ririn.
"Maaf, soalnya tadi gue lagi ngelamun" ucap Bina.
"Ya udah sini biar gue aja yang nyuci piring" ucap Ririn.
"Enggak...enggak! gue aja" ucap Bina.
"Nanti pecah lagi kalau sama luh" ucap Ririn.
"Enggak bakal" ucap Bina.
"Ya udah jangan sampe pecah lagi ya" ucap Ririn.
"Iya" ucap Bina.
"Ya udah cepet beresin dulu beling nya" ucap Ririn.
"Siap nyonya besar" ucap Bina sambil mengambil kantong plastik.
__ADS_1
Ririn segera kembali melanjutkan tugas menjemurnya.
Setelah membereskan pecahan piring, Bina segera kembali mencuci piring.
Setelah selesai mengerjakan tugasnya, Bina segera menghampiri Ririn.
"Apa lagi nih tugasnya?" tanya Bina.
"Udah, gak ada lagi" ucap Ririn.
"Ya udah luh makan sana" ucap Ririn.
"Enggak, gue mau diet" ucap Bina.
"Ih cepet makan! gue udah masak juga" ucap Ririn.
"Ya udah iya" ucap Bina.
Bina segera menaiki tangga.
"Mau kemana?" tanya Ririn.
"Mau ngambil handphone dulu di kamar" ucap Bina.
Setelah sampai kamar, Bina segera mengambil ponselnya. Sesudah mengambil ponsel, ia segera menuju ruang makan.
* Ruang makan
Bina segera menikmati makanan buatan Ririn.
"Enak gak?" tanya Ririn yang tiba-tiba muncul.
"Ih luh mah ngagetin aja" ucap Bina sedikit terkejut karena Ririn yang muncul tiba-tiba.
"Enak gak makanannya?" tanya Ririn.
"Enak kok" ucap Bina.
"Nih" ucap Ririn sambil memberikan uang seratus ribu kepada Bina.
"Buat gue?" tanya Bina sambil tersenyum.
"Iya, buat jajan" ucap Ririn.
"Kayaknya gue harus sering-sering muji masakan luh ya biar dapet uang terus" ucap Bina.
"Na, luh bisa gak jangan manggil luh gue saat banyak orang" ucap Ririn.
"Kak Ririn" ucap Ririn.
Bina langsung tertawa karena mendengar ucapan Ririn. Karena menurutnya aneh jika ia memanggil nya dengan sebutan kakak.
"Malah ketawa lagi" ucap Ririn.
"Habisnya aneh kalau gue manggil kayak gitu". ucap Bina.
"Gak aneh lah, kan gue lebih tua satu tahun dari pada luh" ucap Ririn.
"Ya udah iya kak Ririn" ucap Bina.
"Manggil kak Ririn nya saat ada banyak orang aja. Kalau dirumah luh cukup manggil Ririn aja" ucap Ririn.
"Iya siap" ucap Bina.
"Na, luh mau titip makanan gak? soalnya gue mau ke mini market nih" tanya Ririn.
"Gue mau titip minuman aja" ucap Bina.
"Minuman apa?" tanya Ririn.
"Apa aja deh yang penting bersoda" ucap Bina.
"Ya udah, gue pergi dulu ya" ucap Ririn.
"Iya" ucap Bina.
Ririn segera pergi menuju mini market.
"Kok Arka tumben ya gak nge-chat" gumam Bina.
Akhirnya Bina menelepon Arka untuk memastikan keadaan Arka.
"Hallo, Na" ucap Arka.
"Ka, kamu lagi ngapain?" tanya Bina.
"Aku habis selesai rekaman, Na" ucap Arka.
__ADS_1
"Beneran udah selesai rekamannya?" tanya Bina memastikan.
"Iya udah, ini juga aku mau otw pulang nih" ucap Arka.
"Syukur deh kalau udah, soalnya aku takut ganggu kamu" ucap Bina.
"Enggak ganggu kok" ucap Arka.
"Na, teleponnya matiin dulu ya soalnya aku mau nyetir" ucap Arka.
"Oh ya udah" ucap Bina.
"Nanti kalau udah sampe rumah, aku telepon kamu lagi ya" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
Arka segera mematikan panggilan teleponnya.
Setelah selesai teleponan, Bina buru-buru menghabiskan makanannya.
Setelah makanannya habis, ia segera pergi menuju kamarnya.
"Kimchi kemana ya?" gumam Bina.
Bina segera mencari Kimchi di kamarnya, namun ia tidak menemukannya.
Kemudian ia segera ke bawah untuk mencari Kimchi.
"Kimchi kemana sih" ucap Bina karena ia masih belum menemukan kucingnya.
Bina segera pergi keluar, siapa tahu kimchi keluar rumah.
"Mana sih" ucap Bina sedikit panik.
"Na" panggil Julian.
Sontak Bina langsung menoleh kearah belakang.
"Ini kucing luh tadi ada didepan rumah gue" ucap Julian.
"Ya ampun, untung aja perginya gak terlalu jauh" ucap Bina sambil mengambil kucingnya.
"Makasih ya, Jul" ucap Bina.
"Iya sama-sama" ucap Julian.
"Bina" panggil Ririn sambil menghampiri Bina.
"Kenapa, kak?" tanya Bina.
"Kak?" ucap Julian sambil tertawa kecil.
"Iya, soalnya dia katanya pingin dipanggil kakak" ucap Bina.
"Na, ini minumannya" ucap Ririn sambil memberikan minuman soda kepada Bina.
"Makasih kakak ipar" ucap Bina.
"Iya" ucap Ririn.
"Ya udah kalau gitu gue pulang dulu ya" ucap Julian.
"Iya" ucap Bina.
Julian segera pergi menuju rumahnya.
"Ada apa, Na? kok luh keluar rumah" ucap Ririn.
"Tadi kimchi kabur, makanya gue keluar rumah" ucap Bina.
"Oh gitu" ucap Ririn.
"Ya udah ayo masuk" ucap Bina sambil menggandeng tangan Ririn.
"Oh iya, mana uangnya?" tanya Ririn.
"Uang apa?" bingung Bina.
"Uang minuman" ucap Ririn.
"Yaelah kirain mau ditraktir" ucap Bina.
"Ya udah nih gak jadi" ucap Bina.
"Gue cuma bercanda kali" ucap Ririn.
"Ya udah sana simpen dulu kimchi nya" suruh Ririn.
__ADS_1
"Iya, ini juga gue mau masukin dia ke kandang kok" ucap Bina.
Lalu Bina segera pergi menuju kamarnya.