
Setelah selesai makan, mereka semua segera masuk kedalam mobil.
"Rob, tadi udah dibayar kan makanannya?" tanya Ardan.
"Udah lah" ucap Robi.
"Oh iya, tadi totalnya jadi berapa? nanti biar aku bayar setengahnya" ucap Fanny.
"Gak usah, biar aku aja yang bayar semuanya" ucap Robi.
"Ka, ayo jalan" perintah Bina.
"Bentar" ucap Arka.
"Aku kayak ketinggalan sesuatu deh" ucap Arka.
"Otak luh kali ketinggalan" ucap Ardan sambil tertawa.
"Oh iya, handphone aku ketinggalan" ucap Arka.
Arka segera turun dari mobil dan ia kembali masuk ke rumah makan tadi.
"Ka!!!" teriak Bina namun tidak dijawab oleh Arka karena Arka keburu masuk kedalam rumah makan.
"Lah, kan handphone dia ada sama gue" ucap Bina sambil tertawa.
"Tuh kan bener kata gue, yang ketinggalan tuh otaknya" ucap Ardan sambil tertawa.
"Kok bisa sama luh handphone nya?" heran Ririn.
"Iya soalnya tadi Arka kan ke mobil duluan, makanya tadi gue ambil handphone nya" ucap Bina.
Arka segera kembali kedalam mobil.
"Guys, tolong telepon dong" ucap Arka.
"Nih handphone kamu" ucap Bina sambil memberikan handphone kepada Arka.
"Kok kamu gak ngasih tahu sih kalau handphone nya ada sama kamu" ucap Arka sambil mengambil ponselnya.
"Tadi aku mau ngasih tahu, cuma tadi kamu nya langsung pergi" ucap Bina.
"Oh gitu" ucap Arka.
"Ya udah cepet berangkat" ucap Bina.
Arka segera melajukan mobilnya.
"Woy! itu dibelakang lagi ngapain?" ucap Arka sambil melihat ke spion.
Sontak Bina, Ririn dan Ardan langsung melihat kearah Fanny dan Robi.
"Kalau mau romantis-romantisan jangan di mobil kali" ucap Ardan.
"Sirik aja luh" ucap Robi.
...****...
Skip
"Sayang, bangun" ucap Arka sambil menepuk pelan pipi Bina.
Bina segera membuka kedua matanya.
"Cepet turun, udah sampe rumah" ucap Arka.
"Yang lain udah pulang?" tanya Bina.
"Iya, udah" ucap Arka.
"Ya udah kalau gitu aku pulang dulu ya" ucap Bina.
"Iya" ucap Arka.
"Makasih juga udah beliin aku makanan sama minuman" ucap Bina.
"Iya" ucap Arka.
"Aku pulang dulu, dadah" ucap Bina sambil melambaikan tangannya.
"Dah" ucap Arka.
Bina segera turun dari mobil dan ia langsung masuk kedalam rumahnya.
Setelah Bina masuk ke rumah, Arka segera melanjukan mobilnya menuju rumahnya.
...****...
Sesampainya di rumah, Arka segera masuk kedalam rumahnya dan ia langsung pergi menuju kamarnya.
Cklek
Kak Putra segera masuk kedalam kamar Arka.
"Kenapa, kak?" tanya Arka.
__ADS_1
"Pakaian bekas renang luh mana?" tanya kak Putra.
"Ada di kamar mandi" ucap Arka.
"Ya udah siniin, mau gue laundry" ucap kak Putra.
"Ambil aja, kak" ucap Arka.
"Dasar adik gak ada akhlak, bukannya ambil sendiri" ucap kak Putra sambil pergi mengambil pakaian basah milik Arka.
Setelah mengambil pakaian tersebut, kak Putra segera pergi dari kamar Arka.
Setelah kak Putra pergi, Arka langsung tidur karena ia sangat kelelahan.
...****...
Malam hari
Jam 19.00
Kak Putra segera pergi menuju kamar Arka.
Sesampainya di kamar, kak Putra segera membangunkan Arka.
"Woy, bangun! udah malem" ucap kak Putra.
Lalu Arka segera membuka matanya.
"Kenapa?" tanya Arka.
"Udah malem" ucap kak Putra.
"Iya terus kenapa kalau udah malem?" tanya Arka.
"Luh kan dari siang tidurnya, nanti pusing kalau kelamaan tidur" ucap kak Putra.
"Ya gak apa-apa, lagian Arka agak gak enak badan jadinya Arka pingin tidur terus" ucap Arka.
"Makan dulu, nanti kalau gak makan luh sakit" ucap kak Putra.
"Ayo cepet makan! mumpung temen-temen gue lagi bakar ikan tuh diluar" ucap kak Putra.
"Ya udah iya" ucap Arka.
"Kakak duluan aja, nanti Arka nyusul" ucap Arka.
Kak Putra segera pergi keluar untuk menghampiri teman-temannya.
Arka segera berdiri dan ia langsung pergi menuju kamar mandi untuk mencuci muka.
"Eh ada kakak ipar" ucap Arka.
"Luh baru bangun, Ka?" tanya Daniel.
"Iya, soalnya Arka agak gak enak badan. Mungkin gara-gara kecapean kan tadi pagi Arka berenang sama Bina dan yang lainnya" jelas Arka.
"Berarti sama dong, tadi Bina juga lagi gak enak badan" ucap Daniel.
"Bina sakit?" tanya Arka.
"Iya, mungkin gara-gara dia lagi datang bulan" ucap Daniel.
"Emang kalau datang bulan jadi sakit?" tanya Rizal.
"Ya iyalah, luh bayangin aja kalau luh perutnya kram. Pasti sakit kan?" sahut Putra.
"Ya iya sih" ucap Rizal.
"Bina udah makan belum, Ka?" tanya Arka memastikan.
"Dia udah makan kok, tadi sebelum kesini, gue udah beliin bubur buat dia" ucap kak Daniel.
"Ya udah ayo makan guys" ucap Yuda.
Lalu mereka segera memakan nasi dan ikan bakar.
...****...
* Rumah Bina
Trining...trining
Bina langsung melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan video call dari para sahabatnya.
Bina langsung mengangkat panggilan video call tersebut.
"Hallo, guys" ucap Fanny.
"Ada apa?" tanya Bina.
"Ya gue pingin video call aja, udah lama juga gak video call" ucap Fanny.
"Rin, luh habis nangis ya?" tanya Bina.
"Iya" ucap Ririn.
__ADS_1
"Luh nangis kenapa?" tanya Bina.
"Gue tadi nonton drama Korea, pokoknya sedih banget. Makanya gue jadi nangis" ucap Ririn.
"Gue kira luh nangis gara-gara Ardan" ucap Fanny.
"Ya enggak lah, mana ada Ardan bikin gue nangis" ucap Ririn.
"Guys, besok main bertiga yuk" ajak Fanny.
"Enggak ah! gue lagi gak enak badan" ucap Bina.
"Pasti gak enak badan gara-gara renang kan?" tanya Fanny.
"Bukan, tapi gara-gara lagi datang bulan" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu besok gue ke rumah luh ya" ucap Fanny.
"Mau ngapain?" tanya Bina.
"Ya mau jenguk luh lah" ucap Fanny.
"Kalau gitu gue juga ke rumah luh deh" ucap Ririn.
"Tapi kalau mau main jangan lupa ijin dulu sama orang tua luh" ucap Bina kepada Fanny.
"Iya, gue bakal bilang ke orang tua gue kok" ucap Fanny.
"Fan, luh nanti datang ke rumah Bina jam berapa?" tanya Ririn.
"Gue berangkatnya mau jam sembilan" ucap Fanny.
"Oke berarti gue berangkat nya jam sembilan lebih aja ya supaya nanti nyampe nya barengan" ucap Ririn.
"Ya terserah" ucap Fanny.
"Whoah" Bina menguap sambil menutup mulutnya.
"Luh ngantuk ya, Na?" tanya Ririn.
"Iya, gue ngantuk banget" ucap Bina.
"Ya udah tidur aja" ucap Ririn.
"Nanti aja deh, kan sekarang gue lagi video call sama luh berdua" ucap Bina.
"Kalau mau tidur ya tidur aja, kan luh lagi sakit jadi harus banyak istirahat" ucap Fanny.
"Beneran gak apa-apa nih kalau gue tidur?" tanya Bina.
"Ya gak apa-apa" ucap Ririn dan Fanny.
"Ya udah kalau gitu gue tidur dulu ya" ucap Bina.
"Iya" ucap Ririn dan Fanny bersamaan.
"Gue matiin ya" ucap Bina.
"Iya" ucap Ririn dan Fanny.
Bina segera mematikan panggilan video call nya.
Saat mau menyimpan ponselnya, tiba-tiba ponsel milik Bina berbunyi.
Bina segera melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari Arka.
"Ada apa, Ka?" tanya Bina.
"Kata kak Daniel, kamu sakit ya?" tanya Arka.
"Iya" ucap Bina.
"Udah makan obat kan?" tanya Arka.
"Udah kok" ucap Bina.
"Ya udah lebih baik sekarang kamu istirahat ya" ucap Arka.
"Iya kan ini juga aku mau tidur" ucap Bina.
"Oh kamu mau tidur" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
"Maaf ya aku ganggu" ucap Arka.
"Iya gak apa-apa" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu, aku matiin lagi ya teleponnya" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
Arka segera mematikan panggilan teleponnya.
Setelah itu, akhirnya Bina segera menyimpan ponselnya dan ia langsung tidur.
__ADS_1