Prince Of School

Prince Of School
Episode 158


__ADS_3

"Apa jangan-jangan kak Ayang itu Arka ya?" batin Bina.


"Dek, kenapa?" tanya kak Daniel saat melihat Bina yang sedang melamun.


"Gak kenapa-napa kok, kak" ucap Bina.


"Terus kamu kenapa ngelamun?" tanya kak Daniel.


"Gak kenapa-napa" ucap Bina.


"Oh iya, kak" ucap Bina.


"Kenapa?" tanya kak Daniel.


"Bina pingin belajar motor" ucap Bina.


"Mau belajar sekarang?" tanya kak Daniel.


"Iya" ucap Bina.


"Ya udah ayo" ucap kak Daniel.


Lalu mereka berdua pun segera pergi keluar.


Setelah itu kak Daniel pun segera mengajarkan Ana mengendarai motor.


...****...


Skip


Pagi hari


"Kak, bangun" teriak Bina.


Lalu kak Daniel pun langsung membuka matanya.


"Cepet makan" ucap Bina.


"Iya" ucap kak Daniel.


"Ya udah Bina tunggu di ruang makan ya" ucap Bina.


"Hmm" ucap kak Daniel.


Lalu Bina pun segera menuju ruang makan.


Setelah sampai di ruang makan, Bina pun segera duduk. Lalu ia pun segera memakan makanan yang telah ia buat.


Kemudian kak Daniel pun segera menghampiri Bina yang berada di ruang makan.


Lalu kak Daniel pun segera duduk dan langsung memakan makanan yang telah Bina buat.


"Kak, Bina mau bawa motor ya" ucap Bina.


"Jangan! biar kakak aja yang anterin kamu" ucap kak Daniel.


"Ya kalau gitu Bina gak bakal bisa-bisa lah, kak" ucap Bina.


"Nanti aja bawa motornya kalau udah lancar" ucap kak Daniel.


"Tapi kan kemarin Bina udah lancar bawa motornya" ucap Bina.


"Iya sih, tapi gue khawatir aja kalau luh bawa motor sendiri" ucap kak Daniel.


"Gak usah khawatir, lagian Bina bakal hati-hati kok bawa motornya" ucap Bina.


"Sama gue aja bawanya" ucap kak Daniel.


"Bina pingin bawa sendiri" ucap Bina.


"Kalau mau bawa motor sendiri ya besok aja" ucap kak Daniel.


"Kan besok libur" ucap Bina.


"Eh iya gue lupa" ucap kak Daniel.


"Berarti nanti aja waktu hari Senin, sekalian nanti ngelancarin lagi bawa motornya" ucap kak Daniel.


"Ya udah iya" ucap Bina.


Setelah selesai makan, kak Daniel pun segera mengantarkan Bina menuju sekolah.

__ADS_1


Setelah sampai, Bina pun segera turun dari motor kak Daniel.


Setelah itu, Bina pun segera mencium tangan kak Daniel.


"Tumben luh cium tangan gue" heran kak Daniel.


"Kan Bina mau pamitan" ucap Bina.


Lalu kak Daniel pun hanya tersenyum karena baru kali ini adiknya mencium tangannya.


"Ya udah Bina pergi dulu" ucap Bina.


Lalu Bina pun segera pergi menuju kelasnya.


Saat diperjalanan menuju kelas, Bina pun melihat ada beberapa orang yang melihat kearahnya.


"Luh tahu gak? mereka putus tahu. Katanya sih ceweknya selingkuh" ucap seseorang yang berjalan dibelakang Bina.


"Serius luh?" tanya temannya.


"Iya, katanya kemarin selingkuhannya ngejemput dia"


"Parah banget ya, padahal cowoknya udah perfect banget loh. Eh dia nya malah selingkuh"


"Mereka ngomongin siapa sih?" batin Bina.


Lalu Bina pun segera mempercepat langkahnya menuju kelasnya.


Setelah sampai, Bina pun langsung masuk kedalam kelas.


Tiba-tiba Syara dan Kholiana pun datang menghampiri Bina.


"Na, kemarin luh pulang bareng siapa?" Kholiana.


"Sama temen" ucap Bina.


"Tapi ada yang bilang katanya luh pulang bareng selingkuh luh" ucap Syara.


"Kata siapa?" tanya Bina.


"Gue ngedenger dari kelas lain" ucap Syara.


"Ya udah kalau gitu gue duduk dulu ya" ucap Bina.


"Iya" ucap Syara dan Kholiana.


Lalu Bina pun segera duduk dikursinya.


"Oh berarti anak-anak yang tadi ngegosipin gue" batin Bina.


"Pagi guys" teriak Ririn yang baru datang bersama Ardan.


"Berisik luh" ucap Nino.


"Ih sensi banget jadi orang" ucap Ririn.


Lalu Ririn pun segera pergi menuju Bina dan ia pun langsung duduk disebelah Bina.


"Pagi, Na" ucap Ririn.


"Pagi" ucap Bina.


"Na, anter gue ke kantin yuk! gue mau beli minum" ucap Ririn.


"Ayo, gue juga sekalian mau beli" ucap Bina.


Lalu Bina dan Ririn pun segera pergi menuju kantin.


Saat diperjalanan menuju kantin, Bina dan Ririn pun bertemu Arka, Robi, Raihan dan Kevin.


"Mau pada kemana?" tanya Raihan.


"Mau ke kantin" ucap Ririn.


"Oh gitu" ucap Raihan.


"Ya udah kita berdua ke kantin dulu ya" ucap Ririn.


"Oh iya" ucap Raihan.


Lalu Bina dan Ririn pun segera melanjutkan perjalanan menuju kantin.

__ADS_1


"Ka, kata anak kelas katanya kemarin Bina pulang bareng cowok" ucap Robi.


"Emang" ucap Arka.


"Luh lihat sendiri?" tanya Robi.


"Iya gue lihat, bahkan sampe gue ikutin" ucap Arka.


"Luh ikutin mereka?" tanya Kevin.


"Iya" ucap Arka.


"Bina selingkuh atau gimana sih? kok dia tiba-tiba mutusin dengan alasan yang gak masuk akal" ucap Raihan.


"Heh, jaga ucapan luh! Bina gak selingkuh dari gue" ucap Arka sedikit kesal.


"Sorry, Ka" ucap Raihan merasa bersalah.


"Ya udah gue cari pak Vito dulu ya" ucap Arka.


Lalu Arka pun segera pergi untuk mencari pak Vito di ruang guru. Karena hari ini ada mata pelajaran olahraga.


"Han, luh kalau ngomong disaring dikit kek! gimana coba kalau Arka marah lagi sama luh" ucap Kevin.


"Sorry, Vin! gue kan cuma pingin nanya doang sama Arka" ucap Raihan.


"Ya udah, lebih baik kita ke lapangan yuk!" ajak Robi.


"Ya udah ayo" ucap Kevin.


Lalu Robi, Kevin dan Raihan pun segera pergi menuju lapangan.


"Rob, sekarang olahraga apa?" tanya Dela.


"Kaga tahu" ucap Robi.


"Eh emang bener ya Arka sama Bina putus?" tanya Salma.


"Kepo luh" ucap Robi.


"Yaelah tinggal dijawab doang" ucap Salma.


"Iya mereka putus, emang kenapa?" tanya Kevin.


"Ya enggak kenapa-napa, gue cuma nanya doang" ucap Salma.


"Bilang aja luh pingin deketin Arka lagi kan?" tuduh Robi.


"Apaan sih, Rob!" ucap Salma.


"Semua orang yang ada di kelas juga tahu kali, kalau luh suka sama Arka" ucap Robi.


"Terus kalau iya kenapa? emang salah ya suka sama orang?" tanya Salma.


"Ya gak salah sih, cuma luh salah aja karena suka sama orang yang gak suka luh" ucap Robi.


Salma pun langsung terdiam setelah mendengar ucapan Robi.


...****...


Setelah membeli air mineral, Bina dan Ririn pun segera pergi menuju kelasnya.


Saat diperjalanan menuju kelas, Bina dan Ririn pun berpapasan dengan Bella.


"Na, luh putus sama Arka?" tanya Bella.


"Iya" ucap Bina.


"Karena udah nemu cowok lain ya?" tuduh Bella.


"Heh, jaga ya omongan luh!" ucap Ririn sambil menatap tajam kearah Bella.


"Rin, udah jangan ditanggapin. Dia kan emang suka fitnah orangnya" ucap Bina.


"Heh! maksud luh apaan? kapan gue fitnah luh?" tanya Bella.


"Emang luh udah lupa ya kalau dulu luh pernah fitnah gue?" ucap Bina.


"Fitnah apaan?" ucap Bella.


"Luh bilang kalau gue itu selingkuhannya Arka" ucap Bina.

__ADS_1


__ADS_2