
* Kamar
Trining...trining
Bina segera mengambil ponselnya yang ia letakkan diatas kasur.
Lalu ia segera melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan telepon dari Arka.
Kemudian Bina segera mengangkat panggilan telepon dari Arka.
"Hallo, Ka" ucap Bina.
"Na, aku udah ada di depan rumah kamu" ucap Arka.
"Oh ya udah, aku keluar sekarang" ucap Bina.
Lalu Bina segera mengambil tas, dompet, handphone dan helmnya. Setelah itu, ia segera pergi.
"Dek, mau kemana?" tanya kak Daniel.
"Mau jalan-jalan sama Arka" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu Bina pamit ya, kak. Soalnya Arka udah nunggu di luar" ucap Bina.
"Iya" ucap kak Daniel.
"Bilangin ke Arka, bawa motornya hati-hati" ucap kak Daniel.
"Iya, kak" ucap Bina.
Lalu Bina segera pergi keluar untuk menghampiri Arka.
"Na, ayo" ucap Arka.
"Oh pake mobil kesananya, kirain pake motor" ucap Bina.
"Iya, pake mobil. Soalnya kalau naik motor takutnya kamu pegel" ucap Arka.
"Ya udah kalau gitu aku simpen helm aku dulu ya" ucap Bina.
"Iya" ucap Arka.
Lalu Bina segera pergi menuju kamarnya untuk menyimpan helmnya. Setelah itu, ia segera kembali menghampiri Arka.
"Ya udah ayo naik" ucap Arka.
Lalu Arka dan Bina segera masuk kedalam mobil.
Setelah itu, Arka segera melajukan mobilnya.
"Kamu udah makan belum?" tanya Arka.
"Udah" ucap Bina.
"Kalau kamu?" tanya Bina.
"Belum" ucap Arka.
"Ya udah cari makan dulu aja, nanti kamu sakit kalau gak makan" ucap Bina.
"Ya udah kalau gitu aku cari makan dulu ya, baru habis itu kita berangkat ke rumah papah aku" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
Setelah beberapa menit, akhirnya Arka menemukan pedagang nasi goreng.
Lalu Arka segera memberhentikan mobilnya dipinggir jalan.
"Kamu tunggu dulu ya" ucap Arka.
"Iya" ucap Bina.
"Awas kalau kabur" ucap Arka.
"Ya gak bakal lah, Ka" ucap Bina sambil tertawa.
Lalu Arka segera turun dari mobilnya dan ia segera membeli nasi goreng.
Beberapa menit kemudian, Arka segera kembali menghampiri Bina.
"Nih, buat kamu" ucap Arka sambil memberikan air mineral kepada Bina.
"Makasih" ucap Bina sambil mengambil air mineral yang diberikan oleh Arka.
__ADS_1
"Iya sama-sama" ucap Arka.
"Kamu beneran gak mau makan?" tanya Arka.
"Enggak" ucap Bina.
"Enak loh ini nasi gorengnya" ucap Arka sambil memakan nasi goreng.
"Kalau enak emang kenapa?" heran Bina.
"Ya siapa tahu kamu mau" ucap Arka.
"Enggak, kan aku udah bilang kalau aku udah makan" ucap Bina.
"Bisa gak bukanya?" tanya Arka saat melihat Bina yang kesusahan membuka tutup botol.
"Bisa kok" ucap Bina yang berusaha membuka tutup botol tersebut.
"Sini" ucap Arka sambil mengambil air mineral milik Bina.
Lalu Arka segera membuka tutup botol air mineral tersebut.
Setelah tutup botolnya terbuka, Arka segera memberikan air mineral tersebut kepada Bina.
"Makasih" ucap Bina sambil mengambil air mineral tersebut.
"Iya sama-sama" ucap Arka sambil tersenyum.
"Na" panggil Arka.
"Kenapa?" tanya Bina.
"Kamu beneran gak marah kan sama papah aku?" tanya Arka.
"Enggak kok, Ka" ucap Bina.
"Oh iya, papah kamu kenapa pingin ketemu aku?" tanya Bina.
"Katanya dia pingin ketemu aja sama kamu, soalnya kan papah aku belum pernah lihat kamu" ucap Arka.
"Ka, nanti ke toko kue dulu ya" ucap Bina.
"Kamu mau kue?" tanya Arka.
"Enggak" ucap Bina.
"Gak usah repot-repot kali, Na" ucap Arka.
"Gak repot kok, kan aku beli bukan bikin" ucap Bina.
"Lagian kan masa bertamu gak bawa apa-apa sih" ucap Bina.
"Ya udah iya nanti kita ke toko kue" ucap Arka.
Setelah selesai makan, Arka segera melajukan mobilnya menuju toko kue.
Sesampainya di toko kue, Bina segera turun dari mobilnya. Kemudian ia segera masuk kedalam toko dan ia langsung membeli kue untuk orang tuanya Arka.
Setelah selesai membeli kue, Bina segera kembali menghampiri Arka yang berada didalam mobil.
"Ayo jalan" ucap Bina.
Lalu Arka segera melajukan mobilnya menuju rumah papahnya.
...****...
Setelah sampai, Arka dan Bina segera turun dari mobil.
Kemudian Arka segera menekan bel rumah papahnya.
Tidak lama kemudian, mamah tiri Arka segera membukakan pagar rumah.
"Eh udah datang" ucap mamah tiri Arka.
"Hallo, tante" ucap Ana sambil salam kepada mamah tiri Arka.
"Ini ya yang namanya Bina?" tanya mamah tiri Arka.
"Iya, tante" ucap Bina sambil tersenyum.
"Cantik banget kamu" ucap mamah tiri Arka sambil mengelus rambut Bina.
"Makasih, tante" ucap Bina.
__ADS_1
"Ya udah ayo masuk kedalam" ucap mamah tiri Arka.
Lalu mereka segera masuk kedalam rumah.
"Pah, nih Arka sama pacarnya udah datang" ucap mamah tiri Arka.
"Pah, ini pacar Arka" ucap Arka.
"Hallo, om" sapa Bina.
"Hallo, Bina" ucap papah Arka.
Lalu Bina segera salam kepada papahnya Arka.
"Oh iya, lupa! ini buat om sama tante" ucap Bina sambil memberikan kue kepada papahnya Arka.
"Makasih ya, kamu baik banget" ucap papah sambil mengambil kue tersebut.
"Pah, sini biar mamah simpen kue nya didapur. Sekalian mamah mau ambilin minum dulu buat Arka sama Bina" ucap mamah tiri Arka.
"Ini, mah" ucap papah Arka sambil memberikan kue tersebut.
Setelah itu, mamah tiri Arka segera pergi ke dapur.
"Ayo duduk, kok kalian malah berdiri sih" ujar papahnya Arka.
Lalu Bina segera duduk di sofa.
"Na, aku kesana dulu ya" ucap Arka.
"Udah disini aja" ucap Bina pelan.
"Aku mau ke kamar mandi" ucap Arka.
"Kenapa?" tanya papahnya Arka.
"Arka mau ke toilet, pah. Tapi Bina nya ngelarang" ucap Arka.
"Bina gak ngelarang kok, om. Bina cuma malu aja kalau gak ada Arka" ucap Bina terus terang.
"Gak usah malu, anggap aja rumah sendiri" ucap papah Arka.
"Ya udah, Na! aku ke toilet dulu ya. Cuma bentar kok" ucap Arka.
"Ya udah deh" ucap Bina.
Lalu Arka segera pergi menuju toilet.
"Kamu sekelas sama Arka gak?" tanya papah Arka.
"Enggak, om. Kita beda kelas" ucap Bina.
"Kamu udah berapa lama pacaran sama anak om?" tanya papah Arka.
"Bina gak tahu om, soalnya Bina gak ngitung berapa lama jadiannya. Karena kan kita suka putus nyambung" ucap Bina.
"Oh gitu" ucap papah Arka.
Lalu mamah tiri Arka segera menghampiri Bina dan juga papah Arka.
Kemudian mamah tiri Arka segera meletakkan jus jeruk dan cemilan di meja.
Lalu mamah tiri Arka segera duduk disebelah papah Arka.
"Ayo diminum dulu" suruh mamah tiri Arka.
"Iya, tante" ucap Bina.
Lalu Bina segera meminum jus tersebut.
"Cantik banget ya pah, pacarnya Arka" ucap mamah tiri Arka.
"Iya, pinter banget Arka nyari cewek" ucap papah Arka.
Lalu Arka segera menghampiri Bina, papahnya dan mamah tirinya. Kemudian Arka segera duduk disebelah Bina.
"Cocok banget ya mereka, pah" ucap mamah tiri Arka.
"Iya bener" ucap papah Arka.
"Nanti kalau udah lulus kuliah kamu nikahnya sama Arka ya" ucap papah Arka.
"Hah?" ucap Bina sedikit terkejut.
__ADS_1
"Kok kamu kaget gitu sih, Na! apa kamu pingin nikah sama yang lain ya?" tanya Arka.
"Aku cuma kaget aja tiba-tiba bahas nikah" ucap Bina kepada Arka.