Prince Of School

Prince Of School
Episode 18


__ADS_3

Brugg


Bina pun tidak sengaja menabrak seseorang dan jus yang ia pegang tumpah sedikit hingga mengenai baju orang itu. Dan saat Bina lihat ternyata yang gue tabrak itu Bella.


"Maaf gue gak sengaja" ucap Bina.


"Gak sengaja gimana, luh pasti sengaja kan tumpahin jus nya ke gue" teriak Bella.


Semua orang yang berada di kantin pun langsung menatap kearah Bina dan Bella.


"Gue beneran gak sengaja" ucap Bina yang merasa bersalah.


Lalu Bella pun mengambil jus yang dipegang Bina dan dia langsung menumpahkan jus ke baju seragam Bina.


Lalu semua orang yang berada di kantin pun kaget melihatnya.


Arka pun berdiri dan berniat menghampiri Bina dan Bella namun pada saat mau menghampiri mereka berdua, dia pun langsung mengurungkan niatnya saat ada cowok yang mendekati Bina.


"Heh, luh apa-apaan sih! dia kan udah minta maaf sama luh" ucap Julian dengan tatapan tajam.


"Maaf ya, Bina! gue gak sengaja" ucap Bella dengan nada ditekankan.


"Na, ikut gue!" ucap Julian sambil memegang tangan gue.


"Gue ikut" ucap Fanny dan Rizky.


"Udah lebih baik luh berdua habiskan makanannya, biar Bina sama gue dulu" ucap Julian.


Julian pun membawa Bina ke kelas.


"Nih pakai jaket gue" ucap Julian.


"Makasih" ucap Bina dengan mata berkaca-kaca.


"Udah jangan nangis lebih baik kamu ke toilet, ganti bajunya nanti masuk angin loh" ucap Julian.


"Yaudah gue ke toilet dulu" ucap Bina.


Setelah dari toilet, Bina pun segera kembali ke kelasnya dan ternyata di kelasnya sudah ada guru.


"Kamu habis dari mana? Kenapa pakai jaket?" ucap Bu Tina.


"Tadi saya habis dari toilet bu, baju saya basah akibat ketumpahan jus" jelas Bina.


"Yaudah cepat duduk, ibu mau ngasih informasi penting" ucap bu Tina.


Bina pun duduk di kursinya.


"Ibu mau ngasih tahu kepada kalian bahwa ketua OSIS tahun ini adalah Fauzi dari kelas XII MIPA 4" kata bu Tina.


"Wah! ayam goreng gratis nih" ucap Ardan.


"Shutt! ibu belum selesai ngomongnya" ucap bu Tina


"Maaf, bu" ucap Ardan.


"Besok guru-guru bakal rapat, jadi mulai besok kalian belajar di rumah" ucap bu Tina.


"Yeayyy!" teriak semua yang ada di kelas.


...****...


"Na, pulang bareng yuk!" ucap Ririn.


"Maaf Rin, tapi gue mau pulang bareng sama Julian" ucap Bina.


"Oh gitu , ya udah deh"


"Bina" teriak Julian dari kejauhan.


"Iya tunggu Jul" ucap Bina.


"Rin, gue duluan ya" ucap Bina lagi.


...****...


"Ka, aku pulangnya bareng kamu ya" ucap Bella.


"Gak!"


"Ih, kamu kok gitu sih"


"Bella, luh apa-apaan sih tadi waktu di kantin pakai acara tumpahin jus segala. Bina kan udah minta maaf" ucap Arka dengan nada marah.


"Terus aja belain selingkuhannya" batin Bella.


"Luh ngapain sih ngikutin gue mulu, awas gue mau pulang" ucap Arka.


"Ikut" ucap Bella dengan manja.


Arka pun melihat Bina dan Julian yang sedang berada di parkiran sekolah.


Pada saat Arka menatap Bina, kemudian Bina pun tidak sengaja menatap Arka bersama Bella dan Bina pun langsung memalingkan pandangannya.


"Tuh lihat, Ka! selingkuhan kamu udah punya pacar. Lebih baik lupain aja deh" kesal Bella.

__ADS_1


"Palingan tuh cewek ngerebut pacar orang lagi" ucap Bella lagi.


"Jaga mulut luh, gue gak suka ya kalau luh terus-terusan bilang Bina ngerebut gue dari luh. Bukan Bina yang ngerebut gue dari luh tapi gue nya aja yang suka sama dia" kesal Arka.


"Tapi gak mungkin cowok yang punya pacar terus selingkuh. Pasti penyebabnya, selingkuhannya yang sering ngegodain. Jadi kamu tertarik deh sama dia" ucap Bella tak mau kalah.


"Iya gue tertarik sama Bina, tapi bukan karena dia sering godain gue. Gue tertarik sama dia justru karena dia berbeda dengan cewek lainnya" ucap Arka sambil meninggalkan Bella menggunakan motor sport nya.


...****...


"Ka, makasih ya udah nganterin" ucap Bina.


"Ka?" bingung Julian.


"Eh! maksud gue Julian" ucap Bina.


"Iya, sama-sama"


"Jul, nanti malam kamu mau ke rumah makan kak Fauzi gak?" tanya Bina.


"Kak Fauzi itu siapa?" ucap Julian.


"Itu ketua OSIS yang baru, soalnya waktu itu dia bilang ke semua orang kalau dia jadi ketua OSIS, dia bakal teraktir semuanya makan di rumah makannya kak Fauzi" jelas Bina.


"Oh gitu, emang rumah makan kak Fauzi dimana?" tanya Julian.


"Itu" tunjuk Bina.


"Oh depan rumah luh, gue kirain jauh" ucap Julian


" Nanti bareng ya kesana nya, gue kan belum kenal sama siapapun kecuali kamu, Fanny, dan Rizky" ucap Julian.


"Sip"


"Ya udah gue pulang dulu ya, Bye!"


"Bye" ucap Bina.


...****...


Setelah Julian pulang, Bina pun masuk ke dalam rumah.


" Na "-panggil kak Daniel


" Apa "-kata Bina


" Sini, katanya mau kenalan sama pacar kakak "-ucap Daniel


" Oh ini kak Sarah tuh "-ucap Bina


" Iya "-kata kak Sarah sambil tersenyum


" Kenalin juga nama kakak Sarah "-ucap Sarah sambil membalas uluran tangan gue.


" Kakak cantik banget "-ucap Bina


" Makasih, kamu juga cantik "-ucap kak Sarah


" Kok kak Sarah mau sih pacaran sama kak Daniel, kak Daniel kan jelek "-canda Bina


" Masih gue lihatin "-kak Daniel


" Kabur ah takut di amuk kudanil "-teriak Bina dan langsung berlari ke kamar.


...****...


" Kak, Bina mau ke rumah kak Fauzi dulu yah "-ucap Bina


" Mau ngapain? "-tanya kak Daniel


" Mau makan-makan "-ucap Bina sambil pergi keluar


" Jul "-panggil Bina


" Ayo "-ucap Bina lagi


Bina dan Julian pun segera menuju rumah makan kak Fauzi.


Setelah sampai, Bina pun melihat-lihat ke sekitar. Ternyata banyak sekali orang-orang yang datang.


" Na, sini "-teriak kak Fauzi


" Iya kak "-ucap Bina sambil menghampiri kak Fauzi


" Tuh udah gue sediakan tempat khusus buat teman terdekat gue "-ucap kak Fauzi


" Oh iya makasih kak Fauzi "-kata Bina


" Iya sama-sama "-ucap Fauzi


" Dia siapa Na? "-ucap Fauzi lagi


" Dia Julian, tetangga baru kita kak "-ucap Bina


" Oh ya udah, kalian ke sana dulu aja. Gue lagi sibuk mau goreng ayam dulu "-ucap kak Fauzi

__ADS_1


" Ya udah kita ke sana dulu ya kak "-ucap Bina


Bina dan Julian pun menuju ke tempat yang telah disediakan oleh kak Fauzi.


Pada saat sampai ke tempat nya, Bina pun melihat anak-anak Stray Squad yang sedang duduk.


" Bina, sini duduk "-ucap kak Chandra


" Aduh gue lupa, Arka kan teman kak Fauzi juga "-batin Bina


" Sini kok bengong sih "-ucap kak Chandra lagi


" Na ayo duduk "-ucap Julian


Bin dan Julian pun akhirnya duduk.


Arka pun menatap Julian seolah tidak suka padanya.


Suasana pun menjadi canggung pada saat Bina dan Julian duduk disini.


" Ngomong dong, diem-diem mulu "-ucap Kevin


" Na, dia siapa? "-tanya Raihan


" Dia Julian, teman kecil Bina "-ucap Bina


" Tuh dengerin Ka, dia cuma teman bina "-ucap Raihan


" Apaan sih jadi bawa-bawa gue "-ucap Arka


" Kan luh sebagai mantannya Bina, pasti ada kan rasa cemburu kalau Bina dekat cowok lain "-ucap Raihan


" Bukannya luh cemburu Ka, karena dia dekat sama Bina "-ucap Robi dan langsung mendapat tatapan tajam dari Arka.


" Luh mantannya Bina? "-tanya Julian


Arka pun tidak membalas perkataan dari Julian, dia lebih memilih untuk memainkan ponselnya.


" Iya dia mantannya Bina "-jawab Chandra karena kasihan dengan Julian yang tidak direspon oleh Arka.


" HELLO EVERYBODY "-teriak Ardan yang baru datang


" Kok malah pada diam gini sih "-ucap Ardan lalu dia pun duduk di kursi.


" Guys nih makanannya udah jadi "-ucap Fauzi


" Makasih "-ucap semuanya


" Ya udah gue ke sana lagi yah mau nganterin makanan ke meja yang lainnya "-ucap Fauzi


Ardan pun pergi mengambil mic yang disediakan untuk berkaraoke.


" Tes 1 2 3, selamat malam semuanya "-teriak Ardan


" Hari ini gue mau ngasih pengumuman buat kalian semua "-ucap Ardan


" Kirain gue, dia bakalan nyanyi "-ucap Chandra


" Besok malam gue mau ngundang kalian semua ke pesta ulang tahun gue, gue harap kalian datang yah "-ucap Ardan


" Oh iya tema nya pesta topeng, jadi kalian harus pakai topeng yah "-ucap Ardan lagi


" Ok "-ucap semua orang


Ardan pun kembali duduk ke tempat semula.


" Ribet banget mesti pakai topeng "-ucap Raihan


" Terserah gue dong, gue yang ulang tahun "-ucap Ardan


" Pakai topeng monyet bisa gak? "-tanya Robi


" Terserah luh deh, yang penting pakai "-ucap Ardan


" Oh iya Ardan gue mau nanya kalau si Ririn, Fanny sama Rizky kesini gak? "-tanya Bina


" Kalau tadi gue lihat si Fanny sama Rizky lagi foto-foto di sana "-ucap Ardan


" Kalau si Ririn kayaknya gak datang deh "-ucap Ardan lagi


Setelah mengobrol kami pun langsung menyantap hidangan yang telah disediakan.


" Na, maaf dibibir kamu ada sisa makanan "-ucap Julian sambil mengelap sisa makanan di bibir gue dengan tisu.


" Makasih "-ucap Bina


" Aduh jadi malu gue "-batin Bina


Arka pun kesal melihat Julian yang sedang mengelap sisa makanan yang ada di bibir Bina.


Lalu Arka pun memutuskan untuk pergi karena ia sangat cemburu.


" Mau kemana Ka "-ucap Ardan namun tak dibalas oleh Arka.


" Cemburu dia "-ucap Raihan

__ADS_1


" Oh iya jangan lupa ya besok bawa kado buat gue, kalau gak bawa kado gue bakal usir "-ucap Ardan


" Iya, bawel luh mah "-ucap Robi


__ADS_2