Prince Of School

Prince Of School
Episode 183


__ADS_3

Setelah sampai di rumah, Bina dan kak Daniel segera turun dari mobil.


Kemudian mereka berdua segera masuk kedalam dan mereka langsung duduk di sofa.


"Kak Daniel" panggil Bina.


"Ada apa?" tanya kak Daniel.


"Kak Sarah masih di rawat?" tanya Bina.


"Enggak, dia udah pulang" ucap kak Daniel.


"Emang udah sembuh?" tanya Bina.


"Udah" ucap kak Daniel.


"Oh iya, Ka! Bina ke kamar dulu ya" ucap Bina.


"Iya" ucap kak Daniel.


Lalu Bina segera pergi menuju kamarnya.


...****...


Pagi hari


* Sekolah


"Na, udah beli kado buat Arka belum?" tanya Ririn.


"Udah" ucap Bina.


"Kadonya apaan?" tanya Ririn.


"Kepo banget luh" ucap Bina.


"Ih padahal tinggal jawab doang" ucap Ririn.


"Pagi anak-anak" ucap pak Dedi.


"Pagi, pak" ucap semuanya.


"Seperti biasa, tasnya dimasukan kedalam buku ya" ucap pak Dedi.


"Bukunya yang dimasukkan kedalam tas kali, pak" ucap murid-murid.


"Iya itu maksudnya" ucap pak Dedi.


Lalu semua murid segera memasukan bukunya kedalam tas. Setelah itu, mereka segera menaruh tas nya didepan. Lalu setelah itu, mereka kembali duduk dikursinya masing-masing.


Setelah semua murid duduk, pak Dedi langsung membagikan lembar soal dan lembar jawaban kepada masing-masing murid.


Kemudian, semua murid segera mengerjakan ulangan tersebut.


Skip


Bina, Ririn, Fanny, Rizky dan Julian segera pergi ke kantin.


Setelah sampai mereka segera duduk ditempat yang telah disediakan.


"Kalian mau pesen apa? nanti biar gue yang pesenin" ucap Rizky.


"Gue pesen mie goreng sama ice tea" ucap Fanny.


"Gue juga sama kayak Fanny" ucap Ririn.


"Luh ngikutin mulu" ucap Fanny.


"Ya gak apa-apa dong" ucap Ririn.


"Kalau Bina sama Julian mau pesen apa?" tanya Rizky.


"Gue mau beli sendiri aja, Ky" ucap Bina.


Lalu Bina segera pergi membeli bakso.


"Bu, pesan satu" ucap Bina dan Arka bersamaan.


Sontak Bina langsung melihat kearah Arka.


"Siap" ucap ibu penjual bakso.


"Yang aku gak pake seledri sama bawang" ucap Bina.


"Aku juga gak pake seledri sama bawang" ucap Arka.


"Ih apaan sih ngikutin mulu" batin Bina.


"Oke, tunggu ya" ucap ibu penjual bakso.


"Bu, sama ice lemon tea nya satu" ucap Bina.


"Aku juga pesen ice lemon tea, Bu" ucap Arka.


"Iya siap" ucap ibu penjual bakso.


Lalu Bina dan Arka menunggu pesanannya.


"Udah sembuh?" tanya Bina tiba-tiba.

__ADS_1


"Kamu nanya ke aku?" tanya Arka.


"Bukan, tapi ke tembok" ucap Bina.


Lalu Arka langsung tersenyum karena mendengar ucapan Bina.


"Aku udah sembuh kok" ucap Arka.


"Kamu khawatir ya sama aku?" tanya Arka.


"Enggak" bohong Bina.


"Oh iya, Na! besok kamu sibuk gak?" tanya Arka.


"Kalau pagi sibuk, soalnya mau beres-beres rumah" ucap Bina.


"Kalau sore?" tanya Arka.


"Enggak" ucap Bina.


"Gimana kalau sore kita jalan-jalan" ucap Arka.


"Lah kok malah dia yang ngajak sih, kan harusnya gue yang ngajak" batin Bina.


"Jalan-jalan kemana?" tanya Bina.


"Kemana aja" ucap Arka.


"Eh tapi pasti kamu gak mau deh kalau jalan-jalan sama aku" ucap Arka.


"Kata siapa?" ucap Bina.


"Emang kamu mau jalan-jalan sama aku?" tanya Arka.


Bina hanya mengangguk mengiyakan ucapan Arka.


"Serius mau?" tanya Arka memastikan.


"Iya" ucap Bina.


"Kok tumben sih mau" ucap Arka.


"Hmm...soalnya bosen di rumah" ucap Bina.


"Ya udah besok sore aku jemput ya" ucap Arka.


"Iya" ucap Bina.


"Ini pesanannya" ucap ibu penjual bakso sambil memberikan mangkuk berisi bakso kepada Bina dan Arka.


Kemudian mereka berdua langsung memberikan saos sambal ke bakso tersebut.


"Gak usah biar aku aja yang bawa" ucap Bina.


"Kamu bawain aja ice lemon tea punya kamu sama punya aku" ucap Arka.


Lalu Arka segera pergi.


"Nih ice lemon tea nya"


Kemudian Bina segera mengambil ice lemon tea tersebut. Lalu ia segera menyusul Arka.


Lalu Bina segera duduk berhadapan dengan Arka.


"Luh kenapa duduk disini?" tanya Fanny.


"Emang gue gak boleh gitu duduk disini?" tanya Arka.


"Boleh sih, tapi tumben aja luh gak bareng anak-anak Stray Squad" ucap Fanny.


"Soalnya gue lagi kesel sama mereka" ucap Arka.


"Kesel kenapa?" tanya Ririn.


"Gue dikacangin mulu" ucap Arka.


"Luh beli dua bakso?" tanya Ririn.


"Oh ini punya Bina" ucap Arka.


Lalu Arka segera memberikan bakso tersebut kepada Bina dan juga Bina segera memberikan ice lemon tea kepada Arka.


"Ada apa nih" sindir Fanny kepada Bina dan Arka.


"Gue tadi cuma bantuin Bina aja bawa baksonya soalnya kan mangkuk nya panas" jelas Arka.


"Oh gitu" ucap Fanny sambil tersenyum.


Kemudian Rizky dan Julian datang sambil membawa pesanannya dan juga pesanan Ririn dan Fanny.


"Ini" ucap Rizky sambil menaruh pesanan Ririn dan Fanny diatas meja.


"Makasih" ucap Ririn dan Fanny bersamaan.


"Ky, nih punya luh" ucap Julian sambil memberikan makanan dan minuman milik Rizky.


"Eh kok ada Arka" ucap Rizky.


"Emang kenapa kalau ada gue?" tanya Arka.

__ADS_1


"Gak kenapa-napa sih" ucap Rizky.


"Balikan lagi ya?" tanya Julian kepada Bina.


"Enggak" ucap Bina.


Lalu mereka segera menikmati makanan dan minuman yang telah mereka pesan.


"Na, luh udah beli belum?" tanya Fanny.


"Beli apa?" tanya Bina.


"Beli itu loh" ucap Fanny.


Lalu Ririn pun langsung menatap tajam kearah Fanny.


"Oh itu, udah beli kok" ucap Bina.


"Beli apaan sih?" tanya Rizky.


"Kepo deh luh" ucap Fanny.


"Oh gue tahu, pasti menyangkut wanita kan?" tebak Rizky.


"Hah?" bingung Bina, Ririn dan Fanny.


"Iya beli pembalut kan maksud luh" ucap Rizky.


"Uhukk...uhuk" Bina pun tersedak karena mendengar ucapan Rizky.


"Bukan anjir!" ucap Fanny ngegas.


"Ngakak anjir" ucap Ririn sambil tertawa.


"Minum dulu" ucap Arka karena melihat Bina yang tersedak.


Lalu Bina pun segera meminum ice lemon tea.


"Terus beli apaan dong?" tanya Rizky.


"Beli kado buat Arka" bisik Fanny kepada Rizky.


"Oh gitu" ucap Rizky.


"Emang kapan ulang tahunnya?" bisik Rizky.


"Besok" bisik Fanny.


"Luh berdua kenapa bisik-bisik sih" ucap Julian.


"Ih Julian pasti pingin tahu ya" ucap Ririn.


"Enggak" ucap Julian padahal sebenarnya ia sangat pingin tahu.


"Emang mau beli apa, Na?" tanya Arka penasaran.


"Beli Novel" bohong Bina.


"Oh beli novel" ucap Arka.


Trining...trining


Bina langsung melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari Adzril.


Kemudian Bina segera mengangkat panggilan telepon tersebut.


"Hallo" ucap Bina.


"Na, lagi ngapain?" tanya Adzril.


"Lagi makan" ucap Bina.


"Oh lagi istirahat ya" ucap Adzril.


"Iya" ucap Bina.


"Oh iya, besok ketemuan yuk" ucap Adzril.


"Besok gue gak bisa, soalnya mau jalan-jalan sama Arka" ucap Bina.


"Luh berdua jadian lagi?" tanya Adzril.


"Enggak" ucap Bina.


"Terus kenapa jalan-jalan bareng?" tanya Adzril.


"Kalau masalah itu nanti gue jelasin lewat chat" ucap Bina.


"Oke" ucap Adzril.


"Ya udah kalau gitu gue tutup dulu ya teleponnya soalnya takut ngeganggu luh yang lagi makan" ucap Adzril.


"Oh ya udah" ucap Bina.


"Nanti kapan-kapan kita ketemuan ya" ucap Adzril.


"Iya" ucap Bina.


"Ya udah gue tutup dulu teleponnya" ucap Adzril.

__ADS_1


Lalu Adzril segera mematikan panggilan teleponnya.


__ADS_2