Prince Of School

Prince Of School
Episode 209


__ADS_3

**Skip


Malam Tahun Baru 🎉**


"Dek, temen-temen luh jadi datang kan?" tanya kak Daniel.


"Jadi, bentar lagi mereka dateng" ucap Bina.


"Oh iya, Sarah juga mau kesini katanya" ucap kak Daniel.


"Bagus dong kalau gitu, jadi nanti bakal seru kalau banyak orang" ucap Bina.


"Oh iya, kakak udah beli jagungnya kan?" tanya Bina.


"Udah" ucap kak Daniel.


"Terus jagung nya sekarang dimana?" tanya Bina.


"Ada didapur" ucap kak Daniel.


"Kalau ayam beli gak?" tanya Bina.


"Enggak, lagian kan kalau mau beli ayam tinggal ke Fauzi" ucap kak Daniel.


"Eh iya juga" ucap Bina.


Tin...tin


"Tuh Fanny datang" ucap kak Daniel.


Lalu Fanny segera menghampiri Bina dan kak Daniel.


"Selamat tahun baru" ucap Fanny heboh.


"Belum woy! kan belum jam dua belas malem" ucap Bina.


"Tapi kan 4 jam lagi jam dua belas" ucap Fanny.


"Dek, gue kedalam dulu ya, kalau temen-temen luh udah datang semua kasih tahu aja" ucap kak Daniel.


"Iya, kak" ucap Bina.


Lalu kak Daniel segera masuk kedalam rumah.


"Fan, Rizky gak ikut?" tanya Bina.


"Enggak, soalnya dia mau tahun baruan sama keluarga nya" ucap Fanny.


"Oh gitu" ucap Bina.


"Oh iya, ini baru gue doang nih yang datang?" tanya Fanny.


"Iya luh doang" ucap Bina.


"Tapi yang lainnya bakal kesini kan?" tanya Fanny.


"Iya, mereka kesini kok" ucap Bina.


Kemudian kak Sarah datang menghampiri Bina dan Fanny.


"Eh, kak Sarah" ucap Bina.


"Daniel nya mana, Na?" tanya kak Sarah.


"Ada di dalem, masuk aja kak" ucap Bina.


"Ya udah kakak masuk ya" ucap kak Sarah.


"Iya, kak" ucap Bina.


*Tin...tin


Tin...tin*


Lalu Ririn, Ardan, Robi dan Raihan segera menghampiri Bina dan Fanny.


"Mana jagungnya nih?" tanya Robi.


"Ada kok didapur" ucap Bina.


"Ya udah gue ambil ya jagungnya" ucap Robi.


"Ya udah bawa aja ke sini sama karung-karung nyal" ucap Bina.


"Dan, Han! ayo!" ucap Robi.


Lalu mereka bertiga segera pergi menuju dapur.


"Arka gak bareng kalian?" tanya Bina.


"Enggak, tadi sih katanya dia mau beli sesuatu dulu" ucap Ririn.

__ADS_1


"Oh gitu" ucap Bina.


"Eh btw, Kevin kok gak dateng sih" ucap Fanny.


"Iya, soalnya kan dia ke Bandung. Kan dia mau malam tahun baruan sama pacarnya" ucap Bina.


"Oh dia punya pacar" ucap Fanny.


"Iya punya" ucap Bina.


"Awas...awas!" ucap Raihan, Robi dan Ardan sambil membawa karung berisi jagung.


"Bawa satu karung jagung doang kok angkat nya bertiga. Lemah banget" ucap Fanny.


"Coba luh bawa sendiri, bisa gak?" tanya Raihan.


"Ya bisa lah" bohong Fanny.


"Kayak yang kuat aja luh" ucap Raihan.


"Dia emang kuat kok, kan dia anak karate. Bahkan dia bisa angkat dua anak gajah sekaligus" ucap Robi.


"Anjir luh!" ucap Fanny sambil tertawa karena mendengar ucapan Robi.


"Tumben loh Fanny ketawa karena ucapan cowok" ucap Bina.


"Apaan sih, Na" ucap Fanny.


"Oh iya, alat panggang nya mana?" tanya Ardan.


"Di dapur lah, tadi kan disimpennya deket karung itu" ucap Bina.


"Ya udah Rob, ambil sana" suruh Ardan.


"Gue mulu deh yang disuruh" ucap Robi.


"Perasaan gue baru nyuruh luh deh" ucap Ardan.


"Ya udah selain alat pemanggang, apa lagi yang harus dibawa? biar gak bolak-balik" ucap Robi.


"Bawa mentega sama saos" ucap Bina.


"Udah kan cuma itu doang?" tanya Robi.


"Iya udah" ucap Bina.


Lalu Robi segera pergi ke dapur.


"Oh iya" ucap semuanya.


Lalu Bina segera masuk kedalam untuk menghampiri kak Daniel dan kak Sarah.


Tin...Tin


Arka segera turun dari motornya dan ia langsung menghampiri teman-temannya.


"Bina mana?" tanya Arka.


"Ada di dalem" ucap Ririn.


"Luh ngapain bawa buket coklat?" tanya Fanny.


"Emang kalau gue bawa buket coklat kenapa?" tanya Arka.


"Aneh aja, kan ini tahun baru bukan hari valentine" ucap Fanny.


"Emang kalau mau ngasih coklat harus di hari valentine?" tanya Arka.


"Ya enggak sih" ucap Fanny.


"Ya udah gue ke dalam dulu ya, soalnya mau kasih ini ke Bina" ucap Arka.


"Dasar bucin" ucap Ardan dan Raihan bersamaan.


"Ya gak apa-apa dong" ucap Arka.


Lalu Arka segera masuk kedalam untuk menemui Bina.


"Kak, Bina nya mana?" tanya Arka kepada kak Daniel.


"Di kamarnya" ucap kak Daniel.


Lalu kak Daniel dan kak Sarah segera pergi keluar, sedangkan Arka pergi ke kamar Bina.


Tok...tok...tok


"Bentar" teriak Bina.


Setelah itu, Bina segera membuka pintu kamarnya.


"Eh, Arka! kirain Ririn sama Fanny" ucap Bina.

__ADS_1


"Nih buat kamu" ucap Arka sambil memberikan buket coklat kepada Bina.


"Makasih" ucap Bina sambil mengambil buket coklat tersebut.


"Iya sama-sama" ucap Arka.


"Ya udah kalau gitu aku simpen ini dulu ya" ucap Bina.


"Iya" ucap Arka.


Lalu Bina segera menyimpan buket tersebut diatas meja belajarnya.


Setelah menyimpan buket tersebut, Bina segera menghampiri Arka.


"Ya udah ayo" ucap Bina.


Lalu Bina dan Arka segera pergi keluar.


Setelah sampai, Bina dan Arka segera duduk sambil melihat kearah jagung yang sedang dibakar.


"Serasa camping ya" ucap kak Daniel.


"Iya bener" ucap kak Sarah.


"Na" bisik Arka.


"Apa?" ucap Bina.


"Kak Daniel sama kak Sarah pernah berantem gak?" bisik Arka.


"Pernah" ucap Bina.


"Kirain gak pernah berantem" bisik Arka.


"Pernah lah, namanya juga pacaran ya pasti ada berantem nya" bisik Bina.


"Kalian bisik-bisik apaan sih?" tanya kak Daniel karena ia merasa Arka dan Bina sedang membicarakannya.


"Itu loh, kak! tadi Arka nanya siapa yang beli jagung" ucap Bina.


"Oh pantes aja kalian ngelihatin kearah gue" ucap kak Daniel.


"Oh iya, kalian semua mau nginep disini gak?" tanya kak Daniel.


"Ririn sama Fanny mau nginep, kak" ucap Ririn.


"Kalau yang anak cowoknya?" tanya kak Daniel.


"Kita pulang aja kayaknya" ucap Arka.


"Kita? luh aja kali" ucap Robi.


"Kita bertiga mau nginep disini, Ka" ucap Ardan.


"Oh kalian mau nginep?" tanya Arka.


"Iya" ucap Ardan, Raihan dan Robi.


"Ya udah kalau gitu gue juga nginep" ucap Arka.


"Nanti cewek-cewek tidurnya di kamar Bina ya, sedangkan anak-anak cowok tidurnya di kamar gue" ucap kak Daniel.


"Kenapa gak disatuin aja, kak" canda Robi.


"Ih ogah banget disatuin sama cowok, nanti yang ada kita diapa-apain lagi" ucap Fanny.


"Pikiran luh kotor banget sih, Fan. Walaupun disatuin bukan berarti kita bakal macem-macem" ucap Robi.


"Udah jangan debat" ucap kak Daniel.


"Tuh jagung bakarnya udah matang" ucap Ardan.


"Itu buat cewek-cewek dulu aja" ucap Arka.


"Ya udah cepet ambil" ucap kak Daniel.


Lalu cewek-cewek segera mengambil jagung bakar tersebut.


"Aww panas" ucap Bina sambil memegang bibirnya.


"Hati-hati dong, Na" ucap Arka.


"Tiup dulu jagungnya, baru dimakan" ucap Arka.


"Tadi juga udah aku tiup kok" ucap Bina.


"Ya udah tiupin lagi sampe jagungnya dingin" suruh Arka.


"Aku diemin dulu aja deh jagungnya" ucap Bina.


Beberapa menit kemudian, jagung untuk cowok-cowok telah matang. Lalu para cowok segera mengambil jagung tersebut.

__ADS_1


__ADS_2