Prince Of School

Prince Of School
Episode 65


__ADS_3

Pagi hari


Cklek


Kak Daniel pun membuka pintu ruangan yang ditempati oleh Bina.


"Tumben luh udah bangun, dek" ucap kak Daniel sambil menghampiri Bina.


"Kak, Bina mau pulang" ucap Bina kepada kakaknya.


"Emang luh udah sembuh?" tanya kak Daniel.


"Udah" ucap Bina.


"Yaudah gue bilang ke suster dulu ya, kalau luh mau pulang" ucap kak Daniel.


Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan kak Daniel.


Pada saat mau keluar, Daniel pun melihat seseorang yang sedang tertidur di sofa.


"Itu siapa, dek?" tanya kak Daniel.


"Arka" ucap Bina.


"Arka nginep disini?" tanya kak Daniel.


"Iya" ucap Bina.


Daniel pun segera pergi menemui suster.


Setelah beberapa menit kemudian, kak Daniel dan suster pun segera menghampiri Bina.


Lalu suster itu pun mengecek keadaan Bina.


"Suster, aku boleh pulang gak?" tanya Bina.


"Bentar ya, saya tanya dokter dulu" ucap suster tersebut.


Suster itu pun segera pergi untuk menemui dokter.


Setelah itu suster itu pun datang kembali ke ruangan Bina.


"Kata dokter, kamu boleh pulang" ucap suster.


"Makasih, sus" ucap Bina.


"Pulangnya mau sekarang atau nanti?" tanya suster.


"Sekarang" ucap Bina.


"Yaudah, saya cabut dulu ya infusan nya" ucap suster itu.


Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan suster tersebut.


Lalu suster itu pun mencabut infusan nya. Setelah itu suster itu pun pergi dari ruangan Bina.


"Dek, luh bangunin Arka sana! gue mau beresin barang-barang luh dulu, mau dibawa ke mobil" ucap kak Daniel sambil membereskan barang-barang Bina.


Bina pun segera menghampiri Arka.


"Arka lucu juga kalau lagi tidur" batin Bina.


Lalu Bina pun mengambil ponselnya dan langsung memotret Arka yang sedang tertidur.


"Dek, bangunin si Arka bukan malah difoto" ucap kak Daniel.


"Habisnya Arka lucu kalau lagi tidur" ucap Bina.


"Gue tunggu di mobil ya!" ucap kak Daniel sambil membawa barang-barang Bina.


Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan kak Daniel.


"Ka" panggil Bina sambil membangunkan Arka namun Arka tidak bangun.


"Hmm" gumam Arka.


"Bangun" ucap Bina.


"Tunggu lima menit lagi" gumam Arka.


"Sayang bangun! aku mau pulang" ucap Bina.


Arka pun langsung membuka matanya.


"Coba sekali lagi" ucap Arka sambil tersenyum.


"Apa?" tanya Bina.


"Bilang sayang bangun" ucap Arka.


"Gak mau!" ucap Bina.


"Yaudah aku gak bakal bangun" ucap Arka sambil menutup matanya kembali.


Karena Bina sangat ingin pulang, akhirnya Bina pun menuruti apa yang Arka inginkan.


"Sayang bangun!" ucap Bina.

__ADS_1


Arka pun langsung membuka matanya dan segera berdiri.


"Barang-barang kamu udah diberesin?" tanya Arka.


"Udah sama kak Daniel, sekarang kak Daniel lagi nunggu di mobil" ucap Bina.


Arka pun membungkukkan badannya.


"Sini naik! biar aku gendong sampai keluar" ucap Arka.


"Enggak ah, aku berat" ucap Bina.


"Berat dari mana? badan kamu kurus gitu" ucap Arka.


"Cepet naik! kasihan kak Daniel kalau kelamaan" ucap Arka.


Akhirnya Bina pun menuruti perkataan Arka.


Arka pun segera menggendong Bina menuju mobil kak Daniel.


Setelah sampai, Arka pun menurunkan Bina.


"Ka, maaf ya aku udah ngerepotin kamu" ucap Bina.


"Enggak kok" ucap Arka.


Tiba-tiba Bina pun memeluk Arka.


"Makasih" ucap Bina masih memeluk Arka.


Arka pun membalas pelukan Bina.


Tin..tin


Kak Daniel pun membunyikan klakson mobilnya dengan keras.


Bina dan Arka pun langsung terkejut mendengar suara klakson tersebut.


"Yaudah, aku pulang dulu ya" ucap Bina.


Arka pun memegang tangan Bina sebelum Bina masuk kedalam mobil.


"Kenapa?" tanya Bina.


"Jaga kesehatan terus ya! aku gak mau lihat kamu sakit" ucap Arka.


"Kamu juga jaga kesehatan ya" ucap Bina.


"Yaudah sana masuk ke mobil, kasihan kak Daniel" ucap Arka.


(Di perjalanan)


"Kak, kenapa mukanya bete gitu?" tanya Bina


"Gak kenapa-napa" ucap kak Daniel.


"Marah ya gara-gara kelamaan nunggu Bina" ucap Bina.


"Enggak" ucap kak Daniel.


"Terus kenapa mukanya bete kayak gitu?" tanya Bina.


"Gue berantem sama Sarah" ucap kak Daniel.


"Kenapa berantem sama kak Sarah?" tanya Bina.


"Gue berantem sama dia gara-gara gue bilang kalau gak suka kalau dia terlalu friendly, terus dia marah-marah deh sama gue" ucap kak Daniel.


"Emang kenapa gak suka kalau kak Sarah friendly? kan itu bagus, berarti kak Sarah orangnya ramah" ucap Bina.


"Masalahnya friendly nya kebanyakan sama cowok" kesal kak Daniel.


"Cemburu sih wajar kak, tapi jangan marah juga sama kak Sarah. Bina juga sering kok main sama temen-temennya Arka, tapi Arka gak marah sama Bina" ucap Bina.


"Itu karena cinta Arka ke luh gak terlalu besar, makanya dia gak marah kalau luh main sama temen-temennya dia" ucap kak Daniel.


Bina pun langsung terdiam karena mendengar ucapan kak Daniel yang membuatnya sakit hati.


Setelah sampai di rumah, Bina pun langsung turun dari mobil dan segera pergi ke kamarnya.


Bina pun langsung mengunci pintu kamarnya dan setelah itu ia pun langsung duduk di kasurnya.


"Kak Daniel jahat banget sih" ucap Bina sambil menangis.


Tok...tok


"Na, kamu udah sembuh?" teriak mamah.


"Udah" ucap Bina.


"Kenapa pintunya dikunci?" tanya mamah.


"Bina pingin istirahat bentar, jadi Bina kunci pintunya" sahut Bina.


"Oh yaudah, nanti kalau lapar ke bawah aja, mamah udah siapin makanan di meja" ucap mamah.


"Iya" ucap Bina.

__ADS_1


"Jangan telat makan lagi" ucap mamah.


"Iya, nanti Bina kesana kok kalau lapar" ucap Bina.


Mamah pun langsung pergi menuju kamarnya.


Ting


(Suara pesan masuk)


Bina pun langsung melihat ponselnya untuk mengetahui siapa yang mengirim pesan. Dan ternyata pesan tersebut dari Arka.


Arka :


Udah sampe rumah?


Bina pun langsung membalas pesan Arka.


^^^Bina :^^^


^^^Udah^^^


Arka :


Udah makan belum?


^^^Bina :^^^


^^^Belum^^^


Arka :


Yaudah cepetan makan! nanti kamu sakit kalau telat makan


^^^Bina :^^^


^^^Iya, nanti dulu^^^


Arka :


Bina Adara Agatha!!!


^^^Bina :^^^


^^^Apa???^^^


Arka :


Cepet makan!!!


^^^Bina :^^^


^^^Iya, bawel^^^


Bina pun segera pergi ke ruang makan untuk mengambil nasi goreng buatan mamah dan air minum. Lalu setelah itu, Bina pun segera kembali menuju kamar.


Setelah sampai kamar, Bina pun segera memakan nasi goreng tersebut sambil memainkan ponselnya.


Lalu Bina pun membaca pesan terbaru dari Arka.


Arka :


Aku bawel karena aku khawatir kalau kamu sakit lagi


Bina pun membalas pesan Arka.


^^^Bina :^^^


^^^Kenapa khawatir sama aku?^^^


Arka :


Karena kan kamu pacar aku


^^^Bina :^^^


^^^Kalau aku bukan pacar kamu, kamu khawatir gak sama aku?^^^


Arka :


Khawatir lah


^^^Bina :^^^


^^^Kenapa?^^^


Arka :


Karena kalau kamu bukan pacar aku, aku pasti khawatir juga sama kamu sebab dari awal ngelihat kamu, aku udah jatuh cinta sama kamu


^^^Bina :^^^


^^^Emang seberapa besar cinta kamu ke aku?^^^


Arka :


Aku gak bisa ngukur seberapa besar cinta aku ke kamu, tapi yang pasti cinta aku ke kamu lebih besar daripada cinta kamu ke aku

__ADS_1


__ADS_2