Prince Of School

Prince Of School
Episode 48


__ADS_3

Setelah sampai di rumah Arka, anak-anak Stray Squad pun langsung masuk kedalam rumah dan Bina pun mengikuti mereka dari belakang.


"Kenapa gak tekan bel rumah dulu?" tanya Bina.


"Kita udah biasa langsung masuk ke rumah Arka" ucap Ardan.


"Tapi kan itu gak sopan" ujar Bina.


"Kita kan udah akrab dari lama, Na. Jadi serasa rumah sendiri" ucap Robi.


"Yaudah luh tekan bel dulu sana" suruh Ardan.


Bina pun langsung terdiam.


"Udah, Dan! ayo kita ke kamarnya Arka" ucap Kak Chandra.


Semua pun langsung menuju ke kamar Arka.


"Ka" ucap semuanya.


"Eh udah datang" ucap Arka.


Bina pun menghampiri Arka.


"Masih sakit gak kakinya?" tanya Bina.


"Udah enggak sakit kok" ucap Arka.


"Bisa jalan?" tanya Bina.


"Bisa" ucap Arka.


"Yuk! Kapan?" ucap Bina sambil tersenyum.


Semua anak-anak Stray Squad pun langsung melihat kearah Bina.


"Kamu belajar gombal dari mana, Na?" ucap Arka.


"Pasti diajarin sama luh kan, Ka?" tanya Kak Fauzi


"Enggak" ucap Arka.


"Iya, Bina belajar dari Arka" ucap Bina.


"Tuh,kan! Pasti diajarin sama luh" ucap kak Fauzi.


"Guys, gue ke dapur dulu ya" ucap Robi.


"Mau ngapain?" tanya Bina.


"Biasa lah dia lagi hungry" ucap Kevin.


"Gue ikut Rob" ucap Raihan dan kak Chandra.


Robi, Raihan dan kak Chandra pun pergi ke dapur.


"Ka, gue ke ruang tamu dulu ya mau nonton tv" ucap kak Fauzi


"Gue juga" ucap Kevin dan Ardan.


Mereka bertiga pun segera pergi ke ruang tamu untuk menonton televisi.


"Mereka emang sering kayak gitu ya, ka?" tanya Bina.


"Iya" ucap Arka.


"Kamu gak marah kalau mereka kayak gitu?" tanya Bina.


"Enggak, lagian mereka udah aku anggap sebagai keluarga" ujar Arka.


"Seru ya kayaknya punya banyak sahabat" ucap Bina.


"Iya, seru banget" ucap Arka.


Bina pun duduk disamping Arka.


"Ka, pinjem hp kamu dong" ucap Bina.


"Buat apa, Na?" tanya Arka.


"Buat telepon mamah" ucap Bina berbohong.

__ADS_1


"Kamu belum minta izin ke orang tua kamu kalau kamu mau kesini?" tanya Arka.


"Belum"


"Nanti kalau mau kemana-mana harus izin dulu ya ke orang tua kamu" ucap Arka sambil mengelus rambut Bina.


"Iya" ucap Bina.


Arka pun memberikan ponselnya kepada Bina.


"Password nya apa?" tanya Bina.


"Ulang tahun kamu" jawab Arka.


"Serius?" tanya Bina.


"Iya, aku serius" ucap Arka.


"Sebenernya aku pingin lihat wallpaper kamu" ucap Bina sambil menjauhkan diri dari Arka.


Arka pun segera mengejar Bina dan langsung memegang tangan Bina untuk merebut ponsel miliknya.


"Arka lepasin" ucap Bina yang berusaha melindungi ponsel milik Arka agar tidak diambil olehnya.


"Siniin hp aku" ucap Arka.


"Gak mau" ucap Bina.


Keduanya pun saling memperebutkan ponsel milik Arka.


Hingga pada akhirnya, mereka berdua pun terjatuh karena kaki Arka yang masih belum terlalu kuat berjalan akibat keseleo.


Dan tubuh Arka pun menindih tubuh Bina.


"Aww sakit!" ringis Bina karena kepalanya terbentur lantai.


"Maaf, Na" ucap Arka.


"Luh berdua ngapain!!!" teriak Ardan.


Arka pun langsung bangun.


"Tadi luh berdua lagi ngapain?" tanya Ardan


"Kita gak ngapa-ngapain kok. Iya kan, Na?" ucap Arka.


Bina pun tidak menjawab ucapan Arka, karena dia masih kesal dengan Arka.


"Na, luh gak diapa-apain kan sama Arka?" tanya Ardan.


"Jawab, Na! nanti Ardan salah paham" ucap Arka.


Bina pun pergi ke ruang tamu, karena merasa kesal dengan Arka.


"Pelit banget sih Arka, cuma lihat wallpaper aja sampe gak dibolehin" batin Bina.


"Na, kenapa kesini?" tanya kak Fauzi.


Bina pun hanya menggelengkan kepalanya dan ia langsung duduk di sofa.


Arka dan Ardan pun segera menyusul Bina ke ruang tamu.


"Ka, pacar luh kenapa?" tanya kak Chandra.


"Ngambek karena gue" ucap Arka


Arka pun segera duduk disamping Bina.


"Maaf" ucap Arka tetapi tidak dibalas oleh Bina.


"Masih sakit gak kepalanya?" tanya Arka sambil mengelus rambut Bina.


Dan lagi-lagi Bina pun tidak menjawab ucapan Arka.


Tanpa sadar, Bina pun meneteskan air mata.


"Na, kenapa nangis?" tanya Raihan


Arka yang melihat Bina menangis pun langsung memeluknya.


"Maafin aku ya" ucap Arka.

__ADS_1


"Luh berdua kenapa sih?" tanya Ardan penasaran.


"Kamu punya cewek lain ya, Ka?" ucap Bina sambil menangis.


Anak-anak Stray Squad yang lain pun menatap kearah Arka.


"Kamu ngomong apa sih, Na. Kan pacar aku cuma kamu" ucap Arka.


"Terus kenapa aku gak dibolehin lihat wallpaper hp kamu" ucap Bina.


"Yaudah nih aku kasih lihat" ucap Arka.


Arka pun menunjukkan wallpaper hp nya kepada Bina. Dan ternyata wallpaper hp nya Arka menggunakan foto Bina.


"Foto aku?" ucap Bina.


Arka pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Bina.


"Dapet dari mana foto aku yang ini?" tanya Bina.


"Dari hp kamu, maaf waktu itu aku buka galeri foto kamu" ucap Arka.


"Aku gak mau ngasih lihat wallpaper aku karena takut kamu marah karena aku ngambil foto kamu tanpa bilang ke kamu" ucap Arka lagi.


"Aku kira wallpaper hp kamu pakai foto cewek lain" ucap Bina.


"Enggak lah, sayang" ucap Arka sambil mengusap air mata Bina.


"Aku minta maaf, Ka. Udah nuduh kamu punya cewek lain" ucap Bina.


"Kamu gak salah kok, tapi aku yang salah" ucap Arka.


"Drama macam apa lagi ini" ucap Raihan.


"Kalian berdua tuh berantem terus baikan terus berantem lagi terus baikan, gitu aja terus" ucap kak Fauzi.


"Tapi kalau hubungan baik-baik aja terus gak ada berantem nya itu kurang seru. Kayak hambar gitu" ucap Arka.


"Oh jadi kamu mau berantem mulu sama aku" ucap Bina.


"Enggak kok, Na" ucap Arka.


"Tadi katanya gak seru" ucap Bina.


"Coba aku pinjem hp kamu" ucap Bina.


"Mau apa?" tanya Arka.


"Untuk pastiin kalau di galeri kamu gak ada foto cewek" kata Bina.


Arka pun memberikan ponselnya kepada Bina.


Lalu Bina pun membuka isi galeri Arka.


"Ini siapa?" tanya Bina.


"Hayo loh!" ucap anak-anak Stray Squad yang lain.


Arka pun melihat foto tersebut.


"Itu gebetannya Robi" ucap Arka.


"Bohong" sahut Bina.


"Tanyain aja ke Robi" kata Arka.


"Ini gebetan luh, Rob" tanya Bina sambil menunjukkan foto kepada Robi.


"Iya, itu foto gebetan gue" ucap Robi.


"Kenapa ada di galeri kamu?" tanya Bina kepada Arka.


"Robi kan ngirim fotonya ke grup WhatsApp, jadi otomatis ke download" ucap Arka.


"Na, luh kenapa sih hari ini nangis mulu?" tanya Ardan kepada Bina.


Bina pun tidak menjawab ucapan Ardan.


"Cewek gue lagi PMS, dan" ucap Arka kepada Ardan.


"Oh, pantes" ucap Ardan.

__ADS_1


__ADS_2