
* Pagi hari
Bina pun segera bangun dan bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.
" Na, sini sarapan dulu "-ucap mamah
" Nanti aja di sekolah mah "-ucap Bina
" Na, itu diluar ada Arka "-ucap papah
" Arka? "-ucap Bina
" Iya "-ucap papah
" Ya udah aku berangkat dulu ya mah,pah "-ucap Bina
" Selamat pagi tante, om "-seru Arka yang tiba-tiba masuk
" Eh Arka, pagi juga "-ucap Bina
" Lah ngapa luh yang jawab dek "-ucap kak Daniel
Bina pun terdiam karena ia merasa malu.
" Arka udah makan belum? "-tanya mamah
" Udah tante "-jawab Arka
" Tuh Na, Arka juga udah makan masa kamu belum "-ucap mamah
" Kamu belum makan? "-tanya Arka
" Belum "-jawab Bina
" Ya udah makan dulu aja, aku tungguin kok "-ucap Arka
" Tapi kan hari ini upacara, nanti kalau telat gimana "-ucap Bina
" Gak bakal telat kok "-ucap Arka
" Ya udah aku makan dulu "-ucap Bina
" Sama pacar aja nurut luh "-sindir kak Daniel
" Berisik kak "-ucap gue
" Mah, pah, Daniel berangkat kuliah dulu ya "-ucap Daniel
" Iya "-ucap mamah dan papah
Setelah selesai makan, Bina dan Arka pun pamit dan segera berangkat ke sekolah.
Setelah sampai ke sekolah, kita pun langsung menyimpan tas ke kelas masing-masing dan segera menuju lapangan.
Setelah sampai ke lapangan, Bina pun berbaris di barisan kelasnya.
" Na, gue kira luh bakal telat datang ke sekolahnya "-ucap Ririn
" Iya hampir aja telat, tapi untung Arka ngebut bawa motornya "-ucap Bina
" Hah? gue gak salah denger nih "-ucap Ardan
" Enggak kok gak salah "-ucap Bina
" Luh jadian lagi sama si Arka? "-tanya Ardan
" Iya "-jawab Bina
Bella yang mendengar pembicaraan tersebut merasa kesal mendengarnya.
" Akhirnya luh berdua baikan juga "-ucap Ardan
" Ardan, si Arka ada ngomong sesuatu gak sama luh? "-tanya Fanny
" Enggak, si Arka gak bilang dia balikan sama si Bina "-ucap Ardan
" Bukan itu "-ucap Fanny
" Terus apa? "-ucap Ardan
" Gak jadi "-ucap Fanny
" Rin, rahasia luh masih aman "-bisik Fanny kepada Ririn
Setelah upacara selesai, semua orang pun segera ke kelas masing-masing.
" Nih kado buat luh "-ucap Ririn
" Oh iya ini "-ucap Fanny sambil memberikan kado
" Bina, ini kado buat luh semoga suka ya "-ucap Rizky
" Na, nih kado dari gue "-ucap Ardan
" Makasih ya semuanya "-ucap Bina kepada mereka berempat
" Iya sama-sama "-ucap mereka
...****...
__ADS_1
" Guys "-ucap Arka
" Why ka? "-ucap Kevin
" Kado buat cewek apa yah? "-ucap Arka
" Buat Bina? "-ucap Raihan
" Iya "-ucap Arka
" Tas aja "-ucap Robi
" Jangan, kalau kado tas mah udah pasaran "-ucap Raihan
" Terus kado apa? "-ucap Arka
" Kado foto-foto sebelum luh putus aja, siapa tahu si Bina jadi susah move on sama luh "-ucap Raihan
" Gue udah balikan lagi sama dia "-ucap Arka
" Omg, seriously Ka? Congrats yah "-ucap Kevin
" Yang bener luh? Kapan balikan nya? "-tanya Raihan
" Waktu acara ulang tahun dia "-ucap Arka
" Pantes aja luh senyum-senyum terus pas di sana, ternyata kalian berdua balikan "-ucap Robi
" Terus gue harus ngasih kado apa nih jadinya? "-tanya Arka
" Tanya langsung aja ke Bina nya "-ucap Robi
" Lah kalau ditanya yah nanti bakal ketahuan dong nanti ngasih kado apanya "-ucap Raihan
" Stupid banget luh Rob "-ucap Kevin
" Ya udah nanti deh gue cari di google, kado apa yang disukai cewek "-ucap Arka
...****...
Bel istirahat pun berbunyi.
" Na, si Arka tuh nungguin diluar "-ucap Ardan
" Cie udah go public ya sekarang "-ucap Ririn
" Hehe, ya udah gue ke Arka dulu yah "-ucap Bina sambil meninggalkan kelas.
" Ekhem ada yang panas nih kayaknya "-ucap Fanny
" Apaan sih, siapa juga yang panas "-ucap Bella
" Bacot "-ucap Bella
" Heh jaga yah omongan luh "-ucap Fanny
" Harusnya luh yang jaga omongan luh "-ucap Bella
" Fan, udah Fan jangan berantem. Malu dilihatin orang "-ucap Rizky
" Lebih baik kita ke kantin aja yuk "-ucap Ririn
" Gue ikut "-ucap Rizky
" Ya udah hayu "-ucap Fanny
Mereka bertiga pun segera ke kantin.
...****...
*Di Kantin
" Mau pesan apa? "-ucap Arka
" Mie goreng sama es lemon tea "-ucap Bina
" Ok tunggu yah, awas jangan kangen "-ucap Arka
" Ih apaan sih "-ucap Bina salah tingkah
" Ekhem udah balikan nih kayaknya "-ucap bang Fauzi dan Kak Chandra yang tiba-tiba menghampiri Bina.
" Eh kakĀ "-ucap Bina
" Balikan lagi nih ceritanya "-ucap kak Chandra
" Iya kak "-ucap Bina
" Kapan kalian balikannya? "-tanya kak Chandra
" Waktu ulang tahun Bina "-ucap Bina
" Oh waktu itu "-ucap kak Chandra
" Syukur deh kalau udah balikan "-ucap bang Fauzi
" Pada ngapain nih disini? "-ucap Arka yang tiba-tiba datang membawa nampan berisi makanan dan minuman yang ia dan bina pesan.
" Lagi ngobrol lah, masa lagi latihan silat "-ucap bang Fauzi
__ADS_1
" Nanti aja ngobrol nya, Bina sama gue mau makan nih "-ucap Arka
" Na, gak apa-apa kan kita ngobrol disini? "-ucap kak Chandra
" Iya gak apa-apa kok "-ucap Bina
" Tuh kan Bina bilang juga boleh kok "-ucap Chandra
" Bang pengertian dikit kenapa sih "-ucap Arka
" Iya...iya maaf, ya udah kita ke sana dulu ya "-ucap Chandra dan Fauzi
" Nah gitu dong "-ucap Arka
Bina pun hanya tersenyum melihat mereka bertiga.
" Kenapa na? Kok senyum-senyum kayak gitu "-ucap Arka
" Kalian lucu banget "-ucap Bina
" Kayaknya aku doang deh yang lucu, soalnya mereka berdua kan gak lucu "-ucap Arka
" Iya Ka iya, kamu yang paling lucu deh "-ucap Bina
" Ya udah makan cepetan, nanti keburu bel masuk berbunyi "-ucap Arka
" Iya sayang "-ucap Bina
" Eh tadi kamu bilang apa? "-tanya Arka
" Iya "-Bina
" Bukan, yang tadi "-ucap Arka
" Aku tadi perasaan bilang iya "-ucap Bina
" Tadi kan pakai sayang "-ucap Arka
" Enggak kok, kamu salah denger "-ucap Bina
" Coba sekali lagi dong "-ucap Arka
" Apanya? "-ucap Bina
" Bilang iya sayang "-ucap Arka
" Gak mau "-ucap Bina
" Hmm "-ucap Arka
" Ka, masalah Ririn kamu kasih tahu ke Ardan gak? "-bisik Bina
" Belum aku kasih tahu "-ucap Arka
" Lebih baik jangan dulu yah, takutnya Ardan menjauh dari Ririn "-ucap Bina
" Iya, gak bakal aku kasih tahu ke Ardan kok "-ucap Arka
Disisi lain.
" Lihat deh mereka berdua, so sweet banget "-ucap Rizky
" Iya, jadi pingin pacaran gue "-ucap Ririn
" Ya udah pacaran aja sama Ardan "-ucap Fanny
" Ada apa nih ngomongin gue "-sahut Ardan yang tiba-tiba muncul
" Eh Ardan, gak kok Dan "-ucap Fanny
" Tadi luh ngomongin gue kan? "-ucap Ardan
" Enggak kok, tanya aja ke Ririn "-ucap Fanny
" Ngomongin gue Rin? "-ucap Ardan
" Enggak kok "- ucap Ririn
" Gue duduk disini yah, "-ucap Ardan
" Kenapa gak gabung sama geng luh? "-ucap Fanny
" Gak ah, gue pingin disini aja "-ucap Ardan
" Oh gitu "-ucap Fanny
" Rin, luh kenapa diam mulu. Lagi sakit luh? "-ucap Ardan
" Enggak "-ucap Ririn
" Cie Ardan perhatian banget sama Ririn "-ucap Fanny
" Lah gue cuma nanya, kenapa jadi perhatian "-ucap Ardan
" Jangan nanya kek gitu Dan, nanti kalau Ririn baper gimana "-ucap Rizky
" Kalau baper, ya tinggal makan "-ucap Ardan
" Itu laper ogeb "-ucap Fanny
__ADS_1