
"Keluar kelas yuk! bosen loh didalem kelas mulu" ajak Bina.
"Gak mau" ucap Bella.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Gue bilang kan gak mau! lebih baik luh keluar aja, gue pingin sendiri" bentak Bella.
"Maaf" ucap Bina sambil pergi keluar kelasnya.
Bina pun segera menghampiri Arka, Ririn dan Raihan yang sedang duduk didepan kelasnya.
Lalu Bina pun langsung duduk disebelah Ririn.
"Tadi luh ngomongin apa sama Bella?" tanya Ririn.
"Gue cuma pingin ngajak dia keluar aja, kasihan soalnya sendirian" jelas Bina.
"Terus kenapa dia gak keluar?" tanya Raihan.
"Dia lagi pingin sendiri dulu katanya" ucap Bina.
"Oh iya! bukannya tadi si Ardan bilang pingin ke kelas ya? tapi kok dia gak ada didalam kelas sih" heran Arka.
"Iya juga ya" ucap Raihan.
"Hey guys!" ucap Fanny yang baru muncul.
"Fan, luh kenapa berantem sama Nino?" tanya Bina.
"Habisnya dia gangguin gue mulu" ucap Fanny sambil duduk disebelah Bina.
"Luh gak sampe tonjok-tonjokan kan?" tanya Ririn memastikan.
"Enggak, cuma saling adu mulut doang" ucap Fanny.
"Yaelah, gue kira sampai pertumpahan darah" ucap Raihan.
"Berisik luh" ucap Fanny.
"Na" panggil Rino sambil menghampiri Bina.
"Kenapa, No?" tanya Bina.
"Luh udah sembuh?" tanya Rino memastikan.
"Udah kok" ucap Bina.
"Syukur deh kalau gitu" ucap Rino.
"Makasih ya, waktu itu udah bawa gue ke rumah sakit" kata Bina.
"Iya" ucap Rino.
"Rino yang bawa kamu ke rumah sakit?" tanya Arka.
"Iya" ucap Bina.
"No, makasih" ucap Arka kepada Rino.
"Iya sama-sama" ucap Rino.
"Yaudah gue pergi dulu ya" ucap Rino.
"Iya" ucap semuanya.
Rino pun segera pergi.
"Baru kali ini gue lihat mantan dan pacar akur" ucap Fanny.
"Emang luh baru lihat?" tanya Raihan.
"Iya, gue baru lihat" ucap Fanny.
"Luh gak nyadar, bahwa Bina dan Bella juga akur" ucap Raihan.
"Na, luh emang udah baikan sama Bella?" tanya Fanny.
"Udah" ucap Bina.
"Na, aku pinjem hp kamu dong" ucap Arka.
__ADS_1
"Guys foto bareng yuk!" ajak Raihan.
"Yuk! soalnya gue belum pernah foto bareng kalian" sahut Fanny.
"Tapi handphone gue nya ada dikelas" ucap Raihan.
"Pake handphone gue aja" ucap Bina sambil memberikan ponselnya kepada Raihan.
"Terus difotoin nya sama siapa?" tanya Ririn.
"Suruh orang aja" ucap Arka.
Raihan pun segera menyuruh orang untuk memfoto kami semua.
"Na, sini deket aku" suruh Arka.
Bina pun segera berdiri disamping Arka.
Cekrek 📸
Setelah dirasa cukup banyak mengambil foto, akhirnya kami pun menyudahi acara foto-foto nya.
"Makasih ya" ucap kami semua kepada orang yang telah memfoto kami.
Raihan pun segera mengambil ponsel Bina untuk melihat foto-fotonya.
"Iya sama-sama" ucap orang tersebut, lalu ia pun segera pergi.
Raihan pun segera membuka galeri untuk melihat foto-foto tadi.
"Gue pingin lihat" ucap Fanny sambil mendekati Raihan.
"Gue nya cantik banget" ucap Fanny dengan percaya diri.
"Percaya diri banget luh" kata Raihan.
Seketika Raihan dan Fanny pun saling bertatapan satu sama lain.
Lalu setelah itu, Raihan dan Fanny pun langsung melihat kearah Bina dan Arka.
"Kenapa?" tanya Bina.
Raihan pun langsung menunjukkan foto Arka yang sedang mencium Bina pada saat menaiki bianglala.
"Fotonya sangat wow sekali" ucap Raihan sambil tersenyum.
"Na, gue belum lihat foto-foto yang tadi" ucap Fanny namun tidak dijawab oleh Bina.
"Bukannya udah kamu hapus ya?" tanya Arka sambil menahan tawanya.
Bina pun terdiam sejenak karena ia sedang memikirkan jawaban untuk pertanyaan Arka.
"Iya kirain aku udah, eh ternyata belum" ucap Bina berbohong.
"Yaudah aku hapus sekarang" ucap Bina.
"Jangan!" cegah Arka.
"Gak usah dihapus, buat kenang-kenangan" ucap Arka lagi.
"Ekhem! gue ke kelas dulu ya" ucap Raihan sambil pergi menuju kelasnya.
"Rin, ke kelas yuk!" ajak Fanny.
"Yuk" kata Ririn.
Fanny dan Ririn pun segera masuk kedalam kelasnya.
Bina pun hanya terdiam karena malu oleh Arka dan teman-temannya.
"Kamu kenapa?" tanya Arka.
"Aku malu karena foto kita dilihat temen-temen aku" ucap Bina.
"Udah gak apa-apa, lagian mereka gak mempermasalahkan foto itu" ucap Arka.
...****...
Skip
Semua siswa dan siswi pun segera pergi ke rumahnya masing-masing. Sedangkan Bina masih setia menunggu Arka yang sedang latihan basket bersama teman-temannya.
__ADS_1
Latihan basket pun selesai, Arka pun langsung menghampiri Bina yang sedang duduk dipinggir lapangan. Sedangkan teman-temannya segera pergi.
"Ayo pulang!" ajak Arka.
Bina pun mengeluarkan sapu tangan miliknya, dan ia langsung mengelap keringat di kening Arka.
Arka pun hanya tersenyum karena perbuatan Bina.
"Nih minum dulu" ucap Bina sambil memberikan air mineral.
"Makasih" ujar Arka sambil mengambil air mineral tersebut.
Arka pun segera meminum air mineral yang diberikan Bina.
"Capek banget ya?" tanya Bina.
"Enggak sih" kata Arka.
"Yaudah ayo pulang" ajak Arka sambil memegang tangan Bina.
Mereka berdua pun segera pergi menuju parkiran.
"Ka, tunggu dulu!" ucap Bina sambil melepaskan genggaman tangannya.
"Kenapa?"tanya Arka.
"Itu ada dompet" ucap Bina sambil menunjuk dompet yang berada di tanah.
"Udah biarin aja" kata Arka.
"Kasihan kalau orangnya nyariin" ucap Bina.
"Aku ke ruang tata usaha dulu ya, biar disimpen disana dulu" ucap Bina sambil mengambil dompet tersebut.
"Yaudah" ucap Arka.
Bina pun segera menuju ruang tata usaha.
Setelah sampai di ruang tata usaha, Bina pun memberitahu bahwa ada seseorang yang kehilangan dompet.
"Tadi nemu dimana?" tanya guru tata usaha.
"Diparkiran pak" ucap Bina.
Guru tersebut pun berniat membuka dompet tersebut untuk mengetahui siapa tahu ada foto atau ktp orang yang punya dompet itu.
"Kenapa dibuka pak?" tanya Bina.
"Bapak mau meriksa, siapa tahu ada foto atau ktp orang yang punya dompet ini" ucap guru tata usaha.
"Kamu kenal orang ini?" tanya guru tata usaha.
Bina pun melihat foto Bella dan Arka didompet tersebut.
"Kenal, itu temen sekelas saya" ucap Bina sedikit sedih karena melihat foto tersebut.
"Yaudah biar kamu aja yang kasih ke dia" ucap guru tata usaha.
"Tapi pak rumah saya sama dia jaraknya jauh" ucap Bina.
"Besok kamu sekolah kan?" tanya guru tata usaha.
"Iya" ucap Bina.
"Yaudah besok aja kasih nya" ucap Bina.
"Yaudah deh nanti saya kasih" ucap Bina sambil mengambil dompet milik Bella.
Lalu Bina pun segera pergi ke parkiran untuk menemui Arka.
"Nih" ucap Bina sambil memberikan dompet Bella kepada Arka.
"Kenapa dikasih ke aku? emang ruang tata usaha nya udah tutup?" tanya Arka.
"Itu punya Bella, jadi kamu aja yang kasih ke dia" ucap Bina.
Arka pun segera mengambil dompet tersebut.
"Yaudah ayo naik" ucap Arka.
Bina pun segera menaiki motor milik Arka.
__ADS_1
Lalu Arka pun segera melajukan motornya untuk mengantar Bina pulang.