
Skip
Pulang sekolah.
Arka pun segera mengantar Bina pulang.
"Ka, jangan dulu pulang" ucap Bina.
"Emang mau kemana dulu?" tanya Arka.
"Jalan-jalan" ucap Bina.
"Nanti aja sore, sekarang kamu lebih baik pulang aja ke rumah" ucap Arka.
"Yaudah turunin aku aja sekarang, aku pingin jalan-jalan sendiri aja" kesal Bina.
"Yaudah iya sekarang jalan-jalannya" ucap Arka.
"Mau jalan-jalan kemana jadinya?" tanya Arka.
"Terserah" ucap Bina singkat.
"Mau ke cafe?" tanya Arka.
"Gak!" kata Bina.
"Ke Timezone?" tanya Arka.
"Gak!" kata Bina
"Terus mau kemana?" tanya Arka frustasi.
"Terserah" ujar Bina.
"Kalau kamu bilang terserah, aku bingung jadinya" ucap Arka.
"Yaudah pulang aja kalau bingung" kesal Bina.
"Kayaknya gue harus lebih sabar ngehadapin cewek yang lagi PMS" batin Arka.
Arka pun memberhentikan motornya di mini market.
Lalu ia pun turun dari motornya.
"Kamu mau beli apa? biar aku yang beliin" ucap Arka.
"Gak usah" kata Bina.
"Yakin?" tanya Arka sambil tersenyum.
"Pingin eskrim" ucap Bina.
"Mau rasa apa?" tanya Arka.
"Coklat" ucap Bina.
"Ya udah, kamu tunggu dulu disana" ucap Arka sambil menunjuk kursi yang berada didepan mini market tersebut.
Arka pun segera masuk kedalam mini market tersebut. Sedangkan Bina duduk di kursi untuk menunggu Arka.
Bina pun memainkan ponselnya sambil menunggu Arka.
Tiba-tiba ada seorang cowok yang mendekat kearah Bina.
"Permisi, gue boleh duduk disini gak?" tanya cowok tersebut.
"Boleh" ucap Bina.
Cowok tersebut duduk disamping kursi Bina.
"Boleh kenalan gak?" tanya cowok tersebut.
"Boleh" kata Bina.
"Kenalin nama gue Aldi" ucap cowok tersebut sambil mengulurkan tangannya.
"Gue Bina" ucap Bina sambil membalas uluran tangan Aldi.
"Dilihat dari seragamnya kayaknya luh anak SMA Mutiara ya?" tebak Aldi.
"Iya, kalau luh sekolah dimana?" tanya Bina.
"SMA Tunas Bakti" ucap Aldi.
"Oh SMA Tunas Bakti, gue punya kenalan disitu" ucap Bina.
"Siapa?" tanya Aldi.
__ADS_1
"Ana" ucap Bina.
"Oh Ana. Dia temen sekelas gue" ucap Aldi.
"Oh ya?" kata Bina.
"Iya" ucap Aldi.
"Dia siapa, Na?" tanya Arka sedikit cemburu.
"Kenalin, Ka. Dia temen sekelasnya temen aku" ucap Bina.
"Aldi" ucap Aldi sambil mengulurkan tangannya namun uluran tangannya tidak dibalas oleh Arka.
"Arka, pacarnya Bina" ucap Arka dengan nada ditekankan.
"Maaf ya, Di. Dia emang suka cemburu orangnya" ucap Bina.
"Iya, gak apa-apa" ucap Aldi.
"Yaudah, gue pulang dulu ya" ucap Bina kepada Aldi.
"Oh iya" ucap Aldi.
Arka dan Bina pun segera pergi.
"Nih" ucap Arka dingin.
Bina pun mengambil kantong plastik yang berisi eskrim.
"Cepetan naik!" suruh Arka.
Bina pun segera menaiki motor Arka.
Arka pun mengendarai motornya dan berhenti di sebuah taman.
"Mau ngapain kesini?" tanya Bina.
"Makan eskrim" ucap Arka.
"Nanti keburu meleleh eskrim nya kalau gak cepet-cepet dimakan" ucap Arka.
"Yaudah ayo duduk disana" kata Arka.
Akhirnya Bina dan Arka pun duduk di kursi taman.
"Siniin eskrim yang punya aku" ucap Arka.
"Ya aku juga mau lah, masa cuma kamu doang yang beli" ucap Arka.
"Nih" ucap Bina sambil memberikan eskrim yang rasa matcha kepada Arka.
"Kamu suka matcha?" tanya Bina.
"Iya, suka" ucap Arka.
"Kalau aku suka gak?" tanya Bina sambil tersenyum.
"Suka, kan kamu matcha depan aku" ucap Arka sambil tersenyum.
Bina pun salah tingkah akibat ucapan Arka.
"Yaudah cepet makan eskrim nya nanti meleleh, kayak aku ngelihat kamu" ucap Arka.
"Arka udah ih, gombal mulu" ucap Bina salah tingkah.
"Aku gak gombal, Na! aku serius ngomong kayak gitu" ucap Arka.
"Udah ah, aku mau makan eskrim" ucap Bina.
Mereka berdua pun memakan eskrim tersebut.
"Ka, bukannya itu Gina ya?" tanya Bina.
"Gina siapa?" tanya Arka.
"Yang tadi loh, yang minta foto bareng aku" ucap Bina.
"Oh yang tadi" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
"Ka, kok dia dikerumuni sih" ucap Bina.
"Itu temennya kali" ucap Arka.
"Aku samperin dia dulu ya, nanti aku kesini lagi" ucap Bina.
__ADS_1
"Yaudah" ucap Arka.
Bina pun menghampiri Gina yang sedang dikerumuni oleh tiga siswi dari SMA Doa Bangsa.
"Ekhem"
Semua orang yang berada disitu pun langsung melihat kearah Bina.
"Ada apa nih?" tanya Bina sambil tersenyum.
"Siapa luh?" tanya salah satu siswi tersebut.
"Gue, temennya dia" ucap Bina.
"Oh temennya si cupu ini"
"Gina, ayo ikut gue!" ajak Bina.
"Eitss, tunggu dulu" ucap siswi itu sambil menahan tangan Gina.
"Kasih gue duit dulu, baru luh bisa pulang" ucap siswi itu lagi.
"Oh, jadi kalian malak Gina" ujar Bina.
"Kalau iya emang kenapa?" ujar siswi itu.
"Luh bertiga butuh berapa sih? nanti gue kasih" ucap Bina.
"Sombong banget ya luh"
"Kalau sombong emang kenapa? Lagian gue bisa beli apapun yang gue mau, gak kayak luh. Yang suka minta-minta ke orang lain" ucap Bina.
"Kurang ajar ya luh" ucap siswi itu.
Siswi itu pun berniat untuk menampar Bina, namun tangannya lebih dulu dipegang oleh Arka.
"Luh mau ngapain?" tanya Arka sambil menghempaskan tangan siswi itu
"Luh Arka anak SMA Mutiara kan?" tanya siswi itu.
"Iya, kenapa?" tanya Arka.
"Tolongin kita! tadi anak sekolah luh mau malak kita" bohong siswi itu.
"Malak?" ucap Arka.
"Iya, mereka malak kita bertiga"
"Luh pikir gue bakal percaya? Lagian dia pacar gue, dan gue tapi lihat luh yang malak bukan mereka" ucap Arka.
"Dia pacar luh?" tanya siswi itu.
"Iya, kenapa? luh gak percaya?" tanya Arka.
Ketiga siswi tersebut terdiam sejenak karena mendengar ucapan Arka.
Chup
Arka pun mencium pipi Bina.
Sontak ketiga siswi tersebut terkejut karena Arka mencium pipi Bina.
"Guys! lebih baik kita pergi aja" ajak salah satu siswi itu.
"Eh, tunggu! luh bertiga apa gak malu ya? Malak dengan pake baju seragam SMA luh sendiri" ucap Arka.
"Oh iya gue kenal salah satu guru disana, siap-siap aja ya kalian dipanggil sama kepala sekola" ucap Arka lagi.
Ketiga siswi tersebut pergi tanpa menghiraukan ucapan Arka.
"Makasih ya kak, udah bantuin aku" ucap Gina kepada Bina dan Arka.
"Iya sama-sama" ucap Bina dan Arka bersamaan.
"Kamu kenapa sendirian di taman?" tanya Bina.
"Aku pingin jalan-jalan aja kak, soalnya bosen di rumah" ucap Gina.
"Na, pulang yuk!" ajak Arka.
Bina pun mengangguk mengiyakan ucapan Arka.
"Gue pulang duluan ya sama Arka" ucap Bina.
"Iya, kak" ucap Gina.
"Kalau ada yang malak, kamu teriak aja" saran Bina.
__ADS_1
"Iya, kak" ucap Gina.
Arka pun segera mengantarkan Bina menuju rumah.