Prince Of School

Prince Of School
Episode 172


__ADS_3

Lalu Ardan pun segera menelepon Arka.


"Hallo" ucap Arka.


"Ka, luh dimana?" tanya Ardan.


"Gue didepan kelas, baru aja selesai ulangan" ucap Arka.


"Ka, cepet ke parkiran deh" ucap Ardan.


"Ada apa sih?" tanya Arka.


"Luh cepet ke parkiran sekarang!" ucap Ardan.


"Oke, gue kesana" ucap Arka.


Lalu Arka pun segera mematikan panggilan teleponnya.


Kemudian ia pun segera pergi menuju parkiran.


Setelah sampai di parkiran, Arka pun segera menghampiri Ardan.


"Kenapa?" tanya Arka.


"Bina gak ada di rumahnya" ucap Ardan.


"Terus dimana kemana?" tanya Arka.


"Gue juga gak tahu, tapi tadi tuh Bina pulang paling awal. Tapi waktu Ririn ke rumahnya, dia gak ada di rumah" ucap Ardan.


"Sekarang Ririn masih ada di rumah Bina?" tanya Ardan.


"Iya" ucap Ardan.


"Ya udah ayo kita kesana dulu" ucap Arka.


"Ya udah ayo" ucap Ardan sambil menaiki motornya.


Kemudian Arka pun segera menaiki motornya.


Lalu mereka berdua pun segera pergi menuju rumah Bina.


Setelah sampai di rumah Bina, mereka berdua pun segera turun dari motornya.


"Bina belum pulang, Rin?" tanya Arka.


"Belum" ucap Ririn sambil meneteskan air matanya.


"Rin, kamu jangan nangis" ucap Ardan.


"Aku takut Bina kenapa-napa, Dan" ucap Ririn.


"Luh udah cari Bina di toko kue nya belum?" tanya Arka.


"Gue sama Julian udah kesana, tapi dia gak ada" ucap Ririn.


Lalu Arka pun segera menaiki motornya.


"Luh mau kemana, Ka?" tanya Ardan.


"Mau nyari Bina" ucap Arka.


Lalu Arka pun segera pergi mencari Bina.


...****...


Setelah sampai, Arka pun segera turun dari motornya dan ia pun segera menuju makam orang tuanya Bina.


Setelah sampai di makam nya, Arka pun melihat Bina yang sedang menangis sambil menatap makam kedua orang tuanya.


Lalu Arka pun segera menghampiri Bina.


Sontak Bina pun langsung melihat kearah Arka.

__ADS_1


Kemudian Bina pun langsung menghapus air matanya.


"Kamu ngapain kesini?" tanya Bina tanpa melihat kearah Arka.


"Aku nyariin kamu" ucap Arka.


"Ngapain nyariin aku?" tanya Bina.


"Soalnya kata Ririn, kamu gak pulang ke rumah. Makanya tadi Ririn, Ardan, Julian sama aku nyariin kamu" jelas Arka.


"Kamu tahu dari mana kalau aku ada disini?" tanya Bina.


"Soalnya aku juga kalau lagi sedih suka ke makam mamah aku" ucap Arka.


"Papah kamu sekarang gimana keadaannya?" tanya Bina.


"Papah aku dalam proses pemulihan, tapi sebentar lagi pasti sembuh kok" ucap Arka.


"Ya udah ayo pulang! kasihan Ririn, dia tadi nangis karena khawatir kamu kenapa-napa" ucap Arka.


"Aku pingin disini dulu" ucap Bina.


Trining...trining


Lalu Arka pun segera melihat kearah ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari Ririn.


Lalu Arka pun segera mengangkat panggilan telepon tersebut.


"Hallo, Rin" ucap Arka.


"Ka, luh udah ketemu Bina belum?" tanya Ririn.


"Udah, sekarang dia lagi sama gue" ucap Arka.


"Sekarang luh berdua ada dimana? nanti biar gue, Ardan sama Julian kesana" ucap Ririn.


"Luh bertiga gak usah kesini, biar gue aja yang temenin Bina" ucap Arka.


Lalu Arka pun segera mematikan panggilan teleponnya.


"Jadi gelang yang dikasih Ririn itu sebenernya pemberian dari kamu ya?" tanya Bina.


"Iya" ucap Arka.


"Berarti Ririn bohong dong sama aku" ucap Bina.


"Kamu jangan marah sama Ririn, Na. Dia ngebohongin kamu itu karena dia pingin bantuin aku. Jadi kamu salahin aja aku, jangan salahin Ririn" ucap Arka.


"Ka, kamu lebih baik pulang sana. Udah mau hujan" ucap Bina.


"Ya udah berarti kamu juga harus pulang" ucap Arka.


"Aku masih mau disini" ucap Bina.


"Ya udah, aku tungguin" ucap Arka.


"Ka, kamu bisa gak sih ngertiin aku" ucap Bina.


"Maksud kamu, Na?" tanya Arka.


"Aku lagi pingin sendiri disini" ucap Bina.


"Ya udah, tapi kamu jangan lama-lama disininya. Soalnya nanti orang-orang pada khawatir sama kamu" ucap Arka.


Lalu Arka pun segera pergi ke tempat parkiran yang ada dimalam tersebut.


Kemudian Arka pun segera menelpon Ririn.


"Hallo, Ka" ucap Ririn.


"Rin, luh dimana?" tanya Arka.


"Gue masih di rumah Bina" ucap Ririn.

__ADS_1


"Luh bisa kesini gak? soalnya gue gak mau Bina sendirian disini" ucap Arka.


"Emang sekarang Bina ada dimana?" tanya Ririn.


"Di makam orang tuanya" ucap Arka.


"Ya udah gue kesana sekarang" ucap Ririn.


...****...


Setelah sampai, Ririn, Ardan dan Julian pun segera menghampiri Arka.


"Ka" panggil Ririn.


"Rin, luh temenin Bina sana" ucap Arka.


Lalu Ririn dan Julian pun segera pergi menuju makam orang tuanya Bina.


"Ka, luh gak temenin Bina?" tanya Ardan.


"Enggak, soalnya dia gak mau ditemenin sama gue" ucap Arka.


"Yang sabar ya, Ka! nanti juga Bina pasti luluh lagi kok sama luh, kalau luh nya terus-menerus deketin dia" ucap Ardan.


...****...


"Na" panggil Ririn dan Julian.


Sontak Bina pun langsung melihat kearah Ririn dan Julian.


"Na, ayo pulang" ucap Ririn.


"Bentar, Rin! gue masih pingin disini" ucap Bina.


"Na, kak Daniel bentar lagi pulang loh! masa luh masih disini sih, nanti kalau luh masih disini kasihan kak Daniel soalnya pasti dia lapar karena luh belum masakin dia makanan" ucap Julian.


Lalu Bina pun terdiam sejenak karena ia memang belum memasak makanan untuk kakaknya.


"Ya udah iya" ucap Bina.


Lalu Ririn dan Julian pun langsung tersenyum karena akhirnya Bina mau pulang.


Kemudian Bina, Ririn dan Julian pun segera pergi menuju parkiran.


"Motor luh parkir dimana?" tanya Julian.


"Disana" tunjuk Bina.


"Ya udah gue sama Ririn tunggu didepan ya, soalnya kita parkir motornya didepan" ucap Julian.


"Iya" ucap Bina.


Lalu mereka bertiga pun segera menghampiri motornya masing-masing.


"Gimana, Rin? Bina mau pulang gak?" tanya Arka.


"Mau" ucap Ririn.


"Terus dia sekarang dimana?" tanya Arka.


"Itu dia" tunjuk Ririn.


Kemudian Bina pun segera melajukan motornya melewati mereka berempat.


"Na, tunggu!" teriak Ririn.


Lalu Ririn dan Julian pun segera menaiki motornya dan mereka berdua pun segera menyusul Bina.


"Ka, luh mau ikut gak?" tanya Ardan.


"Enggak, luh aja yang kesana" ucap Arka.


"Ka, lebih baik luh ikut. Gue tahu kok sebenernya Bina masih cinta sama luh tapi dia gengsi sama luh. Buktinya waktu itu dia bilang masih suka kan sama luh, jadi sebaiknya luh sekarang ikut aja ke rumah Bina. Sekalian luh ketemu sama kak Daniel, udah lama kan luh gak ketemu sama kak Daniel" ucap Ardan.

__ADS_1


"Ya udah gue ikut kesana" ucap Arka.


Lalu Arka dan Ardan pun segera pergi menuju rumah Bina.


__ADS_2