Prince Of School

Prince Of School
Episode 68


__ADS_3

Setelah dari kamar mandi, Ririn pun segera kembali menghampiri Bina.


"Luh belum beres juga video call sama Arka?" tanya Ririn.


"Belum" ucap Bina.


"Udah dong video call nya! gue bosen dikacangin mulu" kata Ririn.


"Yaudah, iya" ucap Bina.


"Ka, udah dulu ya video call nya" ucap Bina.


"Iya" ucap Arka.


Bina pun segera mematikan video call tersebut.


"Gue tidur dulu ya, Na! gue ngantuk" ucap Ririn sambil tiduran dikasur.


"Tadi nyuruh gue matiin video call sama Arka, eh sekarang luh nya malah tidur" ucap Bina.


"Kan biar gak ganggu gue waktu tidur" ucap Ririn sambil nyengir.


"Ya udah deh gue juga mau tidur" ucap Bina.


Akhirnya mereka berdua pun tidur bersama.


...****...


Malam hari


Tok...tok


Cklek


Pintu pun dibuka oleh mamah.


"Ini anak gadis belum bangun juga" gumam mamah.


"Bina, Ririn, bangun! udah jam 7 malam" ucap mamah.


"Hah? jam 7 malam?" tanya Bina dan Ririn bersamaan.


"Iya" ucap mamah.


"Gue mandi duluan, Rin!" ucap Bina.


"Gue dulu, Na" ucap Ririn.


"Emang kalian mau kemana?" tanya mamah.


"Mau makan-makan" ucap Bina.


"Yaudah lebih baik yang satu mandi di kamar mandi yang bawah aja" ucap mamah.


"Yaudah deh, aku aja yang dibawah" ucap Ririn.


"Na, gue pinjem baju sama celana luh ya" ucap Ririn.


"Iya, ambil aja" ucap Bina.


Bina pun segera masuk ke kamar mandi, sedangkan Ririn pergi ke kamar mandi yang ada dibawah.


15 menit kemudian...


Setelah selesai mandi, Bina dan Ririn pun segera berdandan agar terlihat cantik.


Trining...trining


(Suara dering telepon)


"Iya, Ka" ucap Bina.


"Jadi gak? aku sama yang lain udah ada di rumah makan bang Fauzi" tanya Arka.


"Jadi, bentar lagi aku kesana" ucap Bina.


"Yaudah, aku tunggu ya" ucap Arka.


"Ka, Ardan ikut kan?" sahut Ririn.


"Rin, gue loud speaker loh" ucap Arka.


Ririn pun langsung terdiam.

__ADS_1


"Na, gimana dong" ucap Ririn pelan.


"Kamu loud speaker, Ka?" tanya Bina.


"Enggak, aku cuma bercanda" ucap Arka sambil ketawa.


Ririn pun langsung merebut ponsel milik Bina.


"Arka rese!!!" teriak Ririn.


Ririn pun segera mematikan panggilan telepon dari Arka.


"Gila si Arka! bikin gue jantungan tahu gak" ucap Ririn.


Bina pun hanya tersenyum mendengar ucapan Ririn.


"Yaudah yuk berangkat!" ajak Bina.


Akhirnya mereka berdua pun segera pergi ke rumah makan kak Fauzi.


Setelah sampai di rumah makan kak Fauzi, kita berdua pun segera menghampiri anak-anak Stray Squad.


"Bidadari dari mana nih?" tanya Raihan.


"Kalian berdua makeup?" tanya Kevin.


"Iya, emang kenapa?" tanya Bina.


"Kita disini kan mau makan, bukan mau double date" ucap Ardan sambil menahan tawanya.


"Berisik luh" kesal Bina.


"Ka, kamu kok diem aja sih! bukannya belain aku" ucap Bina.


"Guys berisik! emang kenapa kalau mereka makeup? kan mereka makeup biar kelihatan cantik" bela Arka.


"Yaudah sini duduk" ucap Arka kepada Bina.


Bina pun langsung duduk disamping Arka.


"Gue gak disuruh duduk?" tanya Ririn.


"Sini, duduk samping gue" ucap Raihan.


Ririn pun segera duduk disamping kak Chandra.


"Kok malah duduk disitu sih" ucap Raihan.


"Soalnya kalau disamping luh berisik" ucap Ririn.


Arka pun membuka jaketnya dan langsung memakaikan jaketnya kepada Bina.


Bina pun sontak melihat kearah Arka.


"Kenapa jaketnya dikasih ke aku?" tanya Bina.


"Biar kamu gak kedinginan, lagian kamu kenapa coba pake t-shirt pendek" ucap Arka.


"Aku gak kedinginan kok" ucap Bina.


"Pokoknya pake aja" ucap Arka.


"Mulai deh bucin nya" ucap Raihan.


"Kita disini mau makan atau mau lihat Arka sama Bina sih?" tanya Ardan.


"Ya, makan lah" ucap Bina.


"Yaudah pesenin sana, kan luh yang ngajak kita makan" suruh Ardan.


"Bukan gue! Ririn tuh yang ngajakin" ucap Bina.


"Kok jadi gue?" sahut Ririn.


"Kan emang luh yang ngajak" ucap Bina.


"Kok jadi pada ribut sih! tulis aja pesanan kalian, nanti gue kasih ke Fauzi" ucap kak Chandra sambil memberikan kertas dan bolpoin.


Bina, Ririn dan anak-anak Stray Squad pun langsung menuliskan pesanan masing-masing.


Setelah itu, Chandra pun segera menghampiri Fauzi untuk memberikan kertas yang bertuliskan pesanan mereka semua.


"Ka, foto berdua yuk!" ucap Bina.

__ADS_1


Arka pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Bina.


Mereka berdua pun berfoto bersama.


"Kita gak diajak gitu?" tanya Robi.


"Iya nih, asik pacaran mulu luh berdua" ucap Ardan.


"Yaudah ayo foto bareng" ucap Bina.


"Gue ikutan" sahut kak Fauzi yang berlari menghampiri kita semua.


Akhirnya mereka semua pun berfoto bersama.


Setelah itu, kak Fauzi pun segera pergi lagi untuk membakar ayam.


"Kenapa bang Fauzi pergi lagi? padahal kan asisten nya banyak yang bantu" ucap Kevin.


"Mungkin karena kak Fauzi udah terbiasa kerja kali" ucap Ririn.


Trining...trining


(Suara telepon Arka)


Arka pun melihat ke layar ponselnya untuk mengetahui siapa yang meneleponnya, dan ternyata itu adalah Bella.


"Siapa?" tanya Bina


Arka pun langsung melirik kearah Bina sekilas.


"Bella" ucap Arka.


"Yaudah angkat aja" ucap Bina.


Akhirnya Arka pun segera mengangkat panggilan telepon dari Bella.


"Hallo" ucap Arka.


"Hiks...hiks" tangis Bella.


"Luh kenapa?" tanya Arka.


Bina, Ririn dan anak-anak Stray Squad yang lain pun langsung melihat kearah Arka.


"Ka, orang tua gue mau pisah" ucap Bella sambil menangis.


Arka pun hanya terdiam, karena ia tidak tahu harus melakukan apa.


"Gue harus gimana? gue gak mau mereka pisah" ucap Bella.


"Luh tenang ya, jangan nangis. Lebih baik sekarang luh tenangin diri luh dulu" ucap Arka.


"Gue gak bisa tenang, Ka!" ucap Bella.


"Lebih baik luh ke rumah sodara luh dulu, terus suruh sodara luh biar bantuin menyelesaikan masalahnya" ucap Arka.


"Yaudah deh, gue ke rumah saudara gue sekarang" ucap Bella.


"Makasih ya, Ka! maaf kalau gue ganggu luh" kata Bella.


"Iya" ucap Arka.


Bella pun langsung mematikan panggilan teleponnya dengan Arka.


"Bella kenapa telepon luh?" tanya Ardan.


"Dia lagi ada masalah keluarga" ucap Arka.


"Terus kenapa curhatnya sama luh? kenapa gak sama yang lain?" tanya Ardan.


"Mungkin karena gue yang dia kenal" ucap Arka.


"Na, luh gak cemburu gitu kalau Arka teleponan sama mantannya?" tanya Robi.


"Enggak" ucap Bina berbohong.


"Ya dia cemburu lah, cewek mana coba yang gak cemburu. Mana teleponnya terang-terangan didepan dia lagi" ucap Ririn.


"Maafin aku ya" ucap Arka.


"Ngapain minta maaf? lagian aku gak cemburu kok" ucap Bina berbohong.


Asisten kak Fauzi pun datang menghampiri kita semua untuk memberikan pesanan yang telah kita pesan.

__ADS_1


__ADS_2