
Pagi hari
Trining...trining
Bina pun langsung mengambil ponselnya dengan mata tertutup.
Kemudian dia pun membuka matanya sedikit untuk melihat siapa yang meneleponnya.
"Arka" gumam Bina.
Lalu Bina pun segera mengangkat panggilan telepon dari Arka.
"Hallo, Na" ucap Arka.
"Hmm" ucap Bina sambil kembali menutup matanya.
"Baru bangun ya?" tanya Arka.
"Hmm"
"Sekarang jadi gak?" tanya Arka.
"Hmm"
"Kamu udah mandi belum?" tanya Arka.
"Belum" ucap Bina.
"Ya udah mandi dulu sana" suruh Arka.
"Males" ucap Bina.
"Ya udah gak jadi aja ya perginya" ucap Arka.
"Pergi kemana?" tanya Bina.
"Ke studio photo" ucap Arka.
Lalu Bina pun segera membuka matanya.
"Tunggu, aku mau mandi dulu" ucap Bina sambil mematikan panggilan teleponnya.
Lalu Bina pun segera mengambil pakaiannya, setelah itu ia pun langsung masuk kedalam kamar mandi.
15 menit kemudian...
Setelah mandi, Bina pun langsung menuju ke meja riasnya dan ia pun langsung berdandan.
"Dek, ada Arka!!!" teriak kak Daniel dari ruang tamu.
"Tunggu bentar!!!" teriak Bina.
Setelah selesai berdandan, Bina pun langsung menuju ruang tamu untuk menemui Arka.
"Ayo berangkat" ucap Bina.
"Luh berdua mau kemana?" tanya kak Daniel.
"Mau ke studio photo" ucap Bina.
"Mau foto prewedding?" tanya kak Daniel.
"Enggak!" ucap Bina.
"Sebelum berangkat makan dulu sana" ucap papah.
"Nanti aja makannya" ucap Bina.
"Kamu kan punya penyakit maag, nanti kalau maag kamu kambuh gimana?" ucap papah.
"Nanti aku makan disana" ucap Bina.
"Oh iya, mamah mana pah?" tanya Bina.
"Lagi istirahat di kamar" ucap papah.
"Oh gitu, ya udah deh Bina pamit dulu ya" ucap Bina.
"Iya hati-hati" ucap papah.
"Om, kak! Arka ijin pergi sama Bina ya" ucap Arka.
"Iya" ucap papah dan kak Daniel bersamaan.
Lalu Arka dan Bina pun segera pergi keluar. Setelah itu, Arka dan Bina pun segera menaiki mobil milik Arka.
"Oh iya, Na! helm kamu ketinggalan di rumah aku" ucap Arka.
"Oh iya aku lupa bawa kemarin" ucap Bina.
"Kamu lucu deh pake topi kayak gitu" ucap Arka.
"Makasih" ucap Bina sambil tersenyum.
__ADS_1
"Ngomong-ngomong pakaian kita matching ya" ucap Bina.
"Iya juga ya, kok bisa matching kayak gini" heran Arka.
"Ya udah ayo berangkat" ucap Bina.
"Siap tuan putri" ucap Arka sambil tersenyum.
Lalu Arka pun segera melajukan mobilnya menuju studio photo.
****
Setelah sampai di studio photo, Bina dan Arka pun segera turun dari mobil.
Kemudian mereka berdua pun segera masuk kedalam studio photo.
"Bang" panggil Arka pada seseorang.
"Hai" ucap orang itu.
Lalu kita berdua pun segera menghampiri orang tersebut.
"Mau foto, Ka?" tanya orang itu.
"Iya, bang" ucap Arka.
"Oh iya, kenalin ini pacar gue" ucap Arka.
"Hallo" ucap orang itu.
"Hai" ucap Bina.
"Kenalin nama gue Zidan" ucap orang itu sambil mengulurkan tangannya.
"Bina" ucap Bina sambil membalas uluran tangan orang tersebut.
Kemudian Bina pun langsung melepaskan tangannya.
"Kalian berdua cocok banget sih" ucap Zidan.
"Bisa aja luh, bang" ucap Arka.
"Ya udah silahkan kesana" perintah Zidan.
Lalu Arka dan Bina pun segera menuruti perintah bang Zidan.
"Arka, deketan dong" ucap Zidan sambil memberi arahan.
Kemudian Arka pun segera mendekatkan posisinya dengan Bina.
Cekrek
"Lagi" ucap Zidan.
Cekrek
"Ganti gaya" ucap Zidan.
Cekrek
"Saling lihat-lihat dong biar romantis" perintah Zidan
Lalu Arka dan Bina pun langsung menatap satu sama lain.
Kemudian mereka pun tertawa karena lucu melihat ekspresi satu sama lain.
"Bang, bentar dulu! gue pingin ketawa" ucap Arka.
"Ya udah cepetan" ucap Zidan.
Lalu Arka dan Bina pun menatap satu sama lain.
Cekrek
2 menit kemudian...
Setelah selesai pemotretan, mereka berdua pun segera memilih foto-foto yang akan dibeli.
"Mau diambil yang mana nih fotonya?" tanya bang Zidan.
"Gue beli aja semua fotonya" ucap Arka.
"Serius luh?" tanya bang Zidan.
"Iya" ucap Arka.
"Luh nanti kirim no rekening luh aja, nanti gue transfer" ucap Arka.
"Oke" ucap bang Zidan.
"Nanti jangan lupa kirim juga fotonya ke whatsapp gue" ucap Arka.
"Siap" ucap bang Zidan.
__ADS_1
"Bentar ya, gue cetak dulu fotonya" ucap bang Zidan.
"Semuanya ada berapa foto?" tanya Arka.
"Ada 30 foto" ucap bang Zidan.
Setelah semua foto dicetak, Zidan pun langsung memberikan foto tersebut kepada Arka.
"Thanks" ucap Zidan.
"Yoi" ucap Arka.
"Ya udah, gue sama pacar gue pergi dulu ya" ucap Arka.
"Iya" ucap Zidan.
Lalu Arka dan Bina pun segera pergi, kemudian mereka pun segera masuk kedalam mobil.
"Pingin lihat dong" ucap Bina.
"Nih" ucap Arka sambil memberikan foto-foto yang tadi.
Bina pun segera mengambil foto-foto itu. Lalu ia pun melihat-lihat kembali foto-foto tersebut.
"Foto nya bagi dua ya, Ka! aku 15, kamu 15" ucap Bina.
"Iya" ucap Arka.
"Oh iya, kita makan dulu ya" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
"Mau makan apa?" tanya Arka.
"Terserah" ucap Bina.
"Dugong goreng mau?" tanya Arka.
"Apaan sih, Ka. Mana ada dugong goreng" ucap Bina sambil tertawa.
"Habisnya bilang terserah mulu" ucap Arka.
"Ya udah deh, aku pingin bubur ayam aja" ucap Bina.
"Kok bubur ayam? emangnya kamu lagi sakit?" tanya Arka.
"Enggak" ucap Bina.
"Terus kenapa makan bubur?" tanya Arka.
"Emang kalau yang enggak sakit terus makan bubur kenapa?" tanya Bina.
"Ya gak apa-apa sih, tapi aneh aja" ucap Arka.
"Ya udah cepetan, aku lapar" ucap Bina dengan nada manja.
"Iya" ucap Arka sambil melajukan mobilnya.
Setelah menemukan tukang jualan bubur, Arka pun segera menghentikan mobilnya.
"Buburnya pake apa aja?" tanya Arka.
"Pake daging ayam" ucap Bina.
"Ya iyalah pake ayam, namanya juga bubur ayam" ucap Arka sambil tertawa kecil.
"Terus kenapa kamu nanya?" ucap Bina.
"Maksud aku tuh pake kacang atau seledri atau bawang gitu" ucap Arka.
"Aku gak mau pake seledri sama bawang" ucap Bina.
"Kacang pake?" tanya Arka.
"Enggak, soalnya aku gak suka dikacangin" ucap Bina.
"Udah gitu doang?" tanya Arka.
"Oh iya, bubur nya pake sambel 4 sendok" ucap Bina.
"Banyak-banyak amat 4 sendok" kaget Arka.
"Kan biar enak" ucap Bina.
"Iya deh terserah" ucap Arka.
Lalu Arka pun segera membelikan bubur ayam untuk Bina dan ketoprak untuk dirinya.
Setelah selesai membeli bubur dan ketoprak, Arka pun segera menghampiri Bina.
"Nih, nitip. Aku mau beli minum dulu" ucap Arka sambil memberikan kantong plastik berisi ketoprak dan bubur ayam.
Lalu Bina pun segera mengambil bubur ayam dan ketoprak tersebut.
__ADS_1
Setelah itu, Arka pun segera pergi untuk membeli minuman untuk dirinya dan Bina.