Prince Of School

Prince Of School
Episode 234


__ADS_3

Pagi hari


Tok...tok...tok


Kak Daniel mengetuk pintu kamar Bina.


Karena pintunya tidak dibuka oleh Bina, akhirnya kak Daniel memutuskan untuk membuka pintu tersebut.


"Dek" panggil kak Daniel.


"Hmm" ucap Bina yang masih menutup matanya.


"Makan dulu" ucap kak Daniel.


"Nanti aja, kak" ucap Bina.


"Sekarang aja, ini gue udah beli bubur loh" ucap kak Daniel.


Bina langsung membuka matanya.


"Kak Daniel tadi makan apa?" tanya Bina.


"Bubur" ucap kak Daniel.


"Kirain belum makan" ucap Bina.


"Udah kok" ucap kak Daniel.


"Ya udah cepet makan! nanti kalau didiemin keburu dingin" ucap kak Daniel.


"Ya udah iya" ucap Bina sambil duduk.


"Dihabisin ya" ucap kak Daniel sambil meletakan air minum dan kantong plastik yang berisi bubur.


"Iya" ucap Bina.


"Oh iya, pacar luh juga lagi sakit tahu" ucap kak Daniel.


"Arka sakit apa?" tanya Bina.


"Gak enak badan katanya, gara-gara kemarin berenang" ucap kak Daniel.


"Ya udah gue pergi dulu ya" ucap kak Daniel.


"Mau kemana?" tanya Bina.


"Mau ke cafe lah" ucap kak Daniel.


"Oh, kirain kemana" ucap Bina.


"Ya udah, gue pergi ya" ucap kak Daniel.


"Iya, hati-hati ya kak" ucap Bina.


"Iya" ucap kak Daniel.


Kak Daniel segera keluar dari kamar Bina.


Bina langsung memakan bubur tersebut.


Trining...trining


Bina segera melihat ke layar ponselnya dan ternyata ada panggilan video call dari Arka.


Bina langsung mengangkat panggilan video call tersebut.


"Pagi sayang" ucap Arka.


"Pagi juga" ucap Bina.


"Ka, katanya kamu sakit ya?" ucap Bina.


"Iya, aku gak enak badan" ucap Arka.


"Kamu juga lagi sakit ya, Na?" tanya Arka.


"Iya, tapi aku sakitnya cuma perut doang. Soalnya kan aku lagi datang bulan" ucap Bina.


"Oh iya, maaf ya aku gak bisa jenguk kamu" ucap Bina lagi.


"Gak usah minta maaf, lagian kan kamu juga lagi sakit" ujar Arka.


"Kamu udah makan belum, Ka?" tanya Bina.


"Udah" ucap Arka.


"Udah minum obat belum?" tanya Bina.


"Udah" ucap Arka.


"Kalau kamu udah makan belum?" tanya Arka.

__ADS_1


"Ini aku lagi makan kok" ucap Bina sambil menunjukkan bubur ke kamera.


"Ya udah cepet makan! jangan didiemin buburnya, nanti keburu dingin" ucap Lino.


"Iya" ucap Bina.


Bina kembali memakan bubur tersebut.


Tingtong...tingtong


”Ka, bentar ya! aku mau keluar dulu soalnya ada Ririn sama Fanny" ucap Bina.


"Iya" ucap Arka.


"Jangan dulu dimatiin ya" ucap Bina.


"Iya" ucap Arka.


Bina segera pergi keluar untuk menemui sahabat-sahabatnya.


Sesampainya di luar, Bina langsung membukakan pagar rumahnya.


"Na, motor gue masukin kedalam aja ya" ucap Ririn.


"Iya" ucap Bina sambil membuang sterofoam kedalam tong sampah.


"Luh udah makan belum?" tanya Fanny.


"Udah" ucap Bina.


"Ya udah ayo masuk" ucap Bina kepada Ririn dan Fanny.


Mereka bertiga segera masuk kedalam rumah.


"Oh iya, nih buat luh" ucap Fanny sambil memberikan kantong plastik kepada Bina.


"Apaan nih?" tanya Bina.


"Cheese cake" jawab Fanny.


"Makasih ya" ucap Bina.


"Iya sama-sama" ucap Fanny.


"Luh berdua langsung masuk ke kamar aja, soalnya gue mau ke dapur dulu, mau nyimpen kue" ucap Bina.


"Oh ya udah" ucap Ririn dan Fanny.


Lalu Ririn dan Fanny segera pergi ke kamar Bina. Sedangkan Bina pergi ke dapur untuk menyimpan cheese cake.


"Cewek luh lagi sakit, bukannya kesini" ucap Ririn sambil memegang ponsel milik Bina.


"Arka juga lagi sakit, makanya gak kesini" ucap Bina sambil mengambil ponsel miliknya.


"Oh dia lagi sakit?" tanya Ririn.


"Iya, dia lagi sakit" ucap Bina.


"Dia sakit apa?" tanya Fanny.


"Dia gak enak badan gara-gara kemarin berenang" jelas Bina.


"Ya udah, Ka! aku matiin ya video call nya" ucap Bina.


"Kok dimatiin" ucap Arka.


"Soalnya aku gak enak, kan ada Ririn sama Fanny" ucap Bina.


"Kenapa gak dari tadi aja matiin nya" ucap Arka.


Bina hanya cengengesan karena mendengar ucapan Arka.


"Maaf" ucap Bina.


"Nanti aku video call lagi deh, kalau Ririn sama Fanny udah pulang" ucap Bina.


"Ya udah" ucap Arka.


"Dadah" ucap Bina sambil melambaikan tangannya ke kamera.


Lalu Bina segera mematikan panggilan video call nya.


"Na, tv nya nyalain ya" ucap Ririn.


"Iya" ucap Bina.


"Eh guys, lihat deh" ucap Fanny.


"Apaan?" tanya Ririn dan Bina.


"Ini lihat" ucap Fanny.

__ADS_1


Ririn segera melihat ke layar ponsel Fanny.


"Na, sini dulu" ucap Ririn.


"Apaan sih?" tanya Bina penasaran.


Bina segera duduk diantara Fanny dan juga Ririn.


"Lihat, ngeselin banget kan Bella" ucap Fanny sambil memperlihatkan postingan instagram Bella.


"Bella ngapain sih pake posting foto dia sama Arka waktu dulu" ucap Ririn.


"Gak apa-apa lah, terserah dia aja. Lagian gue capek harus berurusan sama Bella mulu" ucap Bina sedikit kesal.


"Luh bilang aja sana ke Arka, suruh Arka biar nasehatin Bella supaya gak ngejar-ngejar Arka lagi" ucap Ririn.


"Udah lah jangan bahas tentang Bella" ucap Bina sambil pergi menuju kasurnya.


"Fan, luh ngefollow Bella?" tanya Ririn.


"Iya, soalnya dia ngefollow gue makanya gue follow balik" ucap Fanny.


"Tapi sekarang gue bakal blokir dia deh. Soalnya kesel aja sama dia, udah tahu Arka pacar Bina tapi masih aja dikejar-kejar" ucap Fanny.


"Na, luh gak apa-apa kan?" tanya Ririn sambil melihat kearah Bina.


"Gak apa-apa, cuma kesel dikit aja" ucap Bina.


"Kalau gue jadi luh, mungkin gue bakal jambak tuh rambut Bella sampai botak" ucap Fanny.


Bina langsung tersenyum karena mendengar ucapan Fanny.


"Sadis banget luh" ucap Ririn.


"Ya harus sadis lah" ucap Fanny.


"Fan" panggil Bina.


"Apa?" tanya Fanny.


"Tadi caption dipostingannya apa?" tanya Bina.


"Cuma emoticon senyum doang" ucap Fanny.


"Kenapa emangnya?" tanya Fanny lagi.


"Enggak kenapa-napa" ucap Bina.


"Guys nonton film zombie yuk! soalnya ada film zombie yang baru" ucap Ririn.


"Ayok" ucap Fanny dengan semangat.


"Bentar, gue mau ambil laptop gue dulu" ucap Bina.


Bina segera mengambil laptopnya, kemudian ia segera duduk diantara Fanny dan Ririn.


"Nih" ucap Bina sambil menaruh laptop di meja.


Lalu Ririn segera mencari film zombie yang ingin ia tonton.


"Guys, gimana ya kalau misalnya zombie itu ada" ucap Bina.


"Ya gak bakal ada lah" ucap Fanny.


"Kan gue bilang misalnya" ucap Bina.


"Kalau ada mungkin gue bakal pasrah digigit zombie" ucap Ririn.


"Kalau gue sih lebih milih bertahan hidup, soalnya kayak seru aja gitu ngebunuh zombie" ucap Fanny.


"Iya bener, seru banget kayaknya" ucap Bina.


"Seru apanya, yang ada jantung jadi deg-degan karena ketakutan" ucap Ririn.


"Kalau misalnya zombie nya ganteng, gimana ya?" tanya Bina.


"Kalau zombie nya ganteng, gue rela kok kalau digigit" ucap Fanny.


"Gue juga kayaknya rela deh kalau digigit, yang penting zombie nya ganteng bukan yang jelek" ucap Bina.


"Mana ada zombie ganteng" ucap Ririn.


"Udah belum nyari film nya?" tanya Fanny.


"Bentar, soalnya lemot banget WiFi nya" ucap Ririn.


"Ini bukan sih?" tanya Ririn.


"Lah! Luh gimana sih, kan luh yang tahu film nya" ucap Fanny.


"Kayaknya emang yang ini deh" ucap Ririn.

__ADS_1


Ririn segera memilih film tersebut.


Kemudian mereka bertiga segera menonton film tersebut.


__ADS_2