
Setelah sampai di rumah, Bina segera turun dari mobil. Lalu ia segera pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian. Kemudian ia segera mengambil kunci motor dan tasnya. Setelah itu, Bina segera pergi menghampiri kakaknya.
"Kak, Bina ke rumah Arka dulu ya" ucap Bina.
"Mau dianter gak?" tanya kak Daniel.
"Gak usah, Bina bisa kesana sendiri" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu Bina berangkat ya" ucap Bina sambil mencium tangan kakaknya.
"Hati-hati bawa motornya" ucap kak Daniel.
"Iya, Bina bakal hati-hati kok bawanya" ucap Bina.
Lalu Bina segera pergi keluar dan ia langsung menaiki motornya. Setelah itu ia segera melajukan motornya menuju cafe nya terlebih dahulu.
Setelah sampai cafe, Bina langsung menghampiri kak Indy.
"Kak, Bina mau ambil matcha latte sama matcha cake dong" ucap Bina.
"Mau ambil berapa?" tanya kak Indy.
"Matcha latte nya dua sama matcha cake nya dua" ucap Bina.
"Buat siapa, Na?" tanya kak Indy.
"Buat Arka" ucap Bina.
"Pacar kamu ya?" tanya kak Indy sambil tersenyum.
"Iya" ucap Bina.
"Lain kali kesini bareng pacar kamu dong, kak Indy pingin lihat" ucap kak Indy.
"Kak Indy udah lihat kok" ucap Bina.
"Kapan?" tanya kak Indy.
"Kak Indy waktu itu lihat cowok yang belajar bareng Bina gak?" tanya Bina.
"Lihat, yang ganteng kan?" tanya kak Indy.
"Iya" ucap Bina.
"Nah, cowok itu tuh Arka" ucap Bina.
"Sebenernya waktu itu kita putus" ucap Bina.
"Putus?" heran kak Indy.
"Iya, putus. Tapi waktu malam Minggu kemarin, Bina jadian lagi sama dia" jelas Bina.
"Oh gitu" ucap kak Indy.
"Ya udah cepet ambilin, kak" suruh Bina.
"Oh iya, lupa" ucap kak Indy.
Lalu kak Indy segera mengambil matcha latte dan matcha cake. Kemudian ia segera memberikan matcha latte dan matcha cake tersebut kepada Bina.
"Ya udah, kak! Bina pergi dulu ya" ucap Bina.
"Iya, hati-hati ya" ucap kak Indy.
"Iya" ucap Bina.
Lalu Bina segera pergi.
...****...
Sesampainya di rumah Arka, Bina segera turun dari motornya. Kemudian ia segera menekan bel rumah Arka.
Tidak lama setelah menekan bel, kak Putra langsung datang menghampiri Bina.
"Eh ada Bina" ucap kak Putra.
"Masukin aja motornya" ucap kak Putra.
Lalu Bina segera memasukan motornya kedalam garasi. Setelah itu, ia segera menghampiri kak Putra.
"Kak, ini buat kakak" ucap Bina sambil memberikan satu matcha latte dan satu matcha cake kepada kak Putra.
__ADS_1
"Makasih" ucap kak Putra.
"Iya sama-sama" ucap Bina.
"Ya udah ayo masuk" ucap kak Putra.
Lalu mereka berdua segera masuk kedalam.
"Arka nya mana, kak?" tanya kak Putra.
"Di kamarnya, kamu kesana aja" ucap kak Putra.
"Ya udah kalau gitu Bina ke kamar Arka dulu ya, kak" ucap Bina.
"Iya" ucap kak Daniel.
Lalu Bina segera pergi menuju kamar Arka.
Tok...tok...tok
"Masuk aja, kak" ucap Arka.
Lalu Bina segera masuk kedalam kamar Arka.
"Ini aku, bukan kak Putra" ucap Bina.
"Eh, Na! sini" suruh Arka.
Lalu Bina segera pergi menghampiri Arka dan ia langsung duduk dipinggir kasur.
"Ini buat kamu" ucap Bina sambil memberikan kantong plastik berisi matcha latte dan matcha cake.
"Makasih" ucap Arka sambil mengambil kantong plastik tersebut.
"Iya sama-sama" ucap Bina.
Lalu Arka segera mengambil isi didalam kantong plastik tersebut.
"Wah enak banget" ucap Arka.
"Belum juga dicoba, udah bilang enak aja" ucap Bina.
"Dilihat juga udah enak, apalagi dimakan" ucap Arka.
"Boleh tolong suapin gak? soalnya tangan aku masih sakit" bohong Arka.
"Ya udah, sini aku suapin" ucap Bina sambil mengambil matcha cake tersebut.
Lalu Bina segera menyuapi Arka.
"Enak gak?" tanya Bina.
"Enak lah, kan disuapin kamu" ucap Arka.
"Nih minum dulu" ucap Bina sambil menyodorkan matcha latte kepada Arka.
Lalu Arka segera meminum matcha latte tersebut.
"Oh iya, Na! aku rangking sepuluh besar loh gara-gara belajar sama kamu" ucap Arka.
"Rangking ke berapa?" tanya Bina.
"Ke sembilan" ucap Arka.
"Oh iya, kamu rangking berapa?" tanya Arka.
"Aku rangking ke satu" ucap Bina.
"Wah pinter banget pacar aku" ucap Arka.
"Kamu juga pinter, Ka. Buktinya kan rangking sepuluh besar" ucap Bina.
"Mana kamu jago olahraga lagi, pantes aja banyak cewek yang suka sama kamu" ucap Bina.
"Kamu juga sama, banyak kok cowok yang suka sama kamu" ucap Arka.
"Enggak ah" ucap Bina.
"Iya" ucap Arka.
"Enggak" ucap Bina.
__ADS_1
"Oh iya, nanti kamu mau tahun baruan dimana?" tanya Arka.
"Aku kayaknya gak bakal tahun baruan deh" ucap Bina.
"Kenapa gak tahun baruan?" tanya Arka.
"Soalnya pasti macet" ucap Bina.
"Emang biasanya kamu tahun baruan dimana?" tanya Arka.
"Aku biasanya tahun baruan di pantai sama orang tua aku dan kak Daniel. Terus kita sambil bakar jagung di pantai" ucap Bina sambil menunduk.
"Ya udah nanti kita tahun baruan di pantai aja sambil bakar jagung. Gimana? mau gak?" tanya Arka.
"Enggak ah! kan kamu nya masih belum sembuh" ucap Bina.
"Nanti juga sembuh kok, lagian kan aku masih bisa jalan. Jadi kita bisa jalan-jalan" ucap Arka.
"Gimana mau gak? nanti kamu ajak temen-temen kamu aja, terus aku juga bakal ajak anak-anak Stray Squad juga" ucap Arka.
"Gimana nanti aja deh" ucap Bina.
"Oh iya, kalau soal double date jadi kan?" tanya Arka.
"Aku sih gimana kamu aja" ucap Bina.
"Ya udah berarti jadi ya" ucap Arka.
"Nanti mau double date kemana?" tanya Arka.
"Terserah, gimana Ririn sama Ardan aja" ucap Bina.
"Aku pingin deh double date nya ke gunung, kayak camping gitu. Pasti seru deh" ucap Arka.
"Enggak ah, takut!" ucap Bina.
"Seru tahu, lagian sekarang banyak kok tempat camping yang gak serem. Malah banyak pengunjungnya" ucap Arka.
"Emang dimana lokasinya?" tanya Bina.
"Di Bandung" ucap Arka.
"Jauh banget" ucap Bina.
"Lebih baik disini aja, jangan ke Bandung" ucap Bina.
"Ya udah deh, terserah kamu aja" ucap Arka.
"Kamu ngambek ya?" tanya Bina.
"Enggak" ucap Arka.
"Terus kenapa bilang terserah?" tanya Bina.
"Emang kalau aku bilang terserah, itu berarti aku lagi ngambek gitu?" tanya Arka.
"Biasanya sih kalau cowok bilang terserah itu tandanya dia ngambek karena udah capek ngomong sama ceweknya" ucap Bina.
"Aku gak ngambek kok" ucap Arka.
"Ya udah deh nanti kita ke Bandung aja" ucap Bina.
"Gak usah, kan kata kamu terlalu jauh" ucap Arka.
"Ya gak apa-apa" ucap Bina.
"Udah lebih baik Ririn sama Ardan aja yang nentuin tempatnya" ucap Arka.
"Ya udah deh, biar mereka aja yang nentuin" ucap Bina.
"Ya udah, Ka! aku mau buang sampah dulu ya" ucap Bina.
"Gak usah, simpen aja di meja. Nanti biar aku aja yang buang sampah nya" ucap Arka.
"Nanti ada semut kalau disimpen disitu" ucap Bina.
"Gak apa-apa, cuma semut ini kan bukan gajah" ucap Arka.
"Cuma bentar doang kok buang sampah nya, gak sampe satu jam" ucap Bina.
"Ya udah iya, cepet ya jangan lama-lama" ucap Arka.
__ADS_1
"Iya" ucap Bina sambil pergi membuang sampah.