
Pagi hari
Tingtong...tingtong
"Biar kakak aja yang buka" ucap kak Daniel.
"Oh ya udah" ucap Bina.
Lalu kak Daniel pun segera pergi keluar untuk menemui orang yang menekan bel rumahnya.
"Arka" ucap kak Daniel.
"Pagi kak" ucap Arka.
"Iya, kenapa?" tanya kak Daniel.
"Arka mau ngasih helm Bina, soalnya waktu itu ketinggalan di rumah Arka" ucap Arka.
"Perasaan Bina gak punya helm" ucap kak Daniel.
"Sebenernya ini helm dapet ngasih Arka, tapi waktu itu ketinggalan di rumah Arka. Jadi Arka mau balikin helm nya ke Bina" ucap Arka.
"Oh gitu" ucap kak Daniel.
"Ya udah ini, kak" ucap Arka sambil memberikan helmnya kepada kak Daniel.
Lalu kak Daniel pun segera mengambil helm tersebut.
"Kak ada siapa?" tanya Bina yang baru keluar.
Lalu Bina pun langsung terdiam saat melihat Arka.
"Ini katanya Arka mau ngembaliin helm kamu" ucap kak Daniel.
"Oh iya, nih helmnya" ucap kak Daniel sambil memberikan helm kepada Bina.
Lalu Bina pun segera mengambil helm tersebut.
"Kamu udah selesai makannya?" tanya kak Daniel.
"Udah" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu Bina pamit ke sekolah ya, kak" ucap Bina.
"Iya hati-hati ya" ucap kak Daniel.
"Iya" ucap Bina sambil menaiki motornya.
"Kak, Arka juga pamit ke sekolah ya" ucap Arka.
"Iya" ucap kak Daniel.
Lalu Bina pun segera melajukan motornya.
Saat Bina melajukan motornya, Arka pun buru-buru menaiki motornya dan ia pun langsung menyusul Bina.
...****...
Setelah sampai di parkiran sekolah, Arka pun segera memarkirkan motornya disebelah motor Bina.
"Arka kenapa sih ngikutin mulu" batin Bina.
Lalu Bina pun segera berjalan menuju kelasnya.
Kemudian Arka pun mengikuti Bina dari belakang.
Lalu Bina pun menghentikan jalannya dan sontak Arka pun langsung berhenti.
"Ka, ngapain sih ngikutin mulu?" tanya Bina.
"Aku gak ngikutin kamu kok" ucap Arka.
Saat Bina mau melanjutkan perjalanannya menuju kelas, tiba-tiba tangan Bina pun ditahan oleh Arka.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Tali sepatu kamu lepas" ucap Arka.
__ADS_1
Lalu Arka pun segera berjongkok didepan Bina sambil mengikat tali sepatu Bina.
Setelah itu, Arka pun segera berdiri lagi.
"Makasih" ucap Bina.
Lalu Bina pun buru-buru pergi menuju kelasnya.
Setelah sampai, Bina pun segera masuk kedalam kelasnya dan ia pun langsung duduk dikursinya.
"Fan" panggil Bina.
Sontak Fanny pun langsung melihat kearah Bina.
"Luh kenapa?" tanya Bina.
"Gak apa-apa kok" ucap Fanny.
"Kalau ada masalah, cerita aja sama gue" ucap Bina.
"Gue gak ada masalah kok, Na" ucap Fanny.
Kemudian Ririn dan Ardan pun segera masuk kedalam kelas.
Lalu Ririn pun segera duduk disebelah Bina.
"Whoahh" Ririn pun menguap.
"Pagi-pagi udah nguap aja luh" ucap Fanny.
"Soalnya gue semalam bergadang, makanya sekarang masih ngantuk" ucap Ririn.
"Rajin banget luh belajarnya sampe bergadang" ucap Bina.
"Gue bergadang bukan karena belajar, tapi gara-gara nonton drama Korea" ucap Ririn.
"Ya ampun, gue kira luh bergadang karena belajar buat UAS" ucap Bina.
"Emang sih semalam gue belajar dulu. Terus udah selesai belajar, baru gue lanjut nonton drama Korea" ucap Ririn.
"Iya bener, gak kerasa banget" ucap Bina.
"Oh iya, perasaan pernah ada yang ngomong ke gue deh kalau dia pingin double date nanti pas tahun baru. Tapi siapa ya? gue lupa" sindir Ririn.
"Udah jangan dibahas" ucap Bina.
"Aduh udah mau tahun baru, tapi gue masih jomblo" ucap Fanny.
"Luh gak sendiri kok, Fan! kan Bina juga jomblo" ucap Ririn.
"Oh iya! nanti kalian tahun baruan sama siapa?" tanya Fanny.
"Kalau gue sama Ardan lah" ucap Ririn.
"Kalau luh, Na?" tanya Fanny.
"Gue gak bakal tahun baruan, gue mau di rumah aja bareng kak Daniel" ucap Bina.
"Eh gimana kalau kita ke rumah Bina aja, sambil bakar-bakar gitu" ucap Fanny.
"Bakar rumah?" tanya Ririn.
"Bakar ayam lah, Rin! atau enggak bakar jagung" ucap Fanny.
"Gimana? mau gak?" tanya Fanny.
"Nanti gue bilang ke Ardan dulu" ucap Ririn.
Lalu Ririn pun segera pergi menghampiri Ardan.
"Dan" panggil Ririn.
"Kenapa?" tanya Ardan sambil memainkan game diponselnya.
"Nanti tahun baru di rumah Bina yuk! sekalian kita bakar jagung" ucap Ririn.
"Terserah kamu, aku mah ikut aja" ucap Ardan yang masih bermain game.
__ADS_1
"Nanti ajak Stray Squad juga ya" ucap Ririn.
"Iya, nanti aku ajakin mereka" ucap Ardan.
"Kamu fokus banget sih main gamenya" ucap Ririn sedikit kesal karena Ardan hanya melihat kearah ponselnya.
"Soalnya seru banget gamenya" ucap Ardan.
Dengan keisengannya, Ririn pun langsung mematikan ponsel Ardan
Lalu Ririn pun langsung berlari menuju kursinya. Sedangkan Ardan hanya menatap datar Ririn yang sedang berlari.
"Untung sayang, kalau enggak udah gue cekek" batin Ardan.
"Pagi anak-anak" ucap Bu Susan.
"Pagi Bu" ucap seluruh murid kelas XI MIPA 2.
"Sebelum mengerjakan ulangan, alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu agar dipermudah mengisi jawabannya" ucap Bu Susan.
"Berdoa menurut kepercayaannya masing-masing. Berdoa dimulai!" ucap Bu Susan.
Lalu semuanya pun segera berdoa dalam hati.
"Berdoa selesai" ucap Bu Susan.
"Jangan ada yang nyontek ya" ucap Bu Susan.
"Iya Bu" ucap semuanya.
Lalu Bu Susan pun segera membagikan lembar soal dan lembar jawaban kepada murid-muridnya.
Kemudian murid-murid pun segera mengerjakan soal ulangan tersebut.
...****...
* Kelas XI MIPA 3
"Ka, guru pengawas nya siapa?" tanya Robi.
"Bu Jeni" ucap Arka.
"Bakal susah nih nyonteknya" ucap Robi.
"Makanya belajar, jangan nyontek mulu" ucap Arka.
"Mata pelajaran pertama apa?" tanya Robi.
"Matematika" jawab Arka.
"Aduh mampus gue!" ucap Robi.
"Nanti gue lihat ya" ucap Robi.
"Enak aja!" ucap Arka.
"Please! nanti gue traktir deh" ucap Robi.
"Kaga mau, lagian duit mah gue juga punya jadi gue gak butuh traktiran" ucap Arka.
"Pagi anak-anak" ucap Bu Jeni yang baru datang.
"Pagi Bu" ucap semuanya.
"Mampus gue, mana matematika dulu lagi" batin Robi.
"Silahkan bukunya dimasukkan kedalam tas, terus nanti tas nya simpen ke depan ya" perintah Bu Jeni.
"Baik Bu" ucap seluruh murid kelas XI MIPA 3.
Lalu semua murid pun segera memasukan buku-bukunya kedalam tas, kemudian mereka pun segera menyimpan tas mereka didepan.
Setelah itu, mereka pun segera duduk kembali dikursinya masing-masing.
Setelah semua murid sudah duduk dikursinya masing-masing, Bu Jeni pun segera membagikan lembar soal dan lembar jawaban kepada murid-muridnya.
"Jangan ada yang nyontek ya! kalau ada yang ketahuan nyontek, nanti ibu bakal robek lembar jawabannya" ucap Bu Jeni.
__ADS_1