Prince Of School

Prince Of School
Episode 189


__ADS_3

"Ka, kita kesana aja" tunjuk Bina.


"Ke cafe?" tanya Arka.


"Iya" ucap Bina.


Arka segera memarkirkan mobilnya didepan cafe tersebut.


Lalu Bina dan Arka segera turun dari mobil. Kemudian mereka berdua segera masuk kedalam cafe tersebut dan mereka berdua langsung duduk di tempat yang telah disediakan.


"Mbak" panggil Arka kepada pelayan cafe.


Kemudian pelayan cafe tersebut langsung menghampiri Bina dan Arka.


"Mau pesan apa?" tanya pelayan tersebut.


"Saya pesen spaghetti sama orang juice" ucap Arka.


"Kamu mau pesen apa?" tanya Arka kepada Bina.


"Aku mau pesen burger sama ice milk tea" ucap Bina.


"Oke, tunggu sebentar ya" ucap pelayan tersebut.


Lalu pelayan tersebut segera pergi untuk membuatkan pesanan Arka dan Bina.


Trining...trining


Bina langsung melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari Ardan.


"Hallo" ucap Bina.


"Na, luh jangan dulu pulang ya soalnya kita belum selesai ngedekor nya" ucap Ardan.


"Iya" ucap Bina.


"Itu luh sama Arka lagi dimana?" tanya Ardan.


"Di cafe" ucap Bina.


"Oh iya, gue udah kasih nama di kado luh biar Arka tahu kalau luh ngasih kado ke dia" ucap Ardan.


"Na, luh gak loud speaker kan?" tanya Ardan memastikan.


"Enggak kok" ucap Bina.


"Na, luh jangan dulu ngucapin selamat ulang tahun ke Arka ya" ucap Ardan.


"Tapi gue udah bilang" ucap Bina.


"Loh kok luh udah bilang sih" ucap Ardan.


"Ya karena dia kasih tahu ke gue, makanya gue bilang deh" ucap Bina.


"Oh gitu, ya udah gak apa-apa" ucap Ardan.


"Kalau gitu gue tutup dulu ya teleponnya, soalnya mau beli kue ulang tahun" ucap Ardan.


"Iya" ucap Bina.


Lalu Ardan segera mematikan panggilan teleponnya.


"Siapa?" tanya Arka.


"Temen" ucap Bina.


"Anak SMA Doa Bangsa itu?" tanya Arka.


"Iya" bohong Bina.


"Kamu deket banget ya sama dia?" tanya Arka.


"Iya deket banget" ucap Bina.


Trining...trining


Lalu Arka segera melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari Bella.


Kemudian Arka langsung melihat kearah Bina.


"Kenapa?" bingung Bina karena Arka melihat kearahnya.


"Enggak" ucap Arka.


"Kenapa teleponnya gak dijawab?" tanya Bina.


"Soalnya gak penting" ucap Arka.


"Emang telepon dari siapa?" tanya Bina.


"Dari Bella" ucap Arka.


"Angkat aja, siapa tahu kan dia mau ngucapin selamat ulang tahun buat kamu" ucap Bina.


"Aku gak butuh ucapan selamat dari orang lain, yang aku butuh cuma ucapan selamat dari kamu" ucap Arka.


"Kan tadi aku udah ngucapin" ucap Bina.


"Iya, makanya itu aku udah gak butuh lagi ucapan dari orang lain" ucap Arka.


"Aku ke toilet bentar ya" ucap Bina.


"Iya" ucap Arka.


Lalu Bina seger pergi menuju toilet.


Ting


Sontak Arka langsung melihat kearah ponsel Bina. Dan Arka melihat notifikasi grup chat diponsel Bina.


"Grup tanpa Arka" batin Arka.


Lalu Bina segera kembali menghampiri Arka dan ia langsung duduk.


Kemudian pelayan cafe segera menghampiri Bina dan Arka, lalu ia segera meletakan makanan dan minuman yang dipesan oleh Bina dan Lino.


"Makasih" ucap Bina dan Arka bersamaan.


"Iya sama-sama" ucap pelayan tersebut.


Lalu pelayan tersebut segera pergi.


Kemudian Bina dan Arka segera menikmati makanan dan minuman tersebut.

__ADS_1


"Na" panggil Arka.


"Apa" ucap Bina.


"Tadi aku gak sengaja lihat notifikasi grup chat kamu" ucap Arka.


"Grup chat yang mana?" tanya Bina.


"Grup tanpa Arka" ucap Arka.


Lalu Bina langsung terdiam sejenak.


"Kalian mau kasih surprise ya?" tebak Arka.


"Enggak" ucap Bina sedikit gugup.


"Terus kenapa grup nya namanya grup chat tanpa Arka?" tanya Arka.


"Kamu salah lihat kali, lagian grup chat aku gak ada yang namanya kayak gitu" ucap Bina.


"Udah kamu jangan bohong, lagian aku udah tahu kok kalau anak-anak Stray Squad bakal kasih surprise" ucap Arka.


"Tahu dari mana?" tanya Bina.


"Tahu aja, soalnya kemarin mereka ngediemin aku mulu dan pastinya mereka ngelakuin itu karena biar aku marah ke mereka" ucap Arka.


"Aku bener kan?" tanya Arka.


Bina hanya diam tidak menjawab ucapan Arka.


"Aku juga tahu, kamu pasti mau jalan-jalan sama aku biar mereka ada waktu buat siapin pesta di rumah aku kan?" tanya Arka.


"Enggak kok" ucap Bina.


"Terus kenapa kamu mau jalan-jalan sama aku?" tanya Arka.


"Ya karena" ucap Bina.


"Karena apa? gak mungkin kan kalau kamu kangen" ucap Arka.


"Kalau mungkin gimana?" ucap Bina.


"Emang iya kamu kangen aku?" ucap Arka.


Bina hanya mengangguk mengiyakan ucapan Arka.


"Kalau kangen kenapa gak mau balikan?" tanya Arka.


"Soalnya kalau balikan nanti aku gak fokus belajar" ucap Bina.


"Kamu yakin kalau itu alasannya?" tanya Arka.


Bina hanya terdiam.


"Kamu jujur deh sama aku, sebenernya alasan kamu putusin aku tuh karena apa sih?" tanya Arka.


"Sebenernya aku putusin kamu karena aku merasa bersalah sama mamah dan papah. Soalnya waktu itu aku terlalu banyak ngehabisin waktu sama kamu dibandingkan sama mereka. Dan sekarang aku gak mau pacaran dulu karena aku pingin ngehabisin waktu bareng kak Daniel" ucap Bina terus terang.


"Jadi karena itu alasannya?" tanya Arka.


Bina hanya mengangguk mengiyakan ucapan Arka.


Lalu Arka langsung membuka ponselnya dan ia langsung membuka isi chatnya bersama mamah Bina.


Kemudian Arka langsung memberikan ponselnya kepada Bina.


"Coba baca deh dari awal chat" ucap Arka.


Lalu Bina langsung mengambil ponsel milik Arka.


"Mamah" ucap Bina.


"Iya, itu chat aku sama mamah kamu" ucap Arka.


Lalu Bina langsung melihat chat tersebut.


Mamah Bina :


Arka, mainnya jangan terlalu malam ya


^^^Arka :^^^


^^^Iya mah, bentar lagi pulang kok^^^


Mamah Bina :


Arka kapan main lagi ke rumah?


^^^Arka :^^^


^^^Nanti besok Arka main kesana kok ^^^


Mamah Bina :


Arka, kamu berantem ya sama Bina?


^^^Arka :^^^


^^^Iya, mah^^^


^^^Maafin Arka ya, soalnya ini semua salah Arka^^^


Mamah Bina :


Arka, emangnya bener ya kalau kamu selingkuhan Bina?


^^^Arka :^^^


^^^Enggak, mah^^^


^^^Bina cuma salah paham aja^^^


Mamah Bina :


Kamu yang sabar ya kalau ngehadapin Bina, soalnya Bina anaknya emang agak emosian


^^^Arka :^^^


^^^Bina gak emosian kok, mah^^^


Mamah Bina :


Arka, katanya kamu pingin dibikinin kue brownies ya sama Bina

__ADS_1


^^^Arka :^^^


^^^Iya, mah 😅^^^


Mamah Bina :


Bina sekarang lagi belanja bahan-bahan kue brownies


^^^Arka :^^^


^^^Kayaknya Arka jadi ngerepotin Bina ya, mah^^^


Mamah Bina :


Enggak kok


Mamah Bina :


Arka, ikut camping gak?


^^^Arka :^^^


^^^Ikut, mah^^^


Mamah Bina :


Nanti tolong jagain Bina ya


^^^Arka :^^^


^^^Iya, Arka bakal jagain dia kok mah^^^


Mamah Bina :


Tante seneng banget deh karena pacar anak tante itu kamu


^^^Arka :^^^


^^^Kenapa bisa seneng kalau Bina pacaran sama Arka?^^^


Mamah Bina :


Soalnya Bina kelihatan bahagia kalau bareng kamu


^^^Arka :^^^


^^^Mah^^^


Mamah Bina :


Iya, kenapa?


^^^Arka :^^^


^^^Tadi Bina pingsan, mah^^^


Mamah Bina :


Pasti dia telat makan ya?


^^^Arka :^^^


^^^Bukan, mah^^^


^^^Dia tadi ke kunci di toilet. Terus waktu udah keluar dari toilet, dia tiba-tiba pingsan. ^^^


^^^Mungkin karena dia ketakutan ^^^


Mamah Bina :


Tapi sekarang dia gak kenapa-napa kan?


^^^Arka :^^^


^^^Iya, dia gak kenapa-napa kok.^^^


Mamah Bina :


Besok kalian pulang kan?


^^^Arka :^^^


^^^Iya, besok pulang^^^


^^^Arka :^^^


^^^Mah, selamat ya^^^


Mamah Bina :


Selamat apa?


^^^Arka :^^^


^^^Katanya Bina, mamah lagi hamil ya?^^^


Mamah Bina :


Iya, tante emang lagi hamil


^^^Arka :^^^


^^^Selamat ya, mah^^^


Mamah Bina :


Iya makasih, Arka


^^^Arka :^^^


^^^Mah, lagi ngidam apa? nanti Arka beliin^^^


Mamah Bina :


Lagi ngidam jus mangga


^^^Arka :^^^


^^^Ya udah, Arka beliin ya^^^


Mamah Bina :


Gak usah, soalnya Bina lagi beli

__ADS_1


^^^Arka :^^^


^^^Oh gitu^^^


__ADS_2