
Bina pun langsung melihat kearah Arka. Dan ia pun langsung memegang tangan Arka agar Arka tidak marah kepadanya.
"Ya udah lanjut" ucap Arka.
Ardan pun segera memutarkan botol tersebut dan botol tersebut mengarah kepada Ririn.
"Truth or dare?" tanya Bina, Arka dan Ardan.
"Dare" ucap Ririn.
"Coba teriak ke semua orang bahwa luh baru jadian sama Ardan" ucap Bina.
"Guys, gue udah jadian sama Ardan" teriak Ririn.
Sontak cewek-cewek pun langsung melihat kearah mereka berempat.
"Berisik anjir!" teriak Fanny yang berada didalam tenda.
"Luh gak malu, Rin?" tanya Bina sedikit malu karena cewek-cewek melihat kearah mereka berempat.
"Malu dikit" ucap Ririn.
Setelah itu Ardan pun segera memutarkan botol tersebut dan botol tersebut mengarah kepada Arka.
"Truth or dare?" tanya Bina, Ardan dan Ririn.
"Dare" ucap Arka.
"Cium Bina" ucap Ririn.
"Cium?" tanya Arka memastikan.
"Iya" ucap Ririn.
Bina pun langsung mendekatkan tangannya kepada Arka, agar Arka mencium tangannya.
Chup
Mata Bina pun langsung membulat karena ternyata Arka mencium pipinya.
"Heh kalian apa-apaan!" teriak Bu Jeni yang menghampiri mereka berempat.
Sontak mereka berempat pun langsung melihat kearah Bu Jeni.
"Kalian berempat saya hukum!!!" tegas Bu Jeni.
Lalu mereka berempat pun mendapat hukuman membersihkan sampah yang berada di lapangan.
"Gara-gara luh nyium Bina, jadi kita dihukum" ucap Ardan sambil memunguti sampah yang berserakan.
"Gara-gara pacar luh lah, ngapain coba nyuruh kayak gitu" ucap Arka.
"Itu salah luh, bukan salah pacar gue! harusnya luh gak nurutin ucapan pacar gue" ucap Ardan.
"Kalian berdua bisa diem gak sih?" tanya Ririn.
"Gak bisa!" ucap Ardan dan Arka bersamaan.
"Whoaa" Bina pun menguap karena ia sangat mengantuk.
"Ngantuk, Na?" tanya Arka.
Bina pun hanya mengangguk mengiyakan ucapan Arka.
"Ya udah ke tenda aja kalau ngantuk, nanti biar kita bertiga aja yang bersihin sampah-sampah nya" ucap Arka.
"Enak aja! gak boleh" sahut Ardan.
"Kasihan dia, Dan! dia semalam gak tidur. Luh mau tanggung jawab kalau cewek gue sakit?" ucap Arka.
"Ya udah sana" ucap Ardan.
"Beneran gak apa-apa?" tanya Bina.
"Iya gak apa-apa" ucap Arka.
"Ya udah sana tidur" suruh Arka.
__ADS_1
Lalu Bina pun segera pergi menuju tenda untuk tidur siang.
****
Skip
Malam hari
Semua orang pun berkumpul di lapangan karena ada pengumuman dari guru.
"Selamat malam semuanya" ucap pak Vito dan guru cewek dari sekolah lain.
"Selamat malam" sahut semuanya.
"Kami perwakilan dari guru-guru mengucapkan terima kasih banyak atas keikutsertaan kalian dalam mengikuti camping ini. Kami harap dengan diadakannya acara ini, kalian dapat bersosialisasi dengan baik" ucap pak Vito.
"Dan untuk besok, sayangnya kita harus berpisah karena besok kita bakal pulang ke rumah masing-masing. Nanti setelah pulang, kalian jangan main dulu ke tempat lain ya, kalian harus langsung pulang ke rumah masing-masing" ucap guru dari sekolah lain.
"Iya, Bu" teriak murid-murid.
"Oh iya! mulai besok semua murid liburkan" ucap pak Vito.
"Yeay!" sorak murid-murid.
"Sampai hari apa, pak?" tanya cowok dari sekolah lain.
"Sampai Jumat" ucap pak Vito.
"Seminggu dong"
"Iya, seminggu" ucap pak Vito.
"Oh iya! karena ini malam terakhir kita disini, jadi silahkan kalian tunjukin bakat-bakat kalian lagi seperti malam kemarin" ucap guru dari sekolah lain.
"Ada hadiahnya gak, Bu?" teriak Kevin.
"Ada, masih banyak kok hadiahnya" ucap guru tersebut.
"Ada yang mau nyanyi gak?" tanya pak Vito.
"Silahkan maju ke depan" ucap pak Vito.
Lalu cowok tersebut pun segera maju menghampiri pak Vito dan guru dari sekolah lain.
"Silahkan perkenalan nama kamu" suruh pak Vito.
"Selamat malam" ucap cowok tersebut.
"Malam" teriak semuanya.
"Perkenalkan nama saya Arlino dari SMA Tunas Bakti" ucap Arlino.
"Guys, ganteng banget ya" ucap Fanny kepada Bina dan Ririn.
"Iya, ganteng banget" ucap Bina dan Ririn bersamaan.
"Gantengan juga gue" sahut Ardan yang duduk disebelah Ririn.
"Gantengan gue lah" ucap Arka tak mau kalah.
"Disini saya akan menyanyikan sebuah lagu untuk seseorang yang spesial buat saya" ucap Arlino.
"Yah, udah punya pacar" keluh Fanny.
"Aaa so sweet banget" ucap Bina heboh.
"Emang aku kurang so sweet ya, Na?" tanya Arka kepada Bina.
"Enggak kok, kamu so sweet banget" ucap Bina sambil tersenyum.
Lalu Arlino pun segera menyanyikan lagu Adera yang berjudul lebih indah.
Lalu semua pun langsung fokus mendengarkan suara nyanyian dari Arlino.
Setelah selesai bernyanyi, pak Vito pun segera memberikan hadiah kepada Arlino. Lalu setelah diberi hadiah, Arlino pun kembali duduk.
"Udah jangan dilihatin mulu" ucap Arka sedikit cemburu karena Bina terus melihat kearah Arlino.
__ADS_1
"Ka, kayaknya aku ngefans deh sama dia" ucap Bina.
Arka pun langsung cemberut karena ia kesal mendengar ucapan Bina.
Arka pun berniat berdiri namun tangannya ditarik oleh Bina.
"Mau kemana?" tanya Bina.
"Mau ke depan" jawab Arka.
"Mau ngapain?" tanya Bina.
"Mau nyanyi" jawab Arka.
"Kan kemarin udah" ucap Bina.
"Gak apa-apa dong" kata Arka.
"Jangan! kasihan yang lain, nanti gak kebagian hadiah" kata Bina.
"Iya bener, luh kan udah dapet dua" ucap Fanny.
"Ada lagi yang mau maju ke depan?" tanya pak Vito.
"Saya, pak" teriak Kevin sambil pergi menghampiri pak Vito.
"Kamu mau nampilin apa?" tanya pak Vito.
"Saya mau dance, pak" ucap Kevin.
"Oke, silahkan" ucap pak Vito.
Kevin pun segera menyetelkan musik diponselnya. Lalu setelah musik menyala, ia pun langsung menari free style.
"Wah gila! keren banget si Kevin" ucap Ririn.
"Keren apanya? cuma gitu doang masa dibilang keren" ucap Ardan sedikit cemburu.
"Cemburu ya?" tanya Ririn kepada Ardan.
"Enggak!" bohong Ardan.
"Ini kapan sih acaranya selesai? aku ngantuk banget" ucap Arka sambil menyenderkan kepalanya pada pundak Bina.
"Mana aku tahu, aku kan bukan guru" ucap Bina.
"Arka" panggil seorang cewek yang berada dibelakangnya.
Lalu Arka pun langsung melihat kearah belakang.
"Iya, kenapa?" tanya Arka.
Bina pun langsung melihat kearah belakang karena penasaran.
"Follback dong Instagram gue" ucap cewek tersebut.
"Iya, nanti. Luh DM aja ke instagram gue" ucap Arka.
"Oke" ucap cewek tersebut.
"Ka, follback juga dong Instagram aku" sindir Bina.
"Apa sih, Na. Jangan cemburu gitu dong" ucap Arka.
"Siapa juga yang cemburu" ucap Bina.
"Rin" panggil Bina.
"Kenapa?" tanya Ririn.
"Anter ke toilet yuk! gue pingin pipis" ajak Bina.
"Gak mau, gue takut" ucap Ririn.
"Fan" panggil Bina.
"Enggak! nanti yang ada gue ketemu hantu itu lagi" ucap Fanny.
__ADS_1