Prince Of School

Prince Of School
Episode 192


__ADS_3

Pagi hari


Tingtong...tingtong


Bina yang sedang beres-beres rumah langsung menunda pekerjaannya. Kemudian ia segera pergi menghampiri orang yang menekan bel rumahnya.


Setelah itu, Bina segera membuka pagar rumahnya.


"Permisi" ucap seseorang.


"Iya, ada apa?" tanya Bina.


"Ini bener rumahnya kak Bina?" tanya orang itu.


"Iya" ucap Bina.


"Ini ada pesanan makanan dan minuman" ucap orang itu.


"Tapi saya gak pesen, pak" ucap Bina.


"Tapi ini udah dipesenin sama mas Arka dan udah dibayar" ucap orang itu.


"Ya udah ini" ucap orang itu sambil memberikan makanan dan minuman kepada Bina.


Lalu Bina segera mengambil makanan dan minuman tersebut.


Setelah orang itu pergi, Bina segera masuk kedalam rumah dan ia segera pergi menuju kamarnya.


Setelah sampai di kamar, Bina segera menelpon Arka.


Kemudian Arka langsung menjawab panggilan telepon dari Bina.


"Hallo, Na" ucap Arka.


"Ka, ngapain ngasih makanan dan minuman ke rumah aku?" tanya Bina.


"Itu makanan dan minuman buat kamu" ucap Arka.


"Ngapain kasih makanan dan minuman ke aku?" tanya Bina.


"Soalnya itu sebagai ucapan terimakasih karena kemarin udah mau nemenin aku" ucap Arka.


"Kamu makan ya makanannya, sayang soalnya kalau gak dimakan" ucap Arka.


"Ya udah, makasih" ucap Bina.


"Iya sama-sama" ucap Arka.


"Na, makasih ya kadonya. Aku suka banget" ucap Arka.


"Iya sama-sama" ucap Bina.


"Oh iya, sore ngedate yuk" ucap Arka.


"Hah?" bingung Bina.


"Ngedate, kan semalem kita jadian" ucap Arka.


"Kata siapa?" tanya Bina.


"Kata aku" ucap Arka.


"Tapi kan aku gak bilang kalau aku nerima kamu lagi" ucap Bina.


"Kamu kan semalem bilang terserah, berarti ya terserah aku" ucap Arka.


"Aku ngomong kayak gitu karena aku cape ngomong sama kamu, makanya aku bilang terserah" jelas Bina.


"Pokoknya sore aku ke rumah kamu" ucap Arka mengalihkan pembicaraan.


"Aku sibuk" ucap Bina.


"Sibuk ngapain?" tanya Arka.


"Aku mau nonton drama Korea" ucap Bina.

__ADS_1


"Katanya mau fokus belajar, tapi kok nonton drama Korea" heran Arka.


"Kan UAS nya juga udah, jadi gak apa-apa dong kalau nonton" ucap Bina.


"Oh jadi kalau UAS nya udah selesai berarti kamu gak bakal belajar?" tanya Arka.


"Ya enggak bakal belajar lah, kan libur. Tapi nanti waktu udah masuk sekolah lagi baru aku belajar lagi" ucap Bina.


"Oh iya, kamu kan waktu itu bilang kalau kamu mau putus gara-gara pingin fokus belajar ya. Berarti kan sekarang kamu lagi gak belajar, berarti kita bisa balikan lagi dong" ucap Arka.


"Aku gak belajar bukan berarti aku harus jadian lagi sama kamu" ucap Bina.


"Kamu kenapa sih pingin pacaran sama aku? bukannya banyak ya cewek yang naksir kamu?" ucap Bina.


"Emang iya sih, tapi aku pingin nya kamu" ucap Arka.


"Gimana sih caranya biar kamu mau pacaran lagi sama aku?" tanya Arka.


"Tanya mbah google aja, siapa tahu dia tahu jawabannya" canda Bina.


"Ya udah sekarang aku tanyain ya" ucap Arka.


"Kata google, katanya mengubah penampilan" ucap Arka.


"Apa aku harus warnai rambut aku ya?" tanya Arka.


"Ngapain warnain rambut" ucap Bina.


"Kan katanya harus mengubah penampilan agar mantan mau balikan lagi" ucap Arka.


"Yang kedua katanya aku harus tunjukan perilaku yang baik" ucap Arka.


"Emangnya aku gak baik ya, Na?" tanya Arka.


Bina hanya bisa menahan tawanya.


"Iya, kamu gak baik" ucap Bina.


"Perilaku aku yang gak baik apa? nanti biar aku perbaiki" ucap Arka.


"Kamu terlalu bawel" ucap Bina sambil menahan tawanya.


"Iya" ucap Bina.


"Ya udah, nanti aku bakal perbaiki perilaku aku" ucap Arka.


"Oh iya yang ketiga katanya hindari membahas masa lalu" ucap Arka.


"Aku sering bahas masa lalu ke kamu gak?" tanya Arka.


"Enggak" ucap Bina.


"Oke berarti yang harus aku ubah itu penampilan sama perilaku" ucap Arka.


"Oh iya sekarang aku mau ke salon" ucap Arka.


"Mau ngapain?" tanya Bina.


"Mau cat rambut" ucap Arka.


"Jangan!" ucap Bina.


"Udah jangan turutin apa kata google" ucap Bina.


"Katanya tadi suruh nyari di google" ucap Arka.


"Gak usah" ucap Bina.


"Ya udah, terus caranya gimana biar kamu nerima aku lagi?" tanya Arka namun tidak dijawab oleh Bina.


"Na, jawab!" ucap Arka.


"Apa?" ucap Bina.


"Gimana caranya?" tanya Arka.

__ADS_1


"Ka, udah dulu ya. Aku mau makan makanan yang tadi kamu kasih" ucap Bina mengalihkan pembicaraan.


Lalu Bina segera mematikan panggilan teleponnya.


...****...


* Rumah Arka


"Loh! kok dimatiin sih" keluh Arka.


Lalu Arka segera menelepon Ardan.


Kemudian Ardan segera menjawab panggilan telepon dari Arka.


"Ada apa?" tanya Ardan.


"Dan, gimana sih caranya biar Bina nerima gue lagi?" tanya Arka.


"Tanyain ke dia lah" ucap Ardan.


"Udah ditanyain, tapi dia gak mau jawab" ucap Arka.


"Oh iya, bukannya Bina putusin luh karena pingin fokus sekolah dulu ya? berarti kalau kayak gitu sih dia gak bakal terima luh" ucap Ardan.


"Sebenernya alasannya bukan itu" ucap Arka.


"Terus alasannya apaan?" tanya Ardan.


"Bina pingin putus sama gue karena dia ngerasa bersalah sama orang tuanya, soalnya dia lebih sering ngehabisin waktu bareng gue dibandingkan dengan orang tuanya" ucap Arka.


"Ka, coba luh tanya Raihan aja deh! soalnya gue gak punya solusi biar luh balikan sama Bina" ucap Ardan.


"Kenapa tanya Raihan?" tanya Arka.


"Kan dia tuh tahu rumus cewek, jadi siapa tahu dia punya solusi biar luh berdua baikan lagi" ucap Ardan.


"Iya juga sih, dia pasti tahu soalnya dia kan predator" ucap Arka sambil tertawa kecil.


"Ya udah kalau gitu gue tutup dulu ya teleponnya" ucap Arka.


"Iya" ucap Ardan.


Lalu Arka segera mematikan panggilan teleponnya.


Setelah itu, Arka langsung menelepon Raihan.


Beberapa detik kemudian, Raihan segera mengangkat panggilan telepon dari Arka.


"Hallo, bro" ucap Raihan.


"Han, gue boleh minta bantuan gak?" tanya Arka.


"Luh mau minta bansos ke gue?" tanya Raihan.


"Bukan anjir!" ucap Arka.


"Gue minta bantuan supaya gue sama Bina balikan lagi" ucap Arka.


"Ya luh tembak lagi aja" ucap Raihan.


"Dia gak mau" ucap Arka.


"Ya udah kalau gitu cari cewek lain aja, biar Bina nyesel karena nolak luh" ucap Raihan.


"Gue gak mau cewek lain" ucap Arka.


"Ya udah kalau gak mau jadian sama cewek berarti luh pura-pura aja jadian sama cewek lain. Nanti gue yakin deh pasti Bina bakal cemburu" ucap Raihan.


"Kalau gue pura-pura punya pacar, nanti yang ada dia bakal ngejauhin gue" ucap Arka.


"Iya sih, tapi kan nanti dia pasti cemburu dan kalau cemburu berarti itu tandanya dia belum move on sama luh" ucap Raihan.


"Atau luh ngomong gini ke dia" ucap Raihan.


"Ngomong apa?" tanya Arka.

__ADS_1


"Bentar dulu anjir! jangan dipotong ucapan gue" kesal Raihan.


"Jadi luh bilang ke Bina kalau luh lagi deket sama cewek terus luh bilang ke dia, boleh gak luh jadian sama cewek itu. Nanti luh lihat aja reaksi nya, kalau dia bilang boleh berarti dia emang udah move on dan kalau dia bilang terserah berarti dia belum move on sama luh" jelas Raihan.


__ADS_2