
"Rin, Dan! gue pulang dulu ya" ucap Bina.
"Ngapain pulang?" tanya Ririn.
"Soalnya udah mau jam 5 sore" ucao Bina.
"Udah nginep disini aja, Na! soalnya mamah sama papah gue pasti nginep disana" ucap Ririn.
"Gue gak bawa baju sama celana, Rin" ucap Bina.
"Baju sama celana luh ada beberapa dilemari gue kok, kan waktu itu gue minjem" ucap Ririn.
"Tapi kan itu nya gue gak bawa" ucap Bina.
"Daleman nya?" tanya Ririn.
"Jangan disebut juga kali" ucap Bina.
"Oh iya maaf" ucap Ririn.
"Ya udah kalau gitu gue pulang ya" ucap Bina.
"Eh tunggu! gue mau ambil dulu baju sama celana luh" ucap Ririn.
Lalu Ririn segera pergi menuju kamarnya.
"Emang Ririn suka nginep ya di rumah luh?" tanya Ardan.
"Waktu itu sih sering, tapi sekarang jarang" ucap Bina.
Setelah selesai mengambil baju dan celana Bina, Ririn segera kembali ke ruang tamu.
"Nih" ucap Ririn sambil memberikan kantong kresek yang berisi baju dan celana Bina.
Lalu Bina segera mengambil kantong kresek tersebut.
"Ya udah kalau gitu gue pulang dulu ya" ucap Bina.
"Iya" ucap Ririn.
"Dan, gue pulang dulu" ucap Bina.
"Iya" ucap Ardan.
Lalu Bina segera pergi keluar. Setelah itu, ia segera menaiki motornya dan ia langsung melajukan motornya menuju rumahnya.
Skip
Setelah sampai di rumah, Bina segera turun dari motor dan ia segera membukakan pagar rumahnya. Setelah itu, ia segera memasukan motornya kedalam garasi.
"Kak Daniel lama banget sih jalan-jalannya" ucap Bina.
"Na" panggil Julian.
Sontak Bina segera menoleh kearah Julian.
"Kenapa, Jul?" tanya Bina.
Lalu Julian segera menghampiri Bina.
"Luh diundang gak?" tanya Julian.
"Diundang apa?" bingung Bina.
"Luh diundang ke pesta ulang tahun Rani gak?" tanya Julian.
Bina hanya menggelengkan kepalanya seraya menjawab tidak.
"Luh masih inget Rani kan?" tanya Julian.
Bina hanya terdiam.
"Masih sama dia lupa sih, kan waktu dulu luh deket banget sama dia" ucap Julian.
"Enggak, gue gak inget" bohong Bina.
"Beneran gak inget?" tanya Julian.
"Iya, gue gak inget" bohong Bina.
"Wajar sih lupa, soalnya kan udah lama juga ya gak ketemu" ucap Julian.
"Ya udah luh besok mau ikut gak kesana?" tanya Julian.
"Enggak, kan gue gak di undang" ucap Bina.
"Luh pasti di undang kok, kan kita sekelas pas SD. Masa iya luh gak diundang" ucap Julian.
"Gue gak bisa ikut deh kalau besok, soalnya gue mau jenguk Arka" ucap Bina.
"Arka sakit?" tanya Julian.
"Iya, dia kecelakaan waktu malam Minggu" jelas Bina.
"Luh ke rumah Arka nya bareng temen-temen yang lain?" tanya Julian.
__ADS_1
"Enggak, gue mau sendiri kesananya" ucap Bina.
"Luh jadian lagi ya sama Arka?" tanya Julian.
Bina hanya mengangguk mengiyakan ucapan Julian.
"Ya udah kalau gitu gue pulang dulu ya" ucap Julian.
"Iya" ucap Bina.
Lalu Julian segera pergi menuju rumahnya.
Setelah Julian pergi, Bina segera menutup pagar rumahnya. Lalu ia segera masuk kedalam rumah.
Setelah itu, Bina segera duduk di sofa sambil mengingat kejadian semasa SD.
Flashback On
"Bina" ucap Rani.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Aku mau ngomong sama kamu" ucap Rani.
"Mau ngomong apa?" tanya Bina.
"Ayo ikut aku dulu" ucap Rani sambil menarik tangan Bina.
Rani membawa Bina ke tempat yang sepi.
"Mau ngomong apa, Rani?" tanya Bina.
"Kamu suka ya sama Julian?" tanya Rani.
"Enggak kok" ucap Bina.
"Tapi kok kamu deket banget sama Julian" ucap Rani.
"Iya kan soalnya Julian itu tetangga aku" ucap Bina.
"Kalian berdua sering main bareng ya?" tanya Rani.
"Iya kita sering main, kan kita tetanggaan" ucap Bina.
"Emang kamu kenapa nanya tentang Julian?" tanya Bina.
"Aku cuma pingin tahu doang kok" ucap Rani.
"Kamu suka ya sama Julian?" tanya Bina.
"Suka ya?" tanya Bina sambil tersenyum.
Lalu Rani hanya tersenyum.
"Tuh, kan senyum! berarti kamu suka sama Julian" ucap Bina.
"Nanti aku bilangin ah ke Julian" canda Bina.
"Jangan" ucap Rani.
Lalu Bina segera berlari menuju kelasnya.
"Bina, jangan" teriak Rani sambil berlari mengejar Bina.
Setelah sampai di kelas, Bina langsung menghampiri Julian.
"Julian" panggil Bina.
"Ada apa?" tanya Julian.
"Kata Rani katanya dia suka sama kamu" ucap Bina.
"Cie Julian" teriak temen-temen sekelas.
"Apaan sih! aku gak suka sama dia" ucap Julian sambil pergi.
"Bina! kamu ngapain sih ngasih tahu Julian" kesal Rani.
Lalu Rani segera duduk dikursinya dan ia langsung menangis karena Bina memberi tahu soal dirinya yang menyukai Julian.
"Hayo loh Rani nya jadi nangis" ucap temen-temen kelas.
Bina segera menghampiri Rani.
"Rani, maafin Bina" ucap Bina yang merasa bersalah.
"Hayo loh, dia nangis gara-gara kamu" ucap teman sekelas.
Skip
Keesokan harinya...
"Rani, kamu kenapa pindah tempat duduk?" tanya Bina namun tidak dijawab oleh Rani.
Akhirnya Bina segera kembali ke kursinya.
__ADS_1
"Na, aku boleh duduk sama kamu gak?" tanya Julian.
"Boleh" ucap Bina karena ia tidak mau duduk sendirian.
Lalu Julian segera duduk disebelah Bina.
"Oh iya, Na! nanti kita main basket lagi yuk sama kakak kamu" ucap Julian.
"Ayo" ucap Bina.
"Oh iya, aku bawa roti nih. Kamu mau gak?" tanya Julian sambil memberikan wadah berisi roti.
"Mau" ucap Bina.
"Ya udah ambil aja" ucap Julian.
"Makasih" ucap Bina sambil mengambil roti tersebut.
"Iya sama-sama" ucap Julian.
Lalu Bina segera memakan roti tersebut.
"Oh iya, Rani kenapa pindah tempat duduk?" tanya Julian.
"Hmm...mungkin dia marah sama aku" ucap Bina.
"Marah gara-gara kemarin ya?" ucap Julian.
Lalu Bina mengangguk mengiyakan ucapan Julian.
"Julian, kok kamu duduk sama Bina sih" ucap Rio yang duduk sebangku dengan Julian.
"Aku sehari doang kok duduk disini" ucap Julian.
"Kamu pacaran ya sama Bina" ucap Rio.
"Kita gak pacaran kok" sahut Bina.
"Cie pacaran ya berdua" ucap Rio.
"Enggak" ucap Bina dan Julian bersamaan.
"Cie pacaran" ucap semuanya.
Bina langsung melihat kearah Rani yang berlari keluar.
Lalu Bina segera mengejar Rani.
Kemudian Rani berhenti disebuah toilet.
"Rani" panggil Bina sambil menghampiri Rani.
"Bina, katanya kamu gak pacaran sama Julian" ucap Rani dengan mata yang berkaca-kaca.
"Aku emang gak pacaran kok sama dia" ucap Bina.
"Tapi kata Rio katanya kamu pacaran sama dia" ucap Rani.
"Aku gak pacaran sama dia" ucap Bina.
"Cepet ngaku! kamu pacaran kan sama dia" ucap Rani.
"Enggak" ucap Bina.
Lalu Rani mendorong Bina kedalam toilet dan ia langsung mengunci pintu toilet tersebut dari luar.
"Tolong"
"Tolong bukain pintunya"
"Aku takut"
"Makanya jangan ngerebut Julian dari aku" ucap Rani.
Flashback Off
"Dek" panggil kak Daniel yang baru datang.
Sontak Bina langsung mengusap air matanya.
Lalu kak Daniel segera duduk disebelah Bina.
"Luh kenapa?" tanya kak Daniel.
"Gak kenapa-napa kok, kak" ucap Bina sambil tersenyum.
"Berantem lagi sama Arka?" tanya kak Daniel.
"Enggak kok" ucap Bina.
"Ya udah, kak! kalau gitu Bina ke kamar dulu ya soalnya mau mandi" ucap kak Daniel.
"Oh ya udah" ucap kak Daniel.
Lalu Bina segera pergi menuju kamarnya.
__ADS_1